Posts

,

Mitigasi Bencana SMP MDC bersama BASARNAS

Sadar akan potensi gempa bumi yang kapan saja bisa terjadi karena mayoritas wilayah Indonesia dilewati 3 lempeng aktif dunia, seluruh murid dan guru SMP Kristen Masa Depan Cerah bekerjasama dengan Badan SAR Nasional (BASARNAS) mengadakan pelatihan dan simulasi Mitigasi Bencana.

Setelah mendapat penjelasan di Gymnasium lantai 4, simulasi diawali dengan arahan agar murid tidak panik dan melakukan upaya penyelamatan, seperti:

  • Mencari alat untuk melindungi kepala
  • Berlindung di bawah meja
  • Menghindari benda yang terbuat dari kaca
  • Berlindung di sebelah lemari yang disebut sebagai segitiga kehidupan (triangle of life).

Seluruh siswa dan guru sangat antusias dalam mengikuti setiap arahan dan instruksi dari tim BASARNAS. Selain itu, sekolah juga memperlengkapi gedung dengan tersedianya:

  • Peta jalur evakuasi di setiap sudut sekolah
  • Petunjuk jalur naik dan turun di tangga darurat
  • Jalur evakuasi yang aman
  • Titik kumpul terdekat dengan letak berdasarkan rumus ( tinggi lantai x jumlah lantai bangunan + 1 meter )
  • Alarm tanda bahaya
  • Alat Pemadam Api Ringan (APAR) disetiap lantai
,

Simulasi Tanggap Bencana Siswa SD Kr MDC bersama BASARNAS (Badan SAR Nasional)

Hari Rabu 31 Oktober 2018 Seluruh siswa bersama dengan guru SD Kr MDC mengadakan simulasi tanggap bencana bersama dengan BASARNAS.  Sebanyak 5 orang tim BASARNAS datang ke SD MDC memberikan arahan tentang bagaimana harus bersikap jika terjadi bencana alam seperti gempa bumi. Sikap yang diharapkan pada saat terjadi gempa adalah

  • tetap tenang atau tidak panik,
  • segera berlindung di bawah meja yang kuat dan
  • mengambil barang yang bisa melindungi kepala dari benturan,
  • hindarkan diri dari kaca atau benda yang mungkin jatuh/roboh dan
  • saat keadaan cukup tenang segera menuju ke ttitik kumpul evakuasi.

Setelah pengarahan semua siswa kembali ke kelas masing-masing untuk simulasi gempa. Untuk simulasi, para guru dibagi menjadi beberapa tim, yaitu :

  • tim pemadam yang bertugas untuk memadamkan listrik segera saat gempa terjadi,
  • tim evakuasi yang bertugas mengatur evakuasi siswa, dimulai dari siswa kelas 1 di lantai 1, kemudian siswa di lantai 2 dan lantai 3,
  • tim keamanan yang bertugas mengamankan jalur menuju titik evakuasi,
  • tim rescue yang bertugas mencari siswa atau guru yang mungkin masih tertinggal di dalam gedung
  • tim penyelamatan dokumen, bertugas segera mengamankan dokumen penting sekolah.

Seluruh siswa dan guru sangat antusias dalam mengikuti setiap arahan dan instruksi dari tim BASARNAS, walaupun cuaca cukup panas tetapi semua siswa tetap berusaha serius mengikuti jalannya simulasi gempa.