Christmas Celebration at Benih Kasih School

“ The Beauty of Love “ itulah tema natal yang diambil oleh Sekolah Benih Kasih. Bagaimana mewujudkan indahnya Natal dengan berbagi kasih pada sesama. Acara Natal diadakan pada hari Senin, 07 Desember 2015. Pada pagi hari anak-anak TK mengadakan acara Natal dengan berbagi kasih kepada oma/opa yang ada di Rumah Usiawan “ Panti Surya “. Anak-anak berbagi kasih dengan memberikan sumbangan kebutuhan panti seperti Nata de coco, kacang hijau, minyak goreng, bihun beras, tepung kanji, gula pasir, hunkwee, nutrijel, kecap manis, sabun colek dan vitamin untuk oma/opa ada di Rumah Usiawan “ Panti Surya “. Di sana kami memuji Tuhan dengan sukacita merayakan kelahiran Sang Juru Selamat “ Tuhan Yesus Kristus “. Anak-anak mempresentasikan lagu dan tarian untuk Tuhan. Tidak hanya anak-anak guru-guru pun terlibat dalam presentasi drama Natal. Puji Tuhan oma/opanya dapat merasakan indahnya Natal bersama-sama dengan kami. Suasana mengharukan terjadi ketika anak-anak memberikan ucapan selamat Natal kepada oma/opa. Kami melihat bagaimana antusiasnya oma/opa menyambut kami, Oma/opa terlihat senang sekali ketika diberi ucapan selamat hari Natal oleh anak-anak Benih Kasih. Sungguh kami merasakan indahnya Natal bersama dengan oma/opa yang ada di Rumah Usiawan.

 

 

Di sore harinya anak-anak Playgroup merayakan Natal dengan mengundang teman-teman yang ada di lingkungan sekitar sekolah Benih Kasih (TK Likawati), Tunas Benih Kasih 1- Joyoboyo, Tunas Benih Kasih 2-Dolly, TK Silo dan misi Natal kepada anak-anak Papua. Anak-anak berbagi kasih dengan memberikan hadiah Natal berupa tas sekolah dan alat tulis untuk TK Likawati, Tunas Benih Kasih 1- Joyoboyo, Tunas Benih Kasih 2-Dolly, TK Silo dan paket Natal berupa CD Film Tuhan Yesus, buku cerita dan Alkitab untuk anak-anak Papua. Kami juga memberikan kesempatan kepada anak-anak kita undang untuk mempresentasikan gerak dan lagu untuk merayakan kelahiran Tuhan Yesus. Kami melihat bagaimana mereka bersukacita merayakan Natal dengan kondisi yang mereka alami. Di dua tempat yang berbeda kami dapat merasakan bagaimana kasih Allah tercurah pada kami, sehingga kami dapat merasakan Indahnya berbagi kepada sesama. dan akhirnya semua merasakan bagaimana Natal membawa sukacita buat semua mahluk di bumi ini.

By : Wahyu and Maureen (Benih Kasih Teachers)

Heroes Day: The Trilogy

Sekali Mendayung, Dua Tiga Pulau Terlampaui. Tampaknya peribahasa tersebut tepat untuk menggambarkan suasana event yang baru saja dihelat di PG – TK Benih Kasih. Mulai dari Student Fellowship, Heroes Day, dan My Super Dad terlaksana dengan baik dalam sehari. Semua guru dan murid PG – TK Benih Kasih berbusana heroes style di hari itu. Anak-anak terlihat gagah dengan persenjataan mainan mereka.

 

 

Student Fellowship diawali dengan penampilan dari para ayah. Para ayah bermain musik dan bernyanyi, dilanjutkan dengan penampilan anak-anak TK yang bernyanyi. Lanjut, ke acara Heroes Day, games yang menarik sudah menunggu anak PG, yaitu lomba merangkak, di mana anak merangkak lalu mengambil bendera yang sudah tersedia dan lomba mencari bendera, di mana anak melewati beberapa rintangan sebelum mencari bendera.

 

 

Bagaimana dengan My Super Dad? My Super Dad tidak kalah seru. Selain berlomba merias ayah dengan aksesoris yang sudah dibawa dari rumah, ada pula lomba menggendong anak yang dilakukan antara para ayah. Selesai dengan lomba-lomba, anak-anak memberikan hadiah yang sudah dipersiapkan kepada sang ayah. Beberapa diantara hadiah tersebut berupa nyanyian, prakarya, craft, dan makanan kreasi anak. Di akhir acara, anak-anak mendoakan ayah mereka, berterima kasih karena memiliki ayah yang hebat dan mendoakan supaya ayah mereka selalu bahagia. Suasana mengharukan terlihat saat itu. Bahasa yang sederhana dan simple dari anak- anak membuat beberapa orangtua menitikkan air mata. Dan pasti Tuhan Yesus mendengar doa anak- anak tersebut.

