,

KEEP GOING KEEP GROWING – Study Tour Grade 5-6

Sebuah Langkah Kecil Menuju Peningkatan Kualitas Diri

            Pada tanggal 28 – 30 Oktober para siswa kelas 5 – 6 dari SDKr. Masa Depan Cerah mengikuti program study tour di Villa Canna, Pacet, Mojokerto. Kegiatan pembelajaran yang dirancang secara menarik ini diikuti oleh 105 siswa dan 17 guru pendamping dengan berlandaskan pada tema KEEP GOING KEEP GROWING. Di samping itu, program study tour ini  memiliki tujuan untuk memaksimalkan potensi siswa dalam bingkai kemandirian pembelajaran thematic dengan mensinergikan pelbagai disiplin ilmu seperti sains, Bahasa Indonesia, sosial, dan juga life skill.

            Selama 3 hari 2 malam, para siswa dikondisikan untuk mampu menyelesaikan tugas-tugas secara berkelompok, meningkatkan kemandirian, serta berinteraksi dengan alam dan lingkungan sosial di sekitarnya. Tentu saja hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi sebagian siswa yang sudah terbiasa hidup di dalam lingkungan perkotaan yang relatif nyaman. Namun dengan determinasi yang baik dan motivasi yang terus diberikan oleh para guru, para siswa tersebut mampu melewati semua program yang wajib untuk mereka ikuti.

            Harus diakui bahwa program pembelajaran ini telah mampu mengubah pola piker  para siswa dari dalam menyikapi pelbagai fenomena alam dan sosial di sekitarnya. Perubahan ini selanjutnya akan terus diarahkan dengan menggunakan berbagai pendekatan yang dimiliki oleh pihak sekolah agar para siswa dapat tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang tangguh dan berkualitas.

,

Outing Grade 7 ke Kebun Pak Budi

Pembelajaran di luar kelas merupakan salah satu bentuk pembelajaran yang menarik.
Siswa melihat objek dan melakukan praktikum secara langsung, sehingga mereka lebih
memahami dan mendapat pengalaman belajar secara maksimal. Dalam outing ini, siswa
melaksanakan pembelajaran gabungan mata pelajaran Prakarya, IPA dan Bahasa Indonesia.

Prakarya : siswa dibekali pengetahuan tentang Teknik/cara budidaya tanaman sayur
sesuai dengan kebutuhan dan kondisi wilayah setempat yang kemudian akan dipraktekkan
dalam kegiatan Project of Entrepreneurship (POE). Mereka belajar langsung dari ahli
budidaya hidroponik di Kebun Pak Budi.

IPA : siswa mencari jenis-jenis tanaman di seluruh area Kebun Pak Budi kemudian
mengklasifikasikan menurut ciri-ciri fisiknya.

Bahasa Indonesia : siswa belajar menyusun teks prosedur tentang apa saja yang harus
mereka lakukan dalam budidaya sayur hidroponik tersebut.
Selain pembelajaran, kami juga mengadakan fun games yang bertujuan untuk
meningkatkan keakraban seluruh siswa dan ibadah bersama untuk mempertajam visi Tuhan
dengan menemukan identitas diri mereka serta menjadi “berkat” dalam segala hal.

,

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS 2019) SMA MDC

Sekolah Menengah Akhir adalah sebuah tahapan kehidupan yang tentunya begitu berdampak begitu seluruh umat manusia pada umumnya. Apa yang kita alami di bangku SMA tidak akan terlupakan begitu saja, melainkan apa yang terjadi di bangku SMA pastinya akan selalu bergeming pada memori kita. Maka dari itu, Sekolah Menengah Keatas haruslah dimulai dengan suatu hal yang dapat melengkapi pengalaman masa SMA, dan pengawal terbaik apalagi yang dapat dilakukan selain MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah).

