,

International Exposure Program at Singapore

Pada tanggal 11-17 Maret 2015, SMA Kristen Masa Depan Cerah mengadakan kegiatan yaitu International Exposure Program (IEP’2015) di Singapore. Kegiatan ini diikuti oleh 49 siswa kelas XI baik dari jurusan IPA maupun IPS. Dalam pelaksanaannya didampingi oleh Kepala Sekolah yaitu Maam Liem Sioe Ie dan para guru, yaitu Mr. Tri Setyanto, Mr. Franscisco Massy, Maam Lia Widya Kastrena, Maam Purwestri Sabatlila, Maam Citra Srisatya dan Maam Noella Bernardo.

 


 
Latar belakang dari kegiatan ini adalah adanya pengaruh dari Global Job dan kesempatan kerja yang kompetitif, informasi teknologi yang canggih, dan krisis-krisis ekonomi, moral dan penggangguran adalah tantangan-tantangan yang akan dihadapi oleh siswa-siswi kami di abad 21. Tantangan-tantangan tersebut akan menghancurkan masa depan mereka jika kami tidak mempersiapkan mereka dengan sebaik-baiknya. Diantara tantangan-tantangan tersebut, kesulitan untuk berkompetisi positif dengan bangsa lain adalah satu hal yang sangat perlu kami perhatikan. Di masa yang akan datang, Global job dan kesempatan kerja yang baik akan diperoleh siswa-siswi yang berpikir tidak hanya secara lokal tapi secara global, dan kepada siswa-siswi yang berpikir secara kreatif dan inovatif.. Menyadari tantangan-tantangan tersebut di atas, yang mengancam kehidupan siswa-siswi SMA Masa Depan Cerah, sekolah memikirkan bagaimana cara memperlengkapi para siswa/siswi dengan cara yang kontekstual agar mereka sukses di kehidupan mereka di masa yang akan datang. Dalam proses perencanaan dan diskusi yang panjang, akhirnya SMA Masa Depan Cerah Surabaya mengadakan kegiatan yang memberikan kesempatan kepada siswa-siswi untuk memiliki cara berpikir dan berwawasan internasional (International Mindset), yaitu dengan mengadakan International Exposure Program (IEP 2015) ke Singapore, dengan tema “BEYOND BORDERS, SHARING LIVES”
 

 
Kegiatan International Exposure Program (IEP’2015) ini bertujuan, agar para siswa/siswi khususnya siswa kelas XI memiliki kemampuan untuk menghargai kebudayaan, warisan dan tradisi yang patut di contoh dari bangsa lain, mampu bertahan hidup dalam kondisi apapun, berlatih meningkatkan kemandirian dan rasa tanggung jawab, mampu mengatur keuangan, memperoleh informasi tentang kehidupan universitas dan segala tantangannya, membangun persahabatan, serta mampu mengaplikasikan nilai-nilai dan pengertian baru yang mereka pelajari untuk menjadi warga Indonesia yang lebih baik.
 

 
Adapun tempat-tempat yang menjadi tempat kunjungan diantaranya adalah Newater, National Museum of Singapore, Marina Barrage, Land Transport Authority, Gardens by the bay, Images of Singapore, dan Madame Tussauds. Selain daripada itu para siswa juga mengunjungi beberapa universitas terbaik yang ada di Singapore diantaranya: Singapore Management University, SIM Global Education University, National University of Singapore, ERC Singapore, Nanyang Academy of Fine Arts Singapore. Untuk menambah pengalaman dalam berkehidupan rohaninya, para siswa/siswi juga diajak untuk mengikuti ibadah bersama di City Harvest Church serta di MDC Church Singapore. Tidak lupa juga, dari panitia lain yang tergabung diantaranya dari alumni SMA MDC yang berkuliah di Singapore serta Pemuda Gereja MDC Singapore juga membantu para guru untuk mengadakan kegiatan Amazing Race yang bertujuan untuk membangkitkan semangat dalam bekerjasama di dalam sebuah team work, selain itu juga para siswa dapat mengenali banyak tempat-tempat penting yang ada di Singapore. Dalam proses pelaksanaan kegiatan International Exposure Program (IEP’2015) ini berjalan cukup lancar dari awal hingga kembalinya di Surabaya.
 

 
Dari beberapa tempat kunjungan di atas, para siswa diharapkan menemukan 5 aspek penting menjadi bahan observasi yang merupakan kelebihan dari Singapore. Lima aspek tersebut adalah Cleanliness (kebersihan), Education (pendidikan), Technology (teknologi), Transportation (transportasi), dan Economy (ekonomi). Selanjutnya dari 5 aspek tersebut di atas, para siswa akan menganalisa dengan analisa SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat). Dalam proses menganalisanya, para siswa mengerjakannya secara berkelompok di setiap harinya. Dari hasil analisa SWOT terhadap 5 aspek tersebut di atas, para siswa/siswi juga akan menggunakannya di Indonesia sehingga diharapkan akan muncul sebuah konstribusi ide-ide positif yang bisa dijadikan sebuah masukan dari 5 aspek yang berlaku di Indonesia setelah melakukan pengamatan serta penganalisaan di Singapore.
 

 
Proses pembelajaran dari kegiatan International Exposure Program (IEP’2015), para siswa diberikan kesempatan untuk melakukan proses kegiatan Learning Cycle dalam proses pembelajarannya. Kegiatan Learning Cycle diantaranya adalah kegiatan Exploring (eksplorasi tentang Singapore dari tempat tujuan kunjungannya), Planning (merencanakan sesuatu yang berkaitan dengan persiapan kunjungan di Singapore), Doing (melaksanakan dari perencanaan yang sudah dibuat di Surabaya dan dilakukan di Singapore), Communicating (mengkomunikasikan setiap hasil kegiatan yang di dapat di Singapore dengan membuat Thesis berbahasa Inggris yang berkaitan dengan hubungan serta komparasi dari 5 aspek yang diamati), kemudian terakhir adalah kegiatan Reflecting (merefleksikan seluruh hasil kegiatan yang telah dilakukan dari kegiatan Exploring hingga Communicating secara bersama-sama dengan kelompok lainnya). Untuk kegiatan Communicating sendiri akan dilakukan pada tanggal 9 Mei 2015 di SMA MDC Surabaya, dengan mendatangkan para orang tua dan dewan juri dari perwakilan PTA (Parent Teacher Association), para dosen universitas kerjasama dengan SMA MDC, para pakar pendidikan, serta para pengajar ekspatriat dari berbagai sekolah di Surabaya. Kegiatan ini akan dikemas dalam bentuk penjabaran Thesis para siswa melalui presentasi berbahasa Inggris oleh masing-masing siswa.