,

Parents Seminar “Problematika Remaja: Peran Sekolah dan Orangtua”

Menanggapi perkembangan remaja saat ini, Sabtu 29 Maret 2014 SMP-SMA Kristen Masa Depan Cerah, Surabaya mengadakan seminar orangtua yang bertema “Problematika Remaja: Peran Sekolah dan Orangtua”. Seminar tersebut diadakan di MDC Campus, Citraland, dengan pembicara DR. Dany M. Handarini, M.A. di MDC Campus, Citraland.

Seminar ini membahas tentang sikap orangtua dan sekolah dalam menghadapi perkembangan psikologis remaja. Bu Dany sebagai narasumber  menjelaskan dengan sangat  gamblang bagaimana perkembangan remaja usia SMP dan SMA.  Dalam seminar ini dijelaskan tentang tugas perkembangan remaja, perkembangan psikologis remaja, perkembangan sosial remaja, perkembangan kognisi,  perkembangan moral, serta peran orangtua dan sekolah dalam menghadapi perkembangan remaja.
 

 
Melalui seminar ini, orangtua menjadi lebih paham dengan sikap-sikap remaja yang selama ini banyak mereka keluhkan.  Penjelasan Bu Dany bisa menunjukkan kepada orangtua mengenai sikap anaknya yang cenderung memberontak. Orang tua juga bisa mengerti bagaimana menghadapi perkembangan emosi anaknya. Narasumber memberikan beberapa saran agar orangtua tidak membandingkan anak-anaknya. Mereka punya keunikan bahkan meskipun mereka adalah saudara kandung karena masing-masing anak memerlukan sentuhan yang berbeda.

,

Study Tour Grade 4 at PT. Sinar SOSRO-Mojokerto

Rangkaian study tour siswa-siswi SD MDC berlanjut dengan diadakannya kunjungan studi oleh siswa kelas 4 ke pabrik PT Sinar SOSRO yang sudah terkenal dengan berbagai produk minumannya. Pabrik yang dikunjungi berlokasi di Mojokerto dan membutuhkan waktu kurang lebih 1,5 jam perjalanan dengan menggunakan bis yang disediakan oleh PT. SOSRO. Sesampainya di pabrik SOSRO, setiap siswa diajak untuk melihat ruang pajang yang tampilannya menyerupai museum mini. Di ruangan tersebut, siswa dapat melihat berbagai macam produk SOSRO yang banyak ditemui di toko-toko maupun supermarket. Selain itu, ada juga info singkat mengenai sejarah berdirinya PT. SOSRO. Sambil menikmati ruang pajang tersebut. siswa juga diberikan welcome drink untuk melepas dahaga.

 

 

Selepas dari ruang pajang tersebut, siswa diajak masuk ke ruang auditorium untuk mendapatkan penjelasan lebih detil dari staf yang bertugas. Selama di auditorium, siswa mendapatkan penjelasan yang lebih detil tentang sejarah asal-usul teh, berdirinya PT. SOSRO sampai proses produksi  di pabrik tersebut yang dijelaskan lewat tayangan video. Setelah melihat tayangan, siswa diajak berkeliling pabrik untuk melihat fasilitas dan proses produksi secara langsung. Fasilitas yang dapat dilihat di antaranya gudang tempat penyimpanan teh dan gula yang merupakan bahan baku utama di samping air tentunya. Selain itu, ada juga tempat penyimpanan botol yang diletakkan dalam gudang berukuran besar. Siswa terus diajak berkeliling melihat tangki besar tempat mencampur air, gula, dan teh sehingga menjadi minuman siap saji. Juga, ada mesin yang berfungsi untuk mencuci botol dan memasukkan minuman yang telah jadi ke dalam botol yang telah disterilkan. Menurut penjelasan dari staf di sana, dalam satu hari PT. Sinar SOSRO dapat memproduksi 1 juta minuman teh botol yang kemudian didistribusikan ke berbagai wilayah di Indonesia. Untuk pabrik SOSRO yang ada di Mojokerto sendiri merupakan pabrik ke-10 yang didirikan oleh PT. Sinar SOSRO.

 

 

Bagian terakhir dari fasilitas yang dikunjungi oleh siswa di pabrik tersebut adalah proses pengolahan limbah yang ramah lingkungan. Air sisa produksi disaring berulang-ulang sebelum dialirkan ke sungai sehingga tidak mencemari lingkungan. Sementara itu, ampas teh yang tersisa dijadikan pupuk sehingga berguna bagi tanaman. Dari pengamatan yang ada, siswa belajar bahwa keberadaan pabrik tidak selalu merugikan lingkungan jika limbah yang ada dikelola dengan benar.

