,

Student Led Conference by Benih Kasih Students

Seperti yang pernah dilakukan di semester sebelumnya, PG/TK Benih Kasih kembali mengadakan Student Led Conference (SLC) khusus untuk siswa TKA dan TKB. SLC ini merupakan bentuk komunikasi (Communicating) dari siklus pembelajaran Entrepreneurship atau sering disebut Program of Entrepreneurship yang dilakukan oleh siswa. Tema yang diangkat untuk SLC kali ini cukup menarik, yaitu “Macet, Enjoy Aja”. Kegiatan tersebut dilangsungkan dalam dua hari. Siswa TKB mendapat kesempatan pertama, yaitu pada tanggal 18 Maret sementara siswa TKA mendapat giliran keesokan harinya.

Dalam pembelajaran Entrepreneurship, ada lima tahap pembelajaran yang dilakukan oleh siswa, yaitu Exploring, Planning, Doing, Communicating,dan Reflecting. Pada tahap Exploring, siswa diajak mengenal masalah transportasi yang sering terjadi yaitu kemacetan di jalan. Guru bercerita tentang kondisi jalan yang sering macet dan juga memutarkan video yang menunjukkan tentang kemacetan. Di samping itu, siswa diajak untuk memahami apa dampak kemacetan bagi para pengguna jalan. Dari masalah kemacetan tersebut, siswa diajak untuk berpikir tentang aktivitas yang mereka lakukan ketika terjebak macet di jalan. Dari pemikiran tersebut siswa mulai merencanakan aktivitas apa yang akan mereka lakukan di dalam kendaraan (mobil) jika kemacetan terjadi. Siswa menuangkan pemikirannya dalam bentuk gambar.

Setelah tahap planning selesai, siswa mulai masuk ke tahap doing, yaitu melakukan sesuatu sesuai perencanaan yang mereka buat. Ada di antara siswa yang membuat sticker, gantungan kunci dan hiasan lain yang menunjukkan kunci “Macet, Enjoy Aja”. Setelah selesai membuat produk sederhana, siswa mulai mengkomunikasikannya kepada teman dan guru. Sementara itu, pengkomunikasian kepada orangtua baru dilakukan pada saat SLC. Tahap terakhir yang dilakukan siswa adalah reflecting, yaitu siswa diajak berpikir dan mengevaluasi tentang pembelajaran yang mereka lakukan, apa yang sudah berhasil dan apa yang masih perlu ditingkatkan untuk pembelajaran Entrepreneurship berikutnya.

Selama dua hari SLC, orangtua tampak antusias dan kagum atas hasil belajar anak-anaknya. Saat siswa menjelaskan, orangtua mampu mendengarkan dengan seksama dan sesekali bertanya kepada anaknya soal hasil belajar yang dipresentasikan. Dari komentar yang diberikan oleh orangtua, mereka sangat senang dengan pembelajaran POE karena hal tersebut melatih anak-anak untuk berpikir problem solving dan mengasah keberanian anak untuk berkomunikasi secara verbal dengan orang lain. Maju terus, siswa-siswi PG/TK Benih Kasih! God bless all of you. (by: Joseph Heryawan)