,

Social and Cultural Exposure Program (Live In) 2018

SMA Kristen Masa Depan Cerah Surabaya kembali mengadakan kegiatan Social and
Cultural Exposure Program di tahun 2018. Kegiatan yang lebih dikenal dengan nama Live-In ini
diselenggarakan di dusun Petungombo, Kediri pada tanggal 15 – 21 Oktober 2018. Live-In tahun
ini diikuti oleh 88 siswa kelas X yang didampingi oleh tim guru yang berjumlah 11 orang.
Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk membentuk pribadi yang tangguh,
bertanggung jawab, berempati, dan memiliki jiwa melayani dalam seluruh aspek kehidupan
secara terus-menerus.

Pada Live-In tahun ini, siswa berkesempatan mengikuti beberapa acara rutin yang
diadakan di dusun Kristen tersebut di samping mencari data etnografi yang merupakan output
dari kegiatan ini. Beberapa acara seperti ibadah, sarasehan tentang dusun tersebut, kegiatan
mengajar di salah satu SD Negeri yang ada di sana, serta kegiatan outbond diikuti oleh seluruh
siswa dengan sangat antusias. Selain acara-acara tersebut, siswa-siswi juga mempunyai
kesempatan untuk melihat dan bertindak langsung dalam kegiatan sehari-hari orang tua asuh
mereka. Dengan melihat dan ikut andil secara langsung diharapkan dapat menumbuhkan rasa
empati serta menumbuhkan jiwa melayani dalam diri pribadi masing-masing.

,

International Exposure Program (IEP) 2018

Education is all about empowering young generation to face challenges of the ever-changing world and to equip them with necessary life-skills to lead an independent and productive life. Having this concept in mind, MDC Senior High School is committed to not only provide traditional classroom-based learning but also to facilitate students with real life experience. MDC Senior High School recognizes that education should be holistic and incorporates both knowledge and experience.

To achieve that, MDC senior High School introduced a program called International Exposure Program (IEP) for 11th graders and has been an annual program since the school’s foundation. There are two destinations offered to students this year, Singapore and South Korea. In cooperation with some key stakeholders in both countries, students are assisted through guided and self-guided tours to uncover more insightful experience at some key spots the school has selected. Through this program, the students are also assigned to do a survey research project and are expected to write a thesis about the research. Students will then be presenting and be defending their thesis to invited panels during our communicating program.

,

Olahan Nusantara Sebagai Wujud Cinta Budaya Bangsa

Sebagai agenda tahunan unggulan SMPKr Masa Depan Cerah, kegiatan Socio Cultural Study (SCS) menghasilkan berbagai keterampilan baru bagi siswa–siswi kelas 9. Salah satu keterampilan yang dapat dikuasai adalah mengolah daging dan ikan menjadi masakan olahan setempat. Makanan setempat ini mengarah pada makanan tradisional khas Yogyakarta, seperti: tengkleng, tongseng, mangut lele, ayam bacem, dll. Keterampilan ini kemudian menjadi penilaian utama dalam Project Of Entrepreneurship (POE).

            Dalam kegiatan POE terdapat 5 tahapan dalam Learning Cycle yang harus dikuasai, yaitu: Exploring, Planning, Doing, Communicating, dan Reflecting. Dalam tahapan Exploring, siswa  belajar proses pengolahan daging dan ikan dengan benar di Sekolah Tinggi Ilmu Pariwisata Ambarukmo (STIPRAM) dan di Desa Wisata Pentingsari, Yogyakarta. Tahapan berikutnya adalah tahapan Planning. Pada tahap ini siswa bersama kelompok merencanakan inovasi masakan mereka.

 

            Tahapan ketiga merupakan tahapan yang paling ditunggu para siswa, yaitu Doing. Setiap siswa diberi kesempatan untuk memasak sebanyak 3 kali dengan inovasi makanan yang mereka telah mereka tentukan. Pada tahap Doing ke 3, siswa mengolah masakan mereka lalu mempresentasikan di depan orangtua masing-masing sebagai tahapan Communicating. Pada kesempatan Communicating ini, setiap wali murid tidak hanya sekedar melihat anak mereka mempresentasikan konsep masakan saja, namun turut mencicipi hasil masakan siswa. Pada tahapan ini, setiap siswa menerima kritik dan saran dari orangtua mereka sebagai bahan dalam tahapan terakhir di POE, yaitu Reflecting.

