Posts

,

International Exposure Program (IEP) 2016 in Singapore

International Exposure Program (IEP) merupakan salah satu program kegiatan sekolah yang diadakan secara rutin di tiap tahunnya. Adapun latar belakang dari kegiatan ini adalah adanya pengaruh dari Global Job dan kesempatan kerja yang kompetitif, informasi teknologi yang canggih, dan krisis-krisis ekonomi, moral dan penggangguran adalah tantangan-tantangan yang akan dihadapi oleh siswa-siswi kami di abad 21. Tantangan-tantangan tersebut akan menghancurkan masa depan mereka jika kami tidak mempersiapkan mereka dengan sebaik-baiknya. Diantara tantangan-tantangan tersebut, kesulitan untuk berkompetisi positif dengan bangsa lain adalah satu hal yang sangat perlu kami perhatikan. Di masa yang akan datang, Global job dan kesempatan kerja yang baik akan diperoleh siswa-siswi yang berpikir tidak hanya secara lokal tapi secara global, dan kepada siswa-siswi yang berpikir secara kreatif dan inovatif. Menyadari akan adanya tantangan-tantangan tersebut di atas, yang mengancam kehidupan siswa-siswi SMA Kristen Masa Depan Cerah, sekolah memikirkan bagaimana cara memperlengkapi para siswa/siswi dengan cara yang kontekstual agar mereka sukses di kehidupan mereka di masa yang akan datang. Melalui proses perencanaan dan diskusi yang panjang, akhirnya SMA Masa Depan Cerah Surabaya mengadakan kegiatan yang memberikan kesempatan kepada siswa-siswi untuk memiliki cara berpikir dan berwawasan internasional (International Mindset), yaitu dengan mengadakan International Exposure Program (IEP) ke Singapore, dengan tema “BEYOND BORDERS, SHARING LIVES”
 


 
Tujuan diadakannya program kegiatan ini adalah agar para siswa/siswi khususnya siswa kelas XI memiliki kemampuan untuk menghargai kebudayaan, warisan dan tradisi yang patut di contoh dari bangsa lain, mampu bertahan hidup dalam kondisi apapun, berlatih meningkatkan kemandirian dan rasa tanggung jawab, mampu mengatur keuangan, memperoleh informasi tentang kehidupan universitas dan segala tantangannya, membangun persahabatan, serta mampu mengaplikasikan nilai-nilai dan pengertian baru yang mereka pelajari untuk menjadi warga Indonesia yang lebih baik.
 

 
Pada tahun 2016 ini, International Exposure Program (IEP) dilaksanakan pada tanggal 14-20 September 2016, yang bertempat di Singapore. Kegiatan IEP pada tahun ini diikuti oleh 88 siswa kelas XI baik dari jurusan IPA maupun IPS. Selain itu dalam pelaksanaannya didampingi oleh Kepala Sekolah yaitu Ma’am Liem Sioe Ie dan para guru, yaitu Ma’am Lia Widya Kastrena, Ma’am Kadek Riris, Ma’am Citra Srisatya, Ma’am Purwestri Sabatlila, Ma’am Dwi Wariyanti, Ma’am Noella Bernardo, Ma’am Sarah Yarden, Mr. Tri Setyanto, Mr. Franscisco Massy dan Mr. Johan Ardiansah.
 

 
Adapun tempat-tempat yang kami kunjungi diantaranya adalah NeWater, LTA (Land Transport Authority), Marina Barrage, Singapore City Gallery, EnVision Gallery, Peranakan Museum, Gardens by the Bay. Selain itu para siswa juga mengunjungi beberapa universitas terbaik yang ada di Singapore diantaranya: East Asia Institute of Management (EASB) dan James Cook University. Untuk menambah pengalaman dalam berkehidupan rohaninya, para siswa/siswi juga diajak untuk mengikuti ibadah bersama di City Harvest Church serta di MDC Church Singapore. Adapun dalah satu kegiatan yang diadakan adalah Amazing Race yang bertujuan untuk membangkitkan semangat dalam bekerjasama di dalam sebuah team work, selain itu juga para siswa dapat mengenali banyak tempat-tempat penting yang ada di Singapore. Selain itu tim panitia IEP juga bekerjasama dengan salah satu organisasi terbaik yang bergerak dalam bidang pembelajaran di Singapore yaitu Creative Kids. Bersama dengan Creative Kids siswa-siswi dibekali dengan banyak pembelajaran tentang Urban Planning. Dimana sebelum melakukan kegiatan Urban Planning, siswa-siswi diajak untuk mengeksplore tentang biodiversity di Labrador Nature Reserve Singapore. Dalam proses pelaksanaan kegiatan International Exposure Program (IEP) ini berjalan cukup lancar dari awal hingga kembalinya di Surabaya.
 