MPLS 2019 dilaksanakan pada tanggal 8 – 10 Juli 2019 dan berletak di Sasana Krida Jati Jejer, Trawas. Kegiatan yang dilakukan oleh murid-murid baru SMA MDC cukup beragam. Mulai dari berkenalan hingga mempertunjukan sebuah tampilan pada sesi Talent Show dan juga outbound. Murid-murid baru SMA MDC pun turut mengikuti berbagai rangkaian sesi yang dibawakan oleh beberapa aktivis gereja MDC, juga beberapa alumni SMA MDC, yang dimana setiap sesi diawali dengan ibadah pujian penyembahan bersama.

Setelah dua hari kegiatan MPLS diisi dengan berbagai rangkaian games kecil, sesi, dan Talent Show, hari terakhir MPLS pun diisi dengan kegiatan outbound yang diikuti oleh seluruh peserta MPLS. Kegiatan MPLS diakhiri dengan pemberian penghargaan pada kelompok pemenenang, juga beberapa peserta yang berhasil meraih pengehargaan karakter. Merupakan sebuah pengalaman yang luar biasa dan tidak terlupakan!

Artikel: Anastasia Jesslyn (Tim MDC Jurnalis SMA)
Foto: Multimedia MDC, OSIS, & Tim MDC Jurnalis SMA

,

“Green Power” – Science Study Center Bali 2019

Science Study Center (SSC) tahun ini bertemakan “Green Power”. Berkaitan dengan tema tersebut, siswa-siswi kelas 8 SMP MDC melakukan pembelajaran yang berfokus pada kelestarian alam dan pemanfaatan teknologi ramah lingkungan. Rentetan acara dimulai dari penanaman terumbu karang dan pengolahan rumput laut di Pantai Pandawa. Setiap siswa mendapat kesempatan mencantumkan namanya masing-masing pada setek terumbu karang yang akan ditransplantasi.

Acara selanjutnya pembelajaran lebih dari 10 teknologi ramah lingkungan di Bali Appropriate Technology Institute (BATI) diantaranya, Rus pump, pompa hidram, pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO) dan minyak kemiri, sand stone water filter, slow sand water filter, daur ulang air, pengering tenaga surya, solar water heater, aquaponik, tong komposter, dan biogas.  Dilanjutkan dengan acara talk show pemilik BATI, Gusti Rus Alit, agar siswa-siswi semakin mengenal pengalaman, kehidupan, serta pelayanan Mr Rus Alit dan menjadikan teladan dalam kehidupan mereka masing-masing.

 

 

Hari selanjutnya adalah pembelajaran pembuatan KOMPENIT (kompos penambat nitrogen) dan perbanyakan tanaman budidaya di Kebun Raya Eka Karya Bedugul. Dilanjutkan dengan pembelajaran pembuatan cokelat di POD Coklat. Acara selanjutnya adalah doing Project of Entrepreneurship (POE) dan communicating guru untuk mengasah kemampuan siswa dalam menghasilkan produk dan menyampaikan hasilnya.

Tidak hanya melakukan pembelajaran, siswa juga diajak untuk melayani sesama teman dan siswa-siswi SD Selemadeg. Siswa-siswi berkesempatan mengajar anak-anak SD dalam pembuatan robot sederhana dari kardus, membuat kompos anaerob cair, dan budidaya ikan dalam ember. Selain itu, siswa-siswi SMP MDC juga berbagi berkat kepada anak-anak SD Selemadeg dan disambut antusiasme anak-anak yang luar biasa. Pada akhirnya, tujuan diadakannya kegiatan SSC ini tercapai dimana siswa-siswi dapat mengoptimalkan potensinya dalam  3 H (Head, Heart, dan Hand).

