Posts

,

Field Trip to Trowulan 2017

Pembelajaran di luar kelas merupakan salah satu bentuk pembelajaran yang sangat penting untuk dilakukan. Dengan melihat obyek secara langsung siswa akan lebih memahami dan hasil pengalaman belajar lebih lama untuk diingat dan akan menjadi acuan belajar di tingkat lebih lanjut. Salah satu bentuk pembelajaran yang diadakan oleh SMPKr. MDC adalah Outing Trowulan, pembelajaran ini wajib diikuti oleh seluruh siswa kelas 7. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan siswa kami terhadap sejarah budaya masa lalu, mampu memadukan antara teori dan praktek, mengenali obyek sejarah secara langsung, sekolah dapat menciptakan suasana belajar siswa sedekat mungkin dengan alam sehingga mampu membuat laporan presentasi daerah wisata Trowulan, dan mengintegrasikan ke dalam pembelajaran IPS.

Rangkaian acara outing ini dilaksanakan di museum dan candi yang ada disekitar Trowulan – Mojokerto, pada tanggal 6 April 2017 dengan perjalanan menuju Candi Tikus dan Candi Bajang Ratu. Setelah rangkaian kegiatan di Candi telah berakhir maka pembelajaran berlanjut menujui Kolam Segaran dan Museum Trowulan, kemudian barulah mereka mencoba untuk kegiatan tambahan dari program sekolah kami yaitu ekskavasi. Ekskavasi merupakan kegiatan baru tahun ini untuk sekolah kami, kegiatan penggalian tanah ini mengajarkan siswa untuk dapat mengetahui pengetahuan lain selain materi yang sudah mereka dapatkan. Dengan mempraktekkan langsung dalam penggalian tanah yang dilakukan anak-anak, sekolah mampu memberikan wadah dan pengalaman kepada mereka untuk menjadi seorang arkeolog. Kegiatan terakhir setelah semua materi didapat adalah mengajak siswa untuk mereview dengan acara kuis yang membuat mereka berlomba-lomba untuk menjawab setiap pertanyaan yang berkaitan dengan apa yang sudah didapat selama kegiatan outing dilaksanakan.

,

Tiana Ivanka Porwanto, Siswi SMP MDC Peraih Medali Emas PON XIX 2016

Pekan Olahraga Nasional yang berlangsung tanggal 17 September 2016 – 29 September 2016 Jawa Barat kemarin menyisakan satu kenangan manis bagi salah satu murid sekolah MDC Surabaya yang juga merupakan salah satu atlet andalan provinsi Jawa Timur. Dia adalah Tiana Ivanka Porwanto yang memberikan torehan prestasi yang membanggakan bagi kontingen Jawa Timur dengan sumbangan 1 medali emas dari cabang olahraga golf beregu putri. Venue Bandung Giri Gahana menjadi ajang pembuktian remaja yang dikenal supel ini di sekolahnya. Prestasi ini tentunya tidak diraih dengan begitu saja, setelah menghabiskan waktu 3-4 bulan berlatih intensif akhirnya menghasilkan medali yang ditargetkan.

Bertanding di nomor beregu putri, Tiana dan tim golf Jawa Timur mampu mengatasi lawan-lawannya dari daerah lain khususnya dari DKI Jakarta dan Jawa Barat yang menjadi pesaing utamanya. Dengan perolehan total skor 453 mengantarkan tim beregu ini memperoleh medali emas. Dengan jumlah 3 orang di tiap tim, Tiana menjadi anggota tim yang termuda dengan usia 14 tahun. Sungguh suatu prestasi yang membanggakan dan sangat menjanjikan di masa depan. Selain pada nomor beregu putri, Tiana juga bertanding pada nomor individu putri dan Four Some Mix.

Doa dan kerja keras menjadi kunci keberhasilannya, walaupun sebagian besar waktunya dihabiskan untuk persiapan PON Jabar ini namun Tiana tetap bertanggung jawab dalam kegiatan akademiknya di sekolah. Hal ini dapat dilihat dari nilai-nilai prestasinya yang juga sangat memuaskan. Proud of you Tiana.