 
Dari beberapa tempat kunjungan di atas, para siswa-siswi diharapkan dapat menemukan 5 aspek penting menjadi bahan observasi yang merupakan kelebihan dari Singapore.  Lima aspek tersebut adalah Cleanliness (kebersihan), Education  (pendidikan),  Technology (teknologi), Transportation (transportasi), dan Economy (ekonomi). Selanjutnya dari 5 aspek tersebut di atas, para siswa akan menganalisa dengan analisa SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat). Dalam proses menganalisanya, para siswa mengerjakannya secara berkelompok di setiap harinya. Dari hasil analisa SWOT terhadap 5 aspek tersebut di atas, para siswa/siswi juga akan menggunakannya di Indonesia sehingga diharapkan akan muncul sebuah konstribusi ide-ide positif yang bisa dijadikan sebuah masukan dari 5 aspek yang berlaku di Indonesia setelah melakukan pengamatan serta penganalisaan di Singapore. Sebelum berangkat ke Singapore para siswa telah dibekali materi tentang membuat thesis statement dan pembuatan kuesioner. Diharapkan sebelum berangkat ke Singapore para siswa memiliki gambaran tentang aspek-aspek yang nantinya mereka akan jadikan sebagai karya tulis. Selain itu dengan siapnya kuesioner yang telah siswa-siswi buat dapat menjadi alat untuk mecari data di Singapore.
 

 
Proses pembelajaran dari kegiatan International Exposure Program (IEP), para siswa diberikan kesempatan untuk melakukan proses kegiatan Learning Cycle dalam proses pembelajarannya. Kegiatan Learning Cycle diantaranya adalah kegiatan Exploring (eksplorasi tentang Singapore dari tempat tujuan     kunjungannya), Planning (merencanakan sesuatu yang berkaitan dengan persiapan kunjungan di Singapore), Doing (melaksanakan dari perencanaan yang sudah dibuat di Surabaya dan dilakukan di Singapore), Communicating (mengkomunikasikan setiap hasil kegiatan yang di dapat di Singapore dengan membuat Thesis berbahasa Inggris yang berkaitan dengan hubungan serta komparasi dari 5 aspek yang diamati), kemudian terakhir adalah kegiatan Reflecting (merefleksikan seluruh hasil kegiatan yang telah dilakukan dari kegiatan Exploring hingga Communicating secara bersama-sama dengan kelompok lainnya). Untuk kegiatan Communicating sendiri akan dilakukan pada tanggal 12 November 2016 di SMA Kristen Masa Depan Cerah Surabaya, dengan mendatangkan para orang tua dan dewan juri dari perwakilan PTA (Parent Teacher Association), para dosen universitas kerjasama dengan sekolah, para pakar pendidikan, serta para pengajar ekspatriat dari berbagai sekolah di Surabaya. Kegiatan ini akan dikemas dalam bentuk penjabaran Thesis para siswa melalui presentasi berbahasa Inggris oleh masing-masing siswa.
 

 

 
By: Lia Widya Kastrana, S.Sos.
MDC Senior High Teacher

,

NAFA Workshop At MDC Senior High

Pada hari Kamis, 3 Maret 2016 jam 12.00-14.00 WIB di SMA Kristen Masa Depan Cerah diadakan seminar tentang “What makes a good portofolio arts and design”. Seminar ini terlaksana berkat kerjasama SMA Kristen Masa Depan Cerah dengan NAFA dari Singapore. Peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah siswa-siswi kelas 10 dan 11 yang memiliki passion dan vision management dalam mempersiapkan diri di bidang desain diantaranya, art design, graphis design, interior design, anime, 2D, 3D dan bidang kreatif lainnya. Pembicara dari seminar ini adalah DR. Lim Po Tek (Doctor of Philosophy in Arts Studies) seorang dosen dari NAFA Singapore yang banyak mendapatkan penghargaan dari berbagai negara.


