Posts

,

Leadership in action

Untuk mendukung Kurikulum 2013 kelas V SDKr. MDC merencanakan untuk mengikuti kegiatan leadership ke Ken Park, Kenjeran, Surabaya. Melalui kegiatan tersebut siswa diharapkan dapat belajar memimpin dirinya sendiri dan memimpin kelompoknya. Selain itu, siswa dapat belajar melalui pengalaman belajar di luar kelas dengan aktivitas yang menyenangkan.

Kegiatan leadership dilaksanakan dalam bentuk outbond pada hari Rabu, 9 Mei 2018. Pukul 07.30 rombongan kelas V dan guru pendamping berangkat dari sekolah menuju Ken Park. Angkutan umum “bemo” dipilih sebagai alat transportasi dalam kegiatan ini. Ini merupakan kedua kalinya siswa kelas V memiliki pengalaman naik bemo untuk kegiatan di luar sekolah. Di luar kebiasaan mereka menaiki kendaraan pribadi, mereka antusias berangkat dan kembali ke sekolah dengan angkutan umum.

Melalui kegiatan leadership, siswa belajar melalui permainan-permainan yang menantang dan dapat memumpuk keberanian mental, kemandirian, kinestetik, sosialisasi, motorik kasar dan halus. Permainan yang diikuti siswa antara lain ice breaker, jaring laba-laba, jembatan burma, tali titian, susur tali, dan flying fox. Di awal acara, siswa diminta untuk membuat yel-yel yang akan membuat mereka semangat dalam mengikuti kegiatan. Terlihat beberapa kelompok mempresentasikan yel-yelnya dengan kreatif dan penuh percaya diri. Dari sekian permainan, tali titianlah yang dirasakan paling menuntut keberanian. Sebagian siswa dapat melewati tali titian dengan mudah, sebagian lagi memerlukan motivasi dari teman maupun guru pendamping. Pada akhirnya, semua siswa dapat mengikuti semua permainan dengan lancar.   

Secara keseluruhan, kegiatan leadership terlaksana dengan baik dan siswa kelas V mengikutinya dengan antusias. Pukul 14.30 siswa kelas V dan guru pendamping tiba di sekolah. Meskipun lelah, namun pembelajaran hari itu memberikan pengalaman baru bagi siswa kelas V yang tidak akan terlupakan. Pengalaman yang mengajarkan pada diri mereka, bahwa mereka mampu menjadi pemimpin.

,

BERKUNJUNG KE MONUMEN TUGU PAHLAWAN

Jangan lupakan sejarah!

Demikian ungkapan terkenal dari Presiden Sukarno yang dapat senantiasa kita renungkan bersama. Memang benar, sejarah tidak boleh dilupakan. Dari sejarah kita bisa menarik banyak pelajaran yang dapat memotivasi kita untuk terus melangkah ke depan. Dari sejarah kita juga dapat belajar untuk tidak lagi melakukan kesalahan seperti yang sudah terjadi di masa yang lalu. Inspirasi yang ditorehkan sejarah itulah yang menjadi salah satu alasan pelaksanaan field Trip para siswa kelas 5 SDKr. Masa Depan Cerah Surabaya. Program field trip ini dilaksanakan pada Rabu, 21 Februari 2018 yang mengambil tempat di Monumen Tugu Pahlawan Surabaya.

Ada satu hal yang menarik. Perjalanan para siswa menuju ke destinasi field trip dilakukan dengan menggunakan angkot. Tentu saja hal ini menghadirkan sensasi pengalaman yang tak terlupakan para siswa mengingat selama ini mereka terbiasa menggunakan kendaraan pribadi yang notabene lebih nyaman daripada angkot. Pengalaman naik angkot inilah yang diharapkan dapat mengubah cakrawala berpikir siswa tentang arti perjuangan dalam kehidupan nyata.

Saat berada di Monumen Tugu Pahlawan, para siswa banyak belajar tentang sejarah perjuangan Arek-Arek Surabaya dalam Pertempuran 10 November 1945. Di samping itu, mereka juga menyaksikan diorama, replika persenjataan  dan hasil karya fotografi tentang kota Surabaya zaman old. Ternyata anak-anak zaman now pun juga antusias menikmati pernik-pernik sejarah. Hal ini membuktikan bahwa sejarah bukanlah produk membosankan asalkan disampaikan dengan nuansa kekinian yang peka terhadap tuntutan para milenial.

