,

1st Place on Global Youth Summit 2017

            Pada bulan November 2017 sekolah MDC mengirimkan 3 tim untuk berlaga di lomba Teen Out of The Box di salah satu sekolah swasta. Salah satu tim, Yang Yang dan  Raymond berhasil meraih juara ke-2 dan berhak mengikuti Global Youth Summit 2017 di Kamboja. Sebelum berangkat ke Global Youth Summit 2017 di Kamboja, Yang Yang dan Raymond melakukan perbaikan terhadap konsep dan alat yang mereka ciptakan yaitu Hygiene Food Sorter. Dalam perbaikan konsep dan alat ini, mereka banyak sekali menemui kendala, dari pencarian bahan bahan yang akan digunakan, bahan yang seharusnya digunakan tidak ditemukan sehingga harus mencari bahan lain yang serupa guna, perakitan alat dan kebocoran alat. Namun dengan kerja keras, semangat dan spirit of exellence mereka mampu menyelesaikan itu semua.

            Pada saat akan berangkat ke Kamboja, mereka sempat kebingungan tentang bagaimana caranya membawa alat yang diciptakan ini ke Global Youth Summit 2017. Sehingga mereka memutuskan hanya membuat video cara kerja alat dan video animasi proses yang terjadi di dalam alat tersebut yang nantinya akan dipresentasikan di depan juri. Global Youth Summit 2017 dibuka secara resmi di Kementerian Lingkungan Hidup Kamboja oleh Menteri Lingkungan Hidup Kamboja. Di Kamboja kami mengikuti semua program yang telah dipersiapkan panitia, pagi hari kami mengunjungi Instalasi pengolahan air minum kota Phnom Penh dan sore harinya kami ke sebuah komplek perumahan, dimana kami melakukan survey dan penyuluhan tentang kesadaran lingkungan dan pengolahan sampah.

            Presentasi ide dan alat Hygiene Food Sorter yang dibuat oleh Yang Yang dan Raymond dilakukan di hari ketiga. Lomba di Global Youth Summit ini dibagi menjadi 2 kategori, yaitu kategori junior dan kategori senior. Untuk kategori Junior diikuti oleh peserta dari tingkat SD dan SMP, Sedangkan kategori senior diikuti oleh peserta dari tingkat SMA. Sebelum Raymond dan Yang Yang mempresentasikan ide dan alat mereka, mereka telah mempersiapkan diri mereka sebaik baiknya, baik dari materi presentasi, mental dan kemampuan berbahasa inggris mereka. Presentasi lomba dilakukan sebanyak 2 kali, yang pertama adalah babak penyisihan yang diikuti 10 tim peserta dan hanya 6 tim yang lolos ke babak selanjutnya. Di babak ini setiap tim hanya diberi waktu 3 menit untuk melakukan presentasi. Yang kedua adalah babak final, dimana hanya ada 6 tim yang bisa lolos dan setiap tim diberikan waktu selama 8 menit untuk presentasi secara detail tentang ide dan alat yang dibuat oleh tiap tim finalis.

            Dan oleh kasih karunia  Tuhan Yesus, Raymond dan Yang Yang bisa memperoleh juara pertama di kategori senior. Pada awalnya Raymond dan Yang Yang tidak yakin bisa memperoleh juara pertama, namun mereka optimis bisa membawa pulang piala. Karena mereka yakin presentasi mereka tidak kalah dari tim peserta finalis yang lain. Dengan berhasilnya Raymond dan Yang Yang memperoleh juara pertama di lomba Global Youth summit 2017 ini, Tuhan Yesus telah menjawab kerinduan kami agar SMAKr MDC bisa berprestasi di ajang internasional. Raymond dan Yang Yang berharap dengan keberhasilan mereka menorehkan prestasi di ajang internasional seperti ini, mereka bisa menginspirasi teman teman mereka untuk berjuang lebih lagi dan bisa berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional.