,

Talkshow Cyber Crime MDC School 2016

Pada hari Senin, 13 Juni 2016 di Ruang Media SMA Kristen Masa Depan Cerah Surabaya diadakan kegiatan Talkshow tentang Cyber Crime. Adapun latar belakang kegiatan ini adalah berkaitan dengan pentingnya para siswa-siswi untuk mengetahui berbagai macam informasi tentang penggunaan gadget, computer dan dunia internet secara bijaksana sehingga mereka dapat menggunakannya secara tepat dan benar dan tidak menjadi pelaku ataupun korban dari Cyber Crime ini.
Pembicara pada talkshow Cyber Crime kali ini adalah Bp. Joni Hermanto, S.Kom dari Fakultas Teknik Informatika iSTTS Surabaya dan Ibu Sari Mandiana, M.H dari Fakultas Hukum UPH Surabaya. 
Ibu Sari Mandiana, M.H dari UPH Surabaya menyampaikan beberapa jawaban dari pertanyaan diantaranya :
a.        Apakah definisi yang tepat dari Cyber Crime secara hukum, supaya tidak menimbulkan perbedaan persepsi tentang hal ini?
b.       Apa saja yang dikategorikan dalam Cyber Crime?
c.        Apa saja konsekuensi  bagi pelanggar dalam penyalahgunaan media di internet?
d.       Sudah efektifkah undang-undang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) yang diberlakukan di Indonesia?
e.        Hal apa saja yang harus dilakukan agar generasi muda tidak terlibat baik sebagai pelaku maupun korban dari tindakan Cyber Crime?
 

Sedangkan Bp. Joni memaparkan beberapa informasi dari beberapa pertanyaan yaitu :
a.     Apa yang mendasari seseorang menggunakan media internet terutama media sosial untuk melakukan kejahatan melalui dunia internet dari sudut pandang teknologi?
b.     Apa saja program di dalam media computer di dunia internet yang bisa dijadikan alat untuk melakukan hal-hal negatif (bullying, pencemaran nama baik, perampokan dan lain-lain) agar para siswa tidak menyalahgunakannya?
c.      Apa saja dampak adanya Cyber Crime bagi generasi muda Bangsa Indonesia?
Pada pelaksanaannya, talkshow berjalan dengan baik. Talkshow dikemas secara menarik dan tidak membosankan. Dikarenakan pada pelaksanaan kegiatannya, dipenuhi dengan canda tawa yang menghibur oleh MC yang lucu dari MDC School yaitu Mr. Caesar Riza Rahardian, S.Hum (guru Bahasa Indonesia). Ditambah lagi dengan penyampaian pembicaranya yang berimbang dalam menjawab serta memaparkan materi dengan sangat bisa dipahami dan dimengerti pesertanya.
 
Dalam sesi pertanyaan, ada banyak siswa-siswi yang menanyakan perihal keamanan menggunakan ATM, Kartu Kredit, Login melalui handphone, Facebook dan penggunaan password dalam internet. Ada dua peserta terbaik yang dipilih oleh pembicara yaitu : Marco Mario dan Joshua KPP keduanya siswa kelas 10. Mereka dipilih karena attentivenes, pertanyaan yang sangat bagus serta pemaparan pendapat yang lugas.
 

Diharapkan dari talkshow ini para siswa-sisiwi dapat dengan bijak menyikapi perkembangan teknologi sehingga tidak menjadi pelaku maupun korban dari Cyber Crime.
 
Berita oleh : Tri Setyanto, S.Pd (Guru BK)
Foto oleh : David Hosea (MDC Journalist)
,

Communicating of Making Money Project 2016

Pembelajaran di SMA Masa Depan Cerah Surabaya memiliki keberagaman dalam prakteknya. Konsepnya dibentuk dalam sebuah praktek pembelajaran yang disebut Entrepreneurial Learning Cycle, yaitu sebuah proses pembelajaran yang diawali dari kegiatan exploring, planning, doing, communicating serta reflecting. Menariknya proses belajar ini memungkinkan para siswa-siswinya untuk terlibat aktif dalam melakukan setiap kegiatan yang dirancangkan oleh fasilitator serta peserta didiknya. Dikarenakan proses yang dilalui membuat para siswa memiliki pengalaman belajar yang mengembangkan diri mereka masing-masing.

Pada bulan Maret-Mei 2016, siswa kelas 10 mempraktekkan pembelajaran melalui kegiatan Entrepreneurial Learning Cycle yang dikolaborasikan dari pembelajaran Personal Development Program (Financial Management) dengan pelajaran Ekonomi (Break Even Point) serta pelajaran Akuntansi (Jurnal Kas). Kegiatan ini dikolaborasikan menjadi satu kesatuan yaitu berupa kegiatan Making Money Project 2016.

Untuk kegiatan exploring, planning, doing telah dilakukan oleh para siswa pada bulan Maret-April 2016. Proses kegiatan exploring dan planning dilakukan secara kelas bersama di ruang media, doing dilakukan di acara Valentines Day berupa bazaar, buka stan di kantin, buka stan di gereja, buka stan bazaar di mall serta ada pula yang berjualan secara online.

