,

Study Tour Grade 5-6 SD MDC: Save Our Nature

Kegiatan study tour kelas 5-6 tahun ajaran 2015-2016 yang berlangsung di bulan September memiliki tema yang sama yaitu Kepedulian terhadap Lingkungan dengan fokus yang berbeda. Kelas 6 lebih berfokus pada keseimbangan ekosistem dan menciptakan lingkungan yang bersih, sedangkan kelas 5 berfokus pada penjernihan air.
Pelaksanaan study tour dibagi menjadi 2 bagian.
 


 
1. Studi Tur di dalam kota Surabaya ( Jumat, 4 September 2015)
Di studi tur ini siswa mengamati kerusakan lingkungan dan pencemaran air yang terjadi di kota Surabaya. Untuk itu siswa diajak untuk melakukan pengamatan di Kali Mas dan sekitar Taman Prestasi. Pertama dari sekolah siswa menuju ke daerah Petekan (sekitar Jembatan Merah) dan berhenti sebentar untuk melihat langsung pencemaran Kali Mas oleh manusia. Siswa mengamati bagaimana sampah dan limbah membuat sungai menjadi kotor dan berbau tidak sedap. Dari sana kemudian rombongan menuju ke Taman Prestasi. Di taman prestasi siswa bisa melihat Kali Mas lebih dekat dengan fasilitas perahu yang disediakan dinas pariwisata. Sambil mengarungi Kali Mas di atas perahu siswa mengamati bagaimana masyarakat sekitar terkadang masih membuang sampah ke sungai, walaupun sudah ada tanda dilarang mebuang sampah ke sungai. Setelah makan siang dan beristirahat sejenak, seluruh siswa dan guru kembali ke sekolah.
 

 
2. Studi Tur di Majapahit Agro Lestari (MAL) Pacet.
Studi tur utama adalah di MAL yaitu selama 3 hari dan 2 malam. Selama di MAL siswa belajar banyak tentang lingkungan melalui program seperti Vertikal Garden, Ekosistem Sungai, Ekosistem Hutan & Reboisasi dan Penjernihan Air. Siswa juga belajar untuk bersosialisasi dengan penduduk Desa Galenglo dengan cara mengikuti penduduk desa selama setengah hari dan mengamati kehidupan sehari-hari dan pekerjaan penduduk seperti bertani atau berkebun. Kegiatan siswa lainya adalah seperti fun games dan flying fox. Di kegiatan flying fox Beberapa siswa yang takut ketinggian akhirnya berhasil mengalahkan ketakutannya tersebut dan meluncur di flying fox. Siswa-siswa tersebut menjadi berani Karena mendapatkan dukungan dan semangat dari teman-temannya yang terus meneriakkan kata-kata “ayo! Kamu pasti bisa!”, “jangan takut, kamu pasti baik-baik saja!” dan kalimat-kalimat pemberi semangat lainya.
 

 
Selama 3 hari tersebut siswa semakin belajar bagaimana menjadi pemimpin yang baik dan berpartisipasi aktif untuk kesuksesan kelompok. Siswa belajar untuk mengutamakan kepentingan bersama daripada kepentingan pribadinya. Karena jika satu siswa melakukan pelanggaran maka satu kelompok juga akan menanggung akibatnya. Siswa juga belajar untuk disiplin waktu, merapikan barang-barangnya dan bertanggung jawab terhadap ruangan dan fasilitas yang digunakan di MAL seperti tempat tidur, piring makan dan gelas.
 

 
Saat keberangkatan tidak ada masalah. Siswa berangkat dari Surabaya tepat waktu (pukul 07.00) dan sampai di MAL juga tepat waktu. Untuk keberangkatan para guru diminta untuk sudah berada di sekolah pukul 06.00 karena siswa wajib hadir pukul 06.30. Tetapi saat pulang dari MAL terjadi keterlambatan. Harusnya seluruh rombongan sampai pukul 17.00 tetapi Karena adanya kecelakaan di jalan yang dilalui sehingga menimbulkan kemacetan, maka seluruh rombongan baru sampai di Surabaya pukul 18.30.
Berikut daftar nama siswa yang menerima penghargaan berdasarkan penilaian seluruh guru pendamping studi tur:
The Best Leader : Alel
The Most Responsible : Gaby Kezia
The Friendliest : Kenneth Wilbert
The Toughest : Agnes F
The Most Helpful : Nadia
The Most Enthusiast : Kevin Nathanael
The Best Group : Grup 4 (Leader: Vincent, Anggota: Dave, Devina, Aurel, Wen2,
Valter, Jairo, Denise, Roand)
Hadiah Hiburan : Mark & Nathan Darrel
 
Terlepas dari kesulitan yang ada, seluruh rangkaian kegiatan Study Tour kelas 5-6 berjalan dengan lancar dan tidak kekurangan suatu apapun. Demikian aporan ini dibuat untuk menjadi masukan di kegiatan studi tur ke depan. Terima kasih. Tuhan Yesus Memberkati.
 
(By: Moresta Virgorini – MDC Elementary Teacher)

,

Belajar Sambil Menikmati Kesejukan Kebun Teh

Hari Kamis, 3 September 2015 siswa-siswi kelas 2 SDKr. Masa Depan Cerah sejumlah 52 siswa dan guru pendamping sebanyak 13 orang mengadakan kegiatan belajar di luar area sekolah atau Study Tour di Wisata Agro Wonosari – Lawang. Perjalanan menuju Wisata Agro Wonosari memerlukan waktu sekitar 2 jam karena berada di luar kota tepatnya di kabupaten Malang.
 
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengalaman secara langsung kepada siswa melalui aktifitas yang mereka lakukan selama berada di lokasi study tour serta membawa siswa ke dalam situasi yang santai dan menyenangkan, sekaligus siswa dapat lebih memahami materi yang telah mereka pelajari di dalam kelas.
 


 
Lokasi kegiatan Study Tour dilaksanakan di Wisata Agro Wonosari – Lawang, karena di tempat tersebut siswa diharapkan mampu mengamati secara langsung proses pembuatan teh, mengenal tumbuhan, dan bekerja sama dengan baik dalam kelompok. Wisata Agro Wonosari atau lebih familiar dengan sebutan Kebun Teh Lawang merupakan sebuah lokasi dengan luas area 700 hektar.
 

 
Di tempat ini siswa-siswi kelas 2 SDKr. Masa Depan Cerah mengikuti beberapa kegiatan yang menyenangkan, seperti menyaksikan video cuplikan proses pemetikan teh, pembuatan, dan pengemasan teh sampai menjadi produk yang siap untuk dipasarkan serta mendengarkan penjelasan sejarah dan latar belakang penanaman teh di Lawang. Siswa-siswi juga diajak tour pabrik untuk melihat proses pembuatan teh dan penjelasannya serta tour kebun teh naik kereta kelinci.
 

 
Selain mengikuti kegiatan di atas, siswa-siswi dapat menikmati teh, snack dan makan siang yang telah disediakan oleh pihak Wisata Agro Wonosari. Setiap murid dan guru pun masing-masing mendapat 1 kotak teh Rolas yang di produksi sendiri oleh Wisata Agro Wonosari Lawang. Semua kegiatan Study Tour yang dilakukan di Kebun Teh Wonosari – Lawang berjalan dengan lancar dan siswa-siswi merasa sangat senang.
 

 
(By: Eveline Nathania – MDC Elementary Teacher)

,

Peringatan Sumpah Pemuda di SMA MDC Surabaya

Shalom! Siapakah yang mengingat hari sumpah pemuda ? Perayaan sumpah pemuda yang memiliki peranan besar dalam membantu kemerdekaan Indonesia di laksanakan pada tanggal 28 Oktober 1928. Sumpah Pemuda dianggap sebagai tonggak/tiang utama dalam sejarah Indonesia mencapai kemerdekaannya.
 


 
Yang dimaksud dengan “Sumpah Pemuda” adalah keputusan Kongres Pemuda Kedua yang diselenggarakan dua hari, yaitu 27-28 Oktober 1928 di Batavia (Jakarta). Keputusan ini menegaskan cita-cita akan ada “tanah air Indonesia”, “bangsa Indonesia”, dan “bahasa Indonesia”. Demikian isi dari Sumpah Pemuda :
 
Sumpah Pemuda:
Kami putra dan putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia
Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia
Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia
 

 
Atas perjuangan para pemuda di Indonesia, akhirnya terbebaslah kita dari jajahan negara lain. Dengan ini kita patut menghargai keberanian dan revolusi yang mereka jalankan, menjunjung tinggi tanah air, dan mencintai Indonesia itu sendiri.
 
SMA Masa Depan Cerah Surabaya tidak melewatkan peringatan Sumpah Pemuda pada tahun ini dengan melaksanakan upacara pada tanggal 26 Oktober 2015. Hal ini menunjukan betapa kita mengapresiasi jerih payah para pejuang bangsa. Peringatan hari Sumpah Pemuda yang kami laksanakan hanyalah sebatas upacara sederhana, tetapi sebuah benih penting ditabur pada hari itu dimana para siswa-siswi bersama-sama memaknai hari itu dengan mengikuti upacara secara khidmat dan tertib.
 

 
Petugas upacara bendera kali ini dilakukan oleh seluruh siswa kelas X. Keunikan dari pelaksanaan upacara bendera ini adalah adanya pemimpin upacara yang dilakukan oleh seorang siswi (perempuan) yaitu, Thalia Sugita siswa kelas X. “Ini merupakan pengalaman berharga yang pernah ada di SMA Masa Depan Cerah dengan menyaksikan upacara yang dipimpin oleh kaum wanita”, ucap Mr. Johan Ardiyansyah salah satu wali kelas 10 kepada reporter MDC Journalists.
 
“Cintailah bangsamu hai pemudi pemuda bangsa, singsingkan tangan bajumu untuk negara karena masa yang akan datang, akan menjadi kewajibanmu sebagai generasi penerus bangsa untuk membawa nama Indonesia dan memuliakan nama Tuhan” di lagu inilah tersirat makna yang dalam akan arti kemerdekaan negara kita.
 
Mari kita membangun rasa cinta tanah air yang lebih lagi sebagai pemudi pemuda bangsa generasi masa depan. Tuhan memberkati!
 
*Oleh : Angus Sean Maximillian Keane Reagan (XI IPS) Crew Pemberitaan MDC Journalists

,

International Basketball Friendly Match

Pada tanggal 16 September 2015 di dalam rangkaian kegiatan International Exposure Program (IEP 2015), SMA Masa Depan Cerah Surabaya berkunjung ke SP Jain Global Management University di Singapore. Di sana diadakan pertandingan persahabatan basket. Pertandingan berlangsung dengan sengit antara SP Jain University dengan MDC Senior High School sangat menggugah perhatian para penonton yang hadir di lapangan basket SP Jain University. Pertandingan ini dilaksanakan untuk menjalin hubungan antara SP Jain dan MDC beserta para pemain-pemainnya. Pemain-pemain dari MDC School adalah Standy Tjandra, Billy Ciang, Alvin Surianto, Giovanni Lemuel, Clyde Morita, Michael Djurijanto, Joy Yehuda, Yoel Fernando. para pemain dari MDC ini adalah murid kelas 11 sedangkan para pemain dari SP Jain adalah mahasiswa tahun kedua keatas. Pertandingan ini dimainkan dengan aturan main 4 babak x 10 menit dan hanya 4 pemain dari setiap tim yang bermain di setiap babak.
 


