Hukum Kontradiksi

Pada tanggal 17 Juli 2017, Pretty Asmara yang merupakan seorang artis ditangkap polisi bersama tujuh rekan artis lainnya karena sedang pesta narkoba. Petugas menemukan berbagai jenis narkoba anatara lain, shabu dan ekstasi. Kepala BNN Komjen Budi Waseso mengatakan kalangan selebritis menjadi sasaran empuk untuk mengedarkan narkoba jenis apapun.Waseso pun mengatakan telah menyampaikan bahaya penggunaan narkoba kepada para artis. Termasuk Pretty Asmara yang beberapa waktu lalu diketahui diduga sebagai pengedar di kalangan artis. Padahal Pretty Asmara merupakan salah satu duta antinarkoba.

Kisah di atas merupakan salah satu contoh pelanggaran terhadap hukum kontradiksi. Hukum kontradiksi adalah hukum yang menyatakan bahwa sesuatu pada waktu yang sama tidak dapat sekaligus memiliki sifat tertentu dan juga tidak memiliki sifat tertentu itu.Bagaimana mungkin seorang duta anti narkoba pada saat bersamaan justru menjadi pemasok narkoba? Tidak seperti manusia, Tuhan tidak dapat melakukan sesuatu yang berkontradiksi atau bertentangan dengan sifat atau kodrat-Nya. Mengenai hal ini, Firman Tuhan di dalam Bilangan 23:19 mencatat sebagai berikut Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya? Dari ayat tersebut kita dapat menyimpulkan bahwa Tuhan tidak dapat berdusta karena berdusta bertentangan dengan sifat atau kodrat diri-Nya. Oleh karena itu kita patut bersyukur karena memiliki Allah yang tidak pernah berdusta.

Renungan dan Penerapan

  1. Apakah yang membedakan antara Tuhan dan manusia?
  2. Mengapa Tuhan tidak dapat berdusta?

Pokok-pokok Doa

  1. Bersyukur kepada Tuhan karena Dia adalah pribadi yang tidak pernah berdusta kepada Anda.
  2. Serahkanlah kekuatiran Anda kepada Tuhan yang tidak pernah berdusta.

 

Jeffrey Kurniawan