“Siswa-siswi SMA MDC ini, sangat kreatif dan memiliki taste seni yang update dengan perkembangan dunia arts design sekarang ini. Senang melihat hasil karya mereka, penuh semangat dan sesuai jiwa anak muda,” tutur DR. Lim dan disepakati juga oleh Mr. Wennas dari Universal dan Miss Niniek (student officer dari NAFA). Dari beberapa karya kreatif mereka ada 3 orang yang mengerjakan gambar dengan sangat baik diantaranya, Gabrielle X.2, Sherin Priscilla X.4, dan Joanne Amarissa XI IPA1.
Dari kegiatan ini, diharapkan para siswa-siswi mendapatkan makna yang berguna dalam persiapan menempuh studi lanjutnya nanti di bidang art design dan mengerti dan memahami pembuatan portofolio bagi diri mereka sendiri nantinya.


Berita : Mr. Tri Setyanto, S.Pd
Foto : Mr. Ketut Sukadana

,

International Basketball Friendly Match

Pada tanggal 16 September 2015 di dalam rangkaian kegiatan International Exposure Program (IEP 2015), SMA Masa Depan Cerah Surabaya berkunjung ke SP Jain Global Management University di Singapore. Di sana diadakan pertandingan persahabatan basket. Pertandingan berlangsung dengan sengit antara SP Jain University dengan MDC Senior High School sangat menggugah perhatian para penonton yang hadir di lapangan basket SP Jain University. Pertandingan ini dilaksanakan untuk menjalin hubungan antara SP Jain dan MDC beserta para pemain-pemainnya. Pemain-pemain dari MDC School adalah Standy Tjandra, Billy Ciang, Alvin Surianto, Giovanni Lemuel, Clyde Morita, Michael Djurijanto, Joy Yehuda, Yoel Fernando. para pemain dari MDC ini adalah murid kelas 11 sedangkan para pemain dari SP Jain adalah mahasiswa tahun kedua keatas. Pertandingan ini dimainkan dengan aturan main 4 babak x 10 menit dan hanya 4 pemain dari setiap tim yang bermain di setiap babak.
 


 
Pertandingan pertama dimainkan oleh Standy, Billy, Jovan, dan Yoel, melawan pemain kelompok pertama dari SP Jain. Di awal pertandingan, SP Jain membobolkan satu bola masuk ke ring MDC, para pendukung SP Jain pun mulai bersorak-sorai dan para pendukung MDC pun terlihat agak kecewa. Setelah mereka membobolkan 2 poin, MDC pun tidak mau kalah, salah satu pemain MDC, Yoel, ikut memasukan bola ke ring sehingga skor pun imbang untuk sementara. Babak pertama pun di akhiri dengan skor imbang yaitu 25-25. Ada satu orang pemain dari SP Jain itu terlihat sangat agresif dan tidak terima akan kehebatan para pemain MDC yang dapat menyamai skor mereka.
 
Di pertandingan yang kedua, dari pemain MDC yang bermain adalah Clyde, Michael Dj, Alvin dan Joy. SP Jain pun mengganti para pemainnya, yang salah satunya adalah orang barat. Di pertengahan pertandingan, Clyde pun terlihat tidak disukai oleh orang barat ini sehingga mereka terlihat agak kasar dalam bermain. Mulai dari rampas-merampas bola, dan juga Clyde yang sempat didorong oleh orang barat itu karena orang barat tersebut tidak terima bahwa Clyde dapat mendapatkan bola hasil umpan dari salah satu pemain SP Jain. Skor sementara pun mencapai 38-36 dengan keunggulan milik SP Jain. Pertandingan semakin panas dan sudah mendekati akhir babak kedua, tetapi MDC masih diposisi kalah. Pertandingan ini akhirnya diakhiri dengan countdown dari para penonton. Alvin pun dengan sangat tak terduga telah memosisikan bola dari three point area untuk di shoot dan tidak ada tim lawan yang menghalanginya juga karena tim lawan berpikir bahwa tembakan 3 poin itu tidak akan masuk karena pertandingan sudah mencapai detik-detik terakhir. Dan pada saat countdown3…2…” Alvin pun mulai menembakan bola ke ring dan “1…” pas sekali bola tersebut masuk ke ring dengan sangat mulus tepat saat buzzer beater dibunyikan “…tettt…”, sebagai tanda berakhirnya pertandingan kedua. Pertandingan pun diakhiri dengan skor sementara 38-39.
 