 

,

Project of Entrepreneurship Grade 8

Membuat sebuah ide membutuhkan kerja keras, dan menggabungkan ide-ide dari beberapa individu menjadi sebuah bentuk nyata membutuhkan kerja keras yang extra miles. “Extra miles” itulah yang mewarnai corak kegiatan POE (Project of Entrepreneurship) grade 8 tahun 2016 ini. Dengan bekal kreativitas dan kecerdasan akademik di atas rata-rata yang memang sudah dimiliki oleh siswa, serta dibalut dengan sempurna oleh kerja keras setiap individu, menghasilkan produk inovasi yang luar biasa dan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Itulah yang kami sebut dengan Project of Entrepreneurship.

Kegiatan POE tahun ini mengintegrasikan kompetensi dasar (KD) dari dua mata pelajaran, yaitu Sains dan Bahasa Indonesia. Integrasi KD antara kedua mata pelajaran tersebut menghasilkan KD gabungan berbunyi, “Membuat replika alat peraga pembelajaran sains yang mengintegrasikan prinsip fisika (usaha, energi, tekanan, gaya, dan pesawat sederhana) yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari serta mengomunikasikannya dalam bentuk presentasi dan poster”. Dalam rentang waktu kurang lebih empat bulan, siswa-siswi grade 8 berhasil menciptakan sembilan buah replika inovasi diantaranya Pressure Plate, Elevator Hydrolic, Pontoon Bridge, Multifunctional Desk, Artificial Oven, Wind Turbine, Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), Beneath The Water, dan Water Pyramid.

Multifunctional Desk merupakan alat yang terinspirasi dari pengalaman seorang siswa. Ia merasa kesusahan untuk mengambil buku di rak tinggi yang berada di perpustakaan. Selain itu, rak buku dan meja belajar yang terpisah dirasa kurang efektif sehingga mereka menciptakan meja belajar sekaligus rak buku yang dilengkapi katrol dan tuas untuk mengambil buku. Replika-replika tersebut mampu menarik antusiasme dan apresiasi positif dari orangtua yang datang untuk menilai hasil kerja keras putra/putrinya dalam tahap communicating pada tanggal 3 Juni 2016. Dengan adanya project tahunan ini, diharapkan SMP Kristen Masa Depan Cerah semakin baik dalam mencetak agen-agen perubahan dalam bidang akademik dan karakter responsibility, care, respect, dan excellence.

,

Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa SMP MDC Angkatan ke-6

Seminggu yang lalu, tepatnya tanggal 14-16 Januari 2016 OSIS SMPKr. MDC mengadakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa untuk angkatan ke – 6. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih mental dan fisik siswa-siswi yang berasal dari kelas 7 dan 8 agar memiliki jiwa seorang pemimpin yang berintegritas, rohani serta bertanggung jawab didalam kesehariannya. Tujuan lainnya yang tidak kalah penting adalah untuk menyiapkan mereka sebagai pengurus Organisasi Intra Sekolah yang ada di lingkungan SMPKr. MDC Surabaya.

 

 

Selama 3 hari para peserta ini digembleng fisik dan mentalnya agar dapat benar-benar siap ketika mereka memikul tanggung jawab sebagai seorang pengurus OSIS sekolah. Kegiatan pelatihan tersebut dilakukan di 2 tempat yakni, dilingkungan SMPKr. MDC dan di Komando Latihan Marinir Gunungsari Surabaya. Materi disekolah dititik beratkan pada pengetahuan tentang organisasi intra sekolah dan pemahaman berbagai teori kepemimpinan yang ada seperti sesi lead youre self and time management, leadership and team work, Integrity dan lain sebagainya, sedangkan materi di KOLATMAR Gunungsari lebih dititik beratkan pada aspek penerapan teori kepemimpinan dan kerjasama dalam tim dilapangan.

Selama mengikuti pelatihan di KOLATMAR yang mana merupakan pengalaman pertama mereka dilatih dan dihadapkan pada prajurit marinir yang memang memiliki kualifikasi yang sangat baik didalam hal kepemimpinan dan kedisiplinan tentu saja hal itu menjadi momen yang tak terlupakan bagi para peserta. Para peserta dilatih untuk memiliki keberanian, mengambil keputusan dengan cepat dan tepat, team work, DAMKAR, survival menjinakkan ular serta peraturan baris-berbaris. Diharapkan setelah para peserta mengikuti berbagai program yang ada akan membuat mereka memiliki wawasan, keterampilan dan tanggung jawab yang baik dalam menjalankan roda organisasi di sekolah.

Gressy Alun Meidianto, S.Pd.

