,

Yes!! We can do it!!

Minggu- minggu terakhir dalam bulan Oktober sepertinya menjadi minggu – minggu yang sibuk buat anak- anak dan guru- guru Sekolah Benih Kasih. Dalam minggu itu mereka mengadakan Open Class dan juga mengikuti beberapa perlombaan. Show and Tell competition yang diadakan oleh Canadian English Course menjadi ajang pembuka. Pada hari Jumat, 30 Oktober 2015, pukul 10.00 WIB, 2 siswa dari TK A (Agape Darmadi dan Kathlyn Constantine) mengikuti lomba itu dengan penuh percaya diri. Bercerita mengenai makanan favorit mereka “Bakso dan Rawon” mereka tampil memukau.

 

 

Keesokan harinya, Sabtu, 31 Oktober 2015, 2 siswa dari TK B (Nicoline Gwen Lumintang dan Nicoline Emma Suryo) tampil menceritakan suku – suku di Indonesia. Mereka menceritakan kehidupan suku Asmat dan Ambon. Dan akhirnya kehidupan suku Asmat yang dibawakan oleh Nicoline Emma Suryo mengantarkannya masuk final (The big Five) dan akhirnya menjadi juara Harapan II. Woow luar biasa, nama Benih Kasih mampu berbicara diantara sekolah- sekolah lainnya di Surabaya. Dan biarlah nama Tuhan Yesus terus dipermuliakan di seluruh muka bumi.

 

 

Mety A (Benih Kasih Teacher)

,

Jalan Sehat Bersama PG/TK Benih Kasih

“Hoorrreee….. kita mau jalan sehat “, itulah antusias anak-anak TK Benih Kasih, menjelang acara jalan sehat yang di adakan tanggal 19 September 2015. Untuk mempersiapkan acara jalan sehat sebagai puncak tema dari Walking with Jesus, dengan gembira anak-anak membuat selogan, footprint dan puisi seputar jalan sehat.
 


 
Saat yang di nanti anak-anak pun tiba, terlihat dari wajah gembira mereka saat datang di MDC Campus. Dan yang lebih menarik, peserta jalan sehat tidak hanya di ikuti anak-anak Benih Kasih, tetapi orang tua, keluarga bahkan suster pun boleh berpartisipasi dalam acara ini. Acara jalan sehat di mulai pukul 06.30. Sebelum jalan sehat di mulai, para peserta melakukan gerakan pemanasan yang di pimpin oleh maam Diyah dan maam Vera.
 

 
Sepanjang acara ini berlangsung, canda tawa terdengar antara anak dengan orang tua ataupun keluarga mereka. Tidak hanya itu, kedekatan dan kebersamaan pun nampak jelas antara keluarga yang satu dengan yang lain. Tak kalah menariknya, di ujung acara jalan sehat ini di sediakan begitu banyak doorprize yang menarik yang dinanti oleh seluruh peserta. Dan tidak ketinggalan, foodbazar di sediakan di acara jalan sehat ini.
 

 
Acara jalan sehat ini begitu berkesan bagi anak-anak. Sekalipun acara jalan sehat telah selesai, tapi cerita seputar jalan sehat masing seru di bacarakan oleh mereka.

,

Balloons Fair at Benih Kasih

“Sik.. Asyik.. Bermain balon..” Begitulah nyanyian anak-anak Play Group Benih Kasih dalam acara Balloons Fair pada hari Jumat, 25 Agustus 2015. Balloons Fair merupakan acara puncak dari tema “Main Balon.. Asyik!!!” yang telah dijalankan di Play Group Benih Kasih sejak bulan Agustus 2015. Dalam acara ini, Orangtua murid ikut dilibatkan untuk bermain bersama dengan anak-anaknya. Mereka diberi kesempatan untuk bermain di beberapa arena permainan, seperti : Lempar Pinguin, Kipas Balon, Estafet Balon, dan Bubbleman. Lempar Pinguin merupakan arena yang sangat digemari oleh anak-anak, karena terdapat balon pinguin berukuran besar yang selalu bergoyang-goyang. Kemeriahan pun semakin bertambah dengan kehadiran badut yang membagikan balon panjang kepada anak-anak. Mereka boleh membuat kreasi balon dengan mama papanya. Ada yang membuat topi, pedang, anjing dan kreasi lainnya.
 