 
Babak ketiga pun dimulai dengan pemain MDC yang sama dengan babak pertama. Pertandingan pun berjalan dengan lancar dan keunggulan pun masih beraada dipihak MDC. Skor pun semakin lama semakin meningkat dan tim SP Jain sudah mulai bermain dengan emosi dan dengan pelanggaran-pelanggaran yang banyak, sampai-sampai pemain MDC yang bernama Billy pun terluka tangannya akibat salah satu pemain dari tim lawan. Para pemain SP Jain pun berlomba-lomba untuk memasukkan bola dari three point area, agar dapat secara cepat menaikkan skor mereka sehingga dapat mengejar ketinggalan yang sudah cukup jauh. Babak ketiga pun berahir dengan skor yang terlampau jauh antara SP Jain University dengan MDC Senior High School.
 
Di babak keempat ini, salah satu pemain MDC yaitu Michael Dj harus digantikan oleh Standy yang merupakan salah satu pemain inti dari tim MDC, dikarenakan Michael harus membantu Billy yang sedang cidera. Permainan babak keempat ini pun semakin seru karena kemarahan salah satu pemain tim lawan yang terlihat sangat tidak terima dengan kekalahannya melawan MDC Senior High School. Pemain dari MDC pun juga mulai terlihat meremehkan pertandingan karena skor pun sudah terlampau lumayan jauh. Hingga akhirnya tim lawan menembakkan satu bola terakhirnya dan masuk sehingga skor mereka pun bertambah. Tetapi MDC kali ini juga tidak mau kalah, pertandingan ini akhirnya diakhiri dengan tembakan 2 poin milik Clyde yang akhirnya masuk, dan beberapa detik kemudian waktu pun habis dan berakhirlah pertandingan MDC Senior High School Vs SP Jain University ini dengan skor akhir 81-59 dengan kemenangan milik Masa Depan Cerah School. Congratulation MDC Basket Team.
 
*Jennifer Tandiono (Head of MDC Journalists 2015/2016)
 

,

International Exposure Program at Singapore

Pada tanggal 11-17 Maret 2015, SMA Kristen Masa Depan Cerah mengadakan kegiatan yaitu International Exposure Program (IEP’2015) di Singapore. Kegiatan ini diikuti oleh 49 siswa kelas XI baik dari jurusan IPA maupun IPS. Dalam pelaksanaannya didampingi oleh Kepala Sekolah yaitu Maam Liem Sioe Ie dan para guru, yaitu Mr. Tri Setyanto, Mr. Franscisco Massy, Maam Lia Widya Kastrena, Maam Purwestri Sabatlila, Maam Citra Srisatya dan Maam Noella Bernardo.

 


 
Latar belakang dari kegiatan ini adalah adanya pengaruh dari Global Job dan kesempatan kerja yang kompetitif, informasi teknologi yang canggih, dan krisis-krisis ekonomi, moral dan penggangguran adalah tantangan-tantangan yang akan dihadapi oleh siswa-siswi kami di abad 21. Tantangan-tantangan tersebut akan menghancurkan masa depan mereka jika kami tidak mempersiapkan mereka dengan sebaik-baiknya. Diantara tantangan-tantangan tersebut, kesulitan untuk berkompetisi positif dengan bangsa lain adalah satu hal yang sangat perlu kami perhatikan. Di masa yang akan datang, Global job dan kesempatan kerja yang baik akan diperoleh siswa-siswi yang berpikir tidak hanya secara lokal tapi secara global, dan kepada siswa-siswi yang berpikir secara kreatif dan inovatif.. Menyadari tantangan-tantangan tersebut di atas, yang mengancam kehidupan siswa-siswi SMA Masa Depan Cerah, sekolah memikirkan bagaimana cara memperlengkapi para siswa/siswi dengan cara yang kontekstual agar mereka sukses di kehidupan mereka di masa yang akan datang. Dalam proses perencanaan dan diskusi yang panjang, akhirnya SMA Masa Depan Cerah Surabaya mengadakan kegiatan yang memberikan kesempatan kepada siswa-siswi untuk memiliki cara berpikir dan berwawasan internasional (International Mindset), yaitu dengan mengadakan International Exposure Program (IEP 2015) ke Singapore, dengan tema “BEYOND BORDERS, SHARING LIVES”
 

 
Kegiatan International Exposure Program (IEP’2015) ini bertujuan, agar para siswa/siswi khususnya siswa kelas XI memiliki kemampuan untuk menghargai kebudayaan, warisan dan tradisi yang patut di contoh dari bangsa lain, mampu bertahan hidup dalam kondisi apapun, berlatih meningkatkan kemandirian dan rasa tanggung jawab, mampu mengatur keuangan, memperoleh informasi tentang kehidupan universitas dan segala tantangannya, membangun persahabatan, serta mampu mengaplikasikan nilai-nilai dan pengertian baru yang mereka pelajari untuk menjadi warga Indonesia yang lebih baik.
 

