Posts

,

Pembelajaran SDA dan Leadership

Study Tour kelas 4 semester ini dilaksanakan pada hari Rabu, 12 September 2018 di Alas Prambon dengan tema Selalu Berhemat Energi. Di  sana kami belajar tentang berbagai sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi, memberi makan ternak, dan menanam tanaman ke dalam pot sebagai wujud kepedulian terhadap alam dan lingkungan sekitar.

Selain itu, di sana kami juga menikmati berbagai wahana outbond yang sangat menarik seperti flying fox, memanjat tali, berjalan di ayunan, dan masih banyak lagi yang menarik. Melalui outbond tersebut, kami bisa belajar melatih keseimbangan tubuh dan keberanian. Study Tour ini sangat seru dan menyenangkan.

,

Learning by Doing at Sajen Village

Setiap tahun siswa kelas 5-6 akan mengikuti study tour di luar kota Surabaya selama 3 hari 2 malam tanpa didampingi orang tua. Study tour dirancang bukan hanya untuk menambah pengetahuan dan pengalaman siswa saja, tetapi juga untuk mendidik kemandirian dan tanggung jawab siswa. Selama 3 hari 2 malam siswa bertanggung jawab atas barang bawaan mereka masing-masing, kesehatan dan kebersihan pribadi dan kemampuan untuk menyelesaikan masalah mereka sendiri.

Siswa belajar bekerjasama dan saling tolong menolong dalam satu kelompok untuk menyelesaikan tugas yang diberikan. Siswa juga saling menyemangati satu sama lain saat melihat teman-temannya berusaha untuk menyelesaikan permainan tradisional yang diikuti saat study tour.

Siswa belajar membuat dodol dan es krim stroberi, siswa juga berkesempatan berkunjung ke Desa Sajen untuk belajar pembuatan getuk, yogurt, kripik telo, opak dan jamu. Siswa juga berkesempatan untuk mempelajari bank sampah (pengelolaan sampah plastik) dan pembuatan pupuk kandang.

Selama study tour siswa tetap menjaga kerohanian mereka melalui Student Fellowship dan Morning Devotion. Selain belajar berbagai pengetahuan siswa juga belajar kepemimpinan dan menghadapi tantangan saat bermain di sungai dan area sekitar villa. Diharapkan kegiatan seperti ini akan membuat siswa semakin percaya diri, mandiri dan bertanggung jawab.

,

Leadership in action

Untuk mendukung Kurikulum 2013 kelas V SDKr. MDC merencanakan untuk mengikuti kegiatan leadership ke Ken Park, Kenjeran, Surabaya. Melalui kegiatan tersebut siswa diharapkan dapat belajar memimpin dirinya sendiri dan memimpin kelompoknya. Selain itu, siswa dapat belajar melalui pengalaman belajar di luar kelas dengan aktivitas yang menyenangkan.

Kegiatan leadership dilaksanakan dalam bentuk outbond pada hari Rabu, 9 Mei 2018. Pukul 07.30 rombongan kelas V dan guru pendamping berangkat dari sekolah menuju Ken Park. Angkutan umum “bemo” dipilih sebagai alat transportasi dalam kegiatan ini. Ini merupakan kedua kalinya siswa kelas V memiliki pengalaman naik bemo untuk kegiatan di luar sekolah. Di luar kebiasaan mereka menaiki kendaraan pribadi, mereka antusias berangkat dan kembali ke sekolah dengan angkutan umum.

Melalui kegiatan leadership, siswa belajar melalui permainan-permainan yang menantang dan dapat memumpuk keberanian mental, kemandirian, kinestetik, sosialisasi, motorik kasar dan halus. Permainan yang diikuti siswa antara lain ice breaker, jaring laba-laba, jembatan burma, tali titian, susur tali, dan flying fox. Di awal acara, siswa diminta untuk membuat yel-yel yang akan membuat mereka semangat dalam mengikuti kegiatan. Terlihat beberapa kelompok mempresentasikan yel-yelnya dengan kreatif dan penuh percaya diri. Dari sekian permainan, tali titianlah yang dirasakan paling menuntut keberanian. Sebagian siswa dapat melewati tali titian dengan mudah, sebagian lagi memerlukan motivasi dari teman maupun guru pendamping. Pada akhirnya, semua siswa dapat mengikuti semua permainan dengan lancar.   

Secara keseluruhan, kegiatan leadership terlaksana dengan baik dan siswa kelas V mengikutinya dengan antusias. Pukul 14.30 siswa kelas V dan guru pendamping tiba di sekolah. Meskipun lelah, namun pembelajaran hari itu memberikan pengalaman baru bagi siswa kelas V yang tidak akan terlupakan. Pengalaman yang mengajarkan pada diri mereka, bahwa mereka mampu menjadi pemimpin.