,

Study Tour Grade 4 Elementary Students at PT. Otsuka Indonesia

Selama beberapa kali saya menyusun Buku Tahunan, komentar terbanyak dari siswa tentang apa yang paling mereka sukai selama sekolah di SDKr. MDC adalah tentang study tournya. Study tour di SDKr. MDC sangat ditunggu oleh semua siswa. Guru-guru yang bekerja dalam tim selalu berusaha mencari sesuatu yang berbeda ketika memilih lokasi study tour.
 


 
Semester dua tahun 2015 ini, kelas 4 mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi salah satu pabrik yang dikenal bersih dan ramah lingkungan, yaitu PT Otsuka Indonesia yang memproduksi minuman Pocari Sweat dan snack ringan Soyjoy. Pagi hari pukul 06.30 siswa sudah berkumpul di sekolah yang siap berangkat dalam rombongan 1 bus yang disediakan oleh PT Otsuka Indonesia dan 6 mobil yang disediakan oleh orangtua.
 

 
Tiba di lokasi semua rombongan terpukau dengan fasilitas yang ada di PT Otsuka Indonesia. Semua begitu bersih dan rapi. Siswa diminta masuk ke dalam ruang pertemuan dan sebelumnya mereka diberi kesempatan untuk mengambil sebotol Pocari Sweat dari mesin minuman yang didatangkan langsung dari Jepang. Setelah puas minum, mereka mendengarkan penjelasan dari pihak PT Otsuka Indonesia tentang cara pembuatan botol, minuman Pocari Sweat, serta kandungan penting di dalamnya. Usai penjelasan, kami diizinkan melihat proses pembuatan Pocari melalui koridor yang dibatasi dengan dinding kaca. Kami berdecak kagum dengan proses pembuatan yang dilakukan dengan mesin-mesin canggih.
 

 
Tepat pukul 11.00 kami berpamitan dan setiap pengunjung mendapatkan satu goody bag yang berisi 3 botol Pocari Sweat, Soyjoy, dan stiker. Siswa juga diperbolehkan untuk membeli merchandise PT Otsuka Indonesia sebagai kenang-kenangan. Menuju Surabaya, rombongan mampir ke Taman Dayu untuk makan siang di sana. Tepat pukul 14.30 rombongan kelas 4 SDKr. MDC tiba di Surabaya dengan selamat. Tahun depan, siswa harus mempersiapkan dir mengikuti study tour yang lebih menantang.
 

 
Written by:
 

,

Study Tour Grade 3 Students at Kaza Simulator Center

Pada tanggal 11 Februari 2015,  siswa kelas 3 mengadakan study tour ke KSC ( Kaza Simulator Center) Surabaya. Kegiatan tersebut diadakan berkaitan dengan tema “Jenis-jenis Pekerjaan dan Semangat Kerja” yang dipelajari di kelas 3. Sebelum berangkat, seluruh siswa mengadakan persiapan di kelas. Mereka menerima arahan dari guru masing-masing dan berdoa bersama. Siswa berangkat pada pk.09.00 dan sampai di tempat tujuan pada Pk.10.00.
 


 
Setelah sampai di sana, semua siswa mendapatkan penjelasan tentang pertama kali pesawat diciptakan hingga  berbagai macam jenis-jenis pesawat yang ada di berbagai negara. Kemudian siswa diminta menjalankan simulator pesawat secara bergantian. Semua siswa sangat bersemangat dan terlihat tidak sabar untuk mencoba setiap simulator. Setelah itu semua siswa mengikuti sesi foto memakai baju pilot, dan makan siang bersama.
 

 
Siswa kelas 3 sangat bersemangat mengikuti seluruh kegiatan. Mereka mendapatkan pengalaman baru saat mengikuti kegiatan tersebut.  Semua kegiatan di sana selesai pada Pk. 13.00 dan setelah itu menuju ke sekolah unuk mengikuti kegiatan selanjutnya.
 

 
Written by:
 

,

MDC Senior High Program – Live in Peniwen Village, Malang

SOCIAL AND CULTURAL EXPOSURE PROGRAM merupakan salah satu program sekolah bagi siswa-siswi SMA MDC yang diselenggarakan setiap tahunnya di sebuah desa yang bernama Desa Peniwen. Desa tersebut terletak di sebelah selatan Kota Malang.
 


