Posts

,

Study Tour Grade 4 SD MDC at Bhakti Alam

“Study tour kali ini kita akan pergi ke mana, Ma’am?”

“Aku akan izin papaku untuk pakai mobilnya, ya, Ma’am?”

“Ma’am boleh tidak aku bawa uang lebih dari Rp50.000,00?”

… dan puluhan pertanyaan lain yang seakan tidak ada habisnya, terlontar keluar dari mulut anak-anak yang begitu antusias untuk mengikuti study tour.
 

 
Dua minggu masa penantian, akhirnya seluruh murid kelas 4 pergi menuju Bhakti Alam yang terletak di Nongkojajar, Kabupaten Pasuruan. Mengingat lokasinya agak jauh di luar kota, maka pukul 07.00 tepat kami sudah harus meninggalkan Surabaya. Dua jam kemudian, tibalah sembilan mobil rombongan MDC di Bhakti Alam. Kakak-pemandu sudah siap menyambut dan segera mengajak kami berkeliling.
 

 
Tempat pertama yang kami tuju adalah kebun kelengkeng. Tapi, murid-murid belajar tentang perkembangbiakan tumbuhan mangga dengan cara okulasi. Siswa pun diberi kesempatan mempraktikkannya dan diperbolehkan membawa pulang hasilnya. Usai belajar okulasi, siswa naik kereta kelinci menuju tempat pemerahan dan pengolahan susu sapi. Siswa mendapat penjelasan tentang pasteurisasi susu sapi. Keluar dari laboratorium pasteurisasi, setiap anak mendapatkan segelas susu sapi dan diberi kesempatan untuk membeli aneka produk olahan dari susu sapi. Area ketiga yang harus dikunjungi adalah tempat pembuatan bahan bakar biogas dan dilanjutkan menuju ke kebun melon golden. Siswa-siswa sangat menikmatinya.
 

 
Ketika waktu sudah menunjukkan pukul 12.00, maka kami kembali naik kereta kelinci menuju kantin untuk makan siang bersama. Setelah beristirahat sejenak, kami foto bersama dan langsung melanjutkan perjalanan kembali ke sekolah. Pengalaman study tour selalu menyenangkan dan dinantikan oleh siswa-siswa. Sampai bertemu di study tour semester berikutnya. (dee)

 

,

Study Tour Grade 2 at Bogasari Baking Center

Learning by Doing adalah salah satu metode pembelajaran yang efektif dan menarik, yang diterapkan oleh Sekolah Dasar Kristen Masa Depan Cerah (SD MDC). Dengan metode pembelajaran tersebut, siswa bukan hanya menerima suatu pengetahuan tapi juga ikut mempraktekkannya, seperti yang tampak pada waktu siswa kelas 2 SD MDC melakukan study tour ke Bogasari Baking Center Surabaya. Di tempat tersebut, seluruh siswa kelas 2 SD MDC belajar membuat kue muffin.

Selama proses pembuatan kue muffin tersebut, siswa dipandu oleh dua orang chef yang sudah berpengalaman. Pertama-tama, siswa dijelaskan tentang bahan-bahan yang diperlukan untuk  membuat kue muffin, mulai dari tepung, susu, telur, ragi, dan beberapa bahan utama lainnya. Di sini siswa belajar untuk mengenali bahan pembuat kue besert atakaran yang tepat. Setelah penjelasan tentang bahan-bahan selesai, siswa dijelaskan juga soal cara pembuatan kue mulai dari pencampuran bahan, cara mengaduk adonan hingga proses pematangan. Dengan seksama, setiap siswa menyimak penjelasan chef yang disampaikan dengan rinci.

Akhirnya, siswa diperkenankan untuk memulai proses pembuatan kue muffin tersebut. Sebelumnya, siswa diharuskan untuk mencuci tanggan untuk menjaga kue yang mereka buat tetap higienis. Tidak lupa, siswa pun diberikan celemek sehingga baju mereka tidak kotor. Saat pembuatan adonan, siswa dibagi menjadi beberapa kelompok, dimana seorang guru menjadi fasilitatornya. Dengan penuh semangat siswa mengolah adonan kue. Masing-masing siswa mendapat kesempatan untuk mencampur bahan dan mengaduk adonan kue.

 

Setelah selesai mengolah adonan, siswa menuangkan adonan ke dalam cetakan kue kemudian menaruhnya di atas loyang alumunium. Langkah terakhir adalah memasukkan loyang yang berisi adonan kue tersebut ke dalam oven. Waktu pemanggangan adonan kue di dalam oven memakan waktu kurang lebih 5 menit. Sambil menunggu adonan kue tersebut matang, siswa diminta untuk mencuci tangan.

Ketika adonan kue matang, siswa kembali berkumpul di dalam kelompoknya masing-masing untuk melakukan tugas terakhir yaitu menghias kue. Masing-masing siswa diberikan dua buah kue muffin yang telah mereka buat dan cream berwarna -warni untuk menghias bagian atas kue. Dengan penuh antusias, siswa menghias kue yang mereka buat dengan cream sehingga tampak lebih menarik. Selesai membuat kue, masing-masing siswa diberikan kotak kecil untuk menaruh kue yang akan mereka bawa pulang. Namun, ada juga di antara mereka yang memakan kuenya lebih awal karena tidak tahan untuk mencicipi rasanya yang lezat.

