Posts

,

Belajar Sambil Menikmati Kesejukan Kebun Teh

Hari Kamis, 3 September 2015 siswa-siswi kelas 2 SDKr. Masa Depan Cerah sejumlah 52 siswa dan guru pendamping sebanyak 13 orang mengadakan kegiatan belajar di luar area sekolah atau Study Tour di Wisata Agro Wonosari – Lawang. Perjalanan menuju Wisata Agro Wonosari memerlukan waktu sekitar 2 jam karena berada di luar kota tepatnya di kabupaten Malang.
 
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengalaman secara langsung kepada siswa melalui aktifitas yang mereka lakukan selama berada di lokasi study tour serta membawa siswa ke dalam situasi yang santai dan menyenangkan, sekaligus siswa dapat lebih memahami materi yang telah mereka pelajari di dalam kelas.
 


 
Lokasi kegiatan Study Tour dilaksanakan di Wisata Agro Wonosari – Lawang, karena di tempat tersebut siswa diharapkan mampu mengamati secara langsung proses pembuatan teh, mengenal tumbuhan, dan bekerja sama dengan baik dalam kelompok. Wisata Agro Wonosari atau lebih familiar dengan sebutan Kebun Teh Lawang merupakan sebuah lokasi dengan luas area 700 hektar.
 

 
Di tempat ini siswa-siswi kelas 2 SDKr. Masa Depan Cerah mengikuti beberapa kegiatan yang menyenangkan, seperti menyaksikan video cuplikan proses pemetikan teh, pembuatan, dan pengemasan teh sampai menjadi produk yang siap untuk dipasarkan serta mendengarkan penjelasan sejarah dan latar belakang penanaman teh di Lawang. Siswa-siswi juga diajak tour pabrik untuk melihat proses pembuatan teh dan penjelasannya serta tour kebun teh naik kereta kelinci.
 

 
Selain mengikuti kegiatan di atas, siswa-siswi dapat menikmati teh, snack dan makan siang yang telah disediakan oleh pihak Wisata Agro Wonosari. Setiap murid dan guru pun masing-masing mendapat 1 kotak teh Rolas yang di produksi sendiri oleh Wisata Agro Wonosari Lawang. Semua kegiatan Study Tour yang dilakukan di Kebun Teh Wonosari – Lawang berjalan dengan lancar dan siswa-siswi merasa sangat senang.
 

 
(By: Eveline Nathania – MDC Elementary Teacher)

,

Naik Komuter Yuk …

,

Benih Kasih Students Go to The Dentist

Selama hampir tujuh minggu anak-anak Dari Joy dan Peace belajar dengan tema pekerjaan / My Dentist”. Untuk menambah wawasan anak tentang dokter gigi maka, hari senin dan selasa tanggal, 18 dan 19 Mei 2015 kami mengundang nara sumber dokter gigi dari Dentaland untuk datang ke sekolah . 4 Orang dokter gigi dan 1 asistennya datang bergantian ke sekolah selama dua hari berturut-turut.
 


 
Kedatangan dokter gigi ke sekolah membantu anak-anak untuk mengerti tentang manfaat gigi, bagaimana menjaga gigi, cara menyikat gigi dengan benar dll. Anak-anak sangat antentive dan antusias dalam memperhatikan apa yang di jelaskan oleh para dokter tsb. Bahkan mau mencoba cara-cara menggosok gigi dengan menggunakan peraga gigi dan sikat gigi kepunyaan dokter. Tidak ada yang menangis , mereka mencoba merespon apa yang di jelaskan oleh para dokter tersebut. Walaupun ada yang kurang jelas bahasa mereka karena memang ada yang belajar berbicara, tetapi sungguh mereka bersemangat dalam mendengarkan penjelasan dr Wendy, dr Tri, dr. Handy, dr Olivia. Bahkan ada yang mau mencoba beberapa kali cara menyikat gigi.

