,

Communicating The International Exposure Program 2K16

So right around the middle of last September, MDC has once again taken their 11th grader students both from the Science and Social majors to Singapore on an annually awaited exciting trip! The program was held to learn and to be captivated towards a certain modern country’s lifestyle development within 5 aspects: economy, transportation, cleanliness, technology, and education. What’s tremendous is that, the students get to go there for an entire week and explore the country’s outstanding features, from the traditional Peranakan Museum, to the contemporary and modern Art Science Museum, the beautifully insightful Gardens by the Bay, and many more to go!

The students were required to gather as much as information as they could, both materialistically and quantitatively, in order to fill the requirements needed for their upcoming theses. They were formed in groups of 4-5, set out to search for the materials needed for each of their theses as their statements had already been planned and decided before they departed. Needless to say, that it is unnecessary to worry about getting irrelevant data on the way because everything was already planned thoroughly from the beginning.

After a week of endless learning and sightseeing throughout the inside outs of Singapore, it was eventually time for them to make each of their theses. The students were given a full month in order to finish their theses accordingly, based on the relevant and accurate data they collected during their trip. So other than that, they also collected data through questionnaires. They were required to make at least 30 of them before the departure and then share them towards strangers they meet along their way there. Those questionnaires, being distributed, will become one of the tool indicators that help the students complete their theses entirely.

Now after the doing process was done, it was definitely time for communicating. The communicating occurred last Saturday, on the 12th of November, at 9 A.M. in the morning till’ 1 P.M afternoon. The students were to make presentations towards their motions and present them in front of the judges’ panel. The judges, being the judge of the presentation, were intended to mark and ask them questions after their 10-minute-lengthed-presentation, and in order for the students to fully impress them, there is need of understanding and a huge dose of confidence in stating their materials. A lot of students managed to impress, but some were still quite satisfactory due to certain uncalled reasons, but hey, at least they tried, and that’s the important thing here, no?

This entire IEP program has done a great major deal towards the students, from the very beginning, to the very end of the process, they have learned an number of things within each phase, like the means of hardwork and dedication, attentiveness, confidence, how they manage their team with different minds and colliding them to one single agreement, which is very important for them to start valuing for the future.

In conclusion, this year’s International Exposure Program has gone through another engraved success and is yet again, beneficial towards students in forming their core values and independency. We sure hope to continue this program for the next following years to come, and hopefully gain something new from within each new period of students. Have a great day, and we’ll see you again next year!

Writer : Janice Kariyadi/MDC Journalists

,

Business Plan Competition Held by MSW (My Study World) Global Jakarta

Sebuah kesempatan yang begitu luar biasa bagi para siswa-siswi di SMA Kristen Masa Depan Cerah di tahun 2016. Sabetan gelar juara beruntun didapatkan pada ajang Business Plan Competition yang diadakan oleh MSW (My Study World) Global dari Jakarta. Kemasan lomba ini diadakan dalam pameran pendidikan studi lanjut dari berbagai negara. Tepat pukul 16.30 WIB di hari Rabu, 12 Oktober 2016 pengumuman lomba dibacakan oleh Mr. Laode (staff MSW Global) dilakukan di Ballroom Sheraton Hotel Surabaya. Hati berdebar dan jantung berdegup kencang, para finalis dari berbagai SMA ternama di Surabaya diantaranya dari SMA St. Louis 1, SMA Gloria 1, SMA Al Hikmah, SNA Surabaya, dan dari SMA Kristen Masa Depan Cerah mendengarkan pengumuman pemenang lomba ini. Dan diumumkan bahwa :
 
1.   Juara 1 : Sweet Ravioli dari SMA MDC Surabaya
      (Winda Nathalie, Thalia Sugita, Adrian Nathanael kelas XI)
2.   Juara 2 : Sego Glundung dari SMA MDC Surabaya
      (Gracia Tumakaka, Tiffany Olivia, Clarissa Kent kelas XI)
 

 
      Juri dalam kompetisi ini adalah salah satu Staf pengajar dan Chef dari Academy of Pastry Arts Malaysia, dan Owner dari MSW Global Jakarta.
 
