,

Welcome (Back) to School

Sukacita anak- anak terpancar saat mereka kembali ke sekolah. Seperti menahan rindu untuk bertemu dengan teman maupun guru- guru di sekolah. Hari pertama dikemas dalam tema “All about our groups”. Mereka memakai kostum / aksesoris sesuai dengan grup masing- masing. Ada yang memakai sayap seperti kupu-kupu, baju gambar bear/chipmunk/lamb, kaos bergambar mango/apple dan masih banyak lagi. Berbagai macam aktivitas menarik dan “fun” membuat mereka sangat “excited” dalam menjalani masa- masa “Welcome (Back) to School”. Beberapa anak baru juga tidak canggung lagi untuk bersosialisasi.

Acara ini ditutup dengan “Fellowship” di grup masing- masing. Dengan pebuh kasih para guru mendoakan anak- anak satu persatu agar mereka siap melangkah ke tahun ajaran baru 2017 – 2018. Biarlah tangan Tuhan yang bekerja dalam diri setiap anak. “We do the best and God will do the rest.”

By : Mety A (Benih Kasih Teacher)

,

Kartini’s Day Activities: I Love My Culture

“Ibu kita Kartini, Putri sejati …. Putri Indonesia harum namanya……” terdengar jelas di telinga, lagu tersebut dikumandangkan pada acara Kartini di Pakuwon Mall, dengan tema”I Love My Culture” , yang diadakan pada hari Jumat 21 April 2017 pukul 15.00 – 18.00 WIB. Acara tersebut diikuti oleh semua siswa PG – TK (usia 2-6 tahun) Benih Kasih.

Acara memperingati hari Kartini kali ini, mengambil tema “I Love My Culture” yang membuat anak-anak semakin belajar akan kebudayaan Indonesia. Dengan mengenal berbagai ragam pakaian daerah seluruh Nusantara yang mereka kenakan juga  lagu- lagu daerah, seperti Ampar-ampar pisang, Gundul-gundul pacul, Potong bebek angsa, dsb. Untuk memeriahkan acara tersebut diadakan lomba menyanyi, fashion show, puisi dan lomba photogenic. Ibu Kita Kartini sebagai lagu untuk anak-anak lomba menyanyi, lomba membaca puisi dengan tema “Kartini”.

Lebih menariknya lagi, anak-anak PG bisa berlenggak-lenggok diatas panggung bak peragawan/ peragawati dalam lomba fashion show yang diadakan dan the last but no the least, dalam lomba photogenic with mom/dad yang diadakan untuk para mama/ papa bisa berfoto dengan anak-anak mereka yang menggunakan baju daerah tersebut. Dan sungguh mengejutkan, para mama juga tidak mau kalah dengan para anak mereka, mereka pun menggunakan baju daerah sesuai dengan tema yang diberikan yaitu  “I Love My Culture”.

Dan yang special dalam acara ini adalah adanya bintang tamu “ Punokawan” (Semar, Petruk, Gareng, Bagong), yaitu tokoh pewayangan dalam budaya Jawa yang diperankan oleh guru-guru SMA MDC. Selain itu juga adanya juri tamu untuk lomba fashion show adalah Miss Everdina yang adalah finalis Miss Indonesia pada tahun  2015 perwakilan dari Kepulauan Maluku.

Selain perlombaan untuk mengenalkan makna dari hari Kartini itu sendiri, Kepala Sekolah PG-TK Benih Kasih mengisahkan tentang perjuangan Ibu Kartini yang juga diperagakan oleh guru-guru PG – TK Benih Kasih pada awal acara. Acara di tutup dengan pengumuman pemenang lomba.

Pada pukul 18.00 WIB, acara dalam rangka memperingati Hari Kartini pun telah selesai. Semua anak-anak pun pulang dengan hati yang gembira. Para pemenang pun membanggakan piala yang mereka dapatkan. Acara dan lomba hari Kartini yang diadakan oleh PG-TK Benih Kasih memang telah usai, tetapi semangat Kartini dan pembelajaran yang Ibu Kartini miliki akan selalu ada dan tertanam untuk anak-anak menyongsong hari yang penuh harapan. Tuhan Yesus memberkati.

