Posts

Percaya Terhadap Rencana-Nya

Anson Hui seorang anak yang berumur 11 tahun. Dia didiagnosa terkena penyakit Glycogen Storage Disease dimana tubuhnya tidak dapat menyimpan gula. Akibatnya Anson secara berkala harus diberi makanan melalui pompa khusus yang dihubungkan dengan tabung di perutnya. Anson juga mengalami kesulitan berbicara sehingga menjadi korban bullying di sekolahnya. Ansonpun bertanya mengapa Tuhan mengijinkan dirinya ada di dunia ini. Ternyata Anson menemukan bahwa dia memiliki suatu karunia atau kemampuan khusus yaitu dapat mendengarkan nada-nada dengan sangat baik. Bahkan Anson dengan cepat dapat mengingat serta menguasai music klasik yang kompleks seperti karya Mozart. Ansonpun mendapatkan berbagai penghargaan. Ansonpun menemukan kedamaian di dalam Tuhan yang setia serta tidak menyesal hidup di dunia ini.

Ketika kita diperhadapkan dengan berbagai tantangan yang berat di dalam kehidupan ini, kita merasa putus asa dan tidak ada harapan. Kitapun mempertanyakan rencana Tuhan di dalam kehidupan kita. Memang kita seringkali tidak memahami rencana Tuhan di dalam kehidupan kita. Namun di saat-saat itu yang kita perlukan adalah tetap percaya kepada Tuhan dan rencana-Nya. Hal ini yang dilakukan oleh Abraham seperti yang tercatat di dalam Roma 4:20-21 sebagai berikut: Tetapi terhadap janji Allah ia tidak bimbang karena ketidakpercayaan, malah ia diperkuat dalam imannya dan ia memuliakan Allah dengan penuh keyakinan, bahwa Allah berkuasa untuk melaksanakan apa yang telah Ia janjikan. Abraham mengetahui keterbatasan dirinya yang sudah berusia seratus tahun dan keterbatasan Sara yang sudah tidak mungkin punya anak. Namun semuanya itu tidak membuat Abraham meragukan janji atau rencana Tuhan terhadap dirinya. Bahkan imannya diperkuat karena Abraham yakin Tuhan sanggup melaksanakan rencana-Nya. Demikian juga dengan kita, tantangan sesulit apapun yang sedang kita hadapi seharusnya jangan membuat kita bimbang atau goyah terhadap Tuhan dan rencana-Nya. Dia adalah Allah yang tak pernah gagal di dalam melaksanakan janji-janji-Nya yang Dia sediakan bagi umat-Nya.

Renungan dan Penerapan

  1. Apakah yang harus Anda lakukan di saat Anda tidak memahami rencana Tuhan bagi hidup Anda?
  2. Hal-hal apa yang menyebabkan Anda sulit mempercayai janji Tuhan bagi kehidupan Anda?

Pokok-pokok Doa

  1. Mohon ampun kepada Tuhan jika Anda bimbang terhadap kemampuan Tuhan untuk melaksanakan janji-Nya.
  2. Minta Roh Kudus untuk menguatkan Anda agar tidak bimbang terhadap janji Tuhan.

 

Jeffrey Kurniawan

Rencana Tuhan

Berdasarkan data dari majalah Forbes, di tahun 2017 orang terkaya ketiga di dunia adalah Jeff Bezos. Jeff memiliki harta kekayaan sebesar 72,8 Milyar dollar atau setara dengan 968 trilliun rupiah. Jeff merupakan pendiri perusahaan belanja Online terbesar di dunia yaitu Amazon.com. Di tahun 2015, Amzon.com tercatat menyediakan 877 Juta jenis barang dan berhasil memperoleh pemasukan sebesar 89 milyar dollar di tahun tersebut. Setiap tahun, Jeff Bezos selalu menulis surat di awal laporan tahunannya kepada para pemegang saham yang mengingatkan bagaimana Amazon berkomitmen untuk memiliki rencana investasi jangka panjang daripada sekedar mengambil keuntungan jangka pendek.