,

MDC Junior High Christmas Celebration

Sehubungan dengan hari kelahiran Juruselamat kita, Tuhan Yesus Kristus yang kita apresiasi setiap bulan Desember, SMPKr. MDC mengadakan serangkaian acara untuk menyambut natal. Salah satunya dengan mengucap syukur atas semua anugerah dan berkat yang sudah kita terima dan menyalurkannya kepada sesama kita yang membutuhkan. Sesuai dengan tema tahun ini yang diambil dari 1 Yohanes 4:19 yakni “Kita Mengasihi, karena Allah Lebih Dahulu Mengasihi Kita”.

Adapun kegiatan Natal 2015 mengajarkan kepada para siswa untuk bisa menyalurkan kasih Allah dengan tindakan nyata yakni berbagi kepada sesama yang membutuhkan. Oleh karena itu, kali ini sekolah mengadakan bakti social, bekerjasama dengan Panti Asuhan Pelayanan Kasih yang melayani anak-anak usia balita sampai sekolah menengah dan juga terdapat Panti Jompo bagi para lanjut usia. Acara perayaan natal mengundang anak-anak dari Panti Asuhan Pelayanan Kasih untuk turut bersukacita bersama dengan siswa-siswi SMPKr. MDC.

 

 

Rangkaian Acara

  • Rangkaian acara natal diawali dengan lomba “Christmas Got Talent & Creative Bible Verse” yang dilaksanakan pada hari Jumat, 4 Desember 2015 di ruang media lantai 4. Acara berlangsung dengan keantusiasan yang luar biasa dari para siswa karena mereka telah melakukan persiapan untuk tampil dalam kompetisi antarkelas. Adapun yang menjadi tim juri lomba yakni Ma’am Lidia, Mr. Sandy, dan Mr. Dwi. Lomba “CBV” dimenangkan oleh kelas 7A, Juara 1 Lomba CGT diraih oleh kelas 9B, sedangkan juara 2 diraih oleh kelas 9C. Kelas yang menang mendapat kehormatan untuk tampil kembali dalam acara perayaan natal bersama anak-anak Panti Asuhan Yayasan Pelayanan Kasih.

 

 

  • Puncak perayaan natal 2015 dilaksanakan hari Senin, tanggal 7 Desember 2015 bertempat di Gym MDC lantai 4, sejak pukul 15.00 para siswa dan anak-anak dari YPK telah datang tepat waktu sesuai jadwal yang dibuat. Acara dimulai pukul 16.00 tepat dan diakhiri pukul 18.15, yang artinya 15 menit selesai lebih awal dari rundown acara. Acara perayaan berlangsung dengan penuh antusias dari para siswa karena kedatangan tamu, adik-adik usia TK dan SD dari YPK. Yang bertugas melayani/menyambut dan menemani tamu tersebut adalah para siswa kelas 8 (sesuai dengan proyek karakter: “Care”). Di tengah-tengah acara suasana sedikit tidak kondusif karena adik-adik tersebut mulai bermain-main sendiri (tidak tertib), namun salut pada kakak kelas 8 yang tetap berusaha menenangkan dan mengontrol tingkah polah adik-adik yang mereka temani.

 

 

  • Secara garis besar, pelaksanaan acara berjalan dengan baik. Setiap perform/tampilan berjalan dengan lancar, tidak ada kendala teknis apapun. Hingga di akhir acara, setelah mendengar pengumuman-pengumuman penting tentang jadwal sekolah, para siswa mengambil konsumsi sekaligus souvenir (berupa bantal leher) di ruang kelas 9C dan di laboratorium IPA.

Putri Mahanani, S.S.

,

Siswa SMP MDC Berhasil Menjadi Juara General English Competition

Sekolah Kristen Masa Depan Cerah bukan hanya menitikberatkan pada pembelajaran bidang akademis dan karakter tetapi juga memberi kesempatan bagi setiap siswa untuk mengembangkan diri dan talenta yang dimiliki baik dalam bidang akademis maupun olahraga. Mengikuti lomba merupakan salah satu cara mengembangkan diri sekaligus menjadi tolok ukur bagi siswa untuk mengetahui kemampuan yang dimiliki. Hal inilah yang mendorong sekolah untuk mengikutsertakan 7 orang siswa grade 7 – 9 untuk mengikuti lomba General English CEC pada tanggal 1 dan 2 November 2014 yang bertempat di Ciputra World. Ketujuh siswa tersebut adalah Josiah Kristano Suwargo dan Petrina Shalomita dari grade 7, Jessica Agustina dari grade 8, Early Eugenia, Frederick Edward Lee, Sherinne Clarissa, dan Tanina Christie dari grade 9.

