,

Physics Games Exhibition

Pada saat berlangsungnya acara Festival Budaya diselenggarakan pula acara Pameran Games Fisika. Pada pameran ini setiap anak dapat mengunjungi stan-stan games yang telah disediakan. Games Fisika ini dirancang dan dibuat oleh anak-anak kelas XI IPA yang dimasukkan dalam nilai project fisika mereka. Anak-anak terbagi dalam 8 kelompok yang masing-masing kelompok terdiri dari 4-5 siswa. Setiap kelompok mendapat tugas untuk membuat games yang menerapkan konsep fisika. Tugas ini dikerjakan dalam waktu jam pelajaran fisika seminggu sekali.

Mereka sangat antusias membuat games yang cukup menarik pengunjung. Banyak kelompok yang memanfaatkan bahan-bahan bekas untuk membuat alat games mereka. Banyak kendala yang mereka hadapi saat pembuatan alat games tersebut, seperti alatnya kurang menarik, penampilan kurang menarik, permainan yang mereka sajikan kurang menantang, bahkan alat yang mereka kerjakan yang tidak berjalan sesuai rencana. Persiapan-persiapan yang mereka lakukan cukup banyak untuk mewujudkan alat permainan yang sesuai dengan harapan mereka.

Pada saat hari H, beberapa siswa perwakilan dari kelompok masing-masing menyiapkan alat permainan mereka di stan yang telah disediakan. Mereka menata alat-alat mereka sesuai kebutuhan dan keinginan mereka. Ada berbagai macam permainan seperti : Battle Ship, Angry Jevid, Shocking Ring dan masih banyak lagi. Stan-stan mereka banyak dikunjungi para siswa yang lain, yang penasaran ingin memenangkan dan mendapatkan hadiah yang mereka tawarkan. Banyak hadiah yang mereka tawarkan seperti snack, alat tulis, peralatan make up, ice cream, voucher belanja, tiket nonton bioskop sampai handphone. Para pengunjung ingin mendapatkan hadiah-hadiah yang mereka suguhkan, akan tetapi mendapatkan hadiah-hadiah tersebut tidak semudah yang para pengunjung bayangkan. Ada yang mencoba berkali-kali namun tetap gagal.

Pameran Games Fisika ini berjalan lancar dan cukup ramai. Banyak hal yang mereka peroleh baik kekompakan dalam kelompok maupun pengetahuan baru yang mereka pelajari dan mereka temukan sendiri. Alat-alat permainan yang mereka buat dan suguhkan sangat menarik sehingga dapat membuat pengunjung penasaran dan mengikuti permainan sesuai aturan yang ada. Semoga banyak nilai yang dapat siswa peroleh baik secara akademik maupun non akademik. Berikut lampiran foto-foto pada saat pelaksanaan pameran. (Tri Setyanto)

,

Festival Budaya SMA MDC

Festival Budaya merupakan pagelaran yang menampilkan kreativitas anak-anak kelas X dan XI, serta merupakan salah satu proyek dalam mata pelajaran Bahasa Daerah. Dalam acara tersebut, murid menampilkan drama Jawa, bermain musik, dan menyanyikan lagu-lagu tradisional Jawa. Murid kelas X dibagi dalam 4 kelompok dan kelas XI terbagi menjadi 8 kelompok. Penampilan mereka dinilai oleh dewan juri yang berasal dari akademisi dan pelaku budaya, yakni Bapak Pelog Marsudi dan Bapak Christ Wibisono. Acara ini juga dimeriahkan oleh Punakawan, yang diperankan oleh guru-guru SMA MDC sendiri.

Acara yang dilaksanakan pada hari Jumat, 21 April 2017 di MDC Campus ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Cabang Propinsi Jawa Timur, Bapak Sukaryantho dan ketua Yayasan Cahaya Harapan Bangsa, Ibu Budiwardhani. Diharapkan dengan adanya acara ini dapat menumbuhkan rasa bangga setiap siswa SMA MDC Surabaya sebagai masyarakat Jawa Timur sekaligus melestarikan budaya daerah asalnya.

,

Kartini’s Day Activities: I Love My Culture

“Ibu kita Kartini, Putri sejati …. Putri Indonesia harum namanya……” terdengar jelas di telinga, lagu tersebut dikumandangkan pada acara Kartini di Pakuwon Mall, dengan tema”I Love My Culture” , yang diadakan pada hari Jumat 21 April 2017 pukul 15.00 – 18.00 WIB. Acara tersebut diikuti oleh semua siswa PG – TK (usia 2-6 tahun) Benih Kasih.

Acara memperingati hari Kartini kali ini, mengambil tema “I Love My Culture” yang membuat anak-anak semakin belajar akan kebudayaan Indonesia. Dengan mengenal berbagai ragam pakaian daerah seluruh Nusantara yang mereka kenakan juga  lagu- lagu daerah, seperti Ampar-ampar pisang, Gundul-gundul pacul, Potong bebek angsa, dsb. Untuk memeriahkan acara tersebut diadakan lomba menyanyi, fashion show, puisi dan lomba photogenic. Ibu Kita Kartini sebagai lagu untuk anak-anak lomba menyanyi, lomba membaca puisi dengan tema “Kartini”.