            Kegiatan POE ini diharapkan mampu memotivasi siswa untuk menginovasi daging dan ikan menjadi hasil olahan setempat yang kaya akan gizi dan sehat tanpa menggunakan bahan kimia.

,

Mitigasi Bencana SMP MDC bersama BASARNAS

Sadar akan potensi gempa bumi yang kapan saja bisa terjadi karena mayoritas wilayah Indonesia dilewati 3 lempeng aktif dunia, seluruh murid dan guru SMP Kristen Masa Depan Cerah bekerjasama dengan Badan SAR Nasional (BASARNAS) mengadakan pelatihan dan simulasi Mitigasi Bencana.

Setelah mendapat penjelasan di Gymnasium lantai 4, simulasi diawali dengan arahan agar murid tidak panik dan melakukan upaya penyelamatan, seperti:

  • Mencari alat untuk melindungi kepala
  • Berlindung di bawah meja
  • Menghindari benda yang terbuat dari kaca
  • Berlindung di sebelah lemari yang disebut sebagai segitiga kehidupan (triangle of life).

Seluruh siswa dan guru sangat antusias dalam mengikuti setiap arahan dan instruksi dari tim BASARNAS. Selain itu, sekolah juga memperlengkapi gedung dengan tersedianya:

  • Peta jalur evakuasi di setiap sudut sekolah
  • Petunjuk jalur naik dan turun di tangga darurat
  • Jalur evakuasi yang aman
  • Titik kumpul terdekat dengan letak berdasarkan rumus ( tinggi lantai x jumlah lantai bangunan + 1 meter )
  • Alarm tanda bahaya
  • Alat Pemadam Api Ringan (APAR) disetiap lantai
,

Simulasi Tanggap Bencana Siswa SD Kr MDC bersama BASARNAS (Badan SAR Nasional)

Hari Rabu 31 Oktober 2018 Seluruh siswa bersama dengan guru SD Kr MDC mengadakan simulasi tanggap bencana bersama dengan BASARNAS.  Sebanyak 5 orang tim BASARNAS datang ke SD MDC memberikan arahan tentang bagaimana harus bersikap jika terjadi bencana alam seperti gempa bumi. Sikap yang diharapkan pada saat terjadi gempa adalah

  • tetap tenang atau tidak panik,
  • segera berlindung di bawah meja yang kuat dan
  • mengambil barang yang bisa melindungi kepala dari benturan,
  • hindarkan diri dari kaca atau benda yang mungkin jatuh/roboh dan
  • saat keadaan cukup tenang segera menuju ke ttitik kumpul evakuasi.

Setelah pengarahan semua siswa kembali ke kelas masing-masing untuk simulasi gempa. Untuk simulasi, para guru dibagi menjadi beberapa tim, yaitu :

  • tim pemadam yang bertugas untuk memadamkan listrik segera saat gempa terjadi,
  • tim evakuasi yang bertugas mengatur evakuasi siswa, dimulai dari siswa kelas 1 di lantai 1, kemudian siswa di lantai 2 dan lantai 3,
  • tim keamanan yang bertugas mengamankan jalur menuju titik evakuasi,
  • tim rescue yang bertugas mencari siswa atau guru yang mungkin masih tertinggal di dalam gedung
  • tim penyelamatan dokumen, bertugas segera mengamankan dokumen penting sekolah.

Seluruh siswa dan guru sangat antusias dalam mengikuti setiap arahan dan instruksi dari tim BASARNAS, walaupun cuaca cukup panas tetapi semua siswa tetap berusaha serius mengikuti jalannya simulasi gempa.

,

Pembelajaran SDA dan Leadership

Study Tour kelas 4 semester ini dilaksanakan pada hari Rabu, 12 September 2018 di Alas Prambon dengan tema Selalu Berhemat Energi. Di  sana kami belajar tentang berbagai sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi, memberi makan ternak, dan menanam tanaman ke dalam pot sebagai wujud kepedulian terhadap alam dan lingkungan sekitar.

Selain itu, di sana kami juga menikmati berbagai wahana outbond yang sangat menarik seperti flying fox, memanjat tali, berjalan di ayunan, dan masih banyak lagi yang menarik. Melalui outbond tersebut, kami bisa belajar melatih keseimbangan tubuh dan keberanian. Study Tour ini sangat seru dan menyenangkan.