,

I Can Say Something – Outing TK Benih Kasih

Yes I Can say something!! Itulah judul tema pembelajaran semester 2 ini. Anak- anak PG berusaha meningkatkan kemampuan diri mereka dalam berkomunikasi. Untuk mengenal dunia pertelevisian anak- anak melakukan kunjungan ke BBSTV yang berada di JL. Puncak Permai III No. 5 – 7 Surabaya. Disana mereka melihat proses siaran secara langsung dalam acara Cakrawala, melihat host, kameraman dan semua crew dalam melakukan tugasnya.

Bukan hanya itu saja tetapi mereka juga diberi kesempatan untuk perform : menyanyi, gerak dan lagu, yel- yel dsb. Beberapa dari mereka juga diberi kesempatan untuk interview langsung dengan host Cakrawala. Acara ini disiarkan secara live oleh BBSTV. Woow, suatu pengalaman tak terlupakan buat anak – anak PG. Thank you for having us at BBSTV Surabaya.

I can say something, you can say something

I can say something to you, you can say something to me

Something, something special

,

Lingkunganku – Study Tour Grade 1

Pada hari Jumat, 15 Februari 2019 siswa kelas 1 mengadakan kunjungan ke Kebun Binatang Surabaya. Siswa kelas 1 dengan antusias bergegas mengatre di depan loket masuk. Saat berada di dalam Kebun Binatang mereka sudah mulai melayangkan pandangnya ke sekeliling tanda tidak sabar memulai tour.

Saat pemandu tour sudah siap mengantar siswa berkeliling mereka mulai fokus dan perhatian pada pemandu tour. Mulailah mereka berkeliling Kebun binatang. Tempat pertama yg dituju adalah Kidz Zoo. Di dalam Kidz Zoo mereka melihat binatang kecil yang lucu dan imut-imut. Mereka berinteraksi dengan binatang marmut dengan memberi makan secara bergantian. Raut wajah yang ceria dan gembira terpancar pada mereka.

Setelah dari kidz zoo mereka melanjutkan perjalanan ke Aquarium. Di dalam aquarium mereka melihat jenis ikan air tawar dan ikan air laut. Perjalanan dilanjutkan dengan berkeliling melihat binatang-binatang lain seperti; Beruang, Unta, Gajah, Macan, Singa Rusa, dan Orang utan. Setelah puas berkeliling mereka beristirahat untuk makan siang dan kembali ke sekolah dengan senang hati.

Pahlawanku – Study Tour Grade 4

Pahlawan Indonesia… merupakan para pejuang Indonesia yang mau berkorban untuk kemerdekaan dan kejayaan bangsa Indonesia. Beberapa pejuang di Indonesia sudah dikenal oleh para siswa kelas 4 SD Kr. Masa Depan Cerah. Sebagian besar pasti sudah tahu apa saja bentuk perjuangan tokoh-tokoh tersebut. Namun tidak semua mereka tahu tentang perjuangan tokoh-tokoh yang telah berkarya bagi bangsa ini mulai masa kolonial, kemerdekaan sampai masa kini. Oleh karena itulah, guru kelas 4 mengajak seluruh siswa kelas 4 SD Kr. Masa Depan Cerah untuk mengamati, mendengar, dan melihat bagaimana perjuangan tokoh-tokoh di Indonesia dan berbagai peninggalan dari perjuangan mereka di Monumen Jalesveva Jayamahe, Ujung, Surabaya dan Monumen Tugu Pahlawan, Tembaan, Surabaya. Dengan kegiatan study tour ini, diharapkan siswa kelas 4 dapat mengerti bagaimana menghargai perjuangan para pahlawan dan memiliki karakter yang kuat untuk membangun dirinya sendiri dan kemajuan bangsa Indonesia.