 
Pertandingan pertama dimainkan oleh Standy, Billy, Jovan, dan Yoel, melawan pemain kelompok pertama dari SP Jain. Di awal pertandingan, SP Jain membobolkan satu bola masuk ke ring MDC, para pendukung SP Jain pun mulai bersorak-sorai dan para pendukung MDC pun terlihat agak kecewa. Setelah mereka membobolkan 2 poin, MDC pun tidak mau kalah, salah satu pemain MDC, Yoel, ikut memasukan bola ke ring sehingga skor pun imbang untuk sementara. Babak pertama pun di akhiri dengan skor imbang yaitu 25-25. Ada satu orang pemain dari SP Jain itu terlihat sangat agresif dan tidak terima akan kehebatan para pemain MDC yang dapat menyamai skor mereka.
 
Di pertandingan yang kedua, dari pemain MDC yang bermain adalah Clyde, Michael Dj, Alvin dan Joy. SP Jain pun mengganti para pemainnya, yang salah satunya adalah orang barat. Di pertengahan pertandingan, Clyde pun terlihat tidak disukai oleh orang barat ini sehingga mereka terlihat agak kasar dalam bermain. Mulai dari rampas-merampas bola, dan juga Clyde yang sempat didorong oleh orang barat itu karena orang barat tersebut tidak terima bahwa Clyde dapat mendapatkan bola hasil umpan dari salah satu pemain SP Jain. Skor sementara pun mencapai 38-36 dengan keunggulan milik SP Jain. Pertandingan semakin panas dan sudah mendekati akhir babak kedua, tetapi MDC masih diposisi kalah. Pertandingan ini akhirnya diakhiri dengan countdown dari para penonton. Alvin pun dengan sangat tak terduga telah memosisikan bola dari three point area untuk di shoot dan tidak ada tim lawan yang menghalanginya juga karena tim lawan berpikir bahwa tembakan 3 poin itu tidak akan masuk karena pertandingan sudah mencapai detik-detik terakhir. Dan pada saat countdown3…2…” Alvin pun mulai menembakan bola ke ring dan “1…” pas sekali bola tersebut masuk ke ring dengan sangat mulus tepat saat buzzer beater dibunyikan “…tettt…”, sebagai tanda berakhirnya pertandingan kedua. Pertandingan pun diakhiri dengan skor sementara 38-39.
 

 
Babak ketiga pun dimulai dengan pemain MDC yang sama dengan babak pertama. Pertandingan pun berjalan dengan lancar dan keunggulan pun masih beraada dipihak MDC. Skor pun semakin lama semakin meningkat dan tim SP Jain sudah mulai bermain dengan emosi dan dengan pelanggaran-pelanggaran yang banyak, sampai-sampai pemain MDC yang bernama Billy pun terluka tangannya akibat salah satu pemain dari tim lawan. Para pemain SP Jain pun berlomba-lomba untuk memasukkan bola dari three point area, agar dapat secara cepat menaikkan skor mereka sehingga dapat mengejar ketinggalan yang sudah cukup jauh. Babak ketiga pun berahir dengan skor yang terlampau jauh antara SP Jain University dengan MDC Senior High School.
 
Di babak keempat ini, salah satu pemain MDC yaitu Michael Dj harus digantikan oleh Standy yang merupakan salah satu pemain inti dari tim MDC, dikarenakan Michael harus membantu Billy yang sedang cidera. Permainan babak keempat ini pun semakin seru karena kemarahan salah satu pemain tim lawan yang terlihat sangat tidak terima dengan kekalahannya melawan MDC Senior High School. Pemain dari MDC pun juga mulai terlihat meremehkan pertandingan karena skor pun sudah terlampau lumayan jauh. Hingga akhirnya tim lawan menembakkan satu bola terakhirnya dan masuk sehingga skor mereka pun bertambah. Tetapi MDC kali ini juga tidak mau kalah, pertandingan ini akhirnya diakhiri dengan tembakan 2 poin milik Clyde yang akhirnya masuk, dan beberapa detik kemudian waktu pun habis dan berakhirlah pertandingan MDC Senior High School Vs SP Jain University ini dengan skor akhir 81-59 dengan kemenangan milik Masa Depan Cerah School. Congratulation MDC Basket Team.
 