Dalam kompetisi di tahun 2016 ini, panitia membuat sebuah tema tentang Food Evolution. Hal ini merupakan hal yang mudah dan sudah biasa dilakukan oleh peserta lomba dari SMA Kristen Masa Depan Cerah Surabaya mengingat di dalam pelaksanaan Personal Development Program yang diberikan pada kelas 10 mereka sudah mendapatkan materi tentang Making Money Project, dan Business Plan. Ditambah lagi kemampuan dari pesertanya sudah beberapa kali membuat makanan dan minuman yang penuh inovasi. “Tema yang diberikan oleh panitia lomba sangat menarik dan beruntungnya sebelum kompetisi ini kami sudah melakukannya terlebih dahulu di sekolah dengan makanan yang berbeda,” kata Winda Nathalie beserta teamnya Sweet Ravioli.
 

 
“Puji Tuhan, kami tidak menyangka bahwa pengalaman ini menjadi hal yang diluar dugaan kami. Ini akan membuat pemicu semangat bagi kami untuk semakin berkarya dan berprestasi khususnya dalam ajang Business Plan di dalam kompetisi yang lebih tinggi tingkatannya. Semoga di kompetisi seperti ini bisa memotivasi adik-adik sekalian di SMA Kristen Masa Depan Cerah untuk berprestasi seperti kami. Amien” tutur dari Gracia Tumakaka dan teamnya Sego Glundung.
 

 
 Liputan : Mr. Tri Setyanto, S.Pd (Mentor)
,

International Exposure Program (IEP) 2016 in Singapore

International Exposure Program (IEP) merupakan salah satu program kegiatan sekolah yang diadakan secara rutin di tiap tahunnya. Adapun latar belakang dari kegiatan ini adalah adanya pengaruh dari Global Job dan kesempatan kerja yang kompetitif, informasi teknologi yang canggih, dan krisis-krisis ekonomi, moral dan penggangguran adalah tantangan-tantangan yang akan dihadapi oleh siswa-siswi kami di abad 21. Tantangan-tantangan tersebut akan menghancurkan masa depan mereka jika kami tidak mempersiapkan mereka dengan sebaik-baiknya. Diantara tantangan-tantangan tersebut, kesulitan untuk berkompetisi positif dengan bangsa lain adalah satu hal yang sangat perlu kami perhatikan. Di masa yang akan datang, Global job dan kesempatan kerja yang baik akan diperoleh siswa-siswi yang berpikir tidak hanya secara lokal tapi secara global, dan kepada siswa-siswi yang berpikir secara kreatif dan inovatif. Menyadari akan adanya tantangan-tantangan tersebut di atas, yang mengancam kehidupan siswa-siswi SMA Kristen Masa Depan Cerah, sekolah memikirkan bagaimana cara memperlengkapi para siswa/siswi dengan cara yang kontekstual agar mereka sukses di kehidupan mereka di masa yang akan datang. Melalui proses perencanaan dan diskusi yang panjang, akhirnya SMA Masa Depan Cerah Surabaya mengadakan kegiatan yang memberikan kesempatan kepada siswa-siswi untuk memiliki cara berpikir dan berwawasan internasional (International Mindset), yaitu dengan mengadakan International Exposure Program (IEP) ke Singapore, dengan tema “BEYOND BORDERS, SHARING LIVES”
 


 
Tujuan diadakannya program kegiatan ini adalah agar para siswa/siswi khususnya siswa kelas XI memiliki kemampuan untuk menghargai kebudayaan, warisan dan tradisi yang patut di contoh dari bangsa lain, mampu bertahan hidup dalam kondisi apapun, berlatih meningkatkan kemandirian dan rasa tanggung jawab, mampu mengatur keuangan, memperoleh informasi tentang kehidupan universitas dan segala tantangannya, membangun persahabatan, serta mampu mengaplikasikan nilai-nilai dan pengertian baru yang mereka pelajari untuk menjadi warga Indonesia yang lebih baik.
 

 
Pada tahun 2016 ini, International Exposure Program (IEP) dilaksanakan pada tanggal 14-20 September 2016, yang bertempat di Singapore. Kegiatan IEP pada tahun ini diikuti oleh 88 siswa kelas XI baik dari jurusan IPA maupun IPS. Selain itu dalam pelaksanaannya didampingi oleh Kepala Sekolah yaitu Ma’am Liem Sioe Ie dan para guru, yaitu Ma’am Lia Widya Kastrena, Ma’am Kadek Riris, Ma’am Citra Srisatya, Ma’am Purwestri Sabatlila, Ma’am Dwi Wariyanti, Ma’am Noella Bernardo, Ma’am Sarah Yarden, Mr. Tri Setyanto, Mr. Franscisco Massy dan Mr. Johan Ardiansah.
 

