,

Benih Kasih Students Go to The Dentist

Selama hampir tujuh minggu anak-anak Dari Joy dan Peace belajar dengan tema pekerjaan / My Dentist”. Untuk menambah wawasan anak tentang dokter gigi maka, hari senin dan selasa tanggal, 18 dan 19 Mei 2015 kami mengundang nara sumber dokter gigi dari Dentaland untuk datang ke sekolah . 4 Orang dokter gigi dan 1 asistennya datang bergantian ke sekolah selama dua hari berturut-turut.
 


 
Kedatangan dokter gigi ke sekolah membantu anak-anak untuk mengerti tentang manfaat gigi, bagaimana menjaga gigi, cara menyikat gigi dengan benar dll. Anak-anak sangat antentive dan antusias dalam memperhatikan apa yang di jelaskan oleh para dokter tsb. Bahkan mau mencoba cara-cara menggosok gigi dengan menggunakan peraga gigi dan sikat gigi kepunyaan dokter. Tidak ada yang menangis , mereka mencoba merespon apa yang di jelaskan oleh para dokter tersebut. Walaupun ada yang kurang jelas bahasa mereka karena memang ada yang belajar berbicara, tetapi sungguh mereka bersemangat dalam mendengarkan penjelasan dr Wendy, dr Tri, dr. Handy, dr Olivia. Bahkan ada yang mau mencoba beberapa kali cara menyikat gigi.

Hari Rabu dan Kamis, tanggal 20 dan 21 Mei anak-anak bergantian berkunjung ke dentaland. Untuk kali ini mereka tidak didampingi orangtua, tetapi mereka sangat antusias dan tidak seperti biasanya datang lebih awal. Sesampai di sana anak-anak di sambut oleh para dokter yang kemarin sudah datang ke sekolah, dan beberapa dokter yang lain, jadi rasa aman dan nyaman sudah di rasakan oleh mereka, apalagi tempatnya yang menarik. Ada perusutan, perpustakaan kecil, bahkan dinding ruang prakteknya berhiaskan polar bear dan cow boy . Mereka di ajak berkeliling melihat-lihat ruangan yang ada sambil mengenali peralatan dokter gigi. Kemudian di bagi, sebagian di ajari dan praktek langsung menggosok gigi yang benar, sebagian lagi di periksa giginya oleh dokter. Selesai menggosok gigi dan di periksa baru bermain di tempat yang di sediakan.

Setelah selesai semua, anak-anak mendapat sertifikat dan goody bag dari pihak dentalan, serta foto bersama. Wow sungguh menyenangkan. Terima Kasih dokter, kata anak-anak sebelum kembali ke sekolah. Dan dalam perjalanan anak-anak bercerita kalau besar nanti mereka ada yang mau menjadi dokter gigi yang suka menolong anak-anak. Luar biasa kunjungan tersebut bisa menginspirasi anak-anak, semoga tercapai . Tuhan memberkati kalian semua.

,

I Love Animals: Fun Learning at Benih Kasih

Selama hampir 5 minggu anak-anak playgroup Benih Kasih belajar tentang binatang darat khususnya kuda sebagai ciptaan Tuhan. Pembelajaran ini mengenal kuda sebagai salah satu alat transportasi baik untuk barang maupun manusia mulai dari zaman dahulu sampai sekarang.
 


 
Untuk memperlengkapi pembelajaran dan sekaligus sebagai puncak tema maka pada hari senin, tanggal 6 April 2015, kami mendatangkan kuda atau andong ke sekolah dan anak berpakaian “ala cowboy”. Wow… Hari itu anak-anak merasakan senangnya berkeliling mengelilingi lingkungan sekolah dengan andong sambil benyanyi “naik andong, thing…thing…” . Anak P1, P2 dan anak-anak daycare semua bergantian untuk naik andong, bahkan ada yang meminta untuk meminta lagi…
 

 
Setelah anak-anak naik andong, anak-anak mulai untuk melanjutkan acara dengan bergaya diatas panggung yang telah disediakan. Mereka berjalan dan bergaya untuk menunjukkan baju mereka dan menunjukan rasa percaya diri mereka dihadapan teman-teman dan para guru. Berbagai gaya lucu ditunjukkan anak-anak dalam “Fashion show”. Setelah Fashion Show selesai dilanjutkan dengan memberi makanan untuk kuda dengan rumput yang telah disiapkan. Kuda tampak menikmati dengan rumput yang diberikan anak-anak dan anak-anak juga tidak mau berhenti ketika memberi makan kepada kuda.
 

 
Walaupun sudah dijemput, anak-anak itu masih bertahan, belum mau pulang, ada yang sudah masuk mobil tapi meminta lagi untuk ketemu kuda, karena belum berpamitan dengan kuda. Bahkan ada yang belum mau pulang sebelum kuda pulang. Ada yang bertanya bagaimana cara untuk bertemu lagi dengan kuda. Benar-benar pengalaman yang tak terlupakan bagi anak-anak.
 

 
 

,

Thanksgiving Night: Award for Dedicated and Achievement Teachers

Yayasan Cahaya Harapan Bangsa (YCHB) yang menaungi Sekolah Kristen Masa Depan Cerah (MDC) mengadakan acara Thanksgiving Night yang dilaksanakan pada tanggal 28 April 2015, bertempat di Ballroom 89, Ciputra World, Surabaya. Acara Thanksgiving Night ini diadakan dengan tujuan mengapresiasi guru-guru yang berprestasi dari jenjang PG/TK hingga SMA dan juga guru-guru yang sudah mengabdi cukup lama di Sekolah MDC. Meskipun demikian, acara ini tidak hanya dihadiri oleh para guru saja, melainkan juga staf, karyawan, dan seluruh pengurus yayasan.
 