Setelah observasi di Monumen Tugu Pahlawan usai, para siswa diarahkan untuk kembali di sekolah. Di sana, mereka mengikuti program talk show dengan para veteran TNI yang sudah didatangkan untuk lebih memantapkan pembelajaran yang sudah dilakukan.  Program talk show berlangsung dengan menarik dan dinamis karena para siswa dapat mengetahui detil perjuangan yang dilakukan pada masa pasca kemerdekaan.

,

THE GOOD NEWS – MDC ELEMENTARY CHRISTMAS CELEBRATION 2017

Kisah Pancinello diangkat kembali dalam perayaan Natal SDKr. Masa Depan Cerah tahun 2017. Kelas kecil diceritakan melalui panggung boneka oleh ABC Movement, sedangkan di kelas besar melalui penampilan drama siswa ekskul drama. Dalam cerita tersebut, Pancinello berusaha melakukan banyak hal baik supaya diakui dan diterima, namun hanya kegagalan yang didapatkan. Setelah mendengar nasihat dari Bapak Eli, Pancinello menyadari bahwa Bapak Eli menerima dia apa adanya.
Dengan mengusung tema The Good Newa, Perayaan Natal SDKr. MDC dilaksanakan tepat pada hari Selasa, 12 Desember 2017. Acara dibagi menjadi dua sesi mengingat terbatasnya kapasitas gymnasium lt. 4. Selain dihadiri warga sekolah, perayaan Natal semakin meriah karena hadirnya sejumlah besar murid dari SD negeri dan swasta sekitar SDKr. MDC. Dengan tema The Good News, diharapkan agar setiap orang percaya tidak lupa akan tugasnya untuk meneruskan kabar baik lahirnya Juru Selamat yang mendatangkan keselamatan.

Selain perayaan Natal dengan melihat berbagai penampilan bakat siswa dalam bidang menari, tarik suara, dan bermusik, perayaan Natal kali ini mengajak seluruh siswa dan orangtua untuk turut ambil bagian dalam kegiatan berbagi kasih. Sebulan sebelumnya siswa dan orangtua mengumpulkan sejumlah donasi yang hasilnya dialokasikan untuk siswa-siswi SD yang diundang dan pelayanan misi garis depan penginjilan. Puji Tuhan, acara Natal berlangsung dengan baik dan donasi yang dikumpulkan dapat menjadi berkat bagi mereka yang menerimanya. Terima kasih untuk setiap dukungan yang diberikan dan sampai jumpa di kegiatan Natal tahun depan. (Diyah Ariyani, S.IP.)

,

Kunci Keberhasilan Juara Olimpiade Sains Kuark Nasional 2017

“Pertama kali aku mengenal Olimpiade Sains Kuark  adalah saat kelas 2 SD. Aku ditunjuk sekolahku untuk mengikuti pertandingan Olimpiade Sains kuark. Setiap 2 kali seminggu aku dilatih guruku untuk belajar. Di rumah, aku juga belajar dengan dibantu orangtuaku. Aku sangat berharap bisa masuk babak final.

Aku sangat bersyukur karena bisa lolos sampai babak final. Selama di Jakarta, aku merasa senang karena dapat bertemu peserta dari seluruh Indonesia. Pada tahun 2016, saat saya bertemu dengan Bapak Yohanes Surya dan Bapak Anies Baswedan. Beliau memotivasiku untuk semangat belajar.”  (Samuel Christian Soegiarto – siswa Grade 3 SD MDC)

“Christian mengikuti Olimpiade Sains Kuark (OSK) dari tahun 2016 dan berhasil masuk ke dalam babak final yang diikuti oleh 303 finalis dari 92.877 peserta dari 33 provinsi di Indonesia. Meskipun belum berhasil mendapatkan medali emas, Christian tidak putus asa. Ia mencoba kembali bangkit untuk mengikuti OSK 2017.

Pengalaman yang dialami di tahun 2016 ia gunakan untuk menghadapi OSK 2017. Berkat kerja kerasnya, bimbingan guru dan orangtua, serta tentunya oleh anugerah Tuhan, Christian berhasil memperoleh medali emas pada final OSK 2017.” (Elok Debora, S.Pd. – Guru SD MDC/ Pelatih siswa peserta Olimpiade Sains Kuark)

,

Study Tour Grade 2 at Mokko Factory

Study tour kelas 2 kali ini berlangsung pada tanggal 16 Februari bertempat di Mokko Factory. Sesampainya di Mokko Factory, siswa diarahkan ke area lobi. Di sana siswa dibagi menjadi 9 kelompok, berdasarkan jumlah meja yang tersedia. Sebelum mulai membuat donat, siswa terlebih dahulu diberikan pengarahan oleh Chef Mokko Factory mengenai cara pembuatannya. Selesai mendengar penjelasan dari Chef, siswa diminta untuk memakai clemek, topi chef serta mencuci tangan terlebih dahulu.