Setiap hari ketujuh anak tersebut mengorbankan waktu lunch mereka untuk berlatih, mempersiapkan diri yang terbaik untuk mengikuti lomba tersebut. Di babak awal mereka dihadapkan pada soal listening yang menuntut konsentrasi tinggi dalam hal mendengarkan percakapan maupun teks berbahasa Inggris dan kemudian menjawab pertanyaan-pertanyaan mengenai percakapan maupun teks tersebut. Di babak kedua, mereka kembali harus bekerja keras menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar grammar dan reading. Mereka berusaha keras untuk melakukan yang terbaik pada setiap babak. Jerih lelah mereka tidaklah sia-sia. Early, Fred, dan Tanina berhasil melaju ke babak 10 besar atau babak final.

Di babak final, mereka kembali harus berkonsentrasi. Di bagian writing, mereka diberi waktu 30 menit untuk menulis essay berdasarkan topik yang diberikan. Setelah 30 menit berlalu, babak writing selesai dan dilanjutkan dengan babak speaking, yang diadakan di atas panggung. Satu pertanyaan akan diambil secara acak oleh setiap peserta. Setelah pertanyaan dibacakan, mereka diberi 1 menit untuk mempersiapkan jawaban dan 1 menit untuk menyampaikannya. Hal ini bukanlah sesuatu yang mudah mengingat begitu banyak mata yang memandang ke panggung, membuat para peserta bertambah nervous dalam menyampaikan jawaban mereka.

Semua nilai (mulai dari babak listening sampai dengan babak speaking) dari 10 peserta yang berhasil memasuki babak final kemudian dijumlahkan. Dan akhirnya! Setelah melalui perjuangan yang panjang dan melelahkan, Tanina berhasil menjadi juara ke 2, Fred menjadi 1st runner up, dan Early menjadi 2nd runner up. Congratulations, guys! We are proud of you! (Ms. Erniwati, S.Pd. – English Teacher of MDC Junior High School)

 

,

Prakarya: Skill Tepat Guna dan Aplikatif

Kurikulum 2013 merupakan kurikulum yang bukan hanya mengutamakan pemahaman tetapi juga skill dari  peserta didik didorong untuk aktif terlibat di dalam pembelajaran dan mengekplorasi setiap sumber pembelajaran. Ada beberapa perubahan dalam kurikulum 2013, salah satunya adalah muncul mata pelajaran baru yaitu PRAKARYA yang membekali peserta didik di dalam kemampuan skill tepat guna dan aplikatif. Mata pelajaran Prakarya yang dikerjakan di SMP Masa Depan Cerah berfokus pada pengolahan makanan di semester 1 dan budidaya pada semester 2.
 

 
Materi pengolahan membekali peserta didik grade 7 untuk membuat minuman segar, minuman kesehatan, makanan cepat saji dan pengolahan hasil samping bahan pangan nabati sebagai bahan kerajinan. Sedangkan materi pengolahan pada grade 8 yaitu membuat olahan serealia dan umbi menjadi bahan pangan, bahan pangan setengah jadi dan bahan non pangan.  
 
 
 
Materi prakarya sangat bermanfaat bagi peserta didik untuk mengenalkan produk makanan dan minuman yang sesuai dengan khas daerah dan juga mengenal kandungan serta manfaat di dalam bahan olahan tersebut. Melalui materi prakarya ini, peserta didik juga dilatih untuk melakukan inovasi di dalam mengolah bahan pangan sehingga mampu menumbuhkan kreatifitas dan mengembangkan bahan olahan pangan tradisional.

Salah satu kegiatan yang sudah dilakukan oleh peserta didik grade 7 adalah membuat minuman segar yaitu sup buah. Peserta didik sangat senang dan antusias mempraktekkan skill – skill sederhana seperti cara mengupas berbagai macam buah, mencegah oksidasi pada buah apel, menghaluskan buah, memberikan cita rasa yang tepat dan teknik penyajian yang menarik. Meskipun mereka menemui berbagai kendala karena banyak di antara mereka tidak pernah memegang pisau, peserta didik mau belajar dengan tertib dan sungguh – sungguh. “ Aku sangat senang dengan pelajaran prakarya karena aku jadi tahu cara mengupas buah dan resep –resep membuat minuman yang enak’ ujar Alex salah satu peserta didik grade 7. Dia berharap dapat terus meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan di dalam mengolah buah sebagai minuman segar.