Thank you Dad!! You’ll always be my superhero…..!!

Written by : Melissa (PG teacher)

 

,

Go to Tugu Pahlawan

Hari Senin, 05 Oktober 2015 anak TK Benih Kasih mengadakan kunjungan ke Museum Tugu Pahlawan, dengan tujuan memperkenalkan pada anak tentang sosok pahlawan dan perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Sepanjang perjalanan hingga tempat lokasi anak sudah terlihat sangat antusis untuk melihat museum. Mereka bertanya-tanya apakah itu Tugu Pahlawan.

 

 

Sesampai di Tugu Pahlawan, anak beristirahat sambil makan snack dan pergi ke toilet dikarenakan didalam museum tidak diperbolehkan untuk makan. Dimulai dengan melihat patung disekitar lapangan Tugu Pahlawan dan akhirnya masuk ke musem. Anak sangat antusias ketika masuk ke dalam museum. Melihat patung para pahlawan dan berbagai senjata zaman dahulu. Benda-banda bersejarah tersebut membuat anak-anak semakin antusias. Mereka berkata: “Maam, itu ada pistol, ada kapal, ada ketapel dan lain-lain. Sewaktu anak-anak mendengarkan rekaman siaran radio, anak-anak bisa duduk dengan tertib didepan patung. Mendengarkan dengan seksama. Sambil kadang-kadang berteriak “Merdeka” seakan-akan mereka terbawa dengan situasi saat itu.

 

 

Dari acara ini kami ingin menanamkan semangat para pahlawan yang berjuang demi bangsa dan negara. Sehingga moto “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para Pahlwannya” itu bisa terlihat mulai anak usia dini dengan tahap perkembangan anak usia dini. MERDEKA…..

 

Written by : Johanna B. (Benih Kasih Teachers)

,

Lomba Pentas Seni Diknas

“Believe in yourself!“, kurang lebih itulah kata-kata yang tepat untuk menggambarkan usaha yang telah dilakukan anak-anak ketika mereka mengikuti lomba Pentas Seni Menyanyi dan Fashion Show yang diselenggarakan oleh Diknas. 30 Oktober 2015 cuaca terik sekali, dan diluar dugaan, dalam lomba tersebut mereka mendapatkan nomor urut lomba 32 untuk Fashion Show dan 21 untuk menyanyi. Wow…perlu menunggu lama untuk menanti mereka tampil diantara puluhan sekolah yang juga berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

 

Puji Tuhan, kondisi yang ada tidak sedikitpun mengurangi semangat anak-anak untuk dapat tampil maksimal. Dengan lantunan suara merdu, gerak licah dan balutan busana daerah mereka bernyanyi penuh semangat, bergerak melenggang diatas panggung dengan penuh percaya diri. Berkat campur tangan Tuhan , dan kekompakan yang baik antara sekolah, orangtua dan tekad anak-anak ,akhirnya mereka mendapatkan Juara Harapan II untuk lomba menyanyi. Tetap semangat…ini merupakan langkah awal untuk mendapatkan prestasi yang lebih gemilang. Keep up the good work kids…di dalam Tuhan jerih payahmu tidak akan pernah sia-sia.

Herien W (Benih Kasih Teacher)

,

Yes!! We can do it!!

Minggu- minggu terakhir dalam bulan Oktober sepertinya menjadi minggu – minggu yang sibuk buat anak- anak dan guru- guru Sekolah Benih Kasih. Dalam minggu itu mereka mengadakan Open Class dan juga mengikuti beberapa perlombaan. Show and Tell competition yang diadakan oleh Canadian English Course menjadi ajang pembuka. Pada hari Jumat, 30 Oktober 2015, pukul 10.00 WIB, 2 siswa dari TK A (Agape Darmadi dan Kathlyn Constantine) mengikuti lomba itu dengan penuh percaya diri. Bercerita mengenai makanan favorit mereka “Bakso dan Rawon” mereka tampil memukau.

 

 

Keesokan harinya, Sabtu, 31 Oktober 2015, 2 siswa dari TK B (Nicoline Gwen Lumintang dan Nicoline Emma Suryo) tampil menceritakan suku – suku di Indonesia. Mereka menceritakan kehidupan suku Asmat dan Ambon. Dan akhirnya kehidupan suku Asmat yang dibawakan oleh Nicoline Emma Suryo mengantarkannya masuk final (The big Five) dan akhirnya menjadi juara Harapan II. Woow luar biasa, nama Benih Kasih mampu berbicara diantara sekolah- sekolah lainnya di Surabaya. Dan biarlah nama Tuhan Yesus terus dipermuliakan di seluruh muka bumi.