Lebih menariknya lagi, anak-anak PG bisa berlenggak-lenggok diatas panggung bak peragawan/ peragawati dalam lomba fashion show yang diadakan dan the last but no the least, dalam lomba photogenic with mom/dad yang diadakan untuk para mama/ papa bisa berfoto dengan anak-anak mereka yang menggunakan baju daerah tersebut. Dan sungguh mengejutkan, para mama juga tidak mau kalah dengan para anak mereka, mereka pun menggunakan baju daerah sesuai dengan tema yang diberikan yaitu  “I Love My Culture”.

Dan yang special dalam acara ini adalah adanya bintang tamu “ Punokawan” (Semar, Petruk, Gareng, Bagong), yaitu tokoh pewayangan dalam budaya Jawa yang diperankan oleh guru-guru SMA MDC. Selain itu juga adanya juri tamu untuk lomba fashion show adalah Miss Everdina yang adalah finalis Miss Indonesia pada tahun  2015 perwakilan dari Kepulauan Maluku.

Selain perlombaan untuk mengenalkan makna dari hari Kartini itu sendiri, Kepala Sekolah PG-TK Benih Kasih mengisahkan tentang perjuangan Ibu Kartini yang juga diperagakan oleh guru-guru PG – TK Benih Kasih pada awal acara. Acara di tutup dengan pengumuman pemenang lomba.

Pada pukul 18.00 WIB, acara dalam rangka memperingati Hari Kartini pun telah selesai. Semua anak-anak pun pulang dengan hati yang gembira. Para pemenang pun membanggakan piala yang mereka dapatkan. Acara dan lomba hari Kartini yang diadakan oleh PG-TK Benih Kasih memang telah usai, tetapi semangat Kartini dan pembelajaran yang Ibu Kartini miliki akan selalu ada dan tertanam untuk anak-anak menyongsong hari yang penuh harapan. Tuhan Yesus memberkati.

,

Study Tour Grade 3 at Terminal 1 Juanda Surabaya

Hari Kamis, 23 Februari 2017 siswa-siswi kelas 3 SDKr. Masa Depan Cerah sebanyak 55 orang dan guru pendamping sebanyak 10 orang mengadakan kegiatan belajar di luar area sekolah atau Study Tour di Museum Penerbangan Juanda, Lanudal Juanda, dan Bandara Juanda. Kegiatan dilakukan di lokasi tersebut agar siswa dapat belajar tentang jenis-jenis pekerjaan atau profesi yang terdapat di Bandara Juanda; sumber energi dan kegunaannya untuk melengkapi pemahaman siswa setelah belajar di kelas.

Pada pukul 07.30-08.00 WIB, siswa dipersiapkan lebih dahulu di kelas masing-masing sebelum berangkat. Semua siswa kelihatan bersemangat setelah mendengar akan berangkat bersama menggunakan bus. Siswa-siswi berangkat pukul 08.00 WIB. Perjalanan menuju tempat study tour memerlukan waktu sekitar ±1 jam.

Pada pukul 09.00 bus tiba di Museum Penerbangan Juanda. Sesampainya di sana siswa-siswi dibagi dalam 2 kelompok besar yang kemudian siswa-siswi diajak untuk mengelilingi museum. Kelompok satu mengelilingi lantai 2, sedangkan kelompok yang lainnya menonton video di lantai 1. Selama 30 menit siswa-siswi mengelilingi Museum. Setelah dari Museum siswa-siswi kembali masuk kedalam bus dan melanjutkan perjalanan ke Hanggar Pesawat Lanudal Juanda.

Selama di Hanggar, siswa-siswi melihat dan dijelaskan mengenai berbagai macam pesawat dan bagian-bagian pesawat. Selama di Hanggar siswa-siswi juga melakukan tanya jawab kepada Guide yang memandu jalannya study tour. Pada dasarnya kegiatan berlangsung dengan lancar dan baik. Setelah berfoto dan mengucapkan terima kasih rombongan Study Tour Grade 3 melanjutkan perjalanan ke Bandara Juanda.

Tepat pukul 12.45 siswa-siswi sudah sampai di Bandara Juanda. Namun setelah tiba di sana, siswa-siswi masih menunggu 15 menit. Dikarenakan menunggu guide yang ternyata masih dalam pergantian shift. Hal ini membuat jadwal acaranya terlambat 15 menit. Tepat pada pukul 13.00, siswa-siswi kelas 3 mulai study tour dengan mengelilingi Bandara serta mengamati setiap pekerjaan yang ada di Bandara. Siswa-siswi dibimbing masuk mulai dari proses check in sampai ruang tunggu pesawat. Di sini siswa-siswi juga melakukan tanya jawab bersama guide.

