,

ASMOPS 2013 @MDC Campus

Surya Institute bekerjasama dengan Sekolah MDC mengadakan kompetisi sekaligus seleksi  ASMOPS (Asian Science and Mathematics Olympiad for Primary School) pada tanggal 7 September 2013 bertempat di MDC Campus, Citraland. Kompetisi ini sangat bergengsi karena pemenang dari hasil seleksi akan bertanding dengan para peserta yang berasal dari negara-negara Asia lainnya. Tidak heran jika banyak peserta yang berasal dari luar kota dan luar provinsi  ikut bertanding pada ASMOPS region Surabaya kali ini, seperti peserta yang berasal dari Ponorogo, Gresik, Nganjuk, dan D.I. Yogyakarta.

Peserta yang mengikuti ASMOPS di MDC Campus berjumlah 165 orang yang berasal dari berbagai sekolah unggulan baik dari dalam maupun luar kota Surabaya. Mereka dibagi dalam beberapa ruang kelas (baik kelompok Maematika maupun Sains) yang dijaga oleh seorang pengawas. Selama kurang lebih satu setengah jam mereka mengerjakan lembar soal dalam bentuk pilihan ganda. Secara keseluruhan kompetisi ASMOPS di MDC Campus berjalan lancar dan pengumuman pemenang akan dilakukan 2 minggu setelah kompetisi berlangsung via email. Sampai jumpa di kompetisi-kompetisi berikutnya.

,

Study Tour Grade 5 & 6: Explore The Nature @Villa Hermon, Pacet

Explore The Nature adalah tema yang dipakai untuk study tour siswa grade 5 dan 6 yang berlangsung pada tanggal 4-6 September 2013, bertempat di Villa Hermon, Pacet. Selama 3 hari 2 malam seluruh siswa grade 5 dan 6 SD MDC belajar berbagai macam hal berkaitan dengan alam namun dengan metode yang menyenangkan. Materi pembelajaran disajikan oleh tim Pondok Strawberry yang menemani seluruh siswa selama study tour berlangsung.

Hari pertama study tour diisi perkenalan dengan tim pembimbing, sosialisasi peraturan study tour, berenang bersama dan mempersiapkan performance untuk talent show hari berikutnya. Malam harinya setiap siswa mengikuti Student Fellowship yang bertempat di aula pertemuan. Sekalipun alat musik yang digunakan hanya berupa gitar, namun tidak ada satupun siswa yang tidak semangat memuji dan menyembah Tuhan. Sesi pujian dan penyembahan dipimpin oleh Mr. Rudy. Sementara itu, Firman Tuhan disampaikan oleh Mr. Joseph dengan tema “Berhenti Mengeluh”. Selama mendengarkan Firman Tuhan, masing-masing siswa tampak khidmat dan mencatat bagian-bagian penting dari firman Tuhan.

Setelah melewati hari pertama, aktivitas di hari kedua dibuka dengan olahraga yaitu senam bersama. Menikmati udara segar di alam terbuka sambil menggerakkan badan terasa begitu sangat menyegarkan. Setelah mandi dan makan pagi, seluruh siswa diajak untuk bermain game singkat untuk memanaskan suasana. Acara dilanjutkan dengan pembagian siswa ke dalam dua kelompok besar. Kelompok pertama menanam tanaman strawberry yang dipimpin oleh kakak pembimbing dari Pondok Strawberry. Mereka diajak untuk mengenal berbagai jenis varian tanaman strawberry dan menanam bibit tanaman strawberry di dalam polybag yang sudah disediakan. Sementara itu, kelompok siswa lainnya belajar membuat penganan dodol strawberry dengan bahan alami dan tanpa bahan pengawet. Siswa tampak antusias mengikuti dua aktivitas tersebut.

Aktivitas pembelajaran berhenti sejenak untuk jeda makan siang. Sehabis makan siang, siswa melanjutkan kegiatan dengan melukis tas menggunakan cat yang telah disediakan. Mereka tampak menikmati setiap gerakan kuas di atas tas sehingga menghasilkan bentuk gambar yang indah. Menjelang sore hari, Setiap siswa diajak ke ladang untuk memanen selada air. Untuk melakukan hal tersebut, siswa harus rela melepas sepatu dan turun ke dalam kolam air berisi selada yang siap dipanen. Penduduk setempat turut membantu mengarahkan siswa memanen selada air. Hasil panen tersebut dapat dibawa pulang oleh siswa sebagai oleh-oleh. Aktivitas sore tersebut ditutup dengan bermain air di sungai yang membuat tubuh siswa menjadi basah kuyup. Selepas mandi sore dan makan malam, siswa diajak bermain night race, yaitu berupa games yang harus dilakukan di seiap pos yang harus dilalui oleh para peserta dalam kelompok. Peralatan yang boleh digunakan hanya sebuah senter dan setiap kelompok harus mengikuti rute perjalanan yang telah ditentukan. Games tersbeut sangat menarik dan penuh dengan kejutan di tengah jalan. Akhirnya, aktivitas di hari kedua ditutup dengan acara api unggun di mana tiap kelompok siswa mempresnetasikan yel-yel dan performance yang telah dipersiapkan di hari sebelumnya.