 

Lewat study tour ini, siswa bukan hanya mendapat pengetahuan baru seputar dunia kuliner tapi juga mendapatkan pengalaman nyata lewat praktek langsung membuat kue. Setiap siswa kelas 2 SD MDC pulang dengan membawa pengalaman yang berharga dan tak terlupakan. Sampai jumpa di study tour berikutnya.

By: Joseph Heryawan
Wakil Kepala SD MDC

,

Study Tour Kelas 1 SD MDC: Mengenal Profesi

Siswa kelas 1 SD MDC mengadakan study tour atau pembelajaran luar kelas di dua lokasi yang berbeda, yaitu Taman Bungkul dan Rumah Makan Sriwedari, pada hari Rabu, 2 April 2014. Topik yang dipelajari oleh siswa dalam study tour kali ini adalah profesi atau jenis pekerjaan. Dalam pembelajaran yang dilakukan, siswa akan mewawancarai beberapa orang yang memiliki berbagai macam profesi berkaitan dengan tugas dan tanggung jawabnya.

Lokasi yang pertama dituju adalah Taman Bungkul. Setibanya di sana, siswa berkumpul di dekat area bermain skateboard. Di tempat tersebut sudah menunggu beberapa orang yang tidak lain adalah petugas di Taman Bungkul. Profesi mereka adalah tenaga sekuriti dan petugas kebersihan dari dinas kota Surabaya. Tidak menunggu lama, mereka menyapa setiap siswa yang hadir dan kemudian menjelaskan tugas serta tanggung jawab mereka masing-masing. Selama penjelasan tersebut, siswa bebas untuk bertanya untuk mempejelas pemahaman terhadap profesi dari narasumber yang hadir. Sambil mendengarkan, siswa mencatat setiap penjelasan dan jawaban dalam lembar kerja siswa. Selesai bertanya jawab dengan beberapa petugas di sana yang menjadi narasumber, siswa berkesempatan untuk menikmati fasilitas bermain yang ada di Taman Bungkul tersebut. Dengan penuh keceriaan, mereka bermain dengan peralatan yang ada di sans selama kurang lebih 30 menit.

Selepas dari Taman Bungkul, rombongan siswa kelas 3 SD MDC bertolak ke Rumah Makan Srowedari yang  berlokasi di Ruko Klampis. Di rumah makan yang menyajikan masakan tradisional tersebut, siswa juga bertanya jawab dengan pemilik rumah makan dan beberapa pegawai yang ada di sana. Dalam tanya jawab tersebut, siswa menjadi jelas pemahamannya terhadap profesi yang berkaitan dengan rumah makan, seperti petugas kasir, pramusaji, juga koki, dan bahkan pengelola resto itu sendiri.

Berbekal pengetahuan tentang tugas dan tanggung jawab profesi yang telah didapatkan, siswa dapat membayangkan tentang jenis pekerjaan secara nyata. Bukan hanya itu, siswa juga dapat membayangkan profesi apa yang akan mereka tekuni kelak ketika dewasa. Apapun profesi yang diambil, tujuan utamanya adalah untuk mempermuliakan nama Tuhan. (By:  Joseph-SD MDC)

 

,

Study Tour Grade 4: Program of Entrepreneurship @Restoran Pak D

Mengenal keanekaragaman budaya Indonesia tak terbatas pada adat istiadat, tarian, pakaian, rumah adat, senjata, dan alat musik. Masakan khas daerah pun menjadi kekayaan dan bentuk keragaman budaya Indonesia. Itulah yang dipelajari oleh siswa kelas 4 SDKr. MDC. Khusus untuk Program of Entrepreneurship (POE) kali ini, mereka belajar tentang kuliner dari beberapa di daerah di Indonesia. Selain mengenal nama dan jenisnya, siswa belajar tentang bahan penyusun masakan tersebut beserta fungsinya bagi tubuh kita. misalnya, salah satu penyusun menu papeda dari Papua adalah sagu. Siswa belajar bahwa sagu memiliki fungsi untuk mengobati sakit perut seperti perut kembung dan diare.

Study tour kali ini, siswa diajak untuk melihat demo memasak dari salah satu chef  di Restoran Pak D di kawasan Jemursari Surabaya, tanggal 11 September 2013 yang lalu. Chef tersebut mengajarkan bagaimana cara memasak masakan tersebut. Di akhir demo, siswa diperkenankan untuk mencicipi masakan tersebut dengan tujuan, supaya siswa mampu mempromosikan kuliner Indonesia agar lebih dikenal luas. Siswa sangat antusias dengan kegiatan ini karena selain belajar di kelas, mereka akhirnya melihat, serta menikmati secara langsung kekayaan kuliner Indonesia.

