,

Semarak HUT Kemerdekaan RI di PG/TK Benih Kasih

Perayaan hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-69  yang berlangsung di PG/TK Benih Kasih berlangsung meriah dengan adanya beberapa kegiatan, seperti menyanyikan lagu-lagu nasional, menonton film sejarah perjuangan, dan lomba-lomba khas 17 Agustus. Hari Selasa pagi, tanggal 19 Agustus 2014,  seluruh siswa PG/TK Benih Kasih sudah berkumpul di aula lantai 3 Gedung Benih Kasih berikut para guru. Dengan berpakaian warna merah dan putih, serupa warna bendera Indonesia, baik guru dan siswa tampak antusias dalam mengikuti acara.

Seperti halnya perayaan hari kemerdekaan yang berlangsung setiap tahun, seluruh siswa dan guru menyanyikan lagu-lagu nasional yang menggugah semangat kebangsaan. Berbekal bendera merah putih di tangan, setiap siswa mampu menyanyikan lagu-lagu tersebut dengan baik. Sesekali pekik “MERDEKA” keluar dari mulut para siswa dan guru. Selesai menyanyi, siswa diajak menonton film sejarah perjuangan yang menceritakan bagaimana kemerdekaan Indonesia bisa diraih. Guna memperdalam pengertian siswa terhadap sejarah kemerdekaan, Ma’am Fena selaku Wakil Kepala PG/TK Benih Kasih menjelaskan kepada setiap siswa tentang makna kemerdekaan. Tentunya, dengan pembahasaan yang dapat dimengerti oleh siswa. Selama penjelasan tersebuut, siswa tampak menyimak dengan saksama.

Puncak acara perayaan HUT RI kali ini diisi dengan berbagai lomba yang disesuaikan dengan tingkat usia dan grade siswa PG/TK Benih Kasih. Beberapa lomba di antaranya adalah balapan balon merah putih, makan buah merah putih, memindahkan bola pingpong dengan sendok, dan memancing bola dengan jaring. Suasana yang meriah terjadi saat lomba berlangsung. Setiap siswa tampak bersemangat dalam mengikuti lomba-lomba yang ada. Senyum yang lebar selalu tampak di wajah mereka. Setelah lomba selesai, masing-masing siswa berkumpul di kelas masing-masing untuk mendengarkan pengumuman pemenang dan pembagian hadiah. Setelah doa penutup, siswa pulang dengan hati yang gembira karena sepanjang hari yang mereka lalui di sekolah menjadi saat-saat yang berkesan. Mari berdoa agar semangat cinta kepada Indonesia terus terpupuk dan bertumbuh dalam diri mereka. Majulah Indonesiaku! Majulah Negeriku! 

(By: Joseph Heryawan)

,

Meriahnya Perayaan HUT RI Ke-69 di SD MDC

Sekolah Dasar Kristen Masa Depan Cerah (SD MDC) mengadakan upacara bendera dan lomba dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke – 69. Upacara dan lomba tersebut dilangsungkan pada hari Senin, 18 Agustus 2014, bertempat di gedung SD MDC. Dengan berpakaian seragam merah putih lengkap dengan dasi dan topi, siswa SD MDC mengikuti upacara di gymnasium lantai 4. Para guru mendampingi siswa selama upacara berlangsung.
 

 
Bertindak sebagai pembina upacara dalam kesempatan tersebut adalah Ma’am Lany selaku Kepala SD MDC, sementara siswa kelas 6 dilibatkan sebagai petugas upacara. Dalam sambutannya, Ma’am Lany mengajak setiap siswa untuk mengisi kemerdekaan yang telah dicapai lewat pengorbanan para pejuang. Selama upacara berlangsung, setiap siswa mampu menjaga ketertiban dan suasana khidmat sehingga upacara dapat berlangsung dengan lancar. Diharapkan dengan upacara bendera tersebut, semangat cinta tanah air terus terpelihara dalam diri setiap siswa SD MDC.
 

 
Selesai upacara, seluruh siswa berganti pakaian untuk mengikuti lomba yang telah disiapkan oleh pihak sekolah. Siswa dibagi ke dalam 18 kelompok, dimana masing-masing kelompok lomba  beranggotakan siswa kelas1-6. Satu orang siswa kelas 6 ditunjuk untuk menjadi pemimpin di masing-masing kelompok. Lomba diadakan di halaman parkir sekolah yang memungkinkan siswa leluasa dalam bergerak. Beberapa permainan yang dilombakan antara lain memindahkan air dengan sendok, memasukkan bola ke dalam keranjang, emmindahkan belut, mengoper gelang hula hop, memindahkan koin yang dilumuri krim, dan makan donat dengan permukaan yang diolesi cokelat. Masing-masing siswa bergitu antusias untuk mengikuti setiap jenis lomba. Meskipun wajah siswa banyak yang terlumuri krim dan cokelat, senyuman di wajah mereka tetap mengembang.
 