Kegiatan communicating dilakukan pada tanggal 19 Mei 2016. Para siswa mempresentasikan hasil kinerja, laporan keuangan serta perolehan laba mereka dalam melakukan project selama 2 bulan di hadapan para juri yaitu :

  1. Andreas Alvin (alumni/pemenang Making Money Project tahun 2014)
  2. Evan Darmoyo (alumni/pengusaha)
  3. Dwi Wariyanti, S.E (guru Ekonomi)

Lalu kegiatan reflecting, dibuat dengan melakukan evaluasi melalui tulisan yang berisikan tentang evaluasi proses, kinerja, pelaporan keuangan, analisa SWOT, serta masukan usaha ke depan.

Selain itu, dari proses kegiatan ini juga dibagikan reward bagi para peserta Making Money Project ini berupa uang tunai.

Berikut adalah pemenang Making Money Project 2016 :

Juara 1 : Nyerempetsini, yaitu grup dari Winda Nathalie, Adrian Nathanael, Thalia Sugita,   Sherin Priscilla, Raymond Sutanto, Alexander Bryan, Amelia Feliciana, Yuan Sebastian, David Sebastian, Randy Onggowinarso

Juara 2 : dough debacle, yaitu grup dari Gabriela Angie, Christofer Bryan, Casey Nathanael, Azarael Azaria, Tiffany Olivia, Stefany Andrea, Valerie Luira, Stefany Meylin, Yovina Daniela, Sherlly Christina, Febrina Agnes

Juara 3 : LEE Enterprises, yaitu grup dari Frederick E. Lee, Gracia Claresta,  Michelle M.H, Leony Surya, Clarissa Kent,  Virginia Felizia, Tanina  Christine, Emanuela, David Hosea, Marsel Wijaya, E. Abraham TPKD

Juara Innovative dan Creative Group : Uwiw uwiw, yaitu grup dari Marco Mario, Amelinda Fedora, Carissa Kimberly, Davina Siaw, Jovina Aureen, Linda Nafarin, Gabrielle Santoso, Novita Lianto, Philander Wicaksono, Regina Sidney, Gracio Issac, Dave Theo

Pengumuman pemenang disampaikan di awal sebelum kegiatan Talkshow Cyber Crime pada hari Senin, 13 Juni 2016 oleh Fasilitator Pedevpro10 yaitu Mr. Tri Setyanto, S.Pd.

Berita oleh : Mr. Tri Setyanto, S.Pd (Fasilitator Pedevpro)

,

Project of Entrepreneurship Grade 8

Membuat sebuah ide membutuhkan kerja keras, dan menggabungkan ide-ide dari beberapa individu menjadi sebuah bentuk nyata membutuhkan kerja keras yang extra miles. “Extra miles” itulah yang mewarnai corak kegiatan POE (Project of Entrepreneurship) grade 8 tahun 2016 ini. Dengan bekal kreativitas dan kecerdasan akademik di atas rata-rata yang memang sudah dimiliki oleh siswa, serta dibalut dengan sempurna oleh kerja keras setiap individu, menghasilkan produk inovasi yang luar biasa dan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Itulah yang kami sebut dengan Project of Entrepreneurship.

Kegiatan POE tahun ini mengintegrasikan kompetensi dasar (KD) dari dua mata pelajaran, yaitu Sains dan Bahasa Indonesia. Integrasi KD antara kedua mata pelajaran tersebut menghasilkan KD gabungan berbunyi, “Membuat replika alat peraga pembelajaran sains yang mengintegrasikan prinsip fisika (usaha, energi, tekanan, gaya, dan pesawat sederhana) yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari serta mengomunikasikannya dalam bentuk presentasi dan poster”. Dalam rentang waktu kurang lebih empat bulan, siswa-siswi grade 8 berhasil menciptakan sembilan buah replika inovasi diantaranya Pressure Plate, Elevator Hydrolic, Pontoon Bridge, Multifunctional Desk, Artificial Oven, Wind Turbine, Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), Beneath The Water, dan Water Pyramid.

Multifunctional Desk merupakan alat yang terinspirasi dari pengalaman seorang siswa. Ia merasa kesusahan untuk mengambil buku di rak tinggi yang berada di perpustakaan. Selain itu, rak buku dan meja belajar yang terpisah dirasa kurang efektif sehingga mereka menciptakan meja belajar sekaligus rak buku yang dilengkapi katrol dan tuas untuk mengambil buku. Replika-replika tersebut mampu menarik antusiasme dan apresiasi positif dari orangtua yang datang untuk menilai hasil kerja keras putra/putrinya dalam tahap communicating pada tanggal 3 Juni 2016. Dengan adanya project tahunan ini, diharapkan SMP Kristen Masa Depan Cerah semakin baik dalam mencetak agen-agen perubahan dalam bidang akademik dan karakter responsibility, care, respect, dan excellence.