,

Study Tour Grade 5 & 6: Explore The Nature @Villa Hermon, Pacet

Explore The Nature adalah tema yang dipakai untuk study tour siswa grade 5 dan 6 yang berlangsung pada tanggal 4-6 September 2013, bertempat di Villa Hermon, Pacet. Selama 3 hari 2 malam seluruh siswa grade 5 dan 6 SD MDC belajar berbagai macam hal berkaitan dengan alam namun dengan metode yang menyenangkan. Materi pembelajaran disajikan oleh tim Pondok Strawberry yang menemani seluruh siswa selama study tour berlangsung.

Hari pertama study tour diisi perkenalan dengan tim pembimbing, sosialisasi peraturan study tour, berenang bersama dan mempersiapkan performance untuk talent show hari berikutnya. Malam harinya setiap siswa mengikuti Student Fellowship yang bertempat di aula pertemuan. Sekalipun alat musik yang digunakan hanya berupa gitar, namun tidak ada satupun siswa yang tidak semangat memuji dan menyembah Tuhan. Sesi pujian dan penyembahan dipimpin oleh Mr. Rudy. Sementara itu, Firman Tuhan disampaikan oleh Mr. Joseph dengan tema “Berhenti Mengeluh”. Selama mendengarkan Firman Tuhan, masing-masing siswa tampak khidmat dan mencatat bagian-bagian penting dari firman Tuhan.

Setelah melewati hari pertama, aktivitas di hari kedua dibuka dengan olahraga yaitu senam bersama. Menikmati udara segar di alam terbuka sambil menggerakkan badan terasa begitu sangat menyegarkan. Setelah mandi dan makan pagi, seluruh siswa diajak untuk bermain game singkat untuk memanaskan suasana. Acara dilanjutkan dengan pembagian siswa ke dalam dua kelompok besar. Kelompok pertama menanam tanaman strawberry yang dipimpin oleh kakak pembimbing dari Pondok Strawberry. Mereka diajak untuk mengenal berbagai jenis varian tanaman strawberry dan menanam bibit tanaman strawberry di dalam polybag yang sudah disediakan. Sementara itu, kelompok siswa lainnya belajar membuat penganan dodol strawberry dengan bahan alami dan tanpa bahan pengawet. Siswa tampak antusias mengikuti dua aktivitas tersebut.

Aktivitas pembelajaran berhenti sejenak untuk jeda makan siang. Sehabis makan siang, siswa melanjutkan kegiatan dengan melukis tas menggunakan cat yang telah disediakan. Mereka tampak menikmati setiap gerakan kuas di atas tas sehingga menghasilkan bentuk gambar yang indah. Menjelang sore hari, Setiap siswa diajak ke ladang untuk memanen selada air. Untuk melakukan hal tersebut, siswa harus rela melepas sepatu dan turun ke dalam kolam air berisi selada yang siap dipanen. Penduduk setempat turut membantu mengarahkan siswa memanen selada air. Hasil panen tersebut dapat dibawa pulang oleh siswa sebagai oleh-oleh. Aktivitas sore tersebut ditutup dengan bermain air di sungai yang membuat tubuh siswa menjadi basah kuyup. Selepas mandi sore dan makan malam, siswa diajak bermain night race, yaitu berupa games yang harus dilakukan di seiap pos yang harus dilalui oleh para peserta dalam kelompok. Peralatan yang boleh digunakan hanya sebuah senter dan setiap kelompok harus mengikuti rute perjalanan yang telah ditentukan. Games tersbeut sangat menarik dan penuh dengan kejutan di tengah jalan. Akhirnya, aktivitas di hari kedua ditutup dengan acara api unggun di mana tiap kelompok siswa mempresnetasikan yel-yel dan performance yang telah dipersiapkan di hari sebelumnya.

Aktivitas di hari terakhir diisi dengan belanja souvenir di Pondok Strawberry yang menjual buah strawberry segar dan berbagai macam makanan olahan lain terbuat dari strawberry. Setelah itu, siswa berjalan beberapa ratus meter untuk menikmati permainan air yaitu water tubing dimana masing-masing siswa menyusuri sungai kecil dengan menggunakan sebuah ban. Di saat sebagian siswa bermain water tubing, sebagian siswa yang lainnya bermain games yang tidak kalah menarik seperti pipa bocor dan pindah gelang yang keduanya dilakukan di tengah sungai. Puas bermain, siswa kembali ke area Villa Hermon untuk mandi dan packing barang bawaan untuk bersiap pulang. Sebelum pulang, siswa berkumpul di aula untuk mendengarkan pengumuman pemenang kelompok serta kesan dan pesan baik dari siswa maupun kakak pembina Pondok Strawberry. Akhirnya, tepat pukul 3 sore rombongan siswa grade 3 SD MDC meninggalkan lokasi study tour, Villa Hermon, dengan menggunakan tiga buah bis. Banyak pelajaran penting dan kenangan berharga yang tidak akan pernah terlupakan oleh mereka selama 3 hari mengikuti study tour. Sampai jumpa di program study tour yang akan datang.

* Untuk melihat foto lengkap kegiatan Study Tour grade 5 & 6 silakan klik link berikut: LINK 1, LINK 2, LINK 3, LINK 4, LINK 5, LINK 6, LINK 7, LINK 8