Posts

International Exposure Program 2017

IEP (International Exposure Program)is a learning program held in Singapore for the 11th graders of MDC High School. Through this program, students are able to learn a lot, especially with regards to technology, transportation, economy, education, and environmental cleanliness.

Some places visited during the program include Newater, LTA, Gardens By The Bay, Singapore City Gallery, National Museum, Envision Gallery, Labrador Park, SIM GE and PSB campus. Through this program, it is expected that students will be able to analyze how the world has developed in all aspects and to apply the information they have gained in their daily lives.

,

Business Plan Competition Held by MSW (My Study World) Global Jakarta

Sebuah kesempatan yang begitu luar biasa bagi para siswa-siswi di SMA Kristen Masa Depan Cerah di tahun 2016. Sabetan gelar juara beruntun didapatkan pada ajang Business Plan Competition yang diadakan oleh MSW (My Study World) Global dari Jakarta. Kemasan lomba ini diadakan dalam pameran pendidikan studi lanjut dari berbagai negara. Tepat pukul 16.30 WIB di hari Rabu, 12 Oktober 2016 pengumuman lomba dibacakan oleh Mr. Laode (staff MSW Global) dilakukan di Ballroom Sheraton Hotel Surabaya. Hati berdebar dan jantung berdegup kencang, para finalis dari berbagai SMA ternama di Surabaya diantaranya dari SMA St. Louis 1, SMA Gloria 1, SMA Al Hikmah, SNA Surabaya, dan dari SMA Kristen Masa Depan Cerah mendengarkan pengumuman pemenang lomba ini. Dan diumumkan bahwa :
 
1.   Juara 1 : Sweet Ravioli dari SMA MDC Surabaya
      (Winda Nathalie, Thalia Sugita, Adrian Nathanael kelas XI)
2.   Juara 2 : Sego Glundung dari SMA MDC Surabaya
      (Gracia Tumakaka, Tiffany Olivia, Clarissa Kent kelas XI)
 

 
      Juri dalam kompetisi ini adalah salah satu Staf pengajar dan Chef dari Academy of Pastry Arts Malaysia, dan Owner dari MSW Global Jakarta.
 
Dalam kompetisi di tahun 2016 ini, panitia membuat sebuah tema tentang Food Evolution. Hal ini merupakan hal yang mudah dan sudah biasa dilakukan oleh peserta lomba dari SMA Kristen Masa Depan Cerah Surabaya mengingat di dalam pelaksanaan Personal Development Program yang diberikan pada kelas 10 mereka sudah mendapatkan materi tentang Making Money Project, dan Business Plan. Ditambah lagi kemampuan dari pesertanya sudah beberapa kali membuat makanan dan minuman yang penuh inovasi. “Tema yang diberikan oleh panitia lomba sangat menarik dan beruntungnya sebelum kompetisi ini kami sudah melakukannya terlebih dahulu di sekolah dengan makanan yang berbeda,” kata Winda Nathalie beserta teamnya Sweet Ravioli.
 

 
“Puji Tuhan, kami tidak menyangka bahwa pengalaman ini menjadi hal yang diluar dugaan kami. Ini akan membuat pemicu semangat bagi kami untuk semakin berkarya dan berprestasi khususnya dalam ajang Business Plan di dalam kompetisi yang lebih tinggi tingkatannya. Semoga di kompetisi seperti ini bisa memotivasi adik-adik sekalian di SMA Kristen Masa Depan Cerah untuk berprestasi seperti kami. Amien” tutur dari Gracia Tumakaka dan teamnya Sego Glundung.
 

 
 Liputan : Mr. Tri Setyanto, S.Pd (Mentor)
,

Finish the Race, Not Just START it!

“I’m not alone, i’m not alone. You will go before me, You will never leave me!” sebuah penggalan pujian yang mengiringi pembacaan surat motivasi dari para guru SMA yang segaja ditulis untuk memberikan semangat para siswanya menghadapi ujian dalam kehidupannya. Tangisan harupun mengalir di sela-sela lagu dinyanyikan sambil membaca untaian kata-kata indah yang sarat dengan makna. Bagian tersebut di atas adalah salah satu proses yang disajikan oleh SMA Kristen Masa Depan Cerah sebagai program persiapan bagi siswa kelas 12 baik IPA maupun IPS untuk menghadapi ujian sekolah dan ujian nasional.