 
Melalui Balloons Fair ini, anak-anak tidak hanya mendapat kesenangan saat bermain balon saja, tetapi mereka juga dapat merasakan kebahagiaan karena dapat bermain-main bersama orangtuanya. Hubungan yang harmonis antara anak dan orangtua pun dapat tercipta. Orangtua belajar untuk menghargai waktu bersama dengan anak-anaknya, dan anak-anak pun belajar untuk berterimakasih untuk keberadaan orangtua mereka.
 

 
Akhirnya, acara Balloons Fair pun ditutup dengan berdoa bersama Orangtua. Setiap anak boleh membawa pulang balon yang ada serta mendapat balon helium dari sekolah. Acara Balloons Fair boleh berakhir, tetapi kenangan manis yang tercipta antara anak dan orangtuanya tidak akan ada akhirnya. ^_^ Sampai bertemu kembali di event-event yang tak kalah menarik lainnya.
 

 
by: Grace Shalya (Benih Kasih – PG Teacher)

,

Kontes Berbahasa SMA MDC “SPEAK UP!”

Pada tanggal 1-7 September 2015, SMA Kristen Masa Depan Cerah Surabaya mengadakan sebuah lomba khusus bagi Grade 11. Kegiatan tersebut diberi titel “Kontes Berbahasa”. Seluruh Grade 11 wajib mengikuti kegiatan ini sebab akan dimasukkan dalam penilaian mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Personal Development Program. Adapun kegiatan ini memang merupakan project kolaborasi antara Pelajaran Bahasa Indonesia dan personal Development Program. Kegiatan ini dilakukan  setiap hari mulai tanggal 1-7 September dan dimulai pukul 10.15-10.45 (sesion 1 di recess 1), kemudian dilanjutkan pukul 13.45-14.15 (sesion 2 di recess 2). Bentuk komunikasi yang disajikan harus memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh guru pembina mata pelajaran. Para siswa diberi beberapa pilihan bentuk komunikasi yang akan disajikan, diantaranya informatif (pidato, khotbah, sharing) persuasif (promosi, iklan), motivasi (tips, saran) dan entertainment (stand up comedy). Dalam prakteknya, disiapkan satu panggung mini dan microphone untuk setiap peserta yang tampil. Seluruh siswa mengikuti kegiatan ini dengan antusias dan berupaya untuk melakukan yang terbaik. Berdasarkan hasil penilaian juri, diperoleh hasil sebagai berikut :
Juara 1 : Aldrich Hezekia (Hal yang unik dari orang Introvert)
Juara 2 : Mivia Angelita (Persahabatan)
Juara 3 : Victor Jonathan (Fenomena Tindihan)
Harapan 1 : Lidia Nafarin (Jauhi Narkoba)
Harapan 2 : Nathanael Luira (Bahaya Ajaran Sesat)
Harapan 3 : Michael DJ (Stand Up Comedy)
 

 
Sebelumnya para siswa telah dibekali dengan materi tentang komunikasi yang efektif oleh beberapa narasumber dari luar sekolah yaitu Aviona Jacinda (mahasiswa jurusan komunikasi UK Petra, alumni SMA MDC 2012), dan Fabian Yudhistira (Presenter Life Radio, Profesional MC). Diharapkan dari kegiatan ini akan makin memicu minat dan meningkatkan kemampuan siswa dalam berkomunikasi yang efektif.
(Mr. Tri dan Mr. Ardian)

,

Sekolah Benih Kasih Got 4 Star from Global Accreditation Association

Selama dua hari, yaitu Senin – Selasa, 21 dan 22 September Sekolah Benih Kasih kedatangan tamu para assessor dari GAA (Global Accreditation Association). Mereka adalah Mr. Greg Brien dari Australia, Mr. Michael Sun dari Beijing, China, Mr. Edward Cahyono dari Indonesia dengan didampingi oleh Bp. Made dari MPKW (Majelis Pendidikan Kristen Wilayah Jawa Timur). Dalam dua hari tersebut, mereka melakukan tour building, melihat proses belajar mengajar dan berdiskusi dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, administrator, perwakilan orangtua dan karyawan Sekolah Benih Kasih.
 