Puncak Tema PG “My Needs”

Hari Kamis, 24 November 2016 anak-anak PG ( Usia 2-3 th) Benih Kasih melakukan acara Puncak tema  di sekolah  yaitu “ Bermain Bersama Orangtua”

Mengambil tema “ My Needs” yang salah satunya adalah kebutuhan akan bermain. Bagi anak usia dini bermain sangat penting untuk mengembangkan kreativitas dan potensi mereka. Tetapi kebutuhan itu kadang kurang terpenuhi karena orangtua yang sibuk dll. untuk itu sekolah memfasilitasi supaya anak dan orangtua mempunyai kesempatan untuk dapat bermain bersama lewat tema yang kita kemas saat ini.

Pada acara tersebut berbagai  permainan kami persiapkan supaya anak dan orangtua dapat saling berinteraksi dan bekerja sama seperti : Bermain memindahkan bola dengan kertas, berjalan bersama orangtua, bermain mini golf, mensortir bola, cooking, membuat craft. Mereka sangat antusias menyemangati anak-anak mereka untuk berusaha menyelesaikan permainan yang di sediakan..

Permainan  berjalan bersama orangtua, seru sekali anak berdiri diatas kaki mama atau papa, berhadapan sambil berpegangan tangan kemudian berjalan  bersama-sama. Bermain mensortir bola anak-anak tidak sabar hanya mengambil bola yang di tentukan tetapi mereka langsung masuk ke dalam kolam bola dan tidak mau keluar-keluar. Wow….bola bertebaran kemana-mana, tetapi mereka sangat senang. Demikian juga tidak kalah seru dengan yang bermain  mini golf,.. Craft dan cooking, para bapak dengan sabar mengoles roti membantu anak-anak mereka melamembuat “ sandwich” untuk di makan bersamakukan yang terbaik.

Setelah semua permainan selesai di tutup dengan senam bersama “chicken dance”bagi yang senamnya kompak antara papa, mama , anak dan juga  yang paling heboh mendapatkan hadiah, di lanjutkan penyerahan  Foto keluarga oleh anak kepada orangtua sebagai ucapan terima kasih sudah memberi waktu buat mereka.

Kemudian mereka pulang dengan sukacita

Special Outing – My Lovely Place

Woow…. Amazing, timbul perasaan kagum saat menyaksikan anak-anak usia 4-6 tahun menunjukkan aksinya peduli terhadap lingkungan. Ada yang membersihkan kolam, ada yang menyapu, ada yang memunguti sampah dan ada pula yang memasang slogan.

Didasari oleh semangat untuk membangun rasa cinta tanah air dimulai dari lingkup yang lebih kecil yakni cinta terhadap kota dimana kita tinggal. PG-TK Benih Kasih mengangkat tema “ My Lovely Place “ dikemas dalam program of Entrepreneurship. Diawali dengan tahapan eksploring; anak-anak bersama papa atau mama mengadakan survei masing-masing ke satu tempat wisata dan satu tempat fasilitas umum yang ada di Surabaya. Ada yang mensurvei Bandara dan Tugu Pahlawan, ada yang ke Stasiun Gubeng dan Taman Bungkul, dan sebagainya.

Hasil survei dikomunikasikan oleh anak-anak di depan teman-temannya dan guru disekolah. Anak-anak belajar mengumpulkan informasi dari berbagai laporan tentang kondisi berbagai tempat yang telah disurvei. Kemudian bersama-sama, anak-anak belajar menganalisa atau menalar tempat-tempat mana saja yang perlu lebih diperhatikan dan apa yang bisa anak-anak lakukan sebagai wujud dari rasa cinta terhadap kotanya.

Anak-anak dengan bimbingan guru kemudian menyusun rencana (planning) dengan terlebih dahulu membuat kesepakatan tempat mana yang dipilih dari sekian tempat yang telah disurvei juga apa yang akan dilakukan nanti di tempat tersebut.