 
Setelah lelah bermain, siswa berkumpul kembali di gymnasium untuk makan siang. Selesai makan siang, siswa mendnegarkan pengumuman pemenang lomba. Pemenang dibagi ke dalam dua kategori, yaitu kelompok juara lomba dan pemimpin kelompok terbaik. Para pemenang berhak atas hadiah yang sudah disediakan oleh panitia lomba. Dengan diumumkannya para pemenang, berakhir pula rangkaian acara perayaan HUT RI ke-69. Sampai jumpa di perayaan HUT RI berikutnya. MERDEKA!!! (Joseph Heryawan)

, ,

Upacara Bendera Dalam Rangka Memperingati HUT RI Ke-69

Semangat cinta tanah air dan kebanggaan sebagai warga negara yang merdeka, merupakan salah satu pesan yang terus digaungkan kepada siswa-siswi Sekolah, khususnya pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2014 ini. Hal tersebut tampak dengan dilaksanakannya upacara bendera pada hari Minggu, 17 Agustus 2014, di MDC Campus, Citraland. Sejak pukul 6 pagi siswa SMP dan SMA beserta guru, staf, karyawan, dan kepala sekolah sudah tampak memenuhi halaman depan MDC Campus. Pukul 7 tepat, upacara bendera dalam rangka memperingati hari kemerdekaan RI pun dimulai.
 

 
Seluruh peserta yang hadir mengikuti jalannya upacara dengan tertib dan khidmat. Bertindak sebagai inspektur upacara pada kesempatan kali ini adalah Ibu Budiwardhani selaku Ketua Yayasan Cahaya Harapan Bangsa. Beliau berpesan kepada seluruh peserta upacara untuk mensyukuri anugerah kemerdekaan yang telah Tuhan berikan kepada Bangsa Indonesia, tepatnya 69 tahun yang lampau. Ucapan syukur tersebut salah satunya ditunjukkan dengan bertanggungjawab dalam setiap tugas dan pekerjaan yang sudah dianugerahkan oleh Tuhan. Semuanya itu ditujukan juga untuk kemajuan Bangsa Indonesia yang lebih baik dan sejahtera.
 

 
Kurang lebih 1 jam upacara bendera berlangsung dan kegiatan tersebut akhirnya ditutup dengan doa yang dipanjatkan oleh seorang siswa. Setelah upacara selesai, peserta dibubarkan oleh pemimpin upacara. Meskipun upacara bendera dalam rangka memperingati hari kemerdekaan RI ini dilaksanakan dengan sederhana, gelora cinta tanah air dan semangat kebangsaan dalam diri setiap peserta tidaklah berkurang sama sekali. Dirgahayu Indonesiaku! Majulah bangsaku! Merdeka!!! (Joseph Heryawan)

 

 
 

,

Prakarya: Skill Tepat Guna dan Aplikatif

Kurikulum 2013 merupakan kurikulum yang bukan hanya mengutamakan pemahaman tetapi juga skill dari  peserta didik didorong untuk aktif terlibat di dalam pembelajaran dan mengekplorasi setiap sumber pembelajaran. Ada beberapa perubahan dalam kurikulum 2013, salah satunya adalah muncul mata pelajaran baru yaitu PRAKARYA yang membekali peserta didik di dalam kemampuan skill tepat guna dan aplikatif. Mata pelajaran Prakarya yang dikerjakan di SMP Masa Depan Cerah berfokus pada pengolahan makanan di semester 1 dan budidaya pada semester 2.
 

 
Materi pengolahan membekali peserta didik grade 7 untuk membuat minuman segar, minuman kesehatan, makanan cepat saji dan pengolahan hasil samping bahan pangan nabati sebagai bahan kerajinan. Sedangkan materi pengolahan pada grade 8 yaitu membuat olahan serealia dan umbi menjadi bahan pangan, bahan pangan setengah jadi dan bahan non pangan.  
 
 
 
Materi prakarya sangat bermanfaat bagi peserta didik untuk mengenalkan produk makanan dan minuman yang sesuai dengan khas daerah dan juga mengenal kandungan serta manfaat di dalam bahan olahan tersebut. Melalui materi prakarya ini, peserta didik juga dilatih untuk melakukan inovasi di dalam mengolah bahan pangan sehingga mampu menumbuhkan kreatifitas dan mengembangkan bahan olahan pangan tradisional.

Salah satu kegiatan yang sudah dilakukan oleh peserta didik grade 7 adalah membuat minuman segar yaitu sup buah. Peserta didik sangat senang dan antusias mempraktekkan skill – skill sederhana seperti cara mengupas berbagai macam buah, mencegah oksidasi pada buah apel, menghaluskan buah, memberikan cita rasa yang tepat dan teknik penyajian yang menarik. Meskipun mereka menemui berbagai kendala karena banyak di antara mereka tidak pernah memegang pisau, peserta didik mau belajar dengan tertib dan sungguh – sungguh. “ Aku sangat senang dengan pelajaran prakarya karena aku jadi tahu cara mengupas buah dan resep –resep membuat minuman yang enak’ ujar Alex salah satu peserta didik grade 7. Dia berharap dapat terus meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan di dalam mengolah buah sebagai minuman segar.

Mitha Dwiana Dewi – guru mata pelajaran Prakarya