 
Adapun tempat-tempat yang kami kunjungi diantaranya adalah NeWater, LTA (Land Transport Authority), Marina Barrage, Singapore City Gallery, EnVision Gallery, Peranakan Museum, Gardens by the Bay. Selain itu para siswa juga mengunjungi beberapa universitas terbaik yang ada di Singapore diantaranya: East Asia Institute of Management (EASB) dan James Cook University. Untuk menambah pengalaman dalam berkehidupan rohaninya, para siswa/siswi juga diajak untuk mengikuti ibadah bersama di City Harvest Church serta di MDC Church Singapore. Adapun dalah satu kegiatan yang diadakan adalah Amazing Race yang bertujuan untuk membangkitkan semangat dalam bekerjasama di dalam sebuah team work, selain itu juga para siswa dapat mengenali banyak tempat-tempat penting yang ada di Singapore. Selain itu tim panitia IEP juga bekerjasama dengan salah satu organisasi terbaik yang bergerak dalam bidang pembelajaran di Singapore yaitu Creative Kids. Bersama dengan Creative Kids siswa-siswi dibekali dengan banyak pembelajaran tentang Urban Planning. Dimana sebelum melakukan kegiatan Urban Planning, siswa-siswi diajak untuk mengeksplore tentang biodiversity di Labrador Nature Reserve Singapore. Dalam proses pelaksanaan kegiatan International Exposure Program (IEP) ini berjalan cukup lancar dari awal hingga kembalinya di Surabaya.
 

 
Dari beberapa tempat kunjungan di atas, para siswa-siswi diharapkan dapat menemukan 5 aspek penting menjadi bahan observasi yang merupakan kelebihan dari Singapore.  Lima aspek tersebut adalah Cleanliness (kebersihan), Education  (pendidikan),  Technology (teknologi), Transportation (transportasi), dan Economy (ekonomi). Selanjutnya dari 5 aspek tersebut di atas, para siswa akan menganalisa dengan analisa SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat). Dalam proses menganalisanya, para siswa mengerjakannya secara berkelompok di setiap harinya. Dari hasil analisa SWOT terhadap 5 aspek tersebut di atas, para siswa/siswi juga akan menggunakannya di Indonesia sehingga diharapkan akan muncul sebuah konstribusi ide-ide positif yang bisa dijadikan sebuah masukan dari 5 aspek yang berlaku di Indonesia setelah melakukan pengamatan serta penganalisaan di Singapore. Sebelum berangkat ke Singapore para siswa telah dibekali materi tentang membuat thesis statement dan pembuatan kuesioner. Diharapkan sebelum berangkat ke Singapore para siswa memiliki gambaran tentang aspek-aspek yang nantinya mereka akan jadikan sebagai karya tulis. Selain itu dengan siapnya kuesioner yang telah siswa-siswi buat dapat menjadi alat untuk mecari data di Singapore.
 

 
Proses pembelajaran dari kegiatan International Exposure Program (IEP), para siswa diberikan kesempatan untuk melakukan proses kegiatan Learning Cycle dalam proses pembelajarannya. Kegiatan Learning Cycle diantaranya adalah kegiatan Exploring (eksplorasi tentang Singapore dari tempat tujuan     kunjungannya), Planning (merencanakan sesuatu yang berkaitan dengan persiapan kunjungan di Singapore), Doing (melaksanakan dari perencanaan yang sudah dibuat di Surabaya dan dilakukan di Singapore), Communicating (mengkomunikasikan setiap hasil kegiatan yang di dapat di Singapore dengan membuat Thesis berbahasa Inggris yang berkaitan dengan hubungan serta komparasi dari 5 aspek yang diamati), kemudian terakhir adalah kegiatan Reflecting (merefleksikan seluruh hasil kegiatan yang telah dilakukan dari kegiatan Exploring hingga Communicating secara bersama-sama dengan kelompok lainnya). Untuk kegiatan Communicating sendiri akan dilakukan pada tanggal 12 November 2016 di SMA Kristen Masa Depan Cerah Surabaya, dengan mendatangkan para orang tua dan dewan juri dari perwakilan PTA (Parent Teacher Association), para dosen universitas kerjasama dengan sekolah, para pakar pendidikan, serta para pengajar ekspatriat dari berbagai sekolah di Surabaya. Kegiatan ini akan dikemas dalam bentuk penjabaran Thesis para siswa melalui presentasi berbahasa Inggris oleh masing-masing siswa.
 