Hari Rabu dan Kamis, tanggal 20 dan 21 Mei anak-anak bergantian berkunjung ke dentaland. Untuk kali ini mereka tidak didampingi orangtua, tetapi mereka sangat antusias dan tidak seperti biasanya datang lebih awal. Sesampai di sana anak-anak di sambut oleh para dokter yang kemarin sudah datang ke sekolah, dan beberapa dokter yang lain, jadi rasa aman dan nyaman sudah di rasakan oleh mereka, apalagi tempatnya yang menarik. Ada perusutan, perpustakaan kecil, bahkan dinding ruang prakteknya berhiaskan polar bear dan cow boy . Mereka di ajak berkeliling melihat-lihat ruangan yang ada sambil mengenali peralatan dokter gigi. Kemudian di bagi, sebagian di ajari dan praktek langsung menggosok gigi yang benar, sebagian lagi di periksa giginya oleh dokter. Selesai menggosok gigi dan di periksa baru bermain di tempat yang di sediakan.

Setelah selesai semua, anak-anak mendapat sertifikat dan goody bag dari pihak dentalan, serta foto bersama. Wow sungguh menyenangkan. Terima Kasih dokter, kata anak-anak sebelum kembali ke sekolah. Dan dalam perjalanan anak-anak bercerita kalau besar nanti mereka ada yang mau menjadi dokter gigi yang suka menolong anak-anak. Luar biasa kunjungan tersebut bisa menginspirasi anak-anak, semoga tercapai . Tuhan memberkati kalian semua.

,

Study Tour Grade 4 Elementary Students at PT. Otsuka Indonesia

Selama beberapa kali saya menyusun Buku Tahunan, komentar terbanyak dari siswa tentang apa yang paling mereka sukai selama sekolah di SDKr. MDC adalah tentang study tournya. Study tour di SDKr. MDC sangat ditunggu oleh semua siswa. Guru-guru yang bekerja dalam tim selalu berusaha mencari sesuatu yang berbeda ketika memilih lokasi study tour.
 


 
Semester dua tahun 2015 ini, kelas 4 mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi salah satu pabrik yang dikenal bersih dan ramah lingkungan, yaitu PT Otsuka Indonesia yang memproduksi minuman Pocari Sweat dan snack ringan Soyjoy. Pagi hari pukul 06.30 siswa sudah berkumpul di sekolah yang siap berangkat dalam rombongan 1 bus yang disediakan oleh PT Otsuka Indonesia dan 6 mobil yang disediakan oleh orangtua.
 

 
Tiba di lokasi semua rombongan terpukau dengan fasilitas yang ada di PT Otsuka Indonesia. Semua begitu bersih dan rapi. Siswa diminta masuk ke dalam ruang pertemuan dan sebelumnya mereka diberi kesempatan untuk mengambil sebotol Pocari Sweat dari mesin minuman yang didatangkan langsung dari Jepang. Setelah puas minum, mereka mendengarkan penjelasan dari pihak PT Otsuka Indonesia tentang cara pembuatan botol, minuman Pocari Sweat, serta kandungan penting di dalamnya. Usai penjelasan, kami diizinkan melihat proses pembuatan Pocari melalui koridor yang dibatasi dengan dinding kaca. Kami berdecak kagum dengan proses pembuatan yang dilakukan dengan mesin-mesin canggih.
 

 
Tepat pukul 11.00 kami berpamitan dan setiap pengunjung mendapatkan satu goody bag yang berisi 3 botol Pocari Sweat, Soyjoy, dan stiker. Siswa juga diperbolehkan untuk membeli merchandise PT Otsuka Indonesia sebagai kenang-kenangan. Menuju Surabaya, rombongan mampir ke Taman Dayu untuk makan siang di sana. Tepat pukul 14.30 rombongan kelas 4 SDKr. MDC tiba di Surabaya dengan selamat. Tahun depan, siswa harus mempersiapkan dir mengikuti study tour yang lebih menantang.
 