Aktivitas di hari terakhir diisi dengan belanja souvenir di Pondok Strawberry yang menjual buah strawberry segar dan berbagai macam makanan olahan lain terbuat dari strawberry. Setelah itu, siswa berjalan beberapa ratus meter untuk menikmati permainan air yaitu water tubing dimana masing-masing siswa menyusuri sungai kecil dengan menggunakan sebuah ban. Di saat sebagian siswa bermain water tubing, sebagian siswa yang lainnya bermain games yang tidak kalah menarik seperti pipa bocor dan pindah gelang yang keduanya dilakukan di tengah sungai. Puas bermain, siswa kembali ke area Villa Hermon untuk mandi dan packing barang bawaan untuk bersiap pulang. Sebelum pulang, siswa berkumpul di aula untuk mendengarkan pengumuman pemenang kelompok serta kesan dan pesan baik dari siswa maupun kakak pembina Pondok Strawberry. Akhirnya, tepat pukul 3 sore rombongan siswa grade 3 SD MDC meninggalkan lokasi study tour, Villa Hermon, dengan menggunakan tiga buah bis. Banyak pelajaran penting dan kenangan berharga yang tidak akan pernah terlupakan oleh mereka selama 3 hari mengikuti study tour. Sampai jumpa di program study tour yang akan datang.

* Untuk melihat foto lengkap kegiatan Study Tour grade 5 & 6 silakan klik link berikut: LINK 1, LINK 2, LINK 3, LINK 4, LINK 5, LINK 6, LINK 7, LINK 8

 

 

,

Study Tour Grade 4: Pabrik Es Krim Campina & Kebun Bibit

Pada tanggal 2 September 2013 seluruh siswa kelas 3 SD MDC mengikuti study tour ke dua lokasi, yaitu pabrik es krim Campina dan Kebun Bibit. Dengan menggunakan beberapa mobil, siswa-siswi kelas 3 berangkat dari sekolah pukul 7.30 pagi. Lokasi pertama yang dituju adalah pabrik es krim Campina yang berada di kawasan Rungkut Industri. Di pabrik es krim yang sudah kondang namanya tersebut, siswa diajak untuk menyimak sejarah singkat perusahaan yang didirikan pada tahun 1972. Setelah itu, mereka dipersilakan untuk menikmati produk es krim Campina. Setiap siswa sangat senang ketika menyantap es krim yang sudah disediakan. Selesai makan es krim, mereka diajak berkeliling oleh pemandu untuk melihat proses pembuatan es krim mulai dari pengolahan bahan baku hingga bentuk jadi es krim, pengepakan, hingga uji produk es krim di laboratorium. Tidak ketinggalan, siswa juga diajak untuk melihat tempat penyimpanan es krim yang suhunya mencapai minus 20 derajat Celcius sehingga mereka perlu mengenakan jaket tebal untuk menahan dingin. Wajah siswa tampak antusias dan terkagum-kagum melihat proses pembuatan es krim karena baru kali ini mereka melihatnya secara langsung.

Setelah aktivitas di pabrik es krim Campina selesai, study tour berlanjut ke lokasi kedua yaitu Kebun Bibit. Di tempat tersebut siswa mengamati berbagai jenis tanaman yang ada dan mengelompokkannya berdasarkan pendekatan sains seperti yang dipelajari di sekolah. Selain tanaman, siswa juga mengamati lingkungan sekitar di mana mereka dapat mengenali ciri-ciri lingkungan sehat dan tidak sehat. Kegiatan ditutup dengan aktivitas bermain di tengah-tengah Kebun Bibit dimana terdapat berbagai jenis alat-alat permainan yang mengasyikkan. Setelah puas bermain, seluruh siswa kelas 3 SD DMC kembali ke sekolah dengan membawa pengalaman belajar yang tidak terlupakan.