 

 
By: Lia Widya Kastrana, S.Sos.
MDC Senior High Teacher

,

2nd Runner Up on Business Plan Competition 2016

Pada hari Sabtu, 20 Agustus 2016 merupakan pengalaman yang membanggakan bagi siswa-siswi SMA Masa Depan Cerah Surabaya. Perwakilan dari sekolah yaitu : Emmanuela Vanessa (CFO), Janice Karyadi (CSO) dan Jonathan Marco (CEO) semuanya siswa kelas 12 IPS dan mentornya Mr. Tri Setyanto, S.Pd. Mereka mendapatkan juara 2nd Runner Up dalam kegiatan Business Plan Competition yang diadakan di SIM Global Education dan UPH Surabaya tahun 2016. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung SIM GE kampus UPH Surabaya.
Dalam perjalanannya, Tim BPC (Business Plan Competition) dari SMA Masa Depan Cerah melewati proses seleksi dari 40 peserta dari seluruh Indonesia, kemudian mereka lolos hingga diseleksi lagi menjadi 22 tim. Lalu di proses akhir hingga mereka lolos di tahap Final dengan jumlah pesertanya ada 7 tim berasal dari Surabaya, Malang dan Denpasar. Venue lomba : presentasi di Ruang Media SIM GE, Cito Surabaya dan awarding ceremony di Grand City Mall Surabaya.
Pada Business Plan Competition tahun 2016 ini, mereka mengemas sebuah bisnis baru dengan nama CODE Tour and Travel.
CODE Tour and Travel merupakan sebuah bisnis baru dalam kegiatan jasa pariwisata yang konsepnya menyediakan seluruh aspek kebutuhan pariwisata. Fokus pengembangan dunia pariwisatanya adalah menyediakan semua kebutuhan pelanggan sesuai dengan keinginan dan mimpinya. Dari namanya CODE adalah Culture On Demand. “Bukan sebuah hal mustahil jika pengembangan bisnis pariwisata ini bisa dilakukan selama itu ada kemauan,” Kata CEO CODE yaitu Jonathan Marco. CODE berusaha mewujudkan mimpi pelanggan dalam berdunia pariwisata
Kemasan tradisional hingga masuk daerah pelosok serta melakukan aspek-aspek kegiatan masyarakat sekitar juga bisa dilakukan melalui program wisata dalam CODE Tour and Travel ini. Tidak hanya itu CODE Tour and Travel, juga menggunakan layanan aplikasi melalui hand phone pelanggannya. “Ada satu hal yang menarik yang dikemas oleh CODE Tour and Travel ini, mereka membuat sebuah kemasan wisata menarik yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Dengan menggunakan aplikasi android konsepnya kreatif,  menarik dan perlu diteruskan,” Kata Mr. Ronald dari wakil rektor UPH Surabaya.
“Puji Tuhan, tidak menyangka kami bisa mendapatkan juara ini. Awalnya kami tidak menyangka bisa juara. Mengingat sebagian besar dari peserta adalah siswa kelas 12 dan mereka sangat berpengalaman dalam menyampaikan presentasinya”, kata Janice Karyadi. Sedangkan dari Emmanuela Vanessa,” akan ada beberapa evaluasi yang akan kami perbaiki sehingga pada Business Plan Competition tahun 2017 kita bisa mendapatkan yang lebih baik lagi.”
Liputan : Mr. Tri Setyanto, S.Pd (Mentor)
,