 

 

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis-Jumat, 14-15 Januari 2016 di Villa Hermon, Pacet-Mojokerto. Apa saja yang dilakukan oleh para siswa diantaranya adalah:

  1. Ibadah pembukaan : Mr. Tri Setyanto
  2. praise and worship : Mr. Caesar Riza Rahardian
  3. Doa dan pengutusan : Maam Lidiawati Setiorahardjo
  4. Trend masa lalu dan masa kini : Maam Citra Srisatya dan Maam Dwi Wariyanti
  5. Sharing Alumni : Maam Kadek Riris Sinaga
  6. Komitmen dan Motivasi : Maam Liem Sioe Ie

“Pelaksanaan retret motivasi di tiap tahun selalu berbeda suasananya, tiap-tiap angkatan memiliki keunikan, keharuan, serta kemeriahan yang menggugah perasaan hati ini. Serasa seperti moment perpisahan saja di tiap kali kegiatan ini dilakukan” ujar Maam Sioe Ie.

Retret motivasi kali ini sedikit berbeda kemasannya dibanding tahun lalu. Pada sesi sharing alumni, tahun ini banyak sekali alumni yang menceritakan pengalamannya saat menghadapi ujian sekolah dan unas melalui video yang telah dibuat dimana mereka berkuliah. Demikian juga berkaitan dengan apa saja yang menjadikan mereka tetap menjunjung nilai-nilai kristiani saat berkuliah dimanapun mereka ditempatkan. Para alumni yang sharing diantara : Kevin Tancho (USA), Sergius Tadao, Jedidiah, Stella, Retnayu, Kelvin (Jakarta), Dinda Fuji (Surabaya), Ryoko Homma (Japan).”Saya bangga dengan para alumni yang menceritakan kisah mereka bagi adik-adiknya, kiranya kesaksian mereka mampu mengubahkan hati adik-adiknya untuk tetap bersandar kepada Tuhan Yesus,” tutur Maam Lidiawati ketika melihat video alumni diputarkan di hadapan siswa kelas 12.

 

 

Selain surat motivasi dari para guru, ada juga kotak surat motivasi yang sengaja dipersiapkan panitia untuk diisi oleh peserta siswa kelas 12. Surat motivasi ini ditujukan kepada teman-teman seangkatannya.”Saya sengaja menyempatkan menulis surat motivasi ini sebagai bentuk rasa kasih sayang kepada teman-teman saya karena mereka adalah bagian dari rencana Tuhan yang juga membuat saya berubah dari sesuatu yang buruk kepada sesuatu yang baik,”salah satu sharing peserta yaitu Andreas Alvin (12 IPA2).

 

 

Tiada kata lelah saat peserta memuji Tuhan. Seluruh anggota badan terus bergoyang, bahkan tak jarang membuat gerakan berlari bersama-sama memutari aula saat memuji Tuhan. Hal ini tidak hanya dilakukan oleh para peserta, akan tetapi guru-gurupun juga ikut berlari. Tanpa merasakan rasa lelah dan capek sekalipun. “Wow, sukacitanya luar biasa. Semangat on fire! Walau jari-jari ini terkelupas sekalipun, tidak akan terasa saat melihat anak-anak saya memuji Tuhan seperti kali ini. Roh memuji Tuhannya dahsyat!” Ungkap Mr. Caesar Riza Rahardian sambil memainkan gitar tanpa rasa lelah sekalipun.

 

 

Para guru berharap dan terus berdoa agar para siswa-siswi kelas 12 baik IPA maupun IPS, tetap dalam proses dan dalam lindungan Tuhan sehingga mereka dapat berhasil menempuh ujian sekolah, ujian nasional serta ujian-ujian lain dalam hidup mereka yang akan dihadapi di kemudian hari. “Saya berharap bisa lulus ujian sekolah serta ujian nasional nantinya. Saya tidak mau tinggal kelas, dan ingin senantiasa sukses bersama Tuhan Yesus. Teman-teman teruslah berjuang, semoga bisa mencapai semua yang diinginkan. Ingat, jangan pernah menyerah dan jangan meremehkan hal-hal sekecil apapun. Remember, youre not alone! God bless you,” harapan dari Angie Irawan (12 IPS).

Foto & berita : Tri Setyanto, S.Pd

 

,

Takakura

Pada hari Rabu, 6 Januari 2016 di SMA Masa Depan Cerah salah satu program kerja yang ditunggu-tunggu dilaksanakan oleh OSIS akhirnya dimulai juga dalam program pemberdayaan lingkungan yaitu program takakura. Program Takakura adalah program yang dibuat oleh OSIS Sekbid 7 yang bekerja dalam bidang Pemberdayaan Lingkungan dan Eco-School, Takakura yang merupakan program perdana sekbid 7 ini adalah program dimana sampah sisa makanan, daun-daun yang kering yang berjatuhan dan sampah – sampah organik lainnya, sampah-sampah ini akan diolah yang akan dijadikan sebuah kompos.

 

 

Kenapa Program Takakura?

Sampah adalah salah satu barang yang paling banyak tertimbun dan menjadi barang yang dianggap tidak berguna. Hal ini menjadi pokok masalah dan salah satu solusinya adalah dengan mendaur ulangnya. Sampah yang paling mudah didaur ulang adalah sampah organik sisa-sisa sampah dapur hanya dengan bantuan keranjang takakura maka sampah makanan dan sampah organik lainya dapat terurai dan menghasilkan produk baru yang berguna yaitu kompos. Kualitas kompos yang didapatkan juga lebih bagus dibandingkan dengan pupuk yang banyak dipasarkan. Dengan solusi ini maka sampah yg tertimbun dapat berkurang dan kita juga dapat melakukan hal baik bagi bumi kita yang mulai rusak ini.

 

 

Bentuk Program Kerja

Setelah beberapa hari pengerjaan bentuk program kerja kami adalah dengan memilah sampah sisa makanan yang didapat dari pembuangan sisa makanan di kantin, kami melakukan pemilahan ini secara rutin yaitu setiap hari, selain sampah sisa makanan kami juga mengambil daun-daun kering disekitar sekolah yang kami jadikan sumber sampah organik lainnya. Setelah memilah sampah – sampah ini kami akan memasukan kedalam keranjang takakura yang berisi bantal sekam dan juga kompos jadi, setelah dimasukan kami akan mengaduk sampah organik tersebut setelah sudah tercampur kami akan tutup campuran kompos jadi dan sampah organik itu dengan bantal sekam atas, lalu kami tutup dengan kain hitam dan keranjang takakura tersebut kami tutup, ini hari dilakukan terus menerus hinggal keranjang penuh dan membutuhkan waktu 2 minggu agar dapat membuat kompos yang baik, untuk sementara program ini dilakukan oleh OSIS khusunya sekbid 7 namun harapan kami adalah agar program ini dapat diikuti seluruh warga sekolah secara bergantian dan meningkatkan rasa peduli warga sekolah akan lingkungan dengan melakukan hal-hal sederhana seperti ini.

 

,

Seminar BNN: Surabaya Resik Narkoba

Pemerintah Kota Surabaya melalui ibu walikota Ir. Tri Risma Harini bekerjasama dengan Departemen Pendidikan Nasional Kota Surabaya, mewajibkan bagi sekolah untuk dapat mengadakan kegiatan berkaitan dengan permasalahan anak dan remaja. Khusus bagi jenjang SMA diwajibkan mengadakan kegiatan seminar yang bertemakan tentang Surabaya Resik dari Narkoba. Dalam himbauannya tersebut di atas, Ibu walikota mengharapkan sebuah kerjasama antara pihak sekolah dengan para ahli yang berkecimpung dalam penanganan masalah narkoba. Salah satunya adalah BNN (Badan Narkotika Nasional).
 


 
Menanggapi hal yang disampaikan oleh Ibu walikota dan Kepala Diknas Kota Surabaya, SMA Kristen Masa Depan Cerah Surabaya merespon aktif untuk mengadakan kegiatan Seminar Surabaya Resik Narkoba. Kegiatan seminar telah dilaksanakan pada tanggal 10 Juni 2015 jam 08.00-10.00 WIB di Ruang Media lantai 4 Gedung MDC Campus Citraland. Pembicara yang diundang adalah AKBP. Basuki Effendi, M.H yaitu kepala BNN Kabupaten Malang serta testimoni dari Bp. Richard Alfonta (Pengusaha dari Malang yang pernah menjadi pecandu narkoba yang bertobat dan bekerjasama dengan BNN Kab Malang untuk menampung para mantan pengguna narkoba bekerja di perusahaannya).
 

 
Para siswa yang hadir sangat antusias dalam mendengarkan setiap pemaparan dari Bapak Basuki dan Bapak Richard. Tak jarang, banyak siswa yang bertanya selepas pemaparan materi dari narasumber. Dan diakhir acara, para siswa diajak untuk melakukan deklarasi anti narkoba secara bersama-sama dengan dipandu oleh Mr. Caesar Riza Rahardian, S.Hum yang bertugas sekaligus sebagai MC dan Moderator.