Posts

hidup Yang Berbuah

Anggur merupakan tanaman merambat yang tumbuh di dataran rendah dan memerlukan kemarau yang panjang agar menghasilkan buah anggur yang baik. Ranting pohon anggur yang kecil di mana buah anggur bergantung tidak memiliki manfaat apapun selain untuk menghasilkan buah anggur. Itu sebabnya jika ranting tersebut tidak menghasilkan buah, maka ia akan dipotong dan dibuang karena selain tidak berguna ia akan menghalangi ranting-ranting yang lain untuk menghasilkan buah yang maksimal. Ranting anggur yang menempel separuh pada pokok anggurnya dan ranting yang dipotong dari pokoknya pasti tidak akan pernah menghasilkan buah karena ia tidak mendapatkan nutrisi yang diperlukan. Agar ranting tersebut bermanfaat, ia perlu melekat secara sempurna pada pokok anggurnya.

Di dalam Yohanes 15:5 Tuhan Yesus mengumpamakan diri-Nya sebagai pokok anggur yang benar dan para murid-Nya sebagai ranting-rantingnya: “Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.” Sebagai ranting, agar hidup kita dapat maksimal menghasilkan buah dan bermakna, syarat yang utama yang diperlukan adalah memiliki relasi yang erat dengan pokok anggur yang benar yaitu Tuhan Yesus sendiri. Agar hidup kita dapat menghasilkan buah-buah rohani, kita tidak dapat menempel sedikit saja atau bahkan terpisah dari pokok anggur dalam hidup kita. Relasi yang akrab dengan Tuhan Yesus itu perlu kita bangun melalui membaca, merenungkan dan melakukan firman-Nya setiap hari.

Renungan dan Penerapan

  1. Mengapa ada orang yang hidupnya berbuah dan maksimal namun ada orang yang dalam hidupnya tidak menghasilkan buah-buah rohani?
  2. Apa yang perlu Anda lakukan agar hidup Anda menghasilkan buah yang baik?

Pokok-pokok Doa

  1. Bersyukur karena anugerah Tuhan semata, Ia berkenan memilih Anda menjadi murid-Nya.
  2. Mohon agar Tuhan menjadikan Anda alat di tangan Tuhan untuk dapat menghasilkan buah rohani yang bermanfaat bagi orang lain.

 

Riska Virantika