 
Ada 10 kategori yang dinilai, mencakup visi misi, peran keluarga dalam sekolah, siswa, personil, pemerintahan, administrasi, kurikulum, sistem pembelajaran, penilaian, fasilitas dan sumber daya. Puji Tuhan, akhirnya hasil akreditasi keluar dan Sekolah Benih Kasih mendapatkan poin 3, 93 dengan kategori bintang 4. GAA tidak hanya menilai kinerja sekolah, sistem KBM dan lain-lain, tetapi juga memberi banyak masukan untuk kemajuan sekolah dan bagaimana menjadikan Sekolah Benih Kasih menjadi sekolah Kristen yang semakin maju dan menjadi lebih baik. Glory to God in the Highest.
 

 

 
By: Mety A. (Benih kasih – KG teacher)

,

Swimming is Fun

“Byurr!!!”. Suara percikan air menyemarakkan suasana dipagi itu. Hari itu, 25 Agustus 2015, kolam renang di kawasan Wisata Bukit Mas dipenuhi oleh anak- anak TK Benih Kasih. Anak- anak TK A berenang di Colesseum (Club House Wisata Bukit Mas) sementara anak- anak TK B berenang di kolam renang Notredame yang jaraknya tidak jauh dari Colesseum. Kegiatan berenang ini sangat menyenangkan. Antusiasme anak- anak terlihat dari lengkapnya peralatan yang mereka bawa pada hari tersebut. Ada berbagai macam pelampung, kacamata renang, bola dan peralatan bermain air lainnya. Sorak sorai anak- anak terdengar indah dan penuh sukacita.
 


 
Kegiatan berenang ini dilakukan karena anak- anak TK saat ini sedang belajar materi tema “Tubuhku” dengan fokus menjaga kesehatan tubuh. Mereka mengenal salah satu jenis olahraga yang dilakukan di air yang sangat dekat dengan mereka. Mereka juga mengetahui manfaat renang bagi kesehatan tubuh bahkan beberapa anak berencana untuk mengajak orangtua mereka berenang lagi nantinya. Woow….kegembiraan terpancar dari wajah setiap anak. Anak- anak TK A asyik bermain- main melewati terowongan sedangkan anak- anak TK B menikmati permainan seluncuran. Tak tergambar wajah lelah maupun bosan. Upppss…ternyata waktu habis. Akhirnya mereka harus segera mandi dan berganti baju. “Habis renang olahraga apa lagi ya?”….Penasaran?? Tunggu cerita kami selanjutnya ya…….
 

 
Written by : Grace Shalya and Mety A   (Benih Kasih teachers)

,

Back to School at Benih Kasih Playgroup-Kindergarten

Senin dan Selasa, 27 – 28 Juli 2015 adalah hari yang istimewa karena itu adalah hari pertama anak – anak PG – TK Benih Kasih masuk sekolah. Suasana ceria dan gembira terpancar dari wajah setiap anak dikarenakan tema back to school kali ini ini dikemas dengan sangat menarik. Bertemakan Jungle dan Beach Adventure mereka melakukan berbagai macam aktivitas seperti mencari harta karun, membuat kacamata, bermain pasir, membuat topi, mencari buah dan masih banyak lagi. Orangtua yang mengantar putra – putri mereka juga sangat menikmati permainan ini. Meskipun pada awalnya masih ada beberapa anak yang menangis namun setelah mereka melakukan aktivitas ini semua kesedihan itu terlupakan. Sampai- sampai ada beberapa anak yang tidak sabar untuk menanti aktivitas yang akan mereka lalukan esok paginya. ”Back to school begitu berkesan, selanjutnya tunggu aksi kami berikutnya.”
 


 
(By : Mety Astiningsih – Guru TK Benih kasih)

,

Benih Kasih The Explorer

Hari Kamis, 18 Juni 2015 adalah hari yang sangat dinantikan oleh anak-anak PG-KG Benih Kasih terutama anak TK-B karena hari itu adalah hari dimana anak-anak TK-B mendapatkan penghargaan karakter. Acara Charater & Movie Award 2015 kali ini dilakukan dengan dress code yang unik “Traditional modern” busana tradisional yang dipadukan dengan busana modern.