Tahap pertama yang dilakukan oleh siswa saat membuat donat adalah  membuat adonannya terlebih dahulu. Bahan-bahan yang disediakan untuk membuat donat tersebut adalah tepung terigu, telur, susu dan gula. Untuk mempersingkat waktu, adonan telah disediakan oleh Mokko Factory dengan memperhitungkan jumlah siswa yang hadir. Selain bahan pembuat adonan, siswa disediakan juga bahan-bahan lain untuk toppingnya seperti cokelat, keju, cokelat meses, meses berwarna, almond, kacang,  selai strawberry, dan adonan oreo.

Setelah semua bahan siap, tahap selanjutnya siswa diberikan masing-masing 2 adonan donat untuk diberi topping di atasnya. Dalam tahap ini, siswa harus memberi topping pada semua adonan yang tersedia juga mau berbagi bahan topping dengan teman kelompoknya. Siswa yang telah siap dengan donat dan topingnya, selanjutnya diarahkan oleh Chef ke ruang oven untuk proses pemanggangan.

Setelah menunggu beberapa waktu lamanya, donat yang dibuat oleh siswa pun telah matang. Siswa diberi masing-masing 2 buah donat yang telah mereka buat sendiri juga 2 buah donat yang telah disediakan untuk dibawa pulang. Selain donat, siswa juga membuat es cokelat. Mereka membuat es cokelat dengan bahan berupa susu cokelat cair, susu cair putih  dan es batu. Selesai membuat es cokelat, siswa makan siang bersama di Mokko Factory. Setelah itu, siswa kembali ke sekolah dengan membawa donat masing-masing dan tentunya pengalaman belajar yang tidak terlupakan.

,

Study Tour Grade 1 at Agrowisata Puspa Lebo

Kegiatan study tour kelas 1 secara umum berjalan dengan baik. Setelah sampai di tempat Argowisata Puspa Lebo, siswa langsung diajak masuk kedalam aula Puspa Lebo untuk mendapatkan pengarahan. Siswa duduk bersama anggota kelompok mereka masing-masing yang sudah diatur oleh guru kelas saat di sekolah. Sebelum mulai melakukan kegiatan, siswa terlebih dahulu diberikan pengetahuan dan pengarahan tentang macam-macam tanaman yang ada di Agrowisata Puspa Lebo. Tananama buah dan sayur yang ada di Puspa Lebo semuanya tidak menggunakan pupuk kimia tetapi  menggunakan pupuk organik yang baik untuk semua tanaman. Pupuk organik tidak berbahaya bagi kesehatan manusia, berbeda dengan pupuk kimia. Semua tanaman buah dan sayuran dari Puspa Lebo baik dikonsumsi. Setelah mendapat pengarahan dari pendamping siswa kelas 1 dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok yang sudah terbentuk memiliki pendaping yang akan mengajak siswa untuk berkeliling mengamati setiap tanaman yang ada di lingkungan Agrowisata Puspa Lebo.

Saat berkeliling siswa diperkenalkan dengan berbagai macam jenis buah-buahan dan sayuran yang ada di Puspa Lebo. Setelah berkeliling melihat macam buah dan sayuran siswa diajari menanam tananaman terong dan cabe di poliback. Setelah itu anak anak mencuci tangan dan memakan buah hasil tanam puspa lebo dan minum teh rosela. Semua siswa merasa sangat senang karena mendapatkan pengalaman baru tentang menanam dan merawat lingkungan di sekitar. Selanjutnya siswa istirahat makan siang sambil tanya jawab tentang apa yang sudah mereka lihat dan ketahui dari Puspa Lebo. Selesai makan siang siswa bersiap-siap untuk pulang, tidak lupa mereka bertrima kasih kepada pendamping dan pengurus puspa lebo. Siswa pulang dengan sukacita karena mereka membawa tanaman yang mereka tanam serta mendapatkan buah jambu kristal. Para siswa tidak lupa untuk berterimakasih pada pembina. Setelah itu para siswa kembali ke sekolah.