 
Kegiatan ini merupakan salah satu program yang diadakan dengan tujuan untuk membuat siswa mengerti akan kondisi nyata masyarakat yang ada di pedesaan. Dengan melihat dan terlibat secara langsung dalam kehidupan masyarakat yang ada di daerah terpencil, diharapkan siswa dapat berlatih meningkatkan daya juang dalam menghadapi kenyataan hidup, membangun empati dan tanggung jawab, keluar dari zona nyaman, sekaligus belajar menerapkan salah satu filosofi Gereja MDC yaitu servanthood.
 

 
Secara umum, tujuan diadakannya acara ini adalah untuk membentuk pribadi yang tangguh, bertanggung jawab, berempati, dan memiliki jiwa melayani dalam seluruh aspek kehidupan secara terus menerus. Bentuk acara ini adalah dimana siswa tinggal dirumah penduduk desa peniwen dan mengikuti setiap kegiatan yang dilakukan oleh orang tua yang mereka tinggali. Mata pencaharian rata-rata penduduk peniwen sebagai petani dan peternak. Acara Live-In ini diselenggarakan selama 6 hari. Selain mengikuti kegiatan orang tua asuh siswa juga memberikan bimbingan belajar kepada siswa SMP YBPK peniwen dan olah raga bersama sebagai bentuk sosialisasi untuk menjalin kebersamaan siswa SMA MDC dan siswa SMP YBPK peniwen.
 

 
Written by:
 

,

Study Tour Grade 2 at Wonosari Tea Plantation, Lawang

Pada hari Kamis, 12 Februari pukul 08.00 pagi murid-murid kelas 2 berkunjung ke kebun teh Wonosari di Malang. Dengan menggunakan 9 mobil, siswa kelas 2 diberangkatkan ke kebun teh Lawang. Tiba di kebun teh, kami disambut oleh tim dari kebun teh yang akan menjelaskan tentang proses pemetikan hingga proses pengolahan. Setelah berkumpul di aula, anak-anak di putarkan video tentang sejarah kebun teh. Lalu penjelasan proses pemetikan. Karena cuaca hujan sehingga dijadwalkan untuk tour kebun teh dibatalkan. Selanjutnya anak-anak menuju ke pabrik untuk melihat proses pengolahan teh.
 


 
Duiiingiiinn….seger…..wow…..keren….Itu adalah kata-kata yang terdengar sebagai wujud ekspresi anak-anak selama di kebun teh Lawang. Hawa disekitar kebun teh cukup dingin, selain itu pada saat kami tiba hujan mengguyur kota Lawang sehingga beberapa kegiatan ditiadakan. Setelah selesai nara sumber menjelaskan tentang proses pemetikan hingga pengolahan, para siswa menikmati teh Rolas yang merupakan produk kebun teh tersebut. Lalu kami makan siang bersama. Pukul 12.00 kami berpamitan dan kembali ke sekolah MDC.
 

 
Selama perjalanan dari Lawang ke Surabaya, kami diiringi hujan deras. Meskipun demikian, para siswa tetap antusias. Kami bersyukur atas pertolongan dan perlindungan Tuhan selama perjalanan dan kegiatan yang dilakukan selama di kebun teh.
 

 
Written by:
 

,

Study Tour Grade 1 at Harvest Cookies & Pattisier

Cookies merupakan satu jenis kue yang sudah tidak asing lagi bagi para siswa kelas 1 SD Kristen Masa Depan Cerah. Sebagian besar siswa pasti tahu cara mengkonsumsinya, namun belum tentu tahu cara membuatnya dan alat-alat apa saja yang digunakan untuk membuat cookies. Oleh karena itu, para guru kelas 1 mengajak para siswa kelas 1 SDKr. MDC untuk melihat dan mempraktekkan bagaimana cara pembuatannya ke The Harvest Cookies & Pattisier Surabaya. Dengan harapan para siswa kelas 1 dapat mengetahui cara membuat cookies dan alat-alat apa saja yang digunakan. Melalui alat tersebut, siswa juga diajak untuk mengenal berbagai bentuk bangun ruang dan sumber energi yang membuat alat itu bergerak.
 


 
Kamis, 26 Maret 2015 merupakan hari yang sudah ditetapkan untuk melakukan study tour ke The Harvest Cookies & Pattisier Surabaya. Pukul 08.00 siswa-siswi kelas 1 berangkat dari sekolah menuju The Harvest Cookies & Pattisier Surabaya dan tiba disana sekitar pukul 08.30. Setibanya di sana, para siswa ditemani oleh guru dan kakak-kakak dari The Harvest Cookies & Pattisier Surabaya menuju dapur pembuatan cookies. Para siswa bersemangat untuk terlibat dalam pembuatan kue. Secara bergantian mereka mengaduk adonan kue, dan mencetaknya. Siswa boleh menghias kue dengan memberi topping choco chip, kacang almond, dan gula sesuka mereka.
 