 

Hari Rabu, 23 Januari adalah hari yang sangat dinantikan oleh siswa untuk melakukan study tour ke Monumen Jalesveva Jayamahe dan Monumen Tugu Pahlawan. Pukul 07.00 siswa-siswi kelas 4 berangkat dari sekolah dengan naik bis. Tujuan pertama adalah ke Monumen Jalesveva Jayamahe. Kami tiba di sana sekitar pukul 07.30 lalu kami disambut oleh tim dari Koarmatim Jalesveva Jayamahe dengan sukacita. Acara ini dimulai dengan mengajak kami melihat alat-alat yang ada di kapal KRI Ahmad Yani dan cara mengoperasikan alat tersebut. Kegiatan awal ini membuat siswa-siswa merasa antusias untuk belajar tentang alat-alat perang yang dipakai negara untuk menjaga keamanan Negara Indonesia khususnya di wilayah laut Indonesia. Lalu Koarmatim melanjutkan kegiatan dengan mengajak kami untuk mengamati dan mendengarkan berbagai benda yang ada di Museum Monumen Jalesveva Jayamahe. Satu per satu alat-alat yang ada di museum tersebut pun dijelaskan. Setelah itu, kami juga diajak untuk menonton video tentang perjuangan para Tentara Nasional Indonesia-Angkatan Laut (TNIAL).  Kemudian siswa dan guru makan siang bersama di depan Museum Jalesveva Jayamahe sambil menikmati udara segar di sekitarnya. Setelah kami menyelesaikan kunjungan ke Monumen Jalesveva Jayamahe, kami melanjutkan perjalanan ke Tugu Pahlawan. Tiba di sana, kami dipandu oleh pihak Tugu Pahlawan untuk melihat bangunan peninggalan perjuangan pahlawan kemerdekaan. Lalu, kami diajak ke Museum Tugu Pahlawan untuk melihat benda-benda peninggalan bersejarah dan mendengarkan pidato Bung Tomo saat perang 10 November. Di akhir acara, kami menonton video tentang kisah perjuangan rakyat Surabaya tanggal 10 November.

Sekitar pukul 14.00 para siswa kelas 4 bersama guru kembali ke sekolah. Sebelum pulang, kami tidak lupa untuk berpamitan pulang kepada pihak Tugu Pahlawan dan mengucapkan terimakasih pada mereka. Saat akan kembali ke bis, sempat beberapa waktu hujan deras, sehingga kami harus menunggu beberapa waktu di Museum Tugu pahlawan sampai hujan reda. Puji Tuhan! Akhirnya hujan pun reda, sehingga kami bisa kembali berjalan ke bis dan melanjutkan perjalanan kembali ke sekolah. Pukul 14.30 kami sampai di sekolah. Bersyukur semua dalam keadaan aman, sehat, dan tetap bersukacita dengan pengalaman baru kami. (Ma’am Ida)

,

SPIRIT OF EXCELLENCE – PG/KG Benih Kasih Christmas Celebration

Itulah tema Natal PG – KG Benih Kasih di tahun 2018 ini. Berlandaskan ayat Alkitab dalam Kolose 3 : 23 “Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia”. Dalam tema ini kami ingin mengajarkan kepada anak untuk “all out” dalam segala sesuatu. Perayaan Natal tahun ini berbeda dengan tahun- tahun sebelumnya. Di tahun ini semua orangtua terlibat aktif di dalamnya. Mereka berdiskusi bersama dalam WA group masing- masing untuk menyiapkan musik, kostum, gerakan dan segala sesuatu yang berhubungan dengan performance anak- anak. Wooow……Luar biasa !! Spirit of Excellence tidak hanya terpatri pada diri setiap anak melainkan juga ada dalam diri setiap orangtua.