Thanksgiving Night at MDC Elementary: It’s not About Me

Akhir tahun ajaran 2015-2016 akhirnya terlampaui. Bukan karena kuat dan gagah kami, tetapi karena semata pertolongan Tuhan. Kami mengucap syukur atas penyertaan-Nya yang sempurna selama satu tahun ajaran. Ungkapan syukur tersebut kami wujudkan dalam pagelaran Thanksgiving Night dengan tajuk It’s Not About Me yang dilaksanakan pada hari Selasa, 14 Juni 2016. Tidak terlalu berbeda dengan Thanksgiving tahun sebelumnya, pagelaran ini diisi dengan pujian, drama, dan tari-tarian.

Pukul 14.00 siswa yang terlibat dalam pengisi acara Thanksgiving Night sudah tiba di Pakuwon Ballroom Family Club. Mereka harus mempersiapkan diri dengan serangkaian make up serta kostum. Setengah jam sebelum acara dimulai, seluruh siswa diminta untuk foto bersama berdasarkan kelas mereka masing-masing.

Tepat pukul 17.00 Thanksgiving Night dibuka dengan tarian hip hop, sambutan, dan doa yang dipimpin oleh Kepala SDKr. MDC. Dilanjutkan dengan mengajak semua hadirin untuk mengangkat pujian syukur bagi Tuhan yang dipimpin oleh Mr. Joseph dan Ma’am Crystal. Sebelum masuk inti acara yaitu drama It’s Not About Me, seluruh siswi kelas 4 membukanya dengan tarian balet yang diiringi lagu Besar Setia-Mu.

Drama It’s Not About Me, bercerita tentang sekelompok agen rahasia yang berusaha menemukan pencuri relik kuno Alkitab aksara Jawa. Dalam usahanya, mereka menyadari bahwa mereka memerlukan Tuhan untuk menolong mereka. Ma’am Lidia sebagai school pastor memberikan kesimpulan dari drama tersebut. Seluruh tamu hadir di Thanksgiving Night turut diingatkan, bahwa semua orang membutuhkan Tuhan dalam hidupnya. Pagelaran Thanksgiving Night berakhir pukul 19.30 yang ditutup dengan doorprize dan pengumuman. Sampai jumpa di Thanksgiving Night tahun depan. Tuhan Yesus memberkati.

Penulis:

,

MDC Badminton Competition On The Move

Bulu tangkis adalah salah satu cabang olahraga yang sudah menjadi primadona di tengah masyarakat Indonesia. Banyak prestasi yang diukir melalui cabang olahraga ini di ajang internasional yang sudah mengangkat harga diri bangsa dan negara. Dalam upaya untuk menemukan bibit-bibit potensial dan juga untuk lebih memperkenalkan cabang olahraga bulu tangkis kepada para siswa, maka sekolah mengadakan kompetisi bulu tangkis antarsiswa SDKr. Masa Depan Cerah Surabaya.
 


 
Ajang bertajuk MDC Badminton Competition diikuti oleh para siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bulu tangkis dan juga para siswa lain yang memiliki bakat dan dan minat dalam cabang olahraga bulu tangkis. Meskipun masih bersifat internal namun hal tersebut tidak mengurangi antusiasme peserta dan juga penonton yang menyaksikan turnamen yang berlangsung di Gymnasium SDKr. Masa Depan Cerah tersebut.
 

 
Keluar sebagai juara pertama dari turnamen ini adalah Alviano Reagan Hartanto. Di babak final, siswa kelas 4 yang juga juara taekwondo nasional dan pemain futsal itu  berhasil mengandaskan perlawanan Ricardo Harding dari kelas 5 melalui partai rubber set yang berlangsung secara dramatis.
 

 

 
Untuk ke depannya, Mr. Januar Ekvan Kristiano selaku ketua panitia dan penggagas acara berharap agar kegiatan internal ini dapat menjadi agenda tetap dari sekolah. Di samping itu direncanakan pula agar bulu tangkis dapat dipertandingkan dalam kegiatan MDC CUP yang melibatkan peserta-peserta dari sekolah lain. Bila selama ini SDKr. Masa Depan Cerah dikenal melalui prestasi di bidang futsal dan basketball, maka cabang bulu tangkis diharapkan menjadi satu alternatif olahraga prestasi baru yang dapat semakin mengharumkan nama sekolah.
 