Tahapan berikutnya “ Doing ” dibagi menjadi dua, yang pertama doing di sekolah. Di sekolah anak-anak mengerjakan semua persiapan untuk aksi mereka di tempat yang sudah dipilih, antara lain : mereka membuat surat rekomensdasi kepada pihak-pihak yang bertanggung jawab terhadap tempat tersebut untuk membuat perbaikan-perbaikan ataupun usulan-usulan lainnya dari anak-anak yang sebelumnya telah mensurvei tempat-tempat tersebut, supaya tempat itu menjadi lebih baik lagi. Selain itu, anak-anak juga mengecat tempat sampah, melukis, memberi tulisan juga membuat papan-papan slogan atau himbauan untuk peduli lingkungan dengan bimbingan guru.

Doing kedua, anak-anak bersama guru pergi ke tempat yang sudah dipilih oleh masing-masing kelompok, ada yang ke kebun binatang, ada yang ke Taman Bungkul, Monkasel, juga ke stasiun Gubeng. Di Kebun Binatang Surabaya; anak-anak dibantu guru dengan seijin pihak KBS memasang papan slogan “ jangan buang sampah sembarangan “, membersihkan sampah yang tercecer, memberikan sabun cair cuci tangan dan memberi makan satwa; juga menyerahkan surat saran yang mereka tulis sendiri.

Di Monkasel anak-anak memberikan beberapa tempat sampah kreasi mereka, papan slogan “ Buang sampah pada tempatnya “, memberikan juga sabun cair cuci tangan, alat-alat kebersihan. Di sana anak-anak juga menyapu dan memungut sampah.

Tidak kalah menarik kegiatan di Taman Bungkul, selain mereka melestarikan tempat sampah, papan slogan, sabun cair cuci tangan, anak-anak menunjukkan aksinya dengan menyapu, membersihkan kolam ikan dan melepaskan ikan dan kura-kura yang mereka bawa ke dalam kolam yang sudah mereka bersihkan

Melalui kegiatan ini selain anak-anak terlibat dalam Program of Entrepreneurship mereka, juga secara langsung sudah menerapkan kegiatan pembelajaran yang saintifik dengan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar dan mengkomunikasikan sekaligus memupuk rasa cinta terhadap kotanya, dan menunjukkan tanggung-jawab dan kepeduliannya terhadap lingkungannya dengan melakukan tindakan nyata. Semoga apa yang sudah dilakukan anak-anak PG-TK Benih Kasih ini dapat terus menjadi inspirasi mereka sendiri dan juga orang lain.

Special outing go to Surabaya Night Carnival

“Aku ikut … aku ikut” kata anak-anak saat maam menyampaikan special outing ke “Kids play science & waterpark Surabaya Night Carnival”, dan inilah waktu yang mereka nanti-nantikan telah tiba. “Yeah………..” teriak anak-anak dengan sukacita.

Pelaksanaan outing dilakukan 2 hari. Kamis, 29 September 2016 adalah special outing untuk anak-anak TK, dan PG dilaksanakan Jumat, 30 September 2016.

Waktu menunjukan Pk 10.00 tepat, semua anak telah berkumpul di basecamp masing-masing. Setelah pijakan disampaikan, mereka menuju ke bus bersama para pendamping mereka (papa/mama). Sepanjang perjalanan mereka tampak ceria sambil menyanyikan beberapa lagu.

“Asyik..!!” sampailah mereka di tujuan. Bukan hanya berenang saja, sebelum itu mereka didampingi mentor untuk bermain dan belajar dibeberapa area seperti: market, farmer, art, body, dll.

Setelah itu mereka bisa bermain air ataupun berenang. Canda tawa terdengar sungguh. Anak-anak juga sangat menikmati makan siang dengan sukacita. Diakhir acara mereka bermain bebas di area softplay.

Puji Tuhan! anak-anak dapat menikmati waktu bersama orang tua di acara special outing ini.