 
Written by:
 

,

Study Tour Grade 3 Students at Kaza Simulator Center

Pada tanggal 11 Februari 2015,  siswa kelas 3 mengadakan study tour ke KSC ( Kaza Simulator Center) Surabaya. Kegiatan tersebut diadakan berkaitan dengan tema “Jenis-jenis Pekerjaan dan Semangat Kerja” yang dipelajari di kelas 3. Sebelum berangkat, seluruh siswa mengadakan persiapan di kelas. Mereka menerima arahan dari guru masing-masing dan berdoa bersama. Siswa berangkat pada pk.09.00 dan sampai di tempat tujuan pada Pk.10.00.
 


 
Setelah sampai di sana, semua siswa mendapatkan penjelasan tentang pertama kali pesawat diciptakan hingga  berbagai macam jenis-jenis pesawat yang ada di berbagai negara. Kemudian siswa diminta menjalankan simulator pesawat secara bergantian. Semua siswa sangat bersemangat dan terlihat tidak sabar untuk mencoba setiap simulator. Setelah itu semua siswa mengikuti sesi foto memakai baju pilot, dan makan siang bersama.
 

 
Siswa kelas 3 sangat bersemangat mengikuti seluruh kegiatan. Mereka mendapatkan pengalaman baru saat mengikuti kegiatan tersebut.  Semua kegiatan di sana selesai pada Pk. 13.00 dan setelah itu menuju ke sekolah unuk mengikuti kegiatan selanjutnya.
 

 
Written by:
 

,

Study Tour Grade 2 at Wonosari Tea Plantation, Lawang

Pada hari Kamis, 12 Februari pukul 08.00 pagi murid-murid kelas 2 berkunjung ke kebun teh Wonosari di Malang. Dengan menggunakan 9 mobil, siswa kelas 2 diberangkatkan ke kebun teh Lawang. Tiba di kebun teh, kami disambut oleh tim dari kebun teh yang akan menjelaskan tentang proses pemetikan hingga proses pengolahan. Setelah berkumpul di aula, anak-anak di putarkan video tentang sejarah kebun teh. Lalu penjelasan proses pemetikan. Karena cuaca hujan sehingga dijadwalkan untuk tour kebun teh dibatalkan. Selanjutnya anak-anak menuju ke pabrik untuk melihat proses pengolahan teh.
 


 
Duiiingiiinn….seger…..wow…..keren….Itu adalah kata-kata yang terdengar sebagai wujud ekspresi anak-anak selama di kebun teh Lawang. Hawa disekitar kebun teh cukup dingin, selain itu pada saat kami tiba hujan mengguyur kota Lawang sehingga beberapa kegiatan ditiadakan. Setelah selesai nara sumber menjelaskan tentang proses pemetikan hingga pengolahan, para siswa menikmati teh Rolas yang merupakan produk kebun teh tersebut. Lalu kami makan siang bersama. Pukul 12.00 kami berpamitan dan kembali ke sekolah MDC.
 

 
Selama perjalanan dari Lawang ke Surabaya, kami diiringi hujan deras. Meskipun demikian, para siswa tetap antusias. Kami bersyukur atas pertolongan dan perlindungan Tuhan selama perjalanan dan kegiatan yang dilakukan selama di kebun teh.
 

 
Written by:
 

,

Study Tour Grade 1 at Harvest Cookies & Pattisier

Cookies merupakan satu jenis kue yang sudah tidak asing lagi bagi para siswa kelas 1 SD Kristen Masa Depan Cerah. Sebagian besar siswa pasti tahu cara mengkonsumsinya, namun belum tentu tahu cara membuatnya dan alat-alat apa saja yang digunakan untuk membuat cookies. Oleh karena itu, para guru kelas 1 mengajak para siswa kelas 1 SDKr. MDC untuk melihat dan mempraktekkan bagaimana cara pembuatannya ke The Harvest Cookies & Pattisier Surabaya. Dengan harapan para siswa kelas 1 dapat mengetahui cara membuat cookies dan alat-alat apa saja yang digunakan. Melalui alat tersebut, siswa juga diajak untuk mengenal berbagai bentuk bangun ruang dan sumber energi yang membuat alat itu bergerak.
 