Pukul 14.00 siswa-siswi dipersiapkan masuk ke dalam bus untuk kembali pulang. Dalam perjalan, beberapa siswa tampak senang sekali, karena mereka bisa menceritakan pengalaman mereka masing-masing kepada teman-temannya. Semua rombongan sampai di sekolah tepat pada pukul 14.30 dan siswa langsung diperkenankan untuk pulang.

,

Study Tour Grade 1 at Agrowisata Puspa Lebo

Kegiatan study tour kelas 1 secara umum berjalan dengan baik. Setelah sampai di tempat Argowisata Puspa Lebo, siswa langsung diajak masuk kedalam aula Puspa Lebo untuk mendapatkan pengarahan. Siswa duduk bersama anggota kelompok mereka masing-masing yang sudah diatur oleh guru kelas saat di sekolah. Sebelum mulai melakukan kegiatan, siswa terlebih dahulu diberikan pengetahuan dan pengarahan tentang macam-macam tanaman yang ada di Agrowisata Puspa Lebo. Tananama buah dan sayur yang ada di Puspa Lebo semuanya tidak menggunakan pupuk kimia tetapi  menggunakan pupuk organik yang baik untuk semua tanaman. Pupuk organik tidak berbahaya bagi kesehatan manusia, berbeda dengan pupuk kimia. Semua tanaman buah dan sayuran dari Puspa Lebo baik dikonsumsi. Setelah mendapat pengarahan dari pendamping siswa kelas 1 dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok yang sudah terbentuk memiliki pendaping yang akan mengajak siswa untuk berkeliling mengamati setiap tanaman yang ada di lingkungan Agrowisata Puspa Lebo.

Saat berkeliling siswa diperkenalkan dengan berbagai macam jenis buah-buahan dan sayuran yang ada di Puspa Lebo. Setelah berkeliling melihat macam buah dan sayuran siswa diajari menanam tananaman terong dan cabe di poliback. Setelah itu anak anak mencuci tangan dan memakan buah hasil tanam puspa lebo dan minum teh rosela. Semua siswa merasa sangat senang karena mendapatkan pengalaman baru tentang menanam dan merawat lingkungan di sekitar. Selanjutnya siswa istirahat makan siang sambil tanya jawab tentang apa yang sudah mereka lihat dan ketahui dari Puspa Lebo. Selesai makan siang siswa bersiap-siap untuk pulang, tidak lupa mereka bertrima kasih kepada pendamping dan pengurus puspa lebo. Siswa pulang dengan sukacita karena mereka membawa tanaman yang mereka tanam serta mendapatkan buah jambu kristal. Para siswa tidak lupa untuk berterimakasih pada pembina. Setelah itu para siswa kembali ke sekolah.

,

Field Trip to Trowulan 2017

Pembelajaran di luar kelas merupakan salah satu bentuk pembelajaran yang sangat penting untuk dilakukan. Dengan melihat obyek secara langsung siswa akan lebih memahami dan hasil pengalaman belajar lebih lama untuk diingat dan akan menjadi acuan belajar di tingkat lebih lanjut. Salah satu bentuk pembelajaran yang diadakan oleh SMPKr. MDC adalah Outing Trowulan, pembelajaran ini wajib diikuti oleh seluruh siswa kelas 7. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan siswa kami terhadap sejarah budaya masa lalu, mampu memadukan antara teori dan praktek, mengenali obyek sejarah secara langsung, sekolah dapat menciptakan suasana belajar siswa sedekat mungkin dengan alam sehingga mampu membuat laporan presentasi daerah wisata Trowulan, dan mengintegrasikan ke dalam pembelajaran IPS.

Rangkaian acara outing ini dilaksanakan di museum dan candi yang ada disekitar Trowulan – Mojokerto, pada tanggal 6 April 2017 dengan perjalanan menuju Candi Tikus dan Candi Bajang Ratu. Setelah rangkaian kegiatan di Candi telah berakhir maka pembelajaran berlanjut menujui Kolam Segaran dan Museum Trowulan, kemudian barulah mereka mencoba untuk kegiatan tambahan dari program sekolah kami yaitu ekskavasi. Ekskavasi merupakan kegiatan baru tahun ini untuk sekolah kami, kegiatan penggalian tanah ini mengajarkan siswa untuk dapat mengetahui pengetahuan lain selain materi yang sudah mereka dapatkan. Dengan mempraktekkan langsung dalam penggalian tanah yang dilakukan anak-anak, sekolah mampu memberikan wadah dan pengalaman kepada mereka untuk menjadi seorang arkeolog. Kegiatan terakhir setelah semua materi didapat adalah mengajak siswa untuk mereview dengan acara kuis yang membuat mereka berlomba-lomba untuk menjawab setiap pertanyaan yang berkaitan dengan apa yang sudah didapat selama kegiatan outing dilaksanakan.