Dan saat perayaanpun tiba. Dibuka dengan Praise & Worship oleh PTA membuat anak- anak dan semua yang hadir merasakan semangat Natal yang luar biasa. Semua bersorak, melompat untuk memuji kebesaran namaNya. Setelah itu semua anak memberikan penampilan terbaiknya. Ada 11 penampilan terbaik dalam Natal kali ini. Mereka adalah :

  1. Apple group : Pohon Terang (Gerak & Lagu)
  2. Mango group : Santa Claus Is Coming To Town (Dance)
  3. Grapes group : Jingle Bells (Gerak & Lagu)
  4. Orange group : Dari Pulau Dan Benua (Dance)
  5. Strawberry group : Mary’s Boy Child (Dance)
  6. Butterfly group : Poem “Christmas”
  7. Chipmunk group : Drama “Christmas”
  8. Lamb group : Feliz Navidad (Dance)
  9. Bear group : Rudolph The Red Nose Deer (Choir)
  10. Pelican group : Deck the Halls (Dance)
  11. Swan group : Joy To The World (Choir)

Amazing!! Semua demi kemuliaan nama Tuhan. Semua melakukan dengan semangat Spirit of Excellence. Tidak hanya perayaan saja, tapi anak – anak juga belajar peduli pada sesama. Sekolah mengadakan pasar murah dan Bakti Sosial di Panti Asuhan Pondok Hayat & Panti Asuhan Bakti Luhur. Selama 2 bulan mereka menabung di sekolah dan hasilnya mereka sumbangkan pada 2 Panti Asuhan tersebut. Untuk pasar murah, orangtua mengumpulkan paket sembako dan hasilnya dijual pada jemaat gereja sekitar yang membutuhkan. Hasil penjualan pasar murah akan disumbangkan untuk korban bencana alam Palu & Donggala. Woow, kiranya Spirit of Excellence tidak hanya sampai perayaan Natal saja, tetapi untuk selanjutnya semangat itu tetap menyala di hati kita semua. Merry Christmas 2018

,

Social and Cultural Exposure Program (Live In) 2018

SMA Kristen Masa Depan Cerah Surabaya kembali mengadakan kegiatan Social and
Cultural Exposure Program di tahun 2018. Kegiatan yang lebih dikenal dengan nama Live-In ini
diselenggarakan di dusun Petungombo, Kediri pada tanggal 15 – 21 Oktober 2018. Live-In tahun
ini diikuti oleh 88 siswa kelas X yang didampingi oleh tim guru yang berjumlah 11 orang.
Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk membentuk pribadi yang tangguh,
bertanggung jawab, berempati, dan memiliki jiwa melayani dalam seluruh aspek kehidupan
secara terus-menerus.

Pada Live-In tahun ini, siswa berkesempatan mengikuti beberapa acara rutin yang
diadakan di dusun Kristen tersebut di samping mencari data etnografi yang merupakan output
dari kegiatan ini. Beberapa acara seperti ibadah, sarasehan tentang dusun tersebut, kegiatan
mengajar di salah satu SD Negeri yang ada di sana, serta kegiatan outbond diikuti oleh seluruh
siswa dengan sangat antusias. Selain acara-acara tersebut, siswa-siswi juga mempunyai
kesempatan untuk melihat dan bertindak langsung dalam kegiatan sehari-hari orang tua asuh
mereka. Dengan melihat dan ikut andil secara langsung diharapkan dapat menumbuhkan rasa
empati serta menumbuhkan jiwa melayani dalam diri pribadi masing-masing.

,

International Exposure Program (IEP) 2018

Education is all about empowering young generation to face challenges of the ever-changing world and to equip them with necessary life-skills to lead an independent and productive life. Having this concept in mind, MDC Senior High School is committed to not only provide traditional classroom-based learning but also to facilitate students with real life experience. MDC Senior High School recognizes that education should be holistic and incorporates both knowledge and experience.

To achieve that, MDC senior High School introduced a program called International Exposure Program (IEP) for 11th graders and has been an annual program since the school’s foundation. There are two destinations offered to students this year, Singapore and South Korea. In cooperation with some key stakeholders in both countries, students are assisted through guided and self-guided tours to uncover more insightful experience at some key spots the school has selected. Through this program, the students are also assigned to do a survey research project and are expected to write a thesis about the research. Students will then be presenting and be defending their thesis to invited panels during our communicating program.