 
Oleh: Rudy Irawan

,

Study Tour Grade 1 go to Harvest

Kamis, 18 Februari 2016 merupakan hari yang sudah ditetapkan untuk melakukan study tour ke the harvest Surabaya. Pukul 08.00 WIB siswa-siswi kelas 1 A berangkat dari sekolah menuju the harvest Surabaya dan tiba disana sekitar pukul 08.30 WIB. Sedangkan kelas 1 B berangkat pukul 09.00 WIB. Setibanya di sana, para siswa ditemani oleh guru dan kakak-kakak dari the harvest Surabaya menuju dapur pembuatan cookies dan parline.

Para siswa dapat mengikuti instruksi dan mempraktekkan cara membuat adonan cookies dengan tertib. Kemudian mereka membentuk adonan cookies sesuai dengan bentuk bangun datar yang telah mereka pelajari. Mereka didampingi oleh 2 orang chef dan beberapa kakak dari the harvest Surabaya. Setelah itu, mereka membuat parline yang berbahan dasar cokelat dan cerry. Siswa juga dapat membuat parline sesuai dengan instruksi yang diberikan oleh chef.

Mereka mengikuti instruksi saat chef memperkenalkan dan memperagakan cara menggunakan alat-alat membuat kue pada mereka, seperti blender, alat pemotong roti, oven dll. Setelah chef selesai memperkenalkan alat-alat pembuatan kue, para siswa berbaris rapi menuju lobby the harvest Surabaya untuk menunggu cookies matang di oven. Sambil menunggu, siswa memiliki kesempatan untuk membeli kue sesuai yang mereka inginkan.

Pada pukul 09.30 WIB para siswa kelas 1 A bersama guru kembali menuju sekolah. Sedangkan kelas 1 B masuk ke dalam dapur dan mengikuti aktifitas seperti kelas 1 A. Dalam pelaksanaan kegiatan anak-anak kelas 1 B juga dapat mengikuti setiap aktifitas dengan baik dan tertib.

Sebelum pulang, anak-anak berpamitan pulang kepada semua pihak the harvest Surabaya dan mengucapkan terimakasih pada mereka. Sepanjang perjalanan, guru juga menunjukkan pada siswa benda-benda lain yang bisa bergerak, seperti mobil. Sekitar pukul. 10.00 WIB kelas 1 A sampai di sekolah SDkr. Masa Depan Cerah. Dan disusul kedatangan siswa kelas 1 B pada pukul 11.00 WIB. Semua anak-anak merasa senang karena mendapat pengalaman baru tentang cara membuat cookies dan mengetahui alat-alat untuk pembuatan kue.

,

Study Tour Grade 4 go to PT Sinar Sosro

Belajar tentang teknologi modern tahun ini murid kelas 4 SD MDC berkunjung ke PT. Sinar Sosro yang terletak di Mojokerto. Kunjungan dilaksanakan hari Rabu tanggal 23 Maret 2016. Murid kelas 4 dengan penuh semangat mengikuti acara ini. Dengan menggunakan 2 buah bus dari PT. Sinar Sosro, rombongan berangkat pukul 07.00 dan tiba pukul 08.45.

Sebelum masuk ke Auditorium, rombongan SD MDC menikmati “welcome drink” yaitu teh botol sosro/fruit tea. Murid-murid melihat produk yang dihasilkan oleh PT. Sinar Sosro di Show room . Tepat pukul 09.00, Kak Dila dan Kak Berta selaku pihak dari PT. Sinar Sosro memandu murid-murid belajar tentang teknologi modern yang digunakan oleh PT. Sinar Sosro.

Murid-murid mengikuti seluruh kegiatan dengan penuh semangat. Dimulai dari sejarah berdirinya PT. Sinar Sosro, pengenalan produksi dengan menggunakan teknologi hingga pengolahan limbah cair dan limbah padat yang ramah lingkungan. Hal ini menunjukkan kepedulian PT. Sinar Sosro terhadap lingkungan alam di sekitarnya.

Acara diakhiri dengan games dan makan siang. Sekitar pukul 12.30 rombongan SD MDC kembali ke sekolah. Pengalaman belajar yang menyenangkan dengan melihat langsung penggunaaan teknologi, terima kasih PT. Sinar Sosro terima kasih guru-guru yang mendukung terselenggaranya acara ini dengan baik. Tuhan Yesus memberkati

Events

Nothing Found

Sorry, no posts matched your criteria