Jika manusia memiliki rencana jangka panjang bagi kemajuan perusahaan dan juga para pemegang saham apalagi Tuhan. Tuhan memiliki rencana bagi kehidupan kita. Di dalam Yeremia 9:11, Firman Tuhan mencatat sebagai berikut: Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. Dari Firman Tuhan tersebut kita dapat menyimpulkan dua hal penting. Yang pertama adalah Tuhan memiliki rencana bagi setiap kita. Tuhan tidak pernah terkejut ataupun asal-asalan. Tuhan bertindak sesuai dengan rencana-Nya. Hal yang kedua adalah Tuhan bukan hanya sekedar memiliki rencana tetapi rencana Tuhan selalu baik adanya bagi setiap kita. Oleh karena itu kita harus percaya terhadap rencana Tuhan dan hidup di dalam rencana-Nya.

Renungan dan Penerapan

  1. Mengapa Tuhan memiliki rencana di dalam kehidupan Anda?
  2. Bagaimana rencana Tuhan bagi kehidupan Anda?

Pokok-pokok Doa

  1. Bersyukur kepada Tuhan karena Dia memiliki rencana yang indah bagi Anda.
  2. Mohon tuntunan Tuhan agar Anda hidup di dalam rencana-Nya.

 

Jeffrey Kurniawan

hidup Yang Berbuah

Anggur merupakan tanaman merambat yang tumbuh di dataran rendah dan memerlukan kemarau yang panjang agar menghasilkan buah anggur yang baik. Ranting pohon anggur yang kecil di mana buah anggur bergantung tidak memiliki manfaat apapun selain untuk menghasilkan buah anggur. Itu sebabnya jika ranting tersebut tidak menghasilkan buah, maka ia akan dipotong dan dibuang karena selain tidak berguna ia akan menghalangi ranting-ranting yang lain untuk menghasilkan buah yang maksimal. Ranting anggur yang menempel separuh pada pokok anggurnya dan ranting yang dipotong dari pokoknya pasti tidak akan pernah menghasilkan buah karena ia tidak mendapatkan nutrisi yang diperlukan. Agar ranting tersebut bermanfaat, ia perlu melekat secara sempurna pada pokok anggurnya.

Di dalam Yohanes 15:5 Tuhan Yesus mengumpamakan diri-Nya sebagai pokok anggur yang benar dan para murid-Nya sebagai ranting-rantingnya: “Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.” Sebagai ranting, agar hidup kita dapat maksimal menghasilkan buah dan bermakna, syarat yang utama yang diperlukan adalah memiliki relasi yang erat dengan pokok anggur yang benar yaitu Tuhan Yesus sendiri. Agar hidup kita dapat menghasilkan buah-buah rohani, kita tidak dapat menempel sedikit saja atau bahkan terpisah dari pokok anggur dalam hidup kita. Relasi yang akrab dengan Tuhan Yesus itu perlu kita bangun melalui membaca, merenungkan dan melakukan firman-Nya setiap hari.

Renungan dan Penerapan

  1. Mengapa ada orang yang hidupnya berbuah dan maksimal namun ada orang yang dalam hidupnya tidak menghasilkan buah-buah rohani?
  2. Apa yang perlu Anda lakukan agar hidup Anda menghasilkan buah yang baik?

Pokok-pokok Doa

  1. Bersyukur karena anugerah Tuhan semata, Ia berkenan memilih Anda menjadi murid-Nya.
  2. Mohon agar Tuhan menjadikan Anda alat di tangan Tuhan untuk dapat menghasilkan buah rohani yang bermanfaat bagi orang lain.

 

Riska Virantika

Hidup Dalam Damai Sejahtera

Salah satu hal yang masih saya ingat waktu Sekolah Menengah Pertama dulu, ayah saya mempunyai kebiasaan tidur paling malam. Ia selalu mengecek pintu-pintu rumah, memastikan semuanya sudah terkunci dengan baik. Dengan demikian setiap malam ketika kami anak-anaknya beranjak tidur, kami dapat tidur dengan tenang, tidak perlu gelisah dan takut karena pasti semua pintu rumah sudah terkunci sehingga pencuri tidak akan mudah masuk ke rumah. Menurut ibu, kebiasaan ayah tersebut sudah berlangsung sejak mereka menikah, karena ayah mau memastikan bahwa seisi rumah dapat tidur dengan nyaman tanpa perlu kuatir ada pintu rumah yang masih belum terkunci.