 

 

Selesai dari kunjungan melihat fasilitas pabrik, siswa kembali ke ruang auditorium untuk bertanya jawab dan mengisi lembar kerja yang harus dikerjakan oleh mereka. Staf penyedia informasi di sana juga menyediakan gift spesial bagi siswa yang dapat menjawab pertanyaan. Di akhir sesi tanya jawab, SD MDC memberikan cenderamata berupa plakat sebagai tanda bahwa SD MDC pernah mengunjungi tempat tersebut. Sebelum pulang, siswa dijamu makan siang di kantin PT. Sinar SOSRO yang diakhiri dengan sesi foto bersama. Tidak ketinggalan siswa juga dapat membeli oleh-oleh berupa aneka minuman produk SOSRO yang dibanderol dengan harga terjangkau tentunya. Akhirnya, bis yang telah disediakan oleh PT. Sinar SOSRO membawa siswa kembali ke sekolah. Terima kasih PT. Sinar SOSRO untuk kesempatan yang diberikan kepada siswa-siswi kami sehingga mereka mendapatkan pengalaman berharga tentang teknologi dan proses produksi yang ada di sana. Sampai jumpa di study tour berikutnya.

 

,

Financial Management Project for Grade X Students

Dalam proses pembelajaran siswa kelas X di SMA Kristen Masa Depan Cerah Surabaya, terdapat salah satu mata pelajaran Personal Development Program. Pada semester 2 ini, para siswa dibekali materi Financial Management yang diajarkan supaya mereka mengerti dan memahami dalam mengelola keuangan pribadi. Pada pertemuan awal, para siswa diberikan sebuah tugas yaitu membuat jurnal kas. Pemberian jurnal kas ini merupakan  kolaborasi dengan mata pelajaran Akuntansi kelas X. Siswa diharapkan mampu mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran keuangan pribadinya pada sebuah buku jurnal kas yang dikumpulkan pada guru akuntansi untuk dicek di setiap minggunya.

 

 

Selain pencatatan jurnal kas tersebut, pada pembelajaran Financial Management ini  diberikan project yaitu Making Money. Kegiatan ini dimaksudkan untuk melatih siswa dalam mengembangkan diri menjadi pribadi yang produktif untuk menghasilkan uang pada usia muda. Pada prakteknya, para siswa diminta membentuk kelompok untuk mengelola usaha yang akan dilakukan diantaranya berjualan di kantin, di dalam kegiatan-kegiatan OSIS yaitu Hari Kartini pada bulan April ini, dan rencananya juga akan berjualan di SD Kristen Masa Depan Cerah Surabaya. Di akhir kegiatan Making Money ini, semua keuntungan yang ada akan digunakan untuk kegiatan pelayanan sosial di sekolah dalam Social and Culture Exposure Program Live in di Peniwen.

(Tri Setyanto, S.Pd/Fasilitator Pedevpro10)

,

Easter Celebration: Holy Spirit is Our Helper

Perayaan paskah tahun ini, yaitu tanggal 5 April 2014, digabungkan dengan Student fellowship yang diberi tema khusus, yaitu “Holy Spirit is our Helper”. Tujuannya adalah untuk menolong siswa mengetahui pribadi Roh Kudus, dan mendorong siswa untuk meminta hal-hal yang dijanjikan Tuhan yaitu mengirimkan Roh Kudus menolong mereka melakukan hal-hal yang benar.

Di bulan Maret sebelum merayakan paskah, SDKr. MDC mengadakan lomba dengan beberapa kategori seperti mewarnai gambar kebangkitan Yesus (untuk kelas 1 dan kelas 2), mewarnai dan menambahkan hiasan pada gambar kubur Yesus (Kelas 3 dan kelas 4), membuat diorama 3 dimensi tema paskah (kelas 5). Setiap kategori dikerjakan oleh siswa-siswa bersama yang tergabung dalam satu kelas. Hasil pekerjaan siswa ditampilkan di Mading sekolah. Pemenang lomba diumumkan pada acara paskah sekaligus diberikan hadiah. Beberapa kelas yang menjadi pemenangnya adalah Kelas 1B, Kelas 2A, Kelas 3C, dan Kelas 5B.