Terima kasih Tuhan sampai bertemu di Special Outing 2 tahun lagi ya. God Bless

Dirgahayu Indonesiaku

Merdeka! Merdeka! Indonesia! Indonesia! Itulah pekik kemerdekaan anak- anak saat mereka memasuki sekolah Benih Kasih. Hari itu tanggal 17 Agustus 2016, tepat saat bangsa ini merayakan ulang tahunnya. Dengan berpakaian merah dan putih terlihat semangat mereka yang menyala- nyala. Ya itulah yang terjadi saat anak- anak siswa PG – TK Benih Kasih merayakan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke – 71. Diawali dengan upacara bendera yang diikuti oleh anak murid kelas TK A dan TK B. Anak- anak bisa dengan tertib dan lancar mengikuti upacara bendera. Tidak terlihat wajah lelah dalam diri setiap anak. Semangat dari anak- anak yang mengikuti upacara hari itu sangat besar. Cuaca yang sedikit mendung membuat anak- anak tidak merasa kepanasan dan menikmati setiap prosesi dari upacara tersebut.

Lagu- lagu kebangsaan berkumandang dengan gegap gempita saat acara tersebut. Bahkan ada beberapa orangtua dan wali murid yang ikut serta dalam upacara tersebut. Setelah upacara anak- anak mengikuti lomba memasukkan pensil ke dalam botol untuk anak TK B dan lomba berlari zig zag memsaukkan bendera oleh anak TK A. Sukacita tergambar dari teriakan mereka saat mereka berusaha menyemangati teman- temannya. “Ayo…ayo…ayo…”, dan teriakan itu membuat anak- anak tambah bersemangat lagi. Lomba diikuti oleh semua anak dengan antusias. Tidak perduli mereka menang atau kalah yang pasti semangat dan rasa nasionalisme mereka membuat semuanya bersukacita.

Setelah murid – murid PG datang dilanjutkan dengan perayaan kemerdekaan bersama- sama di Ruang Image. Mereka bernyanyi dan melihat drama perjuangan yang diperankan oleh beberapa guru. Setelah itu semua anak PG mengikuti lomba dengan sukacita. Dan acara ditutup dengan doa untuk bangsa Indonesia yang dipimpin oleh Maam Meliani. Woow…..Luar biasa!!!  Dirgahayu Indonesiaku!!! Jayalah Negeriku!!!

By : Wike (Benih Kasih Teacher)

Tea Makes Me Happy

“Tea makes me happy “  adalah judul tematik  yang kami angkat di semester II ini, dimana dalam tematik ini, anak belajar secara umum tentang profesi khususnya tentang  pengusaha teh (pemilik lahan), pengusaha pengolahan teh (pabrik teh) dan macam-macam usaha lain yang berhubungan dengan teh. Di akhir puncak tema ini, kami mengajak anak-anak  TK untuk mengunjungi pabrik “ Sinar Sosro “ yang bertempat di Mojosari Mojokerto, dengan tujuan menambah pengetahuan dan informasi anak mengenai berbagai profesi yang ada di perusahaan teh, melatih jiwa entrepreneurship dan belajar menjadi pengusaha serta melihat secara nyata produksi teh yang biasa di konsumsi .

Secara keseluruhan, acara berjalan dengan lancar, kedatangan kami ke  “PT. Sinar Sosro“ disambut dengan baik, membuat anak-anak tidak merasa asing di tempat tersebut, mereka diajak beryanyi, mendengar penjelasan asal mula/ sejarah teh di dunia dan sejarah berdirinya “PT Sinar Sosro“dilanjutkan dengan bermain games, serta melihat secara langsung produksi teh walaupun tidak secara keseluruhan, namun hal itu membuat anak kagum bahwa di Indonesia negeri mereka ada sebuah pabrik yang besar yang mengolah daun-daun teh menjadi minuman yang segar, sehat dan bergizi, mudah didapat, dibuat dan harganya terjangkau.

Harapan kami di masa mendatang ada generasi-generasi penerus bangsa yang berjiwa Entrepreneurship yang dapat membuat/ menciptakan hal-hal baru di bangsa ini, sehingga mereka dapat menjadi pengusaha-pengusaha yang sukses yang dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi dirinya sendiri dan menjadi berkat bagi banyak orang. Hidup pengusaha! Hidup pengusaha! Yeee !