 


 

Bertemakan “BENIH KASIH THE EXPLORER”, sebuah pejalanan guru-guru Benih Kasih dalam pencarian karakter. Acara kali ini dibalut dengan suasana tradisonal modern, setiap penampilan di iringin dengan gamelan secara live. Dibuka dengan opening   yang atraktif,  dilanjutkan dengan presentasi dari anak Playgroup, mereka carnaval bersama para pembawa panji buah Roh, dan dilanjutkan dengan fashion show di panggung.

 


 

Dalam Charater Award 2015 ini anak-anak TK-B bermain peran dalam setiap drama. Drama berlangsung dalam 3 sesi. Setiap drama mewakili 3 buah karakter. Setelah drama selesai dilanjutkan dengan pemberian penghargaaan karakter  untuk anak TK-B sesuai dengan karakter yang menonjol selama mereka belajar di Benih Kasih. Setelah itu dilanjutkan dengan presentasi Eskul yang membuat suasana makin meriah.

 


 

Yang special dari acara character award kali ini adanya malam penghargaan “Movie Award” atas jerih-lelah mereka memproduksi film sendiri yang ternyata tidak mudah tapi itu pasti akan memberikan sebuah pengalaman yang luar biasa dan tak akan mudah mereka lupakan.

 


 

By: Maam Kristin dan Mr. Wisnu

,

Naik Komuter Yuk …

,

Benih Kasih Students Go to The Dentist

Selama hampir tujuh minggu anak-anak Dari Joy dan Peace belajar dengan tema pekerjaan / My Dentist”. Untuk menambah wawasan anak tentang dokter gigi maka, hari senin dan selasa tanggal, 18 dan 19 Mei 2015 kami mengundang nara sumber dokter gigi dari Dentaland untuk datang ke sekolah . 4 Orang dokter gigi dan 1 asistennya datang bergantian ke sekolah selama dua hari berturut-turut.
 


 
Kedatangan dokter gigi ke sekolah membantu anak-anak untuk mengerti tentang manfaat gigi, bagaimana menjaga gigi, cara menyikat gigi dengan benar dll. Anak-anak sangat antentive dan antusias dalam memperhatikan apa yang di jelaskan oleh para dokter tsb. Bahkan mau mencoba cara-cara menggosok gigi dengan menggunakan peraga gigi dan sikat gigi kepunyaan dokter. Tidak ada yang menangis , mereka mencoba merespon apa yang di jelaskan oleh para dokter tersebut. Walaupun ada yang kurang jelas bahasa mereka karena memang ada yang belajar berbicara, tetapi sungguh mereka bersemangat dalam mendengarkan penjelasan dr Wendy, dr Tri, dr. Handy, dr Olivia. Bahkan ada yang mau mencoba beberapa kali cara menyikat gigi.

Hari Rabu dan Kamis, tanggal 20 dan 21 Mei anak-anak bergantian berkunjung ke dentaland. Untuk kali ini mereka tidak didampingi orangtua, tetapi mereka sangat antusias dan tidak seperti biasanya datang lebih awal. Sesampai di sana anak-anak di sambut oleh para dokter yang kemarin sudah datang ke sekolah, dan beberapa dokter yang lain, jadi rasa aman dan nyaman sudah di rasakan oleh mereka, apalagi tempatnya yang menarik. Ada perusutan, perpustakaan kecil, bahkan dinding ruang prakteknya berhiaskan polar bear dan cow boy . Mereka di ajak berkeliling melihat-lihat ruangan yang ada sambil mengenali peralatan dokter gigi. Kemudian di bagi, sebagian di ajari dan praktek langsung menggosok gigi yang benar, sebagian lagi di periksa giginya oleh dokter. Selesai menggosok gigi dan di periksa baru bermain di tempat yang di sediakan.

Setelah selesai semua, anak-anak mendapat sertifikat dan goody bag dari pihak dentalan, serta foto bersama. Wow sungguh menyenangkan. Terima Kasih dokter, kata anak-anak sebelum kembali ke sekolah. Dan dalam perjalanan anak-anak bercerita kalau besar nanti mereka ada yang mau menjadi dokter gigi yang suka menolong anak-anak. Luar biasa kunjungan tersebut bisa menginspirasi anak-anak, semoga tercapai . Tuhan memberkati kalian semua.