 
Adapun tempat-tempat yang menjadi tempat kunjungan diantaranya adalah Newater, National Museum of Singapore, Marina Barrage, Land Transport Authority, Gardens by the bay, Images of Singapore, dan Madame Tussauds. Selain daripada itu para siswa juga mengunjungi beberapa universitas terbaik yang ada di Singapore diantaranya: Singapore Management University, SIM Global Education University, National University of Singapore, ERC Singapore, Nanyang Academy of Fine Arts Singapore. Untuk menambah pengalaman dalam berkehidupan rohaninya, para siswa/siswi juga diajak untuk mengikuti ibadah bersama di City Harvest Church serta di MDC Church Singapore. Tidak lupa juga, dari panitia lain yang tergabung diantaranya dari alumni SMA MDC yang berkuliah di Singapore serta Pemuda Gereja MDC Singapore juga membantu para guru untuk mengadakan kegiatan Amazing Race yang bertujuan untuk membangkitkan semangat dalam bekerjasama di dalam sebuah team work, selain itu juga para siswa dapat mengenali banyak tempat-tempat penting yang ada di Singapore. Dalam proses pelaksanaan kegiatan International Exposure Program (IEP’2015) ini berjalan cukup lancar dari awal hingga kembalinya di Surabaya.
 

 
Dari beberapa tempat kunjungan di atas, para siswa diharapkan menemukan 5 aspek penting menjadi bahan observasi yang merupakan kelebihan dari Singapore. Lima aspek tersebut adalah Cleanliness (kebersihan), Education (pendidikan), Technology (teknologi), Transportation (transportasi), dan Economy (ekonomi). Selanjutnya dari 5 aspek tersebut di atas, para siswa akan menganalisa dengan analisa SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat). Dalam proses menganalisanya, para siswa mengerjakannya secara berkelompok di setiap harinya. Dari hasil analisa SWOT terhadap 5 aspek tersebut di atas, para siswa/siswi juga akan menggunakannya di Indonesia sehingga diharapkan akan muncul sebuah konstribusi ide-ide positif yang bisa dijadikan sebuah masukan dari 5 aspek yang berlaku di Indonesia setelah melakukan pengamatan serta penganalisaan di Singapore.
 

 
Proses pembelajaran dari kegiatan International Exposure Program (IEP’2015), para siswa diberikan kesempatan untuk melakukan proses kegiatan Learning Cycle dalam proses pembelajarannya. Kegiatan Learning Cycle diantaranya adalah kegiatan Exploring (eksplorasi tentang Singapore dari tempat tujuan kunjungannya), Planning (merencanakan sesuatu yang berkaitan dengan persiapan kunjungan di Singapore), Doing (melaksanakan dari perencanaan yang sudah dibuat di Surabaya dan dilakukan di Singapore), Communicating (mengkomunikasikan setiap hasil kegiatan yang di dapat di Singapore dengan membuat Thesis berbahasa Inggris yang berkaitan dengan hubungan serta komparasi dari 5 aspek yang diamati), kemudian terakhir adalah kegiatan Reflecting (merefleksikan seluruh hasil kegiatan yang telah dilakukan dari kegiatan Exploring hingga Communicating secara bersama-sama dengan kelompok lainnya). Untuk kegiatan Communicating sendiri akan dilakukan pada tanggal 9 Mei 2015 di SMA MDC Surabaya, dengan mendatangkan para orang tua dan dewan juri dari perwakilan PTA (Parent Teacher Association), para dosen universitas kerjasama dengan SMA MDC, para pakar pendidikan, serta para pengajar ekspatriat dari berbagai sekolah di Surabaya. Kegiatan ini akan dikemas dalam bentuk penjabaran Thesis para siswa melalui presentasi berbahasa Inggris oleh masing-masing siswa.