 
Kamis, 26 Maret 2015 merupakan hari yang sudah ditetapkan untuk melakukan study tour ke The Harvest Cookies & Pattisier Surabaya. Pukul 08.00 siswa-siswi kelas 1 berangkat dari sekolah menuju The Harvest Cookies & Pattisier Surabaya dan tiba disana sekitar pukul 08.30. Setibanya di sana, para siswa ditemani oleh guru dan kakak-kakak dari The Harvest Cookies & Pattisier Surabaya menuju dapur pembuatan cookies. Para siswa bersemangat untuk terlibat dalam pembuatan kue. Secara bergantian mereka mengaduk adonan kue, dan mencetaknya. Siswa boleh menghias kue dengan memberi topping choco chip, kacang almond, dan gula sesuka mereka.
 

 
Setelah itu, siswa diajak berkeliling melihat para chef mengenalkan alat-alat yang dipakai untuk membuat kue seperti blender, slicer, mixer, oven dll. Sambil mendengarkan, siswa mengamati berbagai bentuk bangun ruang yang menyusun alat-alat tersebut dan juga energinya. Sembari menunggu cookies matang di oven, siswa menunggu di lobby dan diberi kesempatan mengamati berbagai jenis kue yang ada di The Harvest Cookies & Pattisier Surabaya.
 

 
Sekitar pkl. 09.30 para siswa kelas 1 bersama guru kembali menuju sekolah. Sebelum pulang, tidak lupa kami berpamitan pulang kepada semua pihak The Harvest Cookies & Pattisier Surabaya dan mengucapkan terimakasih pada mereka. Sepanjang perjalanan, guru juga menunjukkan pada siswa benda-benda lain yang bisa bergerak, seperti mobil, motor dll. Raut wajah gembira terpancar dari para siswa. Sebuah pengalaman yang baru telah mereka rasakan. Terlebih lagi, saat pulang mereka membawa bingkisan berisi berbagai kue dan cookies yang mereka buat.
 
Written by:
 

,

International Exposure Program at Singapore

Pada tanggal 11-17 Maret 2015, SMA Kristen Masa Depan Cerah mengadakan kegiatan yaitu International Exposure Program (IEP’2015) di Singapore. Kegiatan ini diikuti oleh 49 siswa kelas XI baik dari jurusan IPA maupun IPS. Dalam pelaksanaannya didampingi oleh Kepala Sekolah yaitu Maam Liem Sioe Ie dan para guru, yaitu Mr. Tri Setyanto, Mr. Franscisco Massy, Maam Lia Widya Kastrena, Maam Purwestri Sabatlila, Maam Citra Srisatya dan Maam Noella Bernardo.

 


 
Latar belakang dari kegiatan ini adalah adanya pengaruh dari Global Job dan kesempatan kerja yang kompetitif, informasi teknologi yang canggih, dan krisis-krisis ekonomi, moral dan penggangguran adalah tantangan-tantangan yang akan dihadapi oleh siswa-siswi kami di abad 21. Tantangan-tantangan tersebut akan menghancurkan masa depan mereka jika kami tidak mempersiapkan mereka dengan sebaik-baiknya. Diantara tantangan-tantangan tersebut, kesulitan untuk berkompetisi positif dengan bangsa lain adalah satu hal yang sangat perlu kami perhatikan. Di masa yang akan datang, Global job dan kesempatan kerja yang baik akan diperoleh siswa-siswi yang berpikir tidak hanya secara lokal tapi secara global, dan kepada siswa-siswi yang berpikir secara kreatif dan inovatif.. Menyadari tantangan-tantangan tersebut di atas, yang mengancam kehidupan siswa-siswi SMA Masa Depan Cerah, sekolah memikirkan bagaimana cara memperlengkapi para siswa/siswi dengan cara yang kontekstual agar mereka sukses di kehidupan mereka di masa yang akan datang. Dalam proses perencanaan dan diskusi yang panjang, akhirnya SMA Masa Depan Cerah Surabaya mengadakan kegiatan yang memberikan kesempatan kepada siswa-siswi untuk memiliki cara berpikir dan berwawasan internasional (International Mindset), yaitu dengan mengadakan International Exposure Program (IEP 2015) ke Singapore, dengan tema “BEYOND BORDERS, SHARING LIVES”
 