 
Setelah itu, siswa diajak berkeliling melihat para chef mengenalkan alat-alat yang dipakai untuk membuat kue seperti blender, slicer, mixer, oven dll. Sambil mendengarkan, siswa mengamati berbagai bentuk bangun ruang yang menyusun alat-alat tersebut dan juga energinya. Sembari menunggu cookies matang di oven, siswa menunggu di lobby dan diberi kesempatan mengamati berbagai jenis kue yang ada di The Harvest Cookies & Pattisier Surabaya.
 

 
Sekitar pkl. 09.30 para siswa kelas 1 bersama guru kembali menuju sekolah. Sebelum pulang, tidak lupa kami berpamitan pulang kepada semua pihak The Harvest Cookies & Pattisier Surabaya dan mengucapkan terimakasih pada mereka. Sepanjang perjalanan, guru juga menunjukkan pada siswa benda-benda lain yang bisa bergerak, seperti mobil, motor dll. Raut wajah gembira terpancar dari para siswa. Sebuah pengalaman yang baru telah mereka rasakan. Terlebih lagi, saat pulang mereka membawa bingkisan berisi berbagai kue dan cookies yang mereka buat.
 
Written by:
 

,

Program Outing Guru Bimbingan Konseling Se-Indonesia

Sebuah apresiasi yang luar biasa diberikan oleh Universitas Ciputra Surabaya kepada SMA Kristen Masa Depan Cerah Surabaya. Kesempatan ini diberikan dalam rangka kegiatan Outing guru-guru Bimbingan dan Konseling pada tanggal 19-22 Maret 2015 di Jakarta. SMA Kristen Masa Depan Cerah Surabaya mendapatkan undangan dari Universitas Ciputra sebagai bentuk “Best Connected and Communication Award” yang selama ini terjalin dalam proses penerimaan mahasiswa baru. Kegiatan ini hanya diikuti oleh 20 sekolah saja di seluruh Indonesia, dan SMA Kristen Masa Depan Cerah Surabaya merupakan salah satunya. Sekolah-sekolah tersebut diantaranya dari Surabaya, Makassar, Semarang, Banjarmasin, Balikpapan, Solo, Malang, Bontang, Yogyakarta, Sidoarjo dan Mojokerto.
 


 
Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat jalinan kerjasama yang dilakukan oleh Universitas Ciputra bersama sekolah-sekolah mitra termasuk SMA Kristen Masa Depan Cerah Surabaya, memperluas pengetahuan guru-guru BK terhadap perkembangan dunia entrepreneurship di kalangan anak muda serta mengetahui informasi-informasi tentang perkembangan dunia bisnis yang saat ini sedang mempesiapkan diri untuk menghadapi AFTA nantinya.
 
Ada beberapa kunjungan yang dilakukan oleh para guru BK tersebut dan didampingi oleh pihak panitia dari Universitas Ciputra. Hal unik yang terjadi adalah, para peserta dipimpin oleh Tour Leader dari mahasiswa Universitas Ciputra semester 6 jurusan International Hotel and Tourism Bussines yaitu Diana Lestari Gosali (dari Makassar) dan Victoria Amanda (dari Surabaya). Kegiatan ini juga didampingi oleh beberapa dosen dari Universitas Ciputra yaitu Bp. Wirawan dan Bp. Agustinus. Tempat-tempat yang dikunjungi diantaranya adalah Yayasan Pendidikan Ciputra, Museum Artpreneur Ciputra, Garuda Indonesia Training Center, Aerofood Garuda Indonesia, Garuda Indonesia Maintenance Facilities, Studio Net TV acara Ini Talk Show bersama Sule dkk, Pasar Santa Jakarta tempat “nongkrongnye” kawula muda dengan UKM-UKM produktifnya, IKEA yang merupakan franchise took barang-barang interior dan furniture dari Swedia, Grand Indonesia untuk menyaksikan pertunjukan tari di Galeri Indonesia Kaya, selain itu para peserta di ajak untuk mengunjungi Restaurant EPILOGUE yang merupakan restaurant dengan konsep Fussion food antara masakan Indonesia dan Perancis, di sana peserta melihat demo masak yang di bawakan oleh Chef Sandra sebagai pemilik resto, dosen Culinary Bussines serta pengisi acara memasak di Kompas TV dan didampingi juga oleh alumnus Culinary Bussines UC (sdr. Donny) asal kota Surabaya yang juga sudah membuka usaha kuliner di Jakarta.
 

