Posts

,

Science Study Center 2014: Report from Bali

SMP Kristen Masa Depan Cerah kembali mengadakan Science Study Center (SSC) pada hari Senin-Sabtu,  21 – 26 April 2014 dengan jumlah peserta didik 78 orang dan guru pendamping 13 orang. Seluruh kegiatan dilakukan di Pulau Dewata, Bali.  Peserta didik memulai kegiatan pembelajaran pertama di P.T. PAK OLESS. Pada pembelajaran tersebut, peserta didik belajar mengaktifkan EM4, membuat pupuk bokashi dan mengamati struktur jaringan tumbuhan menggunakan  kaca pembesar di kebun PT. PAK OLESS. Selain itu mereka juga diperkenalkan produk – produk herbal buatan PT. PAK OLESS yang memanfaatkan bahan baku dari tumbuhan dan mengenal fungsinya untuk kesehatan. Peserta didik sangat antusias dalam mengikuti sesi dan mengajukan beberapa pertanyaan yang mendalam tentang pembelajaran tersebut.

 

 

Pada hari kedua dan ketiga, peserta didik mulai belajar science melalui aplikasi teknologi terapan di Bali Appropriate Technology Institute (BATI) milik seorang misionaris dunia Mr. Rus Alit. Peserta didik belajar tentang  Rus pump yang merupakan ciptaan pak Rus, selain itu juga belajar tentang hydraulic pump, slow sand filter, water recycle, rock water filter, PLTA, aquaponic, Solar water heater, Static solar heater, virgin Coconut Oil dan lain – lain. Tempat yang menyatu dengan alam dan terdapat model pembelajaran yang real memudahkan  peserta didik belajar dengan lebih integratif dan kontekstual. Pemahaman peserta didik juga dipertajam dengan adanya workshop yang mengambil tema tertentu dan dilanjutkan dengan penyelesaian soal studi kasus yang dipresentasikan di hadapan dewan juri dan teman – teman yang lain. . Dengan demikian peserta didik dapat lebih belajar bagaimana menggunakan ilmu yang diperoleh secara berkesinambungan.

 

 

Selanjutnya peserta didik juga belajar menerapkan ilmu matematika dalam kehidupan sehari – hari dengan mengukur ketinggian Patung Garuda – Wisnu Kencana menggunakan prinsip trigonometri dan alat klinometer sederhanabuatan siswa sendiri. Peserta didik juga belajar cara budidaya rumput laut dan membuat produk olahan rumput laut di Pantai Pandawa. Selain belajar, peserta didik juga diberikan kesempatan untuk menikmati keindahan alam di sekitar Pantai Pandawa. Tawa dan keceriaan terus terpancar di setiap wajah peserta didik selama mengikuti kegiatan.

Selain belajar teknologi, peserta didik juga dibekali  dengan hati ministry. Sesi tersebut diisi dengan sharing dari Mr. Rus tentang pemasangan hydraulic pump di daerah terpecil untuk mendapatkan air dengan mempompa air dari sungai, sehingga warga desa tidak perlu jauh – jauh mengambil air ke sungai. Kesaksian tersebut membuka pemikiran setiap peserta didik untuk lebih belajar serius dan ilmu yang ada digunakan sebagai bekal  untuk memberkati banyak orang. Selain sharing tentang misi, terdapat juga sesi rekonsiliasi baik dengan sesama teman maupun guru. Setiap peserta didik dibawa untuk introspeksi dan berani mengakui kesalahan serta mau melepaskan pengampunan. Sesi ini sangat mengharukan. Banyak peserta didik menangis saat teringat kesalahan – kesalahan yang dilakukan dan mulai belajar saling memaafkan. Melalui sesi ini diharapkan setiap peserta didik merasa “free” dengan hati mereka karena sudah melepasakan pengampunan. Tidak ada lagi kepahitan yang dipendam karena sudah menyadari bahwa Yesus memberikan pengampunan sejati dan sebagai murid Kristus wajib untuk melepaskan pengampunan.  Melalui proses rekonsiliasi, diharapkan setiap peserta didik memiliki jiwa persaudaraan yang lebih erat dan menjadi kebersamaan untuk melakukan ministry ke keluar.  Kegiatan  ministry tidak hanya berlangsung secara internal, tetapi juga eksternal yaitu melalui pelayanan kepada siswa SMP Negeri 2 Selemadeg. Peserta didik berangkat menuju sekolah dengan berjalan kaki dan bersiap untuk melayani siswa di SMP Negeri 2 Selemadeg. Peserta didik mulai berbagi ilmu kepada siswa SMP Negeri 2 Selemadeg. Ilmu yang dibagikan anatara lain  praktikum Larutan Asam – Basa, Pembuatan sabun colek dan Larutan elektrolit. Selanjutnya diakhiri dengan obrolan  ringan dan pembagian snack. Selanjutnya acara ministry tidak hanya berakhir di sekolah, tetapi dilanjutkan di BATI dengan mengundang siswa SMP Negeri  2 Selemadeg untuk bertanding sepakbola. Kegiatan tersebut menjadi bagian yang seru dengan mulai mengenal masyarakat dengan lingkungan dan karakter yang berbeda jauh. 

 

 

Semua kegiatan SSC ditutup dengan acara Awarding. Ada delapan karakter yang dinilai selama SSC seperti Responsibility, Punctuality, Obedience, Contentment, Leadership,  Helpful, Orderliness dan Respectfulness. Setiap siswa yang berhasil mendapat nilai tertinggi di dalam setiap karakter diberikan voucher belanja.

Kegiatan SSC berlangsung dengan penuh warna,peserta didik bukan hanya belajar secara akademik, namun juga karakter dan ministry.  Semua yang  terjadi selama SSC menjadi memori yang indah dan hingga semua yang dipelajari hanya untuk kemuliaan bagi RAJA sejati, YESUS KRISTUS….

 

 

,

ASMOPS 2013 @MDC Campus

Surya Institute bekerjasama dengan Sekolah MDC mengadakan kompetisi sekaligus seleksi  ASMOPS (Asian Science and Mathematics Olympiad for Primary School) pada tanggal 7 September 2013 bertempat di MDC Campus, Citraland. Kompetisi ini sangat bergengsi karena pemenang dari hasil seleksi akan bertanding dengan para peserta yang berasal dari negara-negara Asia lainnya. Tidak heran jika banyak peserta yang berasal dari luar kota dan luar provinsi  ikut bertanding pada ASMOPS region Surabaya kali ini, seperti peserta yang berasal dari Ponorogo, Gresik, Nganjuk, dan D.I. Yogyakarta.

Peserta yang mengikuti ASMOPS di MDC Campus berjumlah 165 orang yang berasal dari berbagai sekolah unggulan baik dari dalam maupun luar kota Surabaya. Mereka dibagi dalam beberapa ruang kelas (baik kelompok Maematika maupun Sains) yang dijaga oleh seorang pengawas. Selama kurang lebih satu setengah jam mereka mengerjakan lembar soal dalam bentuk pilihan ganda. Secara keseluruhan kompetisi ASMOPS di MDC Campus berjalan lancar dan pengumuman pemenang akan dilakukan 2 minggu setelah kompetisi berlangsung via email. Sampai jumpa di kompetisi-kompetisi berikutnya.

Portfolio Items