,

Prayer Movement: Pasukan Doa Anak SD MDC

Ada satu gerakan positif yang belakangan ini sedang berkembang di kalangan siswa SD MDC, yaitu gerakan PASUKAN DOA anak yang dipimpin oleh School Pastor Sekolah MDC, Ma’am Lidia. Gerakan PASUKAN DOA anak saat ini sudah memiliki anggota sekitar 30 siswa dari berbagai grade yang rindu untuk membawa perubahan bagi bangsa, kota, sekolah dan lingkungan sekitar lewat doa syafaat. Setiap hari Senin dan Jumat mereka berkumpul di ruang School Pastor gedung SD MDC untuk bersatu hati menyembah dan berdoa kepada Tuhan bagi setiap beban doa yang sudah ditetapkan. Mari berdoa supaya gerakan PASUKAN DOA ini menjadi awal momentum pembaharuan holistik bagi kota Surabaya dan bangsa tercinta, Indonesia. Tetap semangat BERDOA! Pray Until Something Happen (PUSH)!

Pertemuan Pengurus MPK Pusat dan YCHB

Sekolah Masa Depan Cerah (MDC) mendapat kehormatan menerima kunjungan beberapa orang pengurus MPK (Majelis Pendidikan Kristen) Pusat. Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk membicarakan kerjasama yang lebih intens antara MPK dengan Sekolah MDC, yang sebelumnya sudah terjalin dengan erat. Dalam pertemuan yang dilaksanakan pada tanggal 27 Agustus 2013 tersebut tampak hadir Bpk. Ir. David J. Tjandra, M.A. (Ketua MPK Pusat) dan Bpk. Takim Andriono, Ph.D. (Ketua MPKW Jatim) dan beberapa pengurus MPK, sementara dari pihak Sekolah MDC diwakili oleh Ibu Dhani selaku Ketua Yayasan Cahaya Harapan Bangsa (YCHB) yang menaungi Sekolah MDC dan Ibu Lidiawati selaku anggota pengurus YCHB.

Pertemuan antara pengurus MPK dan YCHB tersebut membicarakan berbagai macam hal seperti sosialiasi program-program MPK mulai dari pendidikan hingga advokasi yang bertujuan memberdayakan kembali sekolah Kristen yang menjadi anggota MPKW. Di samping itu, MPK juga ingin agar Sekolah MDC terlibat aktif dalam program MPK, salah satunya adalah Training & Learning Center (TLC) MPK yang memproduksi sekaligus memberdayakan guru-guru yang ada. Dari pembicaraan yang telah dilakukan, pihak Sekolah MDC (dalam hal ini YCHB) menyambut baik kerjasama yang digagas oleh pihak MPK dan berharap ke depannya bisa terealisasi seperti tujuan semula.

,

Tes Calistung Siswa Kelas 4 SD MDC

Untuk mengetahui kemampuan dasar siswa, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya akan mengadakan tes membaca, menulis dan menghitung (calistung). Tes tersebut dilangsungkan secara serentak pada tanggal 27-28 Agustus 2013 di seluruh Sekolah Dasar yang ada di Surabaya,baik sekolah negeri maupun swasta, termasuk di dalamnya SD MDC. Peserta dari tes calistung ini adalah siswa kelas 4 SD. Eko Prasetyaningsih, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dispendik mengatakan, selain untuk mengetahui kemampuan dasar siswa, tes tersebut dapat digunakan oleh guru sebagai acuan remidi bagi siswa yang memiliki nilai kurang.

,

SMP MDC: Special Student Fellowship “Independence Day”

Acara Student Fellowship (SF) SMP MDC yang diadakan  tanggal 23 Agustus 2013 diadakan dengan format yang cukup special. Dimotori oleh pengurus OSIS, SF kali ini dibuat untuk memperingati hari kemerdekaan RI,  dengan tambahan kemeriahan seperti: memakai “dresscode code” merah dan/atau putih, mengenakan accessories bernuansa merah putih, dan ruang ibadah yang didekorasi merah putih. Lagu-lagu pujian yang dinyanyikan pada hari ini juga dipilih yang bertemakan doa bagi bangsa Indonesia. Acara ini diadakan untuk memupuk rasa nasionalisme di kalangan para guru dan siswa SMPKr. MDC. Berkarya bagi bangsa, bangga sebagai Bangsa Indonesia, Merdeka!