,

International Exposure Program at Singapore

Pada tanggal 11-17 Maret 2015, SMA Kristen Masa Depan Cerah mengadakan kegiatan yaitu International Exposure Program (IEP’2015) di Singapore. Kegiatan ini diikuti oleh 49 siswa kelas XI baik dari jurusan IPA maupun IPS. Dalam pelaksanaannya didampingi oleh Kepala Sekolah yaitu Maam Liem Sioe Ie dan para guru, yaitu Mr. Tri Setyanto, Mr. Franscisco Massy, Maam Lia Widya Kastrena, Maam Purwestri Sabatlila, Maam Citra Srisatya dan Maam Noella Bernardo.

 


 
Latar belakang dari kegiatan ini adalah adanya pengaruh dari Global Job dan kesempatan kerja yang kompetitif, informasi teknologi yang canggih, dan krisis-krisis ekonomi, moral dan penggangguran adalah tantangan-tantangan yang akan dihadapi oleh siswa-siswi kami di abad 21. Tantangan-tantangan tersebut akan menghancurkan masa depan mereka jika kami tidak mempersiapkan mereka dengan sebaik-baiknya. Diantara tantangan-tantangan tersebut, kesulitan untuk berkompetisi positif dengan bangsa lain adalah satu hal yang sangat perlu kami perhatikan. Di masa yang akan datang, Global job dan kesempatan kerja yang baik akan diperoleh siswa-siswi yang berpikir tidak hanya secara lokal tapi secara global, dan kepada siswa-siswi yang berpikir secara kreatif dan inovatif.. Menyadari tantangan-tantangan tersebut di atas, yang mengancam kehidupan siswa-siswi SMA Masa Depan Cerah, sekolah memikirkan bagaimana cara memperlengkapi para siswa/siswi dengan cara yang kontekstual agar mereka sukses di kehidupan mereka di masa yang akan datang. Dalam proses perencanaan dan diskusi yang panjang, akhirnya SMA Masa Depan Cerah Surabaya mengadakan kegiatan yang memberikan kesempatan kepada siswa-siswi untuk memiliki cara berpikir dan berwawasan internasional (International Mindset), yaitu dengan mengadakan International Exposure Program (IEP 2015) ke Singapore, dengan tema “BEYOND BORDERS, SHARING LIVES”
 

 
Kegiatan International Exposure Program (IEP’2015) ini bertujuan, agar para siswa/siswi khususnya siswa kelas XI memiliki kemampuan untuk menghargai kebudayaan, warisan dan tradisi yang patut di contoh dari bangsa lain, mampu bertahan hidup dalam kondisi apapun, berlatih meningkatkan kemandirian dan rasa tanggung jawab, mampu mengatur keuangan, memperoleh informasi tentang kehidupan universitas dan segala tantangannya, membangun persahabatan, serta mampu mengaplikasikan nilai-nilai dan pengertian baru yang mereka pelajari untuk menjadi warga Indonesia yang lebih baik.
 

 
Adapun tempat-tempat yang menjadi tempat kunjungan diantaranya adalah Newater, National Museum of Singapore, Marina Barrage, Land Transport Authority, Gardens by the bay, Images of Singapore, dan Madame Tussauds. Selain daripada itu para siswa juga mengunjungi beberapa universitas terbaik yang ada di Singapore diantaranya: Singapore Management University, SIM Global Education University, National University of Singapore, ERC Singapore, Nanyang Academy of Fine Arts Singapore. Untuk menambah pengalaman dalam berkehidupan rohaninya, para siswa/siswi juga diajak untuk mengikuti ibadah bersama di City Harvest Church serta di MDC Church Singapore. Tidak lupa juga, dari panitia lain yang tergabung diantaranya dari alumni SMA MDC yang berkuliah di Singapore serta Pemuda Gereja MDC Singapore juga membantu para guru untuk mengadakan kegiatan Amazing Race yang bertujuan untuk membangkitkan semangat dalam bekerjasama di dalam sebuah team work, selain itu juga para siswa dapat mengenali banyak tempat-tempat penting yang ada di Singapore. Dalam proses pelaksanaan kegiatan International Exposure Program (IEP’2015) ini berjalan cukup lancar dari awal hingga kembalinya di Surabaya.
 