Talkshow Cyber Crime MDC School 2016

Pada hari Senin, 13 Juni 2016 di Ruang Media SMA Kristen Masa Depan Cerah Surabaya diadakan kegiatan Talkshow tentang Cyber Crime. Adapun latar belakang kegiatan ini adalah berkaitan dengan pentingnya para siswa-siswi untuk mengetahui berbagai macam informasi tentang penggunaan gadget, computer dan dunia internet secara bijaksana sehingga mereka dapat menggunakannya secara tepat dan benar dan tidak menjadi pelaku ataupun korban dari Cyber Crime ini.
Pembicara pada talkshow Cyber Crime kali ini adalah Bp. Joni Hermanto, S.Kom dari Fakultas Teknik Informatika iSTTS Surabaya dan Ibu Sari Mandiana, M.H dari Fakultas Hukum UPH Surabaya. 
Ibu Sari Mandiana, M.H dari UPH Surabaya menyampaikan beberapa jawaban dari pertanyaan diantaranya :
a.        Apakah definisi yang tepat dari Cyber Crime secara hukum, supaya tidak menimbulkan perbedaan persepsi tentang hal ini?
b.       Apa saja yang dikategorikan dalam Cyber Crime?
c.        Apa saja konsekuensi  bagi pelanggar dalam penyalahgunaan media di internet?
d.       Sudah efektifkah undang-undang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) yang diberlakukan di Indonesia?
e.        Hal apa saja yang harus dilakukan agar generasi muda tidak terlibat baik sebagai pelaku maupun korban dari tindakan Cyber Crime?
 

Sedangkan Bp. Joni memaparkan beberapa informasi dari beberapa pertanyaan yaitu :
a.     Apa yang mendasari seseorang menggunakan media internet terutama media sosial untuk melakukan kejahatan melalui dunia internet dari sudut pandang teknologi?
b.     Apa saja program di dalam media computer di dunia internet yang bisa dijadikan alat untuk melakukan hal-hal negatif (bullying, pencemaran nama baik, perampokan dan lain-lain) agar para siswa tidak menyalahgunakannya?
c.      Apa saja dampak adanya Cyber Crime bagi generasi muda Bangsa Indonesia?
Pada pelaksanaannya, talkshow berjalan dengan baik. Talkshow dikemas secara menarik dan tidak membosankan. Dikarenakan pada pelaksanaan kegiatannya, dipenuhi dengan canda tawa yang menghibur oleh MC yang lucu dari MDC School yaitu Mr. Caesar Riza Rahardian, S.Hum (guru Bahasa Indonesia). Ditambah lagi dengan penyampaian pembicaranya yang berimbang dalam menjawab serta memaparkan materi dengan sangat bisa dipahami dan dimengerti pesertanya.
 
Dalam sesi pertanyaan, ada banyak siswa-siswi yang menanyakan perihal keamanan menggunakan ATM, Kartu Kredit, Login melalui handphone, Facebook dan penggunaan password dalam internet. Ada dua peserta terbaik yang dipilih oleh pembicara yaitu : Marco Mario dan Joshua KPP keduanya siswa kelas 10. Mereka dipilih karena attentivenes, pertanyaan yang sangat bagus serta pemaparan pendapat yang lugas.
 

Diharapkan dari talkshow ini para siswa-sisiwi dapat dengan bijak menyikapi perkembangan teknologi sehingga tidak menjadi pelaku maupun korban dari Cyber Crime.
 
Berita oleh : Tri Setyanto, S.Pd (Guru BK)
Foto oleh : David Hosea (MDC Journalist)
,

Communicating of Making Money Project 2016

Pembelajaran di SMA Masa Depan Cerah Surabaya memiliki keberagaman dalam prakteknya. Konsepnya dibentuk dalam sebuah praktek pembelajaran yang disebut Entrepreneurial Learning Cycle, yaitu sebuah proses pembelajaran yang diawali dari kegiatan exploring, planning, doing, communicating serta reflecting. Menariknya proses belajar ini memungkinkan para siswa-siswinya untuk terlibat aktif dalam melakukan setiap kegiatan yang dirancangkan oleh fasilitator serta peserta didiknya. Dikarenakan proses yang dilalui membuat para siswa memiliki pengalaman belajar yang mengembangkan diri mereka masing-masing.

Pada bulan Maret-Mei 2016, siswa kelas 10 mempraktekkan pembelajaran melalui kegiatan Entrepreneurial Learning Cycle yang dikolaborasikan dari pembelajaran Personal Development Program (Financial Management) dengan pelajaran Ekonomi (Break Even Point) serta pelajaran Akuntansi (Jurnal Kas). Kegiatan ini dikolaborasikan menjadi satu kesatuan yaitu berupa kegiatan Making Money Project 2016.