Mitha Dwiana Dewi – guru mata pelajaran Prakarya

,

Parents Seminar “Problematika Remaja: Peran Sekolah dan Orangtua”

Menanggapi perkembangan remaja saat ini, Sabtu 29 Maret 2014 SMP-SMA Kristen Masa Depan Cerah, Surabaya mengadakan seminar orangtua yang bertema “Problematika Remaja: Peran Sekolah dan Orangtua”. Seminar tersebut diadakan di MDC Campus, Citraland, dengan pembicara DR. Dany M. Handarini, M.A. di MDC Campus, Citraland.

Seminar ini membahas tentang sikap orangtua dan sekolah dalam menghadapi perkembangan psikologis remaja. Bu Dany sebagai narasumber  menjelaskan dengan sangat  gamblang bagaimana perkembangan remaja usia SMP dan SMA.  Dalam seminar ini dijelaskan tentang tugas perkembangan remaja, perkembangan psikologis remaja, perkembangan sosial remaja, perkembangan kognisi,  perkembangan moral, serta peran orangtua dan sekolah dalam menghadapi perkembangan remaja.
 

 
Melalui seminar ini, orangtua menjadi lebih paham dengan sikap-sikap remaja yang selama ini banyak mereka keluhkan.  Penjelasan Bu Dany bisa menunjukkan kepada orangtua mengenai sikap anaknya yang cenderung memberontak. Orang tua juga bisa mengerti bagaimana menghadapi perkembangan emosi anaknya. Narasumber memberikan beberapa saran agar orangtua tidak membandingkan anak-anaknya. Mereka punya keunikan bahkan meskipun mereka adalah saudara kandung karena masing-masing anak memerlukan sentuhan yang berbeda.

,

Pembuatan Lubang Biopori Oleh Siswa SMP Kr MDC

Jumat 18 Oktober 2013, senyum ceria menghiasi wajah siswa-siswi SMP Kristen Masa Depan Cerah Surabaya yang  sore itu  mempraktekkan pembuatan lubang biopori. Kegiatan tersbeut dilakukan selepas mengikuti workshop di SMPN 11 Surabaya. Sebuah pengalaman yang baru bagi siswa menggunakan alat pengebor tanah yang menurut mereka sangat menyenangkan.

Menurut Sinung Harjanto selaku kepala sekolah SMP Kr. Masa Depan Cerah “ Pembuatan lubang biopori ini sangat berguna bagi siswa dan sekolah. Siswa menjadi bertambah wawasannya mengenai pemanfaatan lubang biopori untuk meresap air hujan sehingga tidak menimbulkan genangan selain itu lubang biopori juga dapat digunakan untuk media pembuatan pupuk kompos dari sampah daun-daun kering yang nantinya dapat dipanen untuk digunakan sebagai media tanam”.

Dalam kegiatan pembuatan lubang biopori ini siswa belajar banyak hal mengenai bagaimana cara membuat lubang menggunakan alat pengebor dengan baik. Siswa juga belajar bekerjasama dengan siswa yang lain dimana jika salah satu siswa membuat lubang maka siswa yang lain membantu menahan pipa.

Celine salah satu siswa kelas 7 SMP Kr. MDC berkomentar” Saya sangat senang bisa langsung mempraktekkan pembuatan lubang biopori sepulang sekolah meskipun sekolah saya adalah fullday school sehingga lewat pukul 15.00 kami baru bisa memulai mengerjakannya”.

Antusiasme para siswa juga ditunjukkan dengan salah satu komentar dari Icha siswa kelas 8 yang berkata  ”Saya merasa tidak letih sama sekali dalam membuat lubang biopori ini dan saya sangat senang dapat menjadi salah satu kader Eco School di sekolah saya untuk dapat memberitahu kepada teman-teman bagaimana cara membuat lubang biopori ini”.

Pembuatan lubang resapan ini merupakan tindak lanjut dari program Eco School di SMP Kr. Masa Depan Cerah Surabaya setelah dilakukan pemilahan sampah dan pengomposan pada minggu sebelumnya.