,

Learning by Doing at Sajen Village

Setiap tahun siswa kelas 5-6 akan mengikuti study tour di luar kota Surabaya selama 3 hari 2 malam tanpa didampingi orang tua. Study tour dirancang bukan hanya untuk menambah pengetahuan dan pengalaman siswa saja, tetapi juga untuk mendidik kemandirian dan tanggung jawab siswa. Selama 3 hari 2 malam siswa bertanggung jawab atas barang bawaan mereka masing-masing, kesehatan dan kebersihan pribadi dan kemampuan untuk menyelesaikan masalah mereka sendiri.

Siswa belajar bekerjasama dan saling tolong menolong dalam satu kelompok untuk menyelesaikan tugas yang diberikan. Siswa juga saling menyemangati satu sama lain saat melihat teman-temannya berusaha untuk menyelesaikan permainan tradisional yang diikuti saat study tour.

Siswa belajar membuat dodol dan es krim stroberi, siswa juga berkesempatan berkunjung ke Desa Sajen untuk belajar pembuatan getuk, yogurt, kripik telo, opak dan jamu. Siswa juga berkesempatan untuk mempelajari bank sampah (pengelolaan sampah plastik) dan pembuatan pupuk kandang.

Selama study tour siswa tetap menjaga kerohanian mereka melalui Student Fellowship dan Morning Devotion. Selain belajar berbagai pengetahuan siswa juga belajar kepemimpinan dan menghadapi tantangan saat bermain di sungai dan area sekitar villa. Diharapkan kegiatan seperti ini akan membuat siswa semakin percaya diri, mandiri dan bertanggung jawab.

,

Caring God Creation – Outing PG/TK Benih Kasih

“ Caring God Creation “ adalah tema PG-KG Benih kasih semester 1 tahun 2018-2019. Berkenaan dengan tema tersebut, maka pada hari Jumat 14 September 2018 anak-anak PG-KG mengadakan Special Outing ke Taman Safari dengan tujuan:

  1. Anak dapat melihat kebesaran Tuhan atas semua ciptaanNya
  2. Anak dapat mempratekkan sikap peduli (care), menyayangi, merawat, dan menjaga ciptaan Tuhan
  3. Memberikan pengalaman baru kepada anak-anak untuk pergi bersama teman-temannya

Perjalanan ke taman Safari sangat dinikmati oleh anak-anak semua, bahkan saat berkeliling dan berada dalam taman Safari membawa kesan yang tak terlupakan karena saat itu mereka dapat mempratekan sikap kepeduliannya yaitu dengan memberi makan hewan ciptaan Tuhan yang mereka jumpai, bermain peran menjadi dokter hewan, dan memeriksa beberapa binatang serta dapat membelai atau bersentuhan langsung dengan hewan-hewan tersebut. Dengan rasa bangga merekapun sempat berfoto bersama tanpa rasa takut.

 

Caring God Creation… Yes…Yes..Yes.. I can..!

,

Study Tour Grade 3 ke Bhakti Alam

Hari Rabu, 29 Agustus 2018 siswa-siswi kelas 3 SDKr. Masa Depan Cerah sebanyak 53 orang dan guru pendamping sebanyak 10 orang mengadakan kegiatan belajar di luar area sekolah atau Study Tour  di Agrowisata Bhakti Alam — Pasuruan. Agrowisata Bhakti Alam merupakan wisata edukasi yang memiliki bukan hanya perkebunan buah-buahan dan sayuran tetapi juga peternakan sapi. Kegiatan dilakukan di lokasi tersebut agar siswa bisa belajar dan melihat secara nyata berbagai macam tumbuhan dan hewan. Kemudian siswa dapat menerapkan dalam kegiatan POE di sekolah yaitu membuat brosur resep makanan sehat menggunakan tumbuhan.

Pada pukul 07.15 WIB, rombongan siswa beserta guru – guru pendamping siap berangkat. Semua siswa kelihatan bersemangat karena berangkat dengan menggunakan bus. Perjalanan menuju Bhakti Alam memerlukan waktu sekitar 2 jam karena berada di luar kota tepatnya di kabupaten Pasuruan. Pada pukul 09.15 bus tiba di sana.

Sesampainya di sana siswa-siswi berkumpul di lobi. Kemudian siswa dibagi dalam 3 kelompok besar, lalu setiap kelompok masuk ke dalam kereta mini yang disediakan oleh pihak Bhakti Alam.