By : Johanna B (Benih Kasih teacher)

Cit…Cit…Cit…Cit…Cuit

“Ye……..Asyik……”, teriak anak-anak ketika di ajak ke Kebun Binatang Surabaya. Outing program ke ‘Kebun Binatang Surabaya’ ini memang sebagai puncak tema ‘Cit…Cit…Cit…Cit…Cuit’ Play Group selama Semester 2 ini. Anak-anak belajar banyak tentang binatang ciptaan Tuhan seperti : Kucing, anjing, ayam, kupu-kupu, kura-kura, ikan dan……terlebih lagi tentang burung.

Mereka sangat antusias sekali !!! Karena semua binatang tersebut sudah tidak asing bagi mereka bahkan banyak diantara mereka mempunyainya di rumah sebagai binatang peliharaan. Mereka juga membawa lho…binatang yang mereka punyai untuk ditunjukkan teman mereka di sekolah.

Seru….!!!! Mereka bisa peluk-peluk, pegang, memberi makan bahkan bermain bersama dengan binatang tersebut. Asyik dech ! So…pasti….keseruan anak-anak Play Group akan terus berlangsung sampai tahun ajaran baru dengan tema yang tidak kalah asyiknya ! Sampai Jumpa ! Tuhan memberkati. Amien

By : Vera (Benih Kasih Teacher)

,

Inspiring Teacher – Pelatihan Guru PAUD 2016

Suatu kepercayaan dari Tuhan Yesus yang luar biasa untuk Yayasan Cahaya Harapan Bangsa sehingga setiap bulan april dan Oktober TK Benih Kasih bisa meyelenggarakan pelatihan yang membantu gereja, yayasan yang rindu membuka PAUD

Pelatihan bulan april ini diselenggarakan pada tgl 5-22 April 2016 dan diikuti oleh 11 peserta dari : Sorong –Papua Barat, Kupang NTT, Sumba barat daya NTT, DIY Jogjakarta, Surabaya, mereka peserta yang luar bisa kesatuannya sehingga mereka bisa menyelesaikan tugas –tugas mereka dengan baik, dibekali dengan pengetahuan menjadi guru yang menginspirasi sehingga mereka siap terjun di daerah mereka masing-masing dengan mengalirkan Karakter buah Roh, dan dengan demikian mereka akan mengantar anak –anak menjadi generasi yang cinta Tuhan, berkarakter dan cerdas.

Tuhan Yesus memberkati, sampai jumpa di bulan Oktober

,

Best Nutrition for Your Loved Ones

Itulah judul acara Talkshow yang diadakan oleh Sekolah Benih Kasih pada tanggal 2 April 2016 yang lalu. Bekerjasama dengan national Hospital dan D’ Natural acara ini mampu menraik perhatian masyarakat Surabaya. Sekitar 200 orang yang terdiri dari para orangtua dari PG – SD, bersama dengan masyarakat umum hadir dalam acara tersebut. Mengapa acara tersebut begitu istimewa? Karena Talkshow tersebut menghadirkan 3 pembicara / narasumber handal. Mereka adalah : Dra Budiwardhani, CLC (Ketua Yayasan Cahaya Harapan Bangsa dan seorang praktisi pendidikan anak usia dini sekaligus anggota Tim Penyusun Kurikulum K13 PAUD Kementrian Pendidikan Nasional), Dr. Matthew Lantz Blaylock, B.S., Ph.D., MP NLP, ACMC (S3 Ilmu Gizi Master Practioner NLP Health and Wellness Consulting) dan dr. Susanto, Msi Med, SpA (seorang dokter spesialis anak di National Hospital dan juga narasumebr tumbuh kembang anak).

Dipandu oleh moderator dr. Christina Maria Oentiono (Emergency Room Head Department, National Hospital Surabaya). Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan yang mereka ajukan pada saat acara tersebut. Belum puas dengan sesi tanya jawab, mereka rela antri saat konsultasi dengan para ahli di akhir acara. Dan di akhir acara ditutup oleh demo dari D’Natural (Healthy Store & Resto). Para pengunjung benar- benar dimanjakan oleh Talkshow ini. Puji Tuhan acara ini mampu menjadi berkat buat semua peserta yang datang.

By : Mety A (Benih Kasih teacher)