Untuk kegiatan exploring, planning, doing telah dilakukan oleh para siswa pada bulan Maret-April 2016. Proses kegiatan exploring dan planning dilakukan secara kelas bersama di ruang media, doing dilakukan di acara Valentines Day berupa bazaar, buka stan di kantin, buka stan di gereja, buka stan bazaar di mall serta ada pula yang berjualan secara online.

Kegiatan communicating dilakukan pada tanggal 19 Mei 2016. Para siswa mempresentasikan hasil kinerja, laporan keuangan serta perolehan laba mereka dalam melakukan project selama 2 bulan di hadapan para juri yaitu :

  1. Andreas Alvin (alumni/pemenang Making Money Project tahun 2014)
  2. Evan Darmoyo (alumni/pengusaha)
  3. Dwi Wariyanti, S.E (guru Ekonomi)

Lalu kegiatan reflecting, dibuat dengan melakukan evaluasi melalui tulisan yang berisikan tentang evaluasi proses, kinerja, pelaporan keuangan, analisa SWOT, serta masukan usaha ke depan.

Selain itu, dari proses kegiatan ini juga dibagikan reward bagi para peserta Making Money Project ini berupa uang tunai.

Berikut adalah pemenang Making Money Project 2016 :

Juara 1 : Nyerempetsini, yaitu grup dari Winda Nathalie, Adrian Nathanael, Thalia Sugita,   Sherin Priscilla, Raymond Sutanto, Alexander Bryan, Amelia Feliciana, Yuan Sebastian, David Sebastian, Randy Onggowinarso

Juara 2 : dough debacle, yaitu grup dari Gabriela Angie, Christofer Bryan, Casey Nathanael, Azarael Azaria, Tiffany Olivia, Stefany Andrea, Valerie Luira, Stefany Meylin, Yovina Daniela, Sherlly Christina, Febrina Agnes

Juara 3 : LEE Enterprises, yaitu grup dari Frederick E. Lee, Gracia Claresta,  Michelle M.H, Leony Surya, Clarissa Kent,  Virginia Felizia, Tanina  Christine, Emanuela, David Hosea, Marsel Wijaya, E. Abraham TPKD

Juara Innovative dan Creative Group : Uwiw uwiw, yaitu grup dari Marco Mario, Amelinda Fedora, Carissa Kimberly, Davina Siaw, Jovina Aureen, Linda Nafarin, Gabrielle Santoso, Novita Lianto, Philander Wicaksono, Regina Sidney, Gracio Issac, Dave Theo

Pengumuman pemenang disampaikan di awal sebelum kegiatan Talkshow Cyber Crime pada hari Senin, 13 Juni 2016 oleh Fasilitator Pedevpro10 yaitu Mr. Tri Setyanto, S.Pd.

Berita oleh : Mr. Tri Setyanto, S.Pd (Fasilitator Pedevpro)

,

MDC Senior High Graduation Day

Jumat tanggal 20 Mei 2016, SMA KRISTEN MASA DEPAN CERAH SURABAYA mengadakan sebuah acara pelepasan kelas 12, yang biasa disebut dengan graduation. Acara ini dihadiri oleh semua lulusan, orang tua lulusan, dan para undangan yang terdiri dari Yayasan Cahaya Harapan Bangsa, dari gereja GKPB Masa Depan Cerah yang dihadiri oleh bapak Daniel Sumitro, dari pihak PTA yang diwakili oleh ibu Hosiana dan ibu Lina.., serta undangan-undangan yang lainnya. Acara graduation ini dibagi menjadi dua bagian, yaitu Ceremony dan Gala dinner. Acara yang dilaksanakan di Ballroom 89, Ciputra World ini dimulai pada jam 16.45. Acara diawali dengan ceremony dimana kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, wali kelas 12 IPA dan IPS serta para lulusan memasuki ballroom 89 dengan berbaris, layaknya wisuda pada perguruan tinggi, setelah kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, wali kelas 12 IPA dan IPS serta para lulusan duduk pada kursi yang telah disediakan, acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia INDONESIA RAYA, Himne sekolah MDC, kemudian dilanjutkan dengan doa pembuka oleh Pdt Agus Lianto, sambutan dari Dra. Liem Sioe Ie selaku Kepala Sekolah SMA KRISTEN MASA DEPAN CERAH, setelah itu dilanjutkan dengan pemanggilan satu persatu lulusan kelas 12, dimulai dari kelas 12 IPA dan kemudian dilanjutkan dengan 12 IPS, saat disebutkan namanya setiap lulusan naik ke atas podium untuk dikalungi medali, menerima selongsong dan berfoto bersama wali kelas, wakil kepala sekolah dan kepala sekolah SMA KRISTEN MASA DEPAN CERAH.