,

Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-68: SD MDC

Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-68 di SD Kristen Masa Depan Cerah dilakukan lewat upacara bendera pada tanggal 19 Agustus 2013 yang lalu. Bertempat di gymnasium lantai 4, seluruh siswa, guru, staf dan karyawan sekolah mengikuti upacara bendera dengan khidmat dan tertib. Bertindak sebagai petugas upacara adalah beberapa orang guru, sementara pembina upacaranya adalah Ma’am Lany sebagai kepala sekolah. Dalam amanat pembina upacara, Ma’am Lany menekankan kembali tentang arti ‘merdeka’ yang sesungguhnya dan bagaimana peran siswa dalam mengisi kemerdekaan yang sudah diraih dengan susah payah oleh para pahlawan. Di akhir upacara siswa diajak untuk menyanyikan lagu perjuangan dan berdoa bersama untuk Negara Indonesia serta Kota Surabaya yang tercinta. Dirgahayu Indonesiaku.

,

Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-68: PG/TK Benih Kasih

PG/TK Benih Kasih memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-68 dengan berbagai aktivitas dan lomba yang menarik untuk diikuti. Pukul 8 tepat, seluruh siswa PG/TK Benih Kasih beserta guru, staf dan karyawan sekolah berkumpul di halaman depan gedung sekolah Benih Kasih untuk mengikuti upacara bendera. Tujuan dari upacara bendera tersebut adalah agar siswa PG/TK Benih Kasih semenjak dini sudah belajar mencintai tanah airnya, yaitu Indonesia. Selama upacara bendera berlangsung, seluruh siswa tampak tertib dan khidmat. Sementara, guru-guru mereka bertindak sebagai petugas upacara dan khusus Ma’am Rus bertindak sebagai pembina upacara.

Setelah upacara bendera selesai dilaksanakan, setiap siswa diajak untuk melihat film singkat mengenai perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan. Di akhir pemutaran film, Ma’am Dhani menjelaskan tentang nilai-nilai perjuangan yang harus dimiliki oleh setiap siswa dalam mengisi kemerdekaan. Akhirnya, saat yang ditunggu-tunggu pun tiba di mana setiap siswa PG/TK Benih Kasih mengikuti berbagai macam lomba, mulai dari lomba merangkak untuk kelas Play Group, lomba menaruh bendera, menyusun benteng dengan menggunakan balok hingga lomba menyanyi lagu nasional dan membaca puisi sila Pancasila. Wajah mereka tampak penuh semangat dan sukacita saat mengikuti lomba. Hal tersebut semakin menambah semarak peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-68. Dirgahayu Indonesiaku. Merdeka! Merdeka!

,

Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-68: SMP-SMA MDC

Pada hari Senin, 19 Agustus 2013 di SMA Kristen Masa Depan Cerah dilaksanakan kegiatan Upacara bendera memperingati Dirgahayu HUT RI ke-68 bertempat di lapangan olahraga. Kegiatan upacara ini diikuti oleh seluruh siswa SMP, SMA beserta guru dan karyawan. Pada kesempatan kali ini yang bertugas adalah para guru SMA Kristen Masa Depan Cerah Surabaya dan yang bertindak sebagai inspektur upacara adalah Bapak Betuel Himawan (Wakil Ketua Yayasan Cahaya Harapan Bangsa). Dalam penyampaiannya, beliau memberikan sebuah arahan kepada seluruh warga sekolah khususnya para siswa SMP dan SMA untuk memaknai sebuah kemerdekaan ini dengan sebuah bentuk kesadaran untuk tidak mau dijajah oleh perihal apapun yang dapat menjadikan kita tidak berkembang serta tidak mudah terpengaruh oleh perkembangan budaya luar negeri yang dapat mengakibatkan “ketergantungan” sehingga mengubah pola jati diri kita sebenarnya sebagai warga negara Indonesia yang menjunjung tinggi budaya Indonesia juga memberikan sebuah motivasi untuk senantiasa mencintai negara Indonesia, demikian pemaparannya. Kegiatan upacara ini berjalan dengan tertib dan khidmat hingga akhir acara.

Selain kegiatan upacara, SMA Kristen Masa Depan Cerah Surabaya melalui OSIS juga melaksanakan kegiatan lomba yang diikuti oleh seluruh siswa beserta para guru. Kegiatan lomba yang dilakukan diantaranya tarik tambang, estafet kelereng sumpit, tiup gelas plastik, sepeda lambat dan bola basket. Kegiatan lomba dilaksanakan di lapangan olahraga, depan gedung SMA dan selasar kantin. Antusiame para peserta lomba sangat semangat dalam menyambut lomba-lomba yang disajikan oleh Tim OSIS SMA yang dipimpin oleh Felix Giovanni dan Michael Eka. Demikian pula para guru juga menyambut setiap lomba dengan perasaan senang dan penuh kegembiraan. Merdeka! Merdeka! – Tri Setyanto (guru SMA)