 
Kegiatan International Exposure Program (IEP’2015) ini bertujuan, agar para siswa/siswi khususnya siswa kelas XI memiliki kemampuan untuk menghargai kebudayaan, warisan dan tradisi yang patut di contoh dari bangsa lain, mampu bertahan hidup dalam kondisi apapun, berlatih meningkatkan kemandirian dan rasa tanggung jawab, mampu mengatur keuangan, memperoleh informasi tentang kehidupan universitas dan segala tantangannya, membangun persahabatan, serta mampu mengaplikasikan nilai-nilai dan pengertian baru yang mereka pelajari untuk menjadi warga Indonesia yang lebih baik.
 

 
Adapun tempat-tempat yang menjadi tempat kunjungan diantaranya adalah Newater, National Museum of Singapore, Marina Barrage, Land Transport Authority, Gardens by the bay, Images of Singapore, dan Madame Tussauds. Selain daripada itu para siswa juga mengunjungi beberapa universitas terbaik yang ada di Singapore diantaranya: Singapore Management University, SIM Global Education University, National University of Singapore, ERC Singapore, Nanyang Academy of Fine Arts Singapore. Untuk menambah pengalaman dalam berkehidupan rohaninya, para siswa/siswi juga diajak untuk mengikuti ibadah bersama di City Harvest Church serta di MDC Church Singapore. Tidak lupa juga, dari panitia lain yang tergabung diantaranya dari alumni SMA MDC yang berkuliah di Singapore serta Pemuda Gereja MDC Singapore juga membantu para guru untuk mengadakan kegiatan Amazing Race yang bertujuan untuk membangkitkan semangat dalam bekerjasama di dalam sebuah team work, selain itu juga para siswa dapat mengenali banyak tempat-tempat penting yang ada di Singapore. Dalam proses pelaksanaan kegiatan International Exposure Program (IEP’2015) ini berjalan cukup lancar dari awal hingga kembalinya di Surabaya.
 

 
Dari beberapa tempat kunjungan di atas, para siswa diharapkan menemukan 5 aspek penting menjadi bahan observasi yang merupakan kelebihan dari Singapore. Lima aspek tersebut adalah Cleanliness (kebersihan), Education (pendidikan), Technology (teknologi), Transportation (transportasi), dan Economy (ekonomi). Selanjutnya dari 5 aspek tersebut di atas, para siswa akan menganalisa dengan analisa SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat). Dalam proses menganalisanya, para siswa mengerjakannya secara berkelompok di setiap harinya. Dari hasil analisa SWOT terhadap 5 aspek tersebut di atas, para siswa/siswi juga akan menggunakannya di Indonesia sehingga diharapkan akan muncul sebuah konstribusi ide-ide positif yang bisa dijadikan sebuah masukan dari 5 aspek yang berlaku di Indonesia setelah melakukan pengamatan serta penganalisaan di Singapore.
 

 
Proses pembelajaran dari kegiatan International Exposure Program (IEP’2015), para siswa diberikan kesempatan untuk melakukan proses kegiatan Learning Cycle dalam proses pembelajarannya. Kegiatan Learning Cycle diantaranya adalah kegiatan Exploring (eksplorasi tentang Singapore dari tempat tujuan kunjungannya), Planning (merencanakan sesuatu yang berkaitan dengan persiapan kunjungan di Singapore), Doing (melaksanakan dari perencanaan yang sudah dibuat di Surabaya dan dilakukan di Singapore), Communicating (mengkomunikasikan setiap hasil kegiatan yang di dapat di Singapore dengan membuat Thesis berbahasa Inggris yang berkaitan dengan hubungan serta komparasi dari 5 aspek yang diamati), kemudian terakhir adalah kegiatan Reflecting (merefleksikan seluruh hasil kegiatan yang telah dilakukan dari kegiatan Exploring hingga Communicating secara bersama-sama dengan kelompok lainnya). Untuk kegiatan Communicating sendiri akan dilakukan pada tanggal 9 Mei 2015 di SMA MDC Surabaya, dengan mendatangkan para orang tua dan dewan juri dari perwakilan PTA (Parent Teacher Association), para dosen universitas kerjasama dengan SMA MDC, para pakar pendidikan, serta para pengajar ekspatriat dari berbagai sekolah di Surabaya. Kegiatan ini akan dikemas dalam bentuk penjabaran Thesis para siswa melalui presentasi berbahasa Inggris oleh masing-masing siswa.
 

