,

Kontes Berbahasa SMA MDC “SPEAK UP!”

Pada tanggal 1-7 September 2015, SMA Kristen Masa Depan Cerah Surabaya mengadakan sebuah lomba khusus bagi Grade 11. Kegiatan tersebut diberi titel “Kontes Berbahasa”. Seluruh Grade 11 wajib mengikuti kegiatan ini sebab akan dimasukkan dalam penilaian mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Personal Development Program. Adapun kegiatan ini memang merupakan project kolaborasi antara Pelajaran Bahasa Indonesia dan personal Development Program. Kegiatan ini dilakukan  setiap hari mulai tanggal 1-7 September dan dimulai pukul 10.15-10.45 (sesion 1 di recess 1), kemudian dilanjutkan pukul 13.45-14.15 (sesion 2 di recess 2). Bentuk komunikasi yang disajikan harus memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh guru pembina mata pelajaran. Para siswa diberi beberapa pilihan bentuk komunikasi yang akan disajikan, diantaranya informatif (pidato, khotbah, sharing) persuasif (promosi, iklan), motivasi (tips, saran) dan entertainment (stand up comedy). Dalam prakteknya, disiapkan satu panggung mini dan microphone untuk setiap peserta yang tampil. Seluruh siswa mengikuti kegiatan ini dengan antusias dan berupaya untuk melakukan yang terbaik. Berdasarkan hasil penilaian juri, diperoleh hasil sebagai berikut :
Juara 1 : Aldrich Hezekia (Hal yang unik dari orang Introvert)
Juara 2 : Mivia Angelita (Persahabatan)
Juara 3 : Victor Jonathan (Fenomena Tindihan)
Harapan 1 : Lidia Nafarin (Jauhi Narkoba)
Harapan 2 : Nathanael Luira (Bahaya Ajaran Sesat)
Harapan 3 : Michael DJ (Stand Up Comedy)
 

 
Sebelumnya para siswa telah dibekali dengan materi tentang komunikasi yang efektif oleh beberapa narasumber dari luar sekolah yaitu Aviona Jacinda (mahasiswa jurusan komunikasi UK Petra, alumni SMA MDC 2012), dan Fabian Yudhistira (Presenter Life Radio, Profesional MC). Diharapkan dari kegiatan ini akan makin memicu minat dan meningkatkan kemampuan siswa dalam berkomunikasi yang efektif.
(Mr. Tri dan Mr. Ardian)

,

Sekolah Benih Kasih Got 4 Star from Global Accreditation Association

Selama dua hari, yaitu Senin – Selasa, 21 dan 22 September Sekolah Benih Kasih kedatangan tamu para assessor dari GAA (Global Accreditation Association). Mereka adalah Mr. Greg Brien dari Australia, Mr. Michael Sun dari Beijing, China, Mr. Edward Cahyono dari Indonesia dengan didampingi oleh Bp. Made dari MPKW (Majelis Pendidikan Kristen Wilayah Jawa Timur). Dalam dua hari tersebut, mereka melakukan tour building, melihat proses belajar mengajar dan berdiskusi dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, administrator, perwakilan orangtua dan karyawan Sekolah Benih Kasih.
 


 
Ada 10 kategori yang dinilai, mencakup visi misi, peran keluarga dalam sekolah, siswa, personil, pemerintahan, administrasi, kurikulum, sistem pembelajaran, penilaian, fasilitas dan sumber daya. Puji Tuhan, akhirnya hasil akreditasi keluar dan Sekolah Benih Kasih mendapatkan poin 3, 93 dengan kategori bintang 4. GAA tidak hanya menilai kinerja sekolah, sistem KBM dan lain-lain, tetapi juga memberi banyak masukan untuk kemajuan sekolah dan bagaimana menjadikan Sekolah Benih Kasih menjadi sekolah Kristen yang semakin maju dan menjadi lebih baik. Glory to God in the Highest.
 

 

 
By: Mety A. (Benih kasih – KG teacher)

,

Swimming is Fun

“Byurr!!!”. Suara percikan air menyemarakkan suasana dipagi itu. Hari itu, 25 Agustus 2015, kolam renang di kawasan Wisata Bukit Mas dipenuhi oleh anak- anak TK Benih Kasih. Anak- anak TK A berenang di Colesseum (Club House Wisata Bukit Mas) sementara anak- anak TK B berenang di kolam renang Notredame yang jaraknya tidak jauh dari Colesseum. Kegiatan berenang ini sangat menyenangkan. Antusiasme anak- anak terlihat dari lengkapnya peralatan yang mereka bawa pada hari tersebut. Ada berbagai macam pelampung, kacamata renang, bola dan peralatan bermain air lainnya. Sorak sorai anak- anak terdengar indah dan penuh sukacita.
 


 
Kegiatan berenang ini dilakukan karena anak- anak TK saat ini sedang belajar materi tema “Tubuhku” dengan fokus menjaga kesehatan tubuh. Mereka mengenal salah satu jenis olahraga yang dilakukan di air yang sangat dekat dengan mereka. Mereka juga mengetahui manfaat renang bagi kesehatan tubuh bahkan beberapa anak berencana untuk mengajak orangtua mereka berenang lagi nantinya. Woow….kegembiraan terpancar dari wajah setiap anak. Anak- anak TK A asyik bermain- main melewati terowongan sedangkan anak- anak TK B menikmati permainan seluncuran. Tak tergambar wajah lelah maupun bosan. Upppss…ternyata waktu habis. Akhirnya mereka harus segera mandi dan berganti baju. “Habis renang olahraga apa lagi ya?”….Penasaran?? Tunggu cerita kami selanjutnya ya…….
 

 
Written by : Grace Shalya and Mety A   (Benih Kasih teachers)