Setelah semua lulusan dipanggil namanya satu persatu, mereka mengucapkan Student Covenant yang dipimpin oleh ANDREAS ALVIN. Pidato dari lulusan diwakili oleh CHRISTOFFER GOH untuk 12 IPA dan FELICIA untuk 12 IPS, setelah itu maam Sioe Ie melepaskan mereka menjadi alumni SMA KRISTEN MASA DEPAN CERAH, yang dilanjutkan dengan doa pengutusan yang dipimpin oleh bapak DANIEL SUMITRO, kemudian para lulusan duduk bersama orang tua masing-masing, dan acara dilanjutkan dengan acara gala dinner.

Acara gala dinner dibuka dengan pidato dari perwakilan orang tua lulusan yang diwakili oleh bapak MAXIXIE MANTOFA orang tua dari ANNE MARIE MANTOFA. Dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada orang tua yang dengan setia menyekolahkan buah hatinya di MDC mulai dari TK – SMA MDC. Setelah itu dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada siswa dengan kategori Outstanding Sciences Award diberikan kepada Ellaine Ivanka (12 IPA 2), Outstanding Social Award diberikan kepada Felicia Inneke (12 IPS), Outstanding English Award Sciences diberikan kepada Ellaine Ivanka (12 IPA 2), Outstanding English Award Social diberikan kepada Kezia I Boentaran (12 IPS), Outstanding Character Award (SCIENCE CLASS) diberikan kepada Andreas Alvin (12 IPA 2), Outstanding Character Award (SOCIAL CLASS) diberikan kepada Felicia Inneke (12 IPS), Outstanding Leadership Award (SCIENCE CLASS) diberikan kepada Andreas Alvin (12 IPA 2), Outstanding Punctuality Award diberikan kepada Tiffany Shaine W (12 IPS), Most Improved Student Award (SCIENCE CLASS) diberikan kepada Bonita     (12 IPA 1), Most Improved Student Award (SOCIAL CLASS) diberikan kepada Harry Yuwono. Acara ditutup dengan rangkaian acara yaitu kejutan untuk orang tua, para lulusan menyanyikan lagu yang merupakan ciptaan dari salah satu lulusan yaitu Sicillya (12 IPA 1), kemudian diakhiri dengan lagu yang dinyanyikan oleh para guru SMA KRISTEN MASA DEPAN CERAH. Semua acara dilakukan dengan menggunakan Bahasa Inggris.

,

Festival Budaya Jawa Timur 2015/2016

Indonesia memiliki kebudayaan daerah yang semakin hari semakin tergerus oleh

perkembangan jaman atau akibat modernisasi dunia. Untuk itu kami SMA MDC mencoba

untuk mengenalkan dan melestarikan kebudayaan daerah khususnya daerah jawa timur,

dengan mengadakan festival seni budaya jawa timur yang dilaksanakan pada tanggal 3 mei

2016. Selain bertujuan untuk melestarikan kebudayaan daerah acara tersebut juga

merupakan proses pembelajaran mata pelajaran Bahasa Daerah dan Seni Budaya dalam

bentuk projek pementasan seni budaya, dengan mempraktekan langsung pembelajaran

bahasa daerah diharapkan para siswa mempunyai pengalaman lebih, mereka mengalami

dan  berinteraksi langsung menggunakan bahasa jawa.

Festival seni Budaya ini diikuti oleh seluruh siswa SMA MDC kelas X dan XI yang terbagi

dalam 11 kelompok, 8 kelompok dari kelas X dan 3 kelompok kelas XI, masing-masing

kelompok berkompetisi menampilkan karya yang terbaik. Karya yang yang ditampilkan

antara lain ludruk, band bahasa jawa, baca berita bahasa jawa, stand up comedy bahasa

jawa, opera van java (OVJ) bahasa jawa,dan juga cerita rakyat jawa timur yaitu Sarip tambak

oso, asal usul Banyu wangi dan Bung Tomo.