Selama ibadah perayaan paskah, semua siswa yang hadir mengikuti dengan penuh hikmat. Firman Tuhan yang disampaikan oleh Mr. Betuel bertemakan Holy Spirit is our Helper. Beliau menyampaikan firman dengan perumpamaan roller coaster. Ketika roller coaster mulai bergerak naik, kita begitu senang sama seperti ketika kita mengalami kebahagiaan atau sedang berada di puncak kesuksesan. Tetapi ketika rollercoaster sedang turun, kita akan berteriak karena tegang atau takut. Begitu juga ketika kita mengalami permasalahan, kita akan merasa takut, bahkan mungkin kita merasa tidak sanggup untuk menjalaninya. Setelah roller coaster turun, roller coaster tersebut akan berjalan mendatar dan mengulangi siklusnya kembali.

Kedua belas murid Yesus mengalami kebahagiaan ketika Yesus berada di tengah-tengah mereka dan ketika Yesus melalui jalan salib, murid-murid Yesus sangat ketakutan. Ketakutan mereka tidak berlangsung lama karena Yesus bangkit. Mereka begitu bersukacita ketika Yesus bangkit, tetapi ketika Yesus berkata bahwa Ia harus kembali pada Bapa, murid-murid Yesus sedih dan takut lagi. Yesus menjanjikan Roh Kudus sebagai penolong mereka sehingga mereka akan mengabarkan injil dengan berani. Roh Kudus juga diberikan kepada setiap manusia yang percaya kepada-Nya untuk menolong mereka menjadi saksi Kristus. 

Setelah firman selesai, setiap siswa diarahkan untuk menuiskan doa-doa di sebuah kartu doa yang sudah dipersiapkan panitia. Kartu doa tersebut ditempel di kelas agar siswa bisa membaca setiap hari dan mendoakan pokok doa tersebut. Kemudian akan menjadi kesaksian yang akan disampaikan pada student fellowship bulan Mei 2014. Selesai ibadah perayaan paskah, siswa mendapatkan gift paskah berupa kotak sepatu yang dibagikan oleh guru kelas.  

By: Ronni Shelena Sinaga, S.Pd.
Guru SD MDC

,

Juara 3 BTN Fashion Show Competition

Pada tanggal 23 Maret 2014, Bank BTN cabang Bukit Darmo merayakan anniversarynya dan  berkaitan dengan hal itu Bank BTN mengadakan berbagai lomba yang cukup menarik untuk anak-anak. Ada lomba mewarnai, fashion show hingga dance competition. Pada kesempatan itu, salah satu murid TK Benih Kasih yang bernama Euginia Jocelyn Kolan mengikuti lomba fashion show yang bertema Cita-cita ku. Lomba fashion show tingkat TK tersebut diikuti oleh 24 anak dari berbagai TK yang ada di Surabaya. Puji Tuhan, wakil dari TK Benih Kasih, Jocelyn mendapatkan Juara III dengan menyisihkan 21 peserta lainnya yang tak kalah bagusnya dalam berjalan di atas cat walk. Semua karena penyertaan Tuhan yang sempurna sehingga Jocelyn bisa menang….Selamat ya Jocelyn…terus kembangkan bakatmu…Tuhan Yesus Memberkati.

,

Study Tour Grade 2 at Bogasari Baking Center

Learning by Doing adalah salah satu metode pembelajaran yang efektif dan menarik, yang diterapkan oleh Sekolah Dasar Kristen Masa Depan Cerah (SD MDC). Dengan metode pembelajaran tersebut, siswa bukan hanya menerima suatu pengetahuan tapi juga ikut mempraktekkannya, seperti yang tampak pada waktu siswa kelas 2 SD MDC melakukan study tour ke Bogasari Baking Center Surabaya. Di tempat tersebut, seluruh siswa kelas 2 SD MDC belajar membuat kue muffin.

Selama proses pembuatan kue muffin tersebut, siswa dipandu oleh dua orang chef yang sudah berpengalaman. Pertama-tama, siswa dijelaskan tentang bahan-bahan yang diperlukan untuk  membuat kue muffin, mulai dari tepung, susu, telur, ragi, dan beberapa bahan utama lainnya. Di sini siswa belajar untuk mengenali bahan pembuat kue besert atakaran yang tepat. Setelah penjelasan tentang bahan-bahan selesai, siswa dijelaskan juga soal cara pembuatan kue mulai dari pencampuran bahan, cara mengaduk adonan hingga proses pematangan. Dengan seksama, setiap siswa menyimak penjelasan chef yang disampaikan dengan rinci.