*Jennifer Tandiono (Head of MDC Journalists 2015/2016)
 

,

Jalan Sehat Bersama PG/TK Benih Kasih

“Hoorrreee….. kita mau jalan sehat “, itulah antusias anak-anak TK Benih Kasih, menjelang acara jalan sehat yang di adakan tanggal 19 September 2015. Untuk mempersiapkan acara jalan sehat sebagai puncak tema dari Walking with Jesus, dengan gembira anak-anak membuat selogan, footprint dan puisi seputar jalan sehat.
 


 
Saat yang di nanti anak-anak pun tiba, terlihat dari wajah gembira mereka saat datang di MDC Campus. Dan yang lebih menarik, peserta jalan sehat tidak hanya di ikuti anak-anak Benih Kasih, tetapi orang tua, keluarga bahkan suster pun boleh berpartisipasi dalam acara ini. Acara jalan sehat di mulai pukul 06.30. Sebelum jalan sehat di mulai, para peserta melakukan gerakan pemanasan yang di pimpin oleh maam Diyah dan maam Vera.
 

 
Sepanjang acara ini berlangsung, canda tawa terdengar antara anak dengan orang tua ataupun keluarga mereka. Tidak hanya itu, kedekatan dan kebersamaan pun nampak jelas antara keluarga yang satu dengan yang lain. Tak kalah menariknya, di ujung acara jalan sehat ini di sediakan begitu banyak doorprize yang menarik yang dinanti oleh seluruh peserta. Dan tidak ketinggalan, foodbazar di sediakan di acara jalan sehat ini.
 

 
Acara jalan sehat ini begitu berkesan bagi anak-anak. Sekalipun acara jalan sehat telah selesai, tapi cerita seputar jalan sehat masing seru di bacarakan oleh mereka.

,

Balloons Fair at Benih Kasih

“Sik.. Asyik.. Bermain balon..” Begitulah nyanyian anak-anak Play Group Benih Kasih dalam acara Balloons Fair pada hari Jumat, 25 Agustus 2015. Balloons Fair merupakan acara puncak dari tema “Main Balon.. Asyik!!!” yang telah dijalankan di Play Group Benih Kasih sejak bulan Agustus 2015. Dalam acara ini, Orangtua murid ikut dilibatkan untuk bermain bersama dengan anak-anaknya. Mereka diberi kesempatan untuk bermain di beberapa arena permainan, seperti : Lempar Pinguin, Kipas Balon, Estafet Balon, dan Bubbleman. Lempar Pinguin merupakan arena yang sangat digemari oleh anak-anak, karena terdapat balon pinguin berukuran besar yang selalu bergoyang-goyang. Kemeriahan pun semakin bertambah dengan kehadiran badut yang membagikan balon panjang kepada anak-anak. Mereka boleh membuat kreasi balon dengan mama papanya. Ada yang membuat topi, pedang, anjing dan kreasi lainnya.
 


 
Melalui Balloons Fair ini, anak-anak tidak hanya mendapat kesenangan saat bermain balon saja, tetapi mereka juga dapat merasakan kebahagiaan karena dapat bermain-main bersama orangtuanya. Hubungan yang harmonis antara anak dan orangtua pun dapat tercipta. Orangtua belajar untuk menghargai waktu bersama dengan anak-anaknya, dan anak-anak pun belajar untuk berterimakasih untuk keberadaan orangtua mereka.
 

 
Akhirnya, acara Balloons Fair pun ditutup dengan berdoa bersama Orangtua. Setiap anak boleh membawa pulang balon yang ada serta mendapat balon helium dari sekolah. Acara Balloons Fair boleh berakhir, tetapi kenangan manis yang tercipta antara anak dan orangtuanya tidak akan ada akhirnya. ^_^ Sampai bertemu kembali di event-event yang tak kalah menarik lainnya.
 

 
by: Grace Shalya (Benih Kasih – PG Teacher)