Festival Seni Budaya merupakan proses pembelajaran yang diawali dengan exploring,

planing, doing dan comunicating. Exploring merupakan kegiatan awal dimana para siswa

mencari informasi sebanyak banyaknya mengenai kebudayaan jawa timu, kemudian

dilanjutkan tahap perencananaan atau planning dimana siswa menentukan tema, dan

persiapan lain seperti penulisan skrip yang dilanjutkan latihan –latihan  dan terakhir tahap

communicating dimana siswa mengkomunikasikan karya yang sudah dipersiapkan yang

nantinya nilai dinilai oleh dewan juri dan nilai tersebut merupakan nilai ujian tengah

semester untuk mata pelajaran bahasa daerah.

Festival seni budaya kali ini dihadiri oleh staf perwakilan dari dinas pendidikan kota

surabaya, Yayasan Cahaya Harapan Bangsa, Parent teachers Association (PTA). Berita oleh :

Mr. Ketut Sukadana (PIC Festival Seni Budaya)

,

NAFA Workshop At MDC Senior High

Pada hari Kamis, 3 Maret 2016 jam 12.00-14.00 WIB di SMA Kristen Masa Depan Cerah diadakan seminar tentang “What makes a good portofolio arts and design”. Seminar ini terlaksana berkat kerjasama SMA Kristen Masa Depan Cerah dengan NAFA dari Singapore. Peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah siswa-siswi kelas 10 dan 11 yang memiliki passion dan vision management dalam mempersiapkan diri di bidang desain diantaranya, art design, graphis design, interior design, anime, 2D, 3D dan bidang kreatif lainnya. Pembicara dari seminar ini adalah DR. Lim Po Tek (Doctor of Philosophy in Arts Studies) seorang dosen dari NAFA Singapore yang banyak mendapatkan penghargaan dari berbagai negara.


“Siswa-siswi SMA MDC ini, sangat kreatif dan memiliki taste seni yang update dengan perkembangan dunia arts design sekarang ini. Senang melihat hasil karya mereka, penuh semangat dan sesuai jiwa anak muda,” tutur DR. Lim dan disepakati juga oleh Mr. Wennas dari Universal dan Miss Niniek (student officer dari NAFA). Dari beberapa karya kreatif mereka ada 3 orang yang mengerjakan gambar dengan sangat baik diantaranya, Gabrielle X.2, Sherin Priscilla X.4, dan Joanne Amarissa XI IPA1.
Dari kegiatan ini, diharapkan para siswa-siswi mendapatkan makna yang berguna dalam persiapan menempuh studi lanjutnya nanti di bidang art design dan mengerti dan memahami pembuatan portofolio bagi diri mereka sendiri nantinya.


Berita : Mr. Tri Setyanto, S.Pd
Foto : Mr. Ketut Sukadana

,

Seminar Art Design And Fashion Stylist At MDC Senior High

Pada hari Jumat, 14 Februari 2016 SMA Kristen Masa Depan Cerah Surabaya bekerjasama dengan LaSale College melalui program Bimbingan dan Konseling mengadakan seminar art design bagi siswa kelas 10 dan 11 pria dan fashion stylist bagi siswa kelas 10 dan 11 wanita. Kegiatan ini merupakan pokok pengembangan dari seminar-seminar yang pernah diadakan dari seminar sebelumnya.

Jika pada tahun lalu ada seminar pria sejati dan wanita bijak, maka pada tahun ini lebih difokuskan pada poin gaya penampilan dan kemampuan lain yang dimiliki bagi siswa wanita maupun pria. Adapun acaranya seminar ini diantaranya, bagi para siswi (putri) : workshop stylist, bagi para siswa (putra) : art paper design. Selain itu juga ada penilaian dari para dosen dari LaSale College diantaranya : Best Stylist Group Putri : Clarissa dkk, Best Dress Code Putri : Shannen Patricia, Best Art Paper Design Putra : Kia dkk, Best Dress Code Putra : Standy Tjandra.

Berita : Mr. Tri Setyanto, S.Pd
Foto : Maam Lia Widya Katrena, M.Psi dan Frederick Edward Lee (MDC Journalist)