Akhirnya, siswa diperkenankan untuk memulai proses pembuatan kue muffin tersebut. Sebelumnya, siswa diharuskan untuk mencuci tanggan untuk menjaga kue yang mereka buat tetap higienis. Tidak lupa, siswa pun diberikan celemek sehingga baju mereka tidak kotor. Saat pembuatan adonan, siswa dibagi menjadi beberapa kelompok, dimana seorang guru menjadi fasilitatornya. Dengan penuh semangat siswa mengolah adonan kue. Masing-masing siswa mendapat kesempatan untuk mencampur bahan dan mengaduk adonan kue.

 

Setelah selesai mengolah adonan, siswa menuangkan adonan ke dalam cetakan kue kemudian menaruhnya di atas loyang alumunium. Langkah terakhir adalah memasukkan loyang yang berisi adonan kue tersebut ke dalam oven. Waktu pemanggangan adonan kue di dalam oven memakan waktu kurang lebih 5 menit. Sambil menunggu adonan kue tersebut matang, siswa diminta untuk mencuci tangan.

Ketika adonan kue matang, siswa kembali berkumpul di dalam kelompoknya masing-masing untuk melakukan tugas terakhir yaitu menghias kue. Masing-masing siswa diberikan dua buah kue muffin yang telah mereka buat dan cream berwarna -warni untuk menghias bagian atas kue. Dengan penuh antusias, siswa menghias kue yang mereka buat dengan cream sehingga tampak lebih menarik. Selesai membuat kue, masing-masing siswa diberikan kotak kecil untuk menaruh kue yang akan mereka bawa pulang. Namun, ada juga di antara mereka yang memakan kuenya lebih awal karena tidak tahan untuk mencicipi rasanya yang lezat.

 

Lewat study tour ini, siswa bukan hanya mendapat pengetahuan baru seputar dunia kuliner tapi juga mendapatkan pengalaman nyata lewat praktek langsung membuat kue. Setiap siswa kelas 2 SD MDC pulang dengan membawa pengalaman yang berharga dan tak terlupakan. Sampai jumpa di study tour berikutnya.

By: Joseph Heryawan
Wakil Kepala SD MDC

,

Study Tour Kelas 1 SD MDC: Mengenal Profesi

Siswa kelas 1 SD MDC mengadakan study tour atau pembelajaran luar kelas di dua lokasi yang berbeda, yaitu Taman Bungkul dan Rumah Makan Sriwedari, pada hari Rabu, 2 April 2014. Topik yang dipelajari oleh siswa dalam study tour kali ini adalah profesi atau jenis pekerjaan. Dalam pembelajaran yang dilakukan, siswa akan mewawancarai beberapa orang yang memiliki berbagai macam profesi berkaitan dengan tugas dan tanggung jawabnya.

Lokasi yang pertama dituju adalah Taman Bungkul. Setibanya di sana, siswa berkumpul di dekat area bermain skateboard. Di tempat tersebut sudah menunggu beberapa orang yang tidak lain adalah petugas di Taman Bungkul. Profesi mereka adalah tenaga sekuriti dan petugas kebersihan dari dinas kota Surabaya. Tidak menunggu lama, mereka menyapa setiap siswa yang hadir dan kemudian menjelaskan tugas serta tanggung jawab mereka masing-masing. Selama penjelasan tersebut, siswa bebas untuk bertanya untuk mempejelas pemahaman terhadap profesi dari narasumber yang hadir. Sambil mendengarkan, siswa mencatat setiap penjelasan dan jawaban dalam lembar kerja siswa. Selesai bertanya jawab dengan beberapa petugas di sana yang menjadi narasumber, siswa berkesempatan untuk menikmati fasilitas bermain yang ada di Taman Bungkul tersebut. Dengan penuh keceriaan, mereka bermain dengan peralatan yang ada di sans selama kurang lebih 30 menit.

Selepas dari Taman Bungkul, rombongan siswa kelas 3 SD MDC bertolak ke Rumah Makan Srowedari yang  berlokasi di Ruko Klampis. Di rumah makan yang menyajikan masakan tradisional tersebut, siswa juga bertanya jawab dengan pemilik rumah makan dan beberapa pegawai yang ada di sana. Dalam tanya jawab tersebut, siswa menjadi jelas pemahamannya terhadap profesi yang berkaitan dengan rumah makan, seperti petugas kasir, pramusaji, juga koki, dan bahkan pengelola resto itu sendiri.