,

Special Outing PG/TK Benih Kasih at Taman Safari Indonesia

Pada hari Jumat, 31 Oktober kemarin, halaman depan gereja MDC dipenuhi oleh 7 bus pariwisata, dan secara bergantian orang tua murid datang mengantar anaknya berkumpul di lobby. Anak-anak terlihat bersemangat karena special outing kali ini berbeda dari special outing yang sebelumnya. Biasanya special outing ke luar kota hanya diikuti oleh anak-anak TK saja, namun special outing kali ini diikuti juga oleh anak-anak PG.

Antusias mereka juga terlihat dari kehadiran mereka yang datang tepat waktu, sehingga pada pukul 07.10 kami sudah berangkat meninggalkan sekolah, tentunya kita tidak lupa untuk berdoa sebelum berangkat. Tujuan kali ini adalah Taman Safari Indonesia di Prigen, Pasuruan Pandaan. Sepanjang perjalanan mereka tak henti- hentinya bertanya, “Kapan sampai ya Maam?”. Mereka sudah tidak sabar untuk segera melihat berbagai macam binatang ciptaan Tuhan yang ada disana.
 
Sesampainya di sana, mereka sangat antusias dan ‘excited’. Setiap show yang dilihat (Elephant, Dolphin & Super Dog Show) diikuti dengan penuh semangat. Tidak terlihat raut wajah lelah dari wajah mereka. Kegembiraan itu berlangsung sampai perjalanan pulang. Wah memang benar- benar “Special Outing” yang memang ‘special dan unforgettable’. (Mr. Wisnu/Benih Kasih)

,

Study Tour Grade 3 at Hutan Mangrove Wonorejo

“Study tour!!! Yeeey!!” sambut gembira siswa kelas 3 ketika mendengar akan mengikuti kegiatan study tour. Antusias nampak dari raut wajah dan reaksi mereka saat mereka mulai masuk di kelas 3. Pada hari Jumat, 29 Agustus 2014, siswa mengunjungi Ekowisata Mangrove di Wonorejo Rungkut Surabaya.
 

 
Bagi sebagian besar siswa, mengunjungi Ekowisata Mangrove adalah pengalaman baru. Perjalanan dari sekolah menuju lokasi memakan waktu sekitar 45 menit. Rombongan sampai di dermaga dan menanti datangnya perahu yang akan membawa kami semua ke hutan bakau. Setelah perahu datang, siswa dibagi dalam dua perahu. Selama 20 menit, kami menyusuri sebuah sungai yang bermuara di Laut Jawa. Sepanjang perjalanan kami mengamati banyak pohon bakau berserta beberapa jenis fauna yang hidup di sana, salah satunya  burung.
 

 
Sampai di tempat tujuan, kami mulai menapaki jalan yang terbuat dari bambu. Kami singgah sejenak untuk menamam pohon bakau di lapak yang masih kosong, dan perjalanan kami lanjutkan menuju gazebo yang terletak di tepi laut.  Di sana, kami melepas lelah sebentar dan menikmati makan siang. Kemudian dilanjutkan dengan mendengarkan penjelasan dari petugas berkaitan. Selesai mendengarkan penjelasan, kami menikmati suasana tepi laut dan berfoto bersama. Pukul 12.30 siang kami kembali ke sekolah.