Lebih dari rasa aman karena pintu rumah sudah dikunci dengan baik oleh karena kebiasaan yang dilakukan seorang ayah yang bertanggung jawab, Tuhan Yesus sebagai gembala yang baik telah bertindak untuk memelihara, menuntun dan melindungi umat-Nya dari segala marabahaya yang mengancam. Memastikan bahwa setiap umat-Nya dalam keadaan aman dan hidup dalam damai sejahtera. Firman Tuhan dalam Yeremia 29:11 berkata, “Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” Umat Tuhan yang menjalani kehidupan dalam rancangan Tuhan akan hidup dalam damai sejahtera yaitu hidup dengan memiliki jaminan masa depan yang pasti karena Tuhan, gembala yang baik, yang memelihara dan melindungi umat-Nya. Ketika menghadapi krisis atau tantangan hidup yang menakutkan, setiap orang percaya dapat memegang janji Tuhan bahwa dalam perlindungan-Nya umat Tuhan tetap dapat hidup dalam damai sejahtera. Dengan hidup dalam perlindungan Tuhan yang sempurna, umat Tuhan akan hidup dalam damai sejahtera dan memiliki hari depan yang penuh harapan.

Renungan dan Penerapan

  1. Dengan hidup dalam perlindungan Tuhan yang sempurna, apakah yang akan dialami oleh orang percaya?
  2. Menurut Anda, apakah yang menyebabkan orang percaya memiliki jaminan masa depan yang pasti?

Pokok-pokok Doa

  1. Bersyukur kepada Tuhan Yesus yang mempunyai rancangan damai sejahtera dan yang memberikan hari depan yang penuh harapan dalam hidup Anda.
  2. Mohon pertolongan Roh Kudus agar Anda senantiasa mengalami kehidupan yang limpah dengan damai sejahtera.

 

Ir. Yusak Toto

Hidup Yang Berpadanan Dengan injil

Bagi penggemar olahraga tinju profesional, nama Manny Pacquiao bukanlah nama yang asing. Manny telah memenangkan sebelas gelar juara tinju dunia. Manny juga dikenal dengan kehidupannya yang tidak baik karena suka berjudi, berselingkuh dan mabuk-mabukan. Namun suatu kali Manny mengalami perjumpaan pribadi dengan Tuhan Yesus dan bertobat. Manny tidak pernah mabuk-mabukan, berselingkuh dan berjudi lagi. Bahkan, dia melepaskan bisnisnya yang berkaitan dengan judi serta lebih sering menghabiskan waktu di rumah bersama keluarganya daripada berpesta seperti waktu belum bertobat dulu. Manny menjadi sosok yang berbeda karena mengalami perubahan total di dalam Kristus.

Kisah kehidupan Manny Pacquiao merupakan salah satu contoh kehidupan yang dialami begitu banyak orang yang percaya kepada Tuhan Yesus. Ketika Tuhan Yesus menyatakan diri-Nya sebagai pintu mengandung arti bahwa diri-Nya merupakan jalan masuk kepada kehidupan baru dari kehidupan yang lama. Menerima kehidupan yang baru saja tidak cukup karena kita harus sungguh-sungguh hidup didalamnya. Rasul Paulus juga mengingatkan hal ini kepada jemaat Efesus seperti yang tercatat di dalam Efesus 4:1-2 sebagai berikut: Sebab itu aku menasihatkan kamu, aku, orang yang dipenjarakan karena Tuhan, supaya hidupmu sebagai orang-orang yang telah dipanggil berpadanan dengan panggilan itu.Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu. Rasul Paulus mengingatkan jemaat Efesus dan juga kepada kita betapa pentingnya hidup di dalam kehidupan baru di dalam Kristus yang telah memanggil kita. Kehidupan yang baru tersebut ditunjukkan dengan sikap yang rendah hati, lemah lembut, sabar dan saling membantu di dalam kasih. Hanya dengan demikian kita benar-benar menghargai kehidupan baru yang telah dianugerahkan Tuhan Yesus kepada kita.

Renungan dan Penerapan

  1. Apakah yang terjadi dengan kehidupan Anda setelah Anda percaya kepada Tuhan Yesus?
  2. Bagaimana ciri-ciri kehidupan yang baru di dalam Tuhan?

Pokok-pokok Doa

  1. Mohon ampun kepada Tuhan jika Anda belum hidup sepadan dengan kehidupan yang baru di dalam Tuhan.
  2. Mohon penyertaan Tuhan agar Anda dapat senantiasa hidup sepadan dengan kehidupan baru di dalam Tuhan.

 

Jeffrey Kurniawan