Berbekal pengetahuan tentang tugas dan tanggung jawab profesi yang telah didapatkan, siswa dapat membayangkan tentang jenis pekerjaan secara nyata. Bukan hanya itu, siswa juga dapat membayangkan profesi apa yang akan mereka tekuni kelak ketika dewasa. Apapun profesi yang diambil, tujuan utamanya adalah untuk mempermuliakan nama Tuhan. (By:  Joseph-SD MDC)

 

,

Seminar Bapemas Untuk Siswa SMP MDC

Jumat, 28 maret 2014 yang lalu diadakan ceramah ‘Dunia Remaja’ di SMP Kristen MDC  yang dibawakan oleh dua orang narasumber dari BaPeMas ( Badan Pemberdayaan masyarakat), yaitu  Ibu Niken dan Ibu Murti. Ceramah tersebut  diikuti oleh seluruh siswa SMP Kristen MDC. Pesan yang coba disampaikan kepada setiap siswa SMP Kristen MDC adalah agar mereka mampu memahami dirinya sendiri dengan benar sehingga dapat menghindarkan diri dari berbagai jenis kenakalan remaja.

                                                                                                                                                                                                                                                       Penceramah berharap agar setiap siswa SMP Kristen MDC bisa memahami, menerima dan mengoptimalkan potensi diri ke arah yang positif agar terus berkembang menjadi pribadi yang berguna bagi masyarakat  dan lingkungan sekitarnya.

By: Hadi Wijaya, S.T.
Vice Principal of MDC Junior High

,

Ujian Sekolah Grade 9 SMP Kristen MDC

Tgl 17-25 Maret 2014 yang lalu siswa siswi grade 9 SMP Kristen Masa Depan Cerah mengikuti Ujian Sekolah sesuai dengan tanggal dan ketentuan yang dibuat oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya.

Jumlah murid grade 9 yang mengikuti  Ujian Sekolah  tahun ini adalah sebanyak 50 siswa dengan 12 mata pelajaran yang diujikan. Pelaksanaan Ujian Sekolah mewajibkan setiap sekolah untuk terjamin ketertiban dan ketenangannya. Untuk itu para adik kelas terpaksa dialihkan jam pembelajarannya menjadi siang hari.

                                                                                                                                                                                                                                                                    Pada saat ujian berlangsung SMP Kr. Masa Depan Cerah mendapat kunjungan dari pengawas Dinas Pendidikan Kota Surabaya  yang menilai kesesuaian  pelaksanan Ujian Sekolah dengan proedur standar yang ditetapkan Dinas Pendidikan Kota Surabaya.  Puji Tuhan SMP Kr. Masa Depan Cerah mendapat nilai 98% dari Pengawas Dinas Pendidikan Kota Surabaya.

Ujian sekolah di akhiri dengan pelaksanaan koreksi bersama  setelah Ujian Sekolah hari terakhir berlangsung untuk menilai semua hasil Ujian Sekolah siswa. Hasil Ujian Sekolah akan dimumkan paling lambat tengah April 2014.

By: Hadi Wijaya, S.T.
Vice Principal of MDC Junior High

 

 

,

Outing Program for Play Group Students: MONKASEL

Tanggal 17 Maret 2014, siswa Play Group Benih Kasih mengunjungi  Monumen Kapal Selam (MONKASEL) yang berada di pusat Kota Surabaya. Kegiatan ini dilakukan untuk mendukung kegiatan belajar mereka yang bertemakan “Transportasi dan Rekreasi”. Adapun Monumen Kapal Selam KRI Pasopati 410 adalah monumen pada skala penuh (bukan replika). Kapal selam tersebut adalah salah satu aset dari Armada Divisi Timur. Konstruksi monumen dimulai pada bulan Juli 1995, yang ditandai dengan peletakan batu pertama untuk pondasi, oleh Gubernur Jawa Timur saat itu, yaitu Bapak Basofi Soedirman. Pada saat yang sama, KRI Pasopati 410 telah diiris menjadi 16 bagian di PT. PAL Indonesia. Kemudian, bagian per bagian disusun kembali dan diletakkan di atas pondasi monumen. Monkasel resmi dibuka pada 15 Juli 1998 dan telah beroperasi sebagai salah satu objek wisata di Surabaya.

                                                                                                                                                                                                                                                            Kegiatan kunjungan belajar ke MONKASEL tersebut sangat menyenangkan bagi anak-anak Play Group. Mereka diajak berkeliling area MONKASEL serta masuk ke dalamnya. Di sana, siswa diajak untuk mengenal berbagai macam ruangan dalam kapal selam seperti ruang komandan, ruang mesin, bahkan ruang persenjataan yaitu torpedo. Mereka juga diperkenalkan tentang seluk-beluk kapal selam sebagai salah satu alat transportasi laut mulai dari bentuk, isi dan keistimewaan lainnya. Seluruh siswa tampak menikmati kegiatan belajar di luar kelas ini. (By: Ma’am Lia – Benih Kasih)