 
Dari beberapa tempat kunjungan di atas, para siswa diharapkan menemukan 5 aspek penting menjadi bahan observasi yang merupakan kelebihan dari Singapore. Lima aspek tersebut adalah Cleanliness (kebersihan), Education (pendidikan), Technology (teknologi), Transportation (transportasi), dan Economy (ekonomi). Selanjutnya dari 5 aspek tersebut di atas, para siswa akan menganalisa dengan analisa SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat). Dalam proses menganalisanya, para siswa mengerjakannya secara berkelompok di setiap harinya. Dari hasil analisa SWOT terhadap 5 aspek tersebut di atas, para siswa/siswi juga akan menggunakannya di Indonesia sehingga diharapkan akan muncul sebuah konstribusi ide-ide positif yang bisa dijadikan sebuah masukan dari 5 aspek yang berlaku di Indonesia setelah melakukan pengamatan serta penganalisaan di Singapore.
 

 
Proses pembelajaran dari kegiatan International Exposure Program (IEP’2015), para siswa diberikan kesempatan untuk melakukan proses kegiatan Learning Cycle dalam proses pembelajarannya. Kegiatan Learning Cycle diantaranya adalah kegiatan Exploring (eksplorasi tentang Singapore dari tempat tujuan kunjungannya), Planning (merencanakan sesuatu yang berkaitan dengan persiapan kunjungan di Singapore), Doing (melaksanakan dari perencanaan yang sudah dibuat di Surabaya dan dilakukan di Singapore), Communicating (mengkomunikasikan setiap hasil kegiatan yang di dapat di Singapore dengan membuat Thesis berbahasa Inggris yang berkaitan dengan hubungan serta komparasi dari 5 aspek yang diamati), kemudian terakhir adalah kegiatan Reflecting (merefleksikan seluruh hasil kegiatan yang telah dilakukan dari kegiatan Exploring hingga Communicating secara bersama-sama dengan kelompok lainnya). Untuk kegiatan Communicating sendiri akan dilakukan pada tanggal 9 Mei 2015 di SMA MDC Surabaya, dengan mendatangkan para orang tua dan dewan juri dari perwakilan PTA (Parent Teacher Association), para dosen universitas kerjasama dengan SMA MDC, para pakar pendidikan, serta para pengajar ekspatriat dari berbagai sekolah di Surabaya. Kegiatan ini akan dikemas dalam bentuk penjabaran Thesis para siswa melalui presentasi berbahasa Inggris oleh masing-masing siswa.
 

,

Chinese New Year Celebration 2015

Perayaan imlek SD Kristen MDC tahun ini diselenggarakan dengan sedikit berbeda dari tahun sebelumnya. Jika pada tahun sebelumnya acara imlek diadakan hanya dengan adanya pohon angpao dan perjamuan kasih di setiap kelas, maka tahun ini pada hari rabu tanggal 18 Februari diadakan acara bersama yang di dalamnya terdapat penampilan dari setiap grade yang berkaitan dengan bahasa Mandarin.
 

 
Penampilan setiap grade antara lain: Grade 1 menyanyikan lagu anak-anak bahasa Mandarin, grade 2 membacakan puisi dan menyanyikan lagu, grade 3 membacakan puisi, grade 4 membacakan pantun Mandarin serta menyanyi, grade 5 dengan drama pantomimnya dan grade 6 menutup acara dengan menyanyikan lagu Mandarin berjudul tiantian hao tian (setiap hari adalah hari yang indah). Tujuan setiap grade menampilkan satu penampilan adalah agar para siswa dapat membagikan sesuatu yang memiliki nilai moral ataupun karakter bagi para siswa lainnya, seperti drama pantomim yang bercerita mengenai anak yang selalu membandingkan dirinya yang kemudian sadar, bahwa angpao yang banyak, baju merah baru tidaklah penting, yang penting adalah bagaimana kita dapat mensyukuri apa yang ada. Selain itu juga dapat memacu semangat belajar bahasa Mandarin para siswa. Persiapan acara imlek tahun ini berjalan cukup lancar, persiapan latihan yang dilakukan guru bahasa Mandarin dari setiap kelas juga dilakukan dengan cukup baik, tanpa ada kesulitan yang berarti.
 

 
Selain acara di atas, masih ada acara pengambilan angpao. Pengambilan angpao dilakukan  di pohon angpao yang terletak di gymnasium. Angpao telah di gantung di pohon angpao. Dalam angpao tersebut sudah diisi oleh nomor undian untuk ditukarkan dengan hadiah dan ayat alkitab. Siswa dengan antusias mengambil amplop angpao dan kemudian ditukar dengan hadiah yang sudah tersedia. Tidak lupa mereka juga mengucapkan “Gong Xi Fa Cai”.  Happy Chinese New Year!
 

 
Penulis:
 
ferdinand mandarin