Mengawali perjalanan, kereta bergerak melewati  perkebunan kelengkeng, melon, jambu kelutuk, sawo dll. dengan didampingi seorang tour guide yang menjelaskan setiap tanaman yang ada. Sepanjang jalan siswa mendengarkan penjelasan tour guide, sambil mengerjakan LKS yang sudah mereka terima dari guru.

Berikutnya, siswa-siswi turun dari kereta memasuki pabrik kecil pembuatan susu pasteurisasi. Di sana, mereka mendengarkan penjelasan proses pembuatan dan pengemasan susu, dan melihat sekilas peralatan-peralatan yang digunakan dalam pembuatan susu. Tak lupa pekerja pengolahan susu membagikan sebotol susu coklat, produksi Bhakti Alam. Terdapat warung kecil penjualan berbagai produk susu olahan. Siswa-siswi dan guru tertarik melihat bahkan membeli beberapa produk, seperti ice cream berbagai ras, keju mozarella, kerupuk susu, dll. Tak terasa di tempat ini waktu berlalu hingga 30 menit.

Tidak jauh dari pabrik, ada peternakan sapi, di mana siswa belajar proses pemerahan susu. Setelah memerhatikan guide yang mempraktekkan memerah susu, beberapa siswa tampak antusias mencoba memerah susu untuk mendapatkan beberapa tetes.

Kembali menaiki kereta, rombongan dibawa keliling area berikutnya, hingga tiba di area tanaman sayur hidroponik. Selama 20 menit siswa-siswa mengamati tanaman selada, sawi dan tomat, dan mencicipi beberapa potong buah melon hasil panen perkebunan. 

Tujuan berikutnya adalah toko pusat oleh-oleh produksi Bhakti Alam. Kira-kira 20 menit, setiap siswa dan guru diperbolehkan mencicipi berbagai macam keripik dan produk minuman buatan, lalu membeli produk yang mereka sukai untuk dimakan atau dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Kemudian kereta mengantarkan semua rombongan ke tempat tujuan terakhir. Mengakhiri kegiatan, siswa diberi satu cup kecil jus semangka. Tak lupa berfoto-foto di beberapa tempat menarik yang merupakan ikon Bhakti Alam.

Pukul 12.00, semua rombongan makan siang. Lalu bersiap-siap menaiki bus untuk kemudian pulang menuju Surabaya. Dalam perjalanan, beberapa siswa-siswi tampak senang sekali, karena mereka bisa menceritakan pengalaman mereka masing-masing kepada teman-temannya. Semua rombongan sampai di sekolah pukul 14.30.

 

Penulis:
PIC Study Tour/Grade Leader Gr. 3
Shelena S., S.Pd.

,

Belajar, Berkreasi, dan Bermain

Hari Kamis, 30 Agustus 2018 siswa-siswi kelas 2 SDKr. Masa Depan Cerah
sejumlah 46 siswa dan guru pendamping sebanyak 8 orang mengadakan kegiatan
belajar di luar area sekolah atau Study Tour di Kids Play Surabaya Carnival – Surabaya.
Pukul 08.00 WIB siswa-siswi kelas 2 berangkat dari sekolah menuju Kids Play dan tiba
disana sekitar pukul 08.30 WIB.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengalaman secara
langsung kepada siswa melalui aktifitas yang mereka lakukan selama berada di lokasi
study tour serta membawa siswa ke dalam situasi yang santai dan menyenangkan,
sekaligus siswa dapat lebih memahami materi yang telah mereka pelajari di dalam
kelas.

Lokasi kegiatan Study Tour dilaksanakan di Kids Play Surabaya Carnival,
karena di tempat tersebut siswa diharapkan mampu mengamati serta merasakan
secara langsung bermain di lingkungan. Kids Play merupakan wahana bermain dan
belajar yang terletak di dalam taman hiburan bernuansa karnaval untuk anak dan
dewasa yang sering dikenal dengan Surabaya Carnival.

Di tempat ini siswa-siswi kelas 2 SDKr. Masa Depan Cerah mengikuti
beberapa kegiatan yang menyenangkan, seperti bermain permainan moderen,
melakukan aktivitas jual-beli, dan mengikuti Art Class membuat kokoro. Siswa-siswi
juga diajak tour Kids Play untuk melihat berbagai macam permainan moderen yang
dapat melatih motorik anak. Semua kegiatan Study Tour yang dilakukan di Kids Play
Surabaya Carnival berjalan dengan lancar dan siswa-siswi merasa sangat senang.