 
Sebelum acara dimulai, para anggota yayasan sudah menunggu di pintu masuk ballroom untuk menyalami setiap guru, staf, dan karyawan yang hadir. Kurang lebih ada 200 orang yang hadir pada acara Thanksgiving Night tersebut. Acara dibuka dengan performance musik dan lagu yang disuguhkan oleh siswa-siswi SMP & SMP MDC. Selama acara berlangsung, siswa-siswi SMP & SMA MDC secara bergantian menyuguhkan performance di atas panggung, baik berupa lagu, wayang kulit, dan juga drama. MC yang kocak turut menghibur pada hadirin sehingga suasana malam itu menjadi cair.
 

 
Sebelum acara penghargaan dimulai, setiap hadirin menikmati hidangan makan malam yang sudah disiapkan sebelumnya. Selama makan malam berlangsung, guru, staf, karyawan, dan pengurus yayasan dapat bercengkerama satu sama lain. Acara sudah didesain sesantai dan senyaman mungkin untuk para hadirin. Di sela-sela penghargaan untuk guru-guru berprestasi dan berdedikasi, ada juga pemberian hadiah door prize di samping performance dari para siswa. Acara Thanksgiving Night ini ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Gembala GKPB MDC, yaitu Bpk. Daniel T. Soemitro.
 

 

,

KKR Anak “JESUS UNDERSTANDS”

Sekolah Kristen Masa Depan Cerah berkomitmen bukan hanya memberikan pembelajaran yang memaksimalkan knowledge dan skill siswa, tapi juga spiritualitas yang tentunya berdampak besar bagi kehidupan mereka. Guna menumbuhkan kehidupan spiritualitas atau kerohanian yang baik dalam diri siswa semenjak dini, SD Kristen Masa Depan Cerah mengadakan acara Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) untuk anak khusus usia 6-12 tahun dengan tema “Jesus Understands”. Mengapa anak usia 6-12 tahun yang menjadi prioritas utama? Hal ini dikarenakan usia tersebut adalah masa yang subur dalam kehidupan seorang anak untuk menerima nilai-nilai rohani yang akan berpengaruh besar bagi kehidupan mereka kelak. Perlu diketahui juga bahwa acara ini merupakan kerjasama antara pihak SD MDC dengan Starkidz, yaitu Departemen Pelayanan Anak GKPB MDC. Acara KKR Anak ini diselenggarakan pada tanggal 11 April 2015, bertempat di Ballroom 89, Ciputra World, Surabaya.
 


 
Tidak kurang dari 500 anak memenuhi ballroom 89 pada saat KKR Anak berlangsung. KKR dibuka dengan performance dua group hip hop dance dari SD MDC. Selepas itu, pemimpin  pujian dan tim musik yang dikomandani Mr. Betuel mengajak anak-anak untuk memuji dan menyembah Tuhan. Anak-anak begitu antusias untuk memuji dan menyembah Tuhan. Tidak sekedar bernyanyi tapi mereka juga menggunakan seluruh gerak tubuh untuk memuji dan menyembah Tuhan. Suasana semakin semarak karena tim choir dari siswa-siswi SD MDC turut bernyanyi dengan suara dan gerak tubuh yang lincah.
 

 
KKR Anak tiba pada puncaknya dengan penyampaian Firman Tuhan yang disampaikan oleh Mr. Joseph. Firman yang dibawakan bertema “Jesus Understands” (Yesus Mengerti). Firman tersebut banyak mengupas permasalahan yang umum dihadapi oleh anak-anak seperti penolakan dari teman, kehilangan kasih orangtua, diejek, ditinggalkan orang yang dikasihi, dan lain sebagainya. Setiap anak diajak untuk melihat dan berefleksi bahwa Yesus pun pernah mengalami hal yang serupa dan Ia mampu mengatasi semuanya itu. Pada intinya, anak-anak diajak untuk menyerahkan seluruh permasalahannya kepada Tuhan Yesus karena Ia mengerti dan mau menolong mereka dari setiap masalah yang dihadapi. Setelah Firman Tuhan disampaikan, anak-anak diajak berdoa secara khusus untuk menyerahkan setiap masalah mereka kepada Tuhan Yesus. Kakak-kakak pembina yang merupakan guru-guru SD MDC dan guru Sekolah Minggu Starkidz turut mendoakan setiap anak yang perlu didoakan secara khusus atas masalah yang mereka hadapi.
 

 
Akhir dari KKR Anak ini adalah aktivitas cell group, dimana setiap anak akan mendapatkan follow up dari Firman Tuhan di dalam kelompok kecil. Dalam cell group tersebut, anak-anak dapat lebih leluasa untuk berbicara tentang pergumulan yang mereka hadapi kepada kakak-kakak pembinanya. Selain itu, anak-anak juga menulis data dalam Kartu Keluarga Allah yang mengingatkan mereka tentang waktu pertama kali mereka menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya serta menjadi bagian dari Keluarga Allah.
 

 
Sungguh KKR Anak ini menjadi waktu yang bermakna bagi setiap anak-anak yang hadir. Kami berdoa supaya setiap siswa SD MDC maupun anak-anak yang ada di Kota Surabaya dibangkitkan menjadi generasi baru yang takut akan Tuhan, mengenal dan mengasihi Allah dengan segenap hidup mereka. Kami mengimani suatu hari kelak mereka menjadi agen-agen perubahan yang membawa perubahan positif bagi bangsa dan negara Indonesia dan lebih luas lagi bagi dunia ini.