 

 

Mety A (Benih Kasih Teacher)

,

Jalan Sehat Bersama PG/TK Benih Kasih

“Hoorrreee….. kita mau jalan sehat “, itulah antusias anak-anak TK Benih Kasih, menjelang acara jalan sehat yang di adakan tanggal 19 September 2015. Untuk mempersiapkan acara jalan sehat sebagai puncak tema dari Walking with Jesus, dengan gembira anak-anak membuat selogan, footprint dan puisi seputar jalan sehat.
 


 
Saat yang di nanti anak-anak pun tiba, terlihat dari wajah gembira mereka saat datang di MDC Campus. Dan yang lebih menarik, peserta jalan sehat tidak hanya di ikuti anak-anak Benih Kasih, tetapi orang tua, keluarga bahkan suster pun boleh berpartisipasi dalam acara ini. Acara jalan sehat di mulai pukul 06.30. Sebelum jalan sehat di mulai, para peserta melakukan gerakan pemanasan yang di pimpin oleh maam Diyah dan maam Vera.
 

 
Sepanjang acara ini berlangsung, canda tawa terdengar antara anak dengan orang tua ataupun keluarga mereka. Tidak hanya itu, kedekatan dan kebersamaan pun nampak jelas antara keluarga yang satu dengan yang lain. Tak kalah menariknya, di ujung acara jalan sehat ini di sediakan begitu banyak doorprize yang menarik yang dinanti oleh seluruh peserta. Dan tidak ketinggalan, foodbazar di sediakan di acara jalan sehat ini.
 

 
Acara jalan sehat ini begitu berkesan bagi anak-anak. Sekalipun acara jalan sehat telah selesai, tapi cerita seputar jalan sehat masing seru di bacarakan oleh mereka.

,

Balloons Fair at Benih Kasih

“Sik.. Asyik.. Bermain balon..” Begitulah nyanyian anak-anak Play Group Benih Kasih dalam acara Balloons Fair pada hari Jumat, 25 Agustus 2015. Balloons Fair merupakan acara puncak dari tema “Main Balon.. Asyik!!!” yang telah dijalankan di Play Group Benih Kasih sejak bulan Agustus 2015. Dalam acara ini, Orangtua murid ikut dilibatkan untuk bermain bersama dengan anak-anaknya. Mereka diberi kesempatan untuk bermain di beberapa arena permainan, seperti : Lempar Pinguin, Kipas Balon, Estafet Balon, dan Bubbleman. Lempar Pinguin merupakan arena yang sangat digemari oleh anak-anak, karena terdapat balon pinguin berukuran besar yang selalu bergoyang-goyang. Kemeriahan pun semakin bertambah dengan kehadiran badut yang membagikan balon panjang kepada anak-anak. Mereka boleh membuat kreasi balon dengan mama papanya. Ada yang membuat topi, pedang, anjing dan kreasi lainnya.
 


 
Melalui Balloons Fair ini, anak-anak tidak hanya mendapat kesenangan saat bermain balon saja, tetapi mereka juga dapat merasakan kebahagiaan karena dapat bermain-main bersama orangtuanya. Hubungan yang harmonis antara anak dan orangtua pun dapat tercipta. Orangtua belajar untuk menghargai waktu bersama dengan anak-anaknya, dan anak-anak pun belajar untuk berterimakasih untuk keberadaan orangtua mereka.
 

 
Akhirnya, acara Balloons Fair pun ditutup dengan berdoa bersama Orangtua. Setiap anak boleh membawa pulang balon yang ada serta mendapat balon helium dari sekolah. Acara Balloons Fair boleh berakhir, tetapi kenangan manis yang tercipta antara anak dan orangtuanya tidak akan ada akhirnya. ^_^ Sampai bertemu kembali di event-event yang tak kalah menarik lainnya.
 

 
by: Grace Shalya (Benih Kasih – PG Teacher)

,

Kontes Berbahasa SMA MDC “SPEAK UP!”

Pada tanggal 1-7 September 2015, SMA Kristen Masa Depan Cerah Surabaya mengadakan sebuah lomba khusus bagi Grade 11. Kegiatan tersebut diberi titel “Kontes Berbahasa”. Seluruh Grade 11 wajib mengikuti kegiatan ini sebab akan dimasukkan dalam penilaian mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Personal Development Program. Adapun kegiatan ini memang merupakan project kolaborasi antara Pelajaran Bahasa Indonesia dan personal Development Program. Kegiatan ini dilakukan  setiap hari mulai tanggal 1-7 September dan dimulai pukul 10.15-10.45 (sesion 1 di recess 1), kemudian dilanjutkan pukul 13.45-14.15 (sesion 2 di recess 2). Bentuk komunikasi yang disajikan harus memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh guru pembina mata pelajaran. Para siswa diberi beberapa pilihan bentuk komunikasi yang akan disajikan, diantaranya informatif (pidato, khotbah, sharing) persuasif (promosi, iklan), motivasi (tips, saran) dan entertainment (stand up comedy). Dalam prakteknya, disiapkan satu panggung mini dan microphone untuk setiap peserta yang tampil. Seluruh siswa mengikuti kegiatan ini dengan antusias dan berupaya untuk melakukan yang terbaik. Berdasarkan hasil penilaian juri, diperoleh hasil sebagai berikut :
Juara 1 : Aldrich Hezekia (Hal yang unik dari orang Introvert)
Juara 2 : Mivia Angelita (Persahabatan)
Juara 3 : Victor Jonathan (Fenomena Tindihan)
Harapan 1 : Lidia Nafarin (Jauhi Narkoba)
Harapan 2 : Nathanael Luira (Bahaya Ajaran Sesat)
Harapan 3 : Michael DJ (Stand Up Comedy)
 

 
Sebelumnya para siswa telah dibekali dengan materi tentang komunikasi yang efektif oleh beberapa narasumber dari luar sekolah yaitu Aviona Jacinda (mahasiswa jurusan komunikasi UK Petra, alumni SMA MDC 2012), dan Fabian Yudhistira (Presenter Life Radio, Profesional MC). Diharapkan dari kegiatan ini akan makin memicu minat dan meningkatkan kemampuan siswa dalam berkomunikasi yang efektif.
(Mr. Tri dan Mr. Ardian)

,

Sekolah Benih Kasih Got 4 Star from Global Accreditation Association

Selama dua hari, yaitu Senin – Selasa, 21 dan 22 September Sekolah Benih Kasih kedatangan tamu para assessor dari GAA (Global Accreditation Association). Mereka adalah Mr. Greg Brien dari Australia, Mr. Michael Sun dari Beijing, China, Mr. Edward Cahyono dari Indonesia dengan didampingi oleh Bp. Made dari MPKW (Majelis Pendidikan Kristen Wilayah Jawa Timur). Dalam dua hari tersebut, mereka melakukan tour building, melihat proses belajar mengajar dan berdiskusi dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, administrator, perwakilan orangtua dan karyawan Sekolah Benih Kasih.
 


 
Ada 10 kategori yang dinilai, mencakup visi misi, peran keluarga dalam sekolah, siswa, personil, pemerintahan, administrasi, kurikulum, sistem pembelajaran, penilaian, fasilitas dan sumber daya. Puji Tuhan, akhirnya hasil akreditasi keluar dan Sekolah Benih Kasih mendapatkan poin 3, 93 dengan kategori bintang 4. GAA tidak hanya menilai kinerja sekolah, sistem KBM dan lain-lain, tetapi juga memberi banyak masukan untuk kemajuan sekolah dan bagaimana menjadikan Sekolah Benih Kasih menjadi sekolah Kristen yang semakin maju dan menjadi lebih baik. Glory to God in the Highest.
 

 

 
By: Mety A. (Benih kasih – KG teacher)

,

Swimming is Fun

“Byurr!!!”. Suara percikan air menyemarakkan suasana dipagi itu. Hari itu, 25 Agustus 2015, kolam renang di kawasan Wisata Bukit Mas dipenuhi oleh anak- anak TK Benih Kasih. Anak- anak TK A berenang di Colesseum (Club House Wisata Bukit Mas) sementara anak- anak TK B berenang di kolam renang Notredame yang jaraknya tidak jauh dari Colesseum. Kegiatan berenang ini sangat menyenangkan. Antusiasme anak- anak terlihat dari lengkapnya peralatan yang mereka bawa pada hari tersebut. Ada berbagai macam pelampung, kacamata renang, bola dan peralatan bermain air lainnya. Sorak sorai anak- anak terdengar indah dan penuh sukacita.
 


 
Kegiatan berenang ini dilakukan karena anak- anak TK saat ini sedang belajar materi tema “Tubuhku” dengan fokus menjaga kesehatan tubuh. Mereka mengenal salah satu jenis olahraga yang dilakukan di air yang sangat dekat dengan mereka. Mereka juga mengetahui manfaat renang bagi kesehatan tubuh bahkan beberapa anak berencana untuk mengajak orangtua mereka berenang lagi nantinya. Woow….kegembiraan terpancar dari wajah setiap anak. Anak- anak TK A asyik bermain- main melewati terowongan sedangkan anak- anak TK B menikmati permainan seluncuran. Tak tergambar wajah lelah maupun bosan. Upppss…ternyata waktu habis. Akhirnya mereka harus segera mandi dan berganti baju. “Habis renang olahraga apa lagi ya?”….Penasaran?? Tunggu cerita kami selanjutnya ya…….
 

 
Written by : Grace